Arsip Tag: #satreskrim

Polwan Sat Reskrim Laksanakan Pelayanan Sidik Jari

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Jum’at (8/6) – Ada yang berbeda dari pelayanan masyarakat sidik jari yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Jepara.
Biasanya petugas yang mengoperasikan pelayanan merupakan Polisi laki-laki, namun kali ini para pemohon sidik jari dimanjakan dengan kehadiran Polwan Sat Reskim Polres Jepara yang hadir dalam memberikan pelayanan sidik jari.
Pelayanan sidik jari yang dilakukan polwan siang ini terbilang langka dimata masyarakat, sebab selama ini memang hanya petugas Polki (Polisi Laki-laki) yang melaksanakan pelayanan sidik jari. Namun perlu diketahui bahwa Polwan dalam melayani para pemohon sidik jari di Polres Jepara hanya berjalan sementara waktu saja mengingat para Polki yang sedang melaksanakan ibadah Sholat Jum’at.
“Sementara ini baru diujicoba, jika berjalan cukup efisien mungkin kedepannya akan diberikan jam lebih kepada polwan untuk melaksanakan pelayanan sidik jari” tutur Kanit Identifikasi Inafis Sat Reskrim Jepara Aiptu Tarwidi, S.Pd, M.H.
Beberapa hari terakhir memang para pemohon sidik jari di Jepara begitu ramai, mengingat mendekati liburan panjang hari Raya Lebaran, bahkan porsi jam istirahat anggota petugas pelayanan pun sampai dikurangi demi kepuasan masyarakat dalam permintaan sidik jari. Sehingga hari Jumat ini diujicobakan para Polwan Sat Reskrim Jepara dalam melaksanakan pelayanan sidik jari menggantikan para Polki yang melaksanakan Ibadah Sholat Jum’at.
(Humas Polres Jepara)

Sat Reskrim Polres Jepara Awasi Sejumlah Perbankan di Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kamis (7/6), Bripka Hartanto, S.H. melaksanakan patroli di obyek vital Kantor Perbankan di Wilayah Kab. Jepara.

Kegiatan dari Sat Reskrim Polres Jepara kali ini menyasar ke Kantor Cabang BRI yang beralamat di Jl. Pemuda No. 101, Jepara.

Patroli dilakukan guna mengantisipasi adanya tindak kejahatan 3C (Currat, Curras, Curanmor) terjadi di lokasi perbankan. Selain patroli, Anggota Sat Reskrim Jepara juga turut melakukan monitoring di sekitaran lokasi perbankan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Tim Resmob Sat Reskrim Jepara dalam melaksanakan monitoring Bank BNI kantor Cabang Jepara dari seberang jalan. Hal tersebut turut dilakukan anggota Sat Reskrim lainnya di sejumlah lokasi Perbankan lainnya di seputaran Jepara.

“Menjelang hari Raya Lebaran biasanya aktifitas masyarakat di tempat perbankan meningkat, seiring berlangsungnya hal tersebut akan mengundang perhatian para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya terhadap para korban yang lengah. Sehingga kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan rasa aman yang maksimal terhadap masyarakat Jepara menjelang hari Raya Ramadhan” tutur Kasat Reskrim AKP Budi Santoso, S.H.

(Humas Polres Jepara)

Pengenalan Materi Identifikasi Peserta Pendidikan dan Pelatihan Security PT. Garda Pratama

 Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kanit Identifikasi Inafis Sat Reskrim Polres Jepara Aiptu Tarwidi, S.Pd, M.H. bersama Bripka STM Handoko melaksanakan pembinaan kepada para peserta Pendidikan dan Pelatihan Security PT. Garda Pratama di kampus Undip Fakultas Perikanan, di Desa Bulu, Jepara,  Sabtu (12/5/2018).
Sebanyak 86 peserta yang terdiri dari 70 orang laki-laki dan 16 orang perempuan mengikuti pelatihan Security PT. Garda Pratama tahun anggaran 2018.
Pembinaan dimulai dengan pengenalan alat-alat olah TKP yang dilanjutkan dengan paparan serta pendalaman mengenai (Tindakan Pertama) TPTKP hingga OLAH TKP.
Penting bagi para calon Security untuk menguasai kemampuan TPTKP, sebab petugas Security lah nantinya yang menjadi garis terdepan dalam mengamankan TKP suatu peristiwa ketika petugas Kepolisian sedang dalam perjalanan menuju TKP. Sebab nantinya para calon Security akan ditempatka dalam pengamankan berbagai objek vital dari badan usaha hingga tempat wisata.
Dengan kecapakapan petugas Security melakukan TPTKP akan sangat membantu petugas kepolisian dalam melaksanakan Olah TKP, sehingga keutuhan suatu TKP dapat terjamin hingga datangnya petugas Kepolisian.
“Kita memberikan pendalaman materi kepada para calon Security, agar nantinya mereka paham begitu penting peran petugas Security dalam membantu Kepolisian melaksanakan Olah TKP sehingga mempermudah dalam pelaksanaan penyelidikan” ungkap Aiptu Tarwidi, S.Pd, M.H.
Dirinya juga menambahkan sementara untuk materi yang diberikan fokus mengenai TPTKP, kita hanya menyampaikan materi Olah TKP secara sekilas, supaya sedikit banyak mereka juga paham mengenai pelaksanaan Olah TKP. sebab yang berhak melaksanakan Olah TKP hanyalah petugas Kepolisian dan Penyidik PNS sesuai dalam PerKap (Kapolri) No. 6 Tahun 2010 Tentang Manajemen Penyidikan.
(Humas Polres Jepara)

