Arsip Tag: #satpolair

Sat Polair Polres Jepara Beri Pembinaan Kepada Kelompok Nelayan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka memberikan pembinaan kepada kelompok nelayan Jepara, Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H., melalui anggotanya melaksanakan giat Bintibmas (Pembinaan Ketertiban Masyarakat) Perairan di Balaidesa Jobokuto Kec/ Kab. Jepara, Rabu (17/01/2018).

Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin Kanit Patroli Sat Polair Ipda Andhi Muji Sistiyono beserta anggota, turut hadir Kepala Desa Jobokuto Adi Winarto, M.M.,M.H. juga turut hadir ketua kelompok nelayan BUANA KARYA Su’ud (50) warga Desa Jobokuto Rt. 13/05 Kec./Kab. Jepara beserta masyarakat nelayan Desa Jobokuto yang berjumlah 37 orang yang tergabung dalam kelompok nelayan BUANA KARYA.

Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H. melalui Kanit Patroli Ipda Andhi Muji Sistiyono menjelaskan, kegiatan Bintibmas perairan ini sangat penting dilaksanakan mengingat masyarakat nelayan Jepara masih sangat awam pengetahuannya tentang Undang – Undang Kelautan dan Perikanan, dengan memberikan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) terkait peraturan Undang – Undang tersebut diharapkan masyarakat nelayan Jepara dapat memahami serta mentaatinya sehingga akan terhindar dari permasalahan Hukum yang berlaku.

“Dengan apa yang kami sampaikan kami berharap para masyarakat nelayan Jepara memahami dan mengerti dengan adanya peraturan Undang – Undang Kelautan dan Perikanan sehingga akan mentaati peraturan tersebut serta terhindar dari permasalahan hukum yang berlaku” jelas Andhi. MS.

Pada kesempatan ini Ipda Andhi memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat nelayan Desa Jobokuto tentang kelengkapan surat-surat/dokumen kapal yang harus dilengkapi ketika melaut seperti Pas Kapal, SKK, Surat Kelaikan, SIUP, SIPI, Surat Persetujuan Berlayar (SPB) serta surat-surat lainnya, selain itu Ipda Andhi. MS juga memberikan himbauan tentang pentingnya alat keselamatan yang ada dikapal ketika melaut.

(Humas Polres Jepara)

Sat Polair Polres Jepara Lakukan Pamwas Kedatangan KMC. Express Bahari 9C

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Satuan Polisi Perairan Polres Jepara melaksanakan Pengamanan dan Pengawasan (Pamwas) kedatangan Kapal Motor Cepat (KMC) Express Bahari 9C di pelabuhan Kartini Jepara, Senin (15/01/2018) pagi.

Kapal KMC. Express Bahari 9C tersebut  bertolak dari Pelabuhan Karimunjawa pada pukul 06.30 Wib dan sampai ke Pelabuhan Kartini Jepara pukul 08.45 Wib dengan membawa penumpang sejumlah 358 orang.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H. menjelaskan, keberadaan atau kehadiran Anggota Polri di lapangan sangat penting dan diharapkan sekali oleh masyarakat. Tak terkecuali dengan Anggota Sat Polair Polres Jepara yang hadir di tengah-tengah masyarakat, salah satunya di pelabuhan Kartini Jepara guna melaksanakan pengamanan dan pengawasan terhadap kedatangan maupun keberangkatan kapal penumpang.

“Harapan kami dengan adanya Personil Sat Polair di lapangan/pelabuhan dapat menciptakan rasa aman bagi para penumpang kapal atau para wisatawan yang datang dari kepulauan Karimunjawa. Dan tentunya untuk mengantisipasi adanya tindak kriminalitas maupun tindak kejahatan lainnya di sekitar pelabuhan” imbuhnya.

(Humas Polres Jepara)

Upaya Preventif yang dilakukan Sat Polair Polres Jepara

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna mencegah adanya gangguan kamtibmas yang kemungkinan akan terjadi, Anggota Satuan Polisi Perairan Resor Jepara Brigadir Eko Santoso melaksanakan patroli dialogis di dermaga Sapta Pesona pantai Kartini Jepara, Minggu (14/01/2018) guna memberikan pesan-pesan kamtibmas ke warga terkait cuaca ekstrim/buruk yang sedang terjadi saat ini.

Pada saat melaksanakan kegiatan patroli di dermaga Sapta Pesona Pantai Kartini Jepara, Anggota Sat Polair Brigadir Eko Santoso menjumpai warga Dema’an yang sedang memancing di dermaga dengan tidak mengenakan alat keselamatan. Pada kesempatan itu Anggota Polair tersebut menghampiri warga guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dengan memberikan himbauan supaya berhati-hati serta mengenakan alat keselamatan life jacket/pelampung, hal ini dilakukan oleh Anggota Polair tersebut guna mencegah terjadinya musibah orang jatuh kelaut dikarenakan cuaca saat ini kurang bersahabat/ekstrim.

Selain itu Anggota Polair Brigadir Eko Santoso dalam kegiatan patrolinya juga menjumpai wisatawan/pengunjung Pantai Kartini Jepara berasal dari Kab. Blora yang mau menyeberang ke tempat wisata Pulau Panjang. Dengan adanya hal tersebut, Anggota Polair tersebut memberi pengertian kepada wisatawan tersebut agar mengurungkan niatnya untuk menyeberang dikarenakan cuaca yang berbahaya dengan ditandai gelombang air laut cukup tinggi.

“Berkaitan dengan adanya cuaca yang kurang bersahabat, kami melarang para wisatawan yang mau menyeberang ke tempat wisata Pulau Panjang dengan memberikan penjelasan terkait cuaca buruk/ekstrim yang saat ini terjadi.

Selain memberikan penjelasan terhadap para wisatawan kami juga menghimbau kepada pengelola kapal wisata Sapta Pesona supaya untuk sementara tidak beroperasi atau tidak melayani para wisatawan yang menuju ke tempat wisata Pulau Panjang. Tindakan preventif (pencegahan) yang kami lakukan tersebut, semata untuk menghindari terjadinya musibah kecelakaan laut atau sesuatu hal yang tidak diinginkan” ucap Brigadir Eko Santoso.

(Humas Polres Jepara)

Api Cantrang Dilarang, Sat Polair Polres Jepara Lakukan Sosialisasi ke Nelayan.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Polemik pelarangan Alat Penangkapan Ikan (API) jenis cantrang atau pukat tarik (seine net) masih terus saja terjadi.

Pelarangan tersebut resmi berlaku setelah Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor : 2/PERMEN-KP/2015 tentang Larangan Penggunaan API Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri (Permen) tersebut, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara melaksanakan kegiatan sosialisasi ke masyarakat nelayan di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu Jepara pada hari Selasa (09/01/18). Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin KBO Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H. beserta personel yang menyasar pada