Konferensi Press Ungkap Kasus Perampasan Sepeda Motor.


Tribratanewsjateng.polri.go.id
, Jepara – “MA” Alias Kotik (38 th), warga Ds. Ngabul Kec. Tahunan, Jepara, berhasil diamankan oleh tim gabungan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Jepara bersama Polsek Tahunan.
Aksinya dalam melakukan perampasan sepeda motor Honda Beat warna merah hitam di jalan raya Kolonel Sugiono Kec. Jepara Kota pada Kamis, 15 Oktober 2017 lalu membuatnya harus berhadapan dengan hukum dan sempat menjadikan dirinya sebagai DPO Kepolisian Jepara.
Namun Sabtu (5/5) kemarin, Kotik dipaksa mengakhiri pelariannya sebab sekira pkl 22.00 wib tim gabungan Resmob bersama Polsek Tahunan berhasil meringkusnya di rumahnya yang beralamatkan Desa Ngabul Kec. Tahunan, Jepara.
“Selain barang bukti sepeda motor Honda Tiger warna merah, dari tangan pelaku tim gabungan Resmob dan Polsek Tahunan juga berhasil mengamankan sepeda motor yamaha MX warna merah dan honda beat warna merah hitam yang ia gunakan dalam melancarkan aksinya bersama dua orang pelaku lainnya yakni “AP” Alias Andhika (37 th) alamat Desa Bawu Kec. Batealit, Jepara yang sudah lebih dahulu menjalani hukuman serta “BP” yang hingga saat ini menjadi buronan kami”.
Untuk saat ini pelaku “MA” Alias Kotik beserta barang bukti telah diamankan di Kantor Sat Reskrim Polres Jepara guna dilakukan proses penyidikan ungkap Kasat Reskrim AKP Suharta, S.H. saat Konferensi Press (07/05/18).
(Humas Polres Jepara)

Sat Reskrim Polres Jepara Amankan Pelaku Penimbunan BBM

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Rabu (18/04/2018), FJ (35) warga Desa Bandengan Kecamatan/Kabupaten Jepara terpaksa harus berurusan dengan kepolisian lantaran perbuatannya yang melanggar pasal 53 dan atau pasal 55 UU RI No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Saat diamankan di Kantor Sat Reskrim Jepara dirinya mengakui telah menimbun BBM (Bahan Bakar Minyak) di rumahnya. Jenis BBM yang disimpan antara lain Pertamax sebanyak 5 dirigen ukuran 30 L dengan total 140 liter, Pertalite sebanyak 21 dirigen ukuran 30 L dengan total 620 liter dan Solar sebanyak 7 dirigen ukuran 30 L dengan total 200 liter.

Saat ditemui dalam acara Konferensi Press, Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharto, S.H. mengungkapkan bahwa pelaku sudah meresahkan masyarakat lantaran dirinya menimbun ratusan liter BBM (Bahan Bakar Minyak) di pekarangan rumahnya demi meraup keuntungan pribadi, hal tersebutlah yang sedikit banyak memicu kelangkaan BBM dikalangan masyarakat karena ada oknum yang menimbun/menyimpan BBM untuk kepentingan dan keuntungan pribadi.

Dan untuk saat ini perkara yang menjerat tersangka FJ tersebut masih ditangani oleh Sat Reskrim Polres Jepara untuk diproses sesuai dengan hokum yang berlaku, tambah Kasat Reskrim Polres Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Sat Reskrim Polres Jepara Ungkap Kasus Perjudian.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Unit Resmob Sat Reskrim Jepara berhasil membekuk para pelaku perjudian yang berlangsung di halaman belakang warung kopi turut Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Kamis (05/04/18).

Ketiga orang pelaku yang berhasil dibekuk yaitu SP (49), RS (51) dan DT (77), yang kesemuanya adalah warga Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara

Pelaku dibekuk ketika sedang bermain judi sore hari dan judi yang dimainkan berjenis judi kartu remi.

Semula tim Resmob Sat Reskrim Jepara memperoleh informasi dari warga sekitar lokasi bahwa di halaman belakang warung kopi turut Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara sering berlangsung aktifitas judi yang meresahkan dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Mendapatkan informasi tersebut, tim Resmob bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan di lokasi. Dan benar, bahwa di lokasi yakni di halaman belakang warung kopi turut Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara telah berlangsung aktifitas perjudian, sehingga anggota tim Resmob yang sudah berada di lokasi segera membekuk ketiga pelaku.

“Para pelaku diamankan oleh tim Resmob lantaran menggunakan uang sebagai sarana berjudi demi memperoleh keuntungan. Dan saat ini ketiga orang pelaku beserta barang bukti satu set kartu remi dan uang tunai sejumlah Rp 179.000,- telah diamankan di Kantor Sat Reskrim Polres Jepara guna dilakukan proses penyidikan” jelas Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta, S.H.

(Humas Polres Jepara)

Pendataan Tersangka di Kantor Sat Reskrim Polres Jepara.


Tribratanews.jateng.polri.go.id
, Jepara – Sat Reskrim tidak hanya bekerja sebagai operasional di lapangan, namun juga dituntut untuk mempunyai data yang lengkap dan rapi seperti yang dilakukan oleh piket Sat Reskrim Polres Jepara yang melaksanakan entry data tersangka di Ruang Server Inafis Sat Reskrim Polres Jepara. Selasa (03/04/2018).

 Entry data tersangka dilakukan guna menyimpan data tersangka ke dalam database server Sat Reskrim Polres Jepara supaya memudahkan dalam melakukan penyimpanan maupun pencarian data tersangka nantinya.

 “Data yang sudah tersimpan di database bisa dimunculkan kembali nantinya ketika dibutuhkan. Catatan kriminal seorang tersangka kriminal hingga riwayat keluarganya lengkap tersimpan didalam database kami”, ujar Bripka STM Handoko Operator Server Database Sat Reskrim.

 Selain itu Bripka STM Handoko menambahkan bahwa sistem penyimpanan data tersangka seperti ini sudah berjalan di Sat Reskrim Polres Jepara sejak 2008 lalu. Hingga kini baik tersangka yang diproses di Sat Reskrim Polres Jepara maupun Polsek Jajaran Polres Jepara selalu dientry datanya ke dalam database Sat Reskrim Polres Jepara terlebih dahulu, sehingga data tersangka pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Jepara sejak tahun 2008 hingga kini tersimpan aman di dalam server database Sat Reskrim Polres Jepara.

 (Humas Polres Jepara)

Sat Reskrim Amankan Dua Penjambret.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Jangan berikan peluang kepada penjahat, seperti kejadian yang menimpa Sdri. Mutiara warga Kel. Panggang Kec./Kab. Jepara, Rabu (21/03/18).

Awalnya saat Sdri. Mutiara berniat untuk pergi ke Pantai Bandengan Jepara bersama dengan temannya dengan naik sepeda motor, ditengah perjalanan tepatnya di jembatan Sekembu Desa Mulyoharjo Kecamatan/Kabupaten Jepara terdapat dua orang laki – laki tidak berboncengan dengan sepeda motor menyapa

“Mbak…meh neng ndi?? (Mbak, mau kemana??)”.

Mendengar ada yang menyapa, oleh Sdri. Mutiara dan temannya menoleh kearah sumber suara namun dengan cepat dua orang laki – laki yang tidak dikenal tersebut menyambar dompet milik Sdri. Mutiara yang saat itu diletakkan di dasbor sepeda motornya.

Seketika Sdri. Mutiara dan temannya berteriak “jambreeeettt…”

Mendengar ada yang berteriak jambret Sdr. Wahyu (TNI AD) dan Sdr. Candra (Perangkat Ds. Mulyoharjo) yang saat itu sedang nongkrong di warung langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku penjambretan.

Melihat pelaku kedua pelaku yaitu MG warga Ds. Bandungrejo Kec. Karanganyar Kab. Demak dan AM warga Ds. Cangkring Kab. Demak masih berusia dibawah umur sehingga penanganan kasus diserahkan ke Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Jepara. Dan dari kejadian tersebut kami telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku yaitu Yamaha Bison warna Merah dan uang korban (Sdri. Mutiara) sebanyak Rp. 72.000,- (Tujuh Puluh Dua Ribu Rupiah)” ungkap Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta, S.H.

Kasat Reskrim juga menghimbau kepada masyarakat agar barang berharga selalu diletakkan di tempat yang aman dan tersembunyi, jangan berikan peluang kepada penjahat untuk beraksi.

(Humas Polres Jepara)

 

Pelaku Penganiayaan Petugas PLN Ditangkap.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Petugas PLN yang sedang melaksanakan penertiban meteran listrik, justru menimbulkan protes warga yang berujung pada penganiayaan.

Bermula pada Kamis (18/05/17) lalu, saat Ade Surya Saputra (28 th) warga Ds. Tempuran, Taman Tiro Kasihan, Kab. Bantul yang sedang melaksanakan penertiban meteran listrik di rumah Sdr. Paiman yang beralamat di Dk. Balongarto Ds. Karanggondang Kec. Mlonggo Kab. Jepara. Ternyata, penertiban yang dilakukan oleh Sdr. Ade tersebut menimbulkan protes dari warga setempat hingga  timbul cekcok antara Sdr. Ade dengan warga.

Tidak terima meteran listrik milik salah seorang warga diputus oleh petugas PLN, BS (inisial) warga Dk. Balongarto Ds. Karanggondang Kec. Mlonggo Kab. Jepara kemudian menghampiri Sdr. Ade dan membenturkan kepalanya kearah hidung Sdr. Ade hingga mengakibatkan hidung Sdr. Ade mengalami luka dan berdarah.

Atas kejadian tersebut kemudian Sdr. Ade melaporkan ke Polres Jepara.

Setelah sekian lama pelaku yang berinisial “BS” menghilang, namun kemarin Sat Reskrim Polres Jepara mendapatkan informasi bahwa pelaku “BS” berada di rumah. Dan pada Jum’at (02/03/18) sekitar pukul 05.00 wib Anggota piket Sat Reskrim Polres Jepara segera mendatangi rumah pelaku “BS” namun kedatangan petugas, tidak digubris dan pelaku “BS” berusaha melarikan diri bahkan meneriaki petugas dengan sebutan MALING.. MALING…

Atas tindakan pelaku tersebut sontak menimbulkan perhatian masyarakat sekitar sehingga warga sekitar segera berdatangan ke rumah pelaku. Namun setelah Kanit II Idik Resum Aiptu Sutrisno menjelaskan maksud dan tujuan dari petugas Kepolisian Jepara mengamankan pelaku, sehingga warga pun mengerti dan membiarkan petugas Kepolisian menjalankan tugas dan kewajibannya melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Selanjutnya pelaku “BS” dibawa ke Kantor Sat Reskrim Polres Jepara guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Dan kepada pelaku akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan.

(Humas Polres Jepara)

Kasus pencurian Dengan Pelaku Anak Dibawah Umur Berakhir Dengan Upaya Diversi

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak-anak (Unit PPA) Sat Reskrim Polres Jepara melanjutkan pemberian fasilitasi penyelesaian secara kekeluargaan, dalam rangka diversi kasus anak berhadapan dengan hukum sebagaimana dimaksud Pasal 53 (1) Jo Pasal 362 KUHP tentang percobaan pencurian, Kamis (22/02/2018).

Ahmad Bagus Setiawan (15) masih pelajar dan beralamat di Kel. Bulu Kec./Kab. Jepara dan Erik Pratama, (15) yang beralamat di Kel. Bulu Kec./Kab. Jepara, keduanya adalah merupakan pelaku utama percobaan pencurian di rumah Sdr. Bagus Aria Teja Loh Bahagia (35) yang beralamat Ds. Teluk Awur Kec. Tahunan Kab. Jepara yang terjadi pada hari Senin tanggal 15 Januari 2018 lalu.

Pihak korban sekeluarga sudah mengikhlaskan perbuatan dari kedua pelaku dan menyambut baik upaya diversi yang ditempuh oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Jepara.

Kanit PPA Sat Reskrim Polres Jepara Ipda Yusuf Setiabudi, S.H. menuturkan “upaya diversi ditempuh dengan tujuan menjauhkan anak dari proses peradilan ke proses diluar peradilan pidana sehingga dapat menghindari stigmatisasi terhadap anak yang berhadapan dengan hukum dan diharapkan anak dapat kembali ke dalam lingkungan sosial secara wajar”.

Proses diversi sendiri dilakukan melalui pendekatan secara musyawarah dengan melibatkan anak (terlapor) dan orang tua/walinya, korban, pembimbing kemasyarakatan serta dari Dinas Kabupaten Jepara yang berkompeten membidangi kasus anak.

Setelah proses diversi dinyatakan berhasil dan selesai, dari pihak terlapor dan keluarga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar – besarnya kepada korban serta mengungkapkan rasa terimakasih kepada para pihak yang telah berpartisipasi dalam mengupayakan pemberian diversi khususnya Unit PPA Sat Reskrim Polres Jepara.

(Humas Polres Jepara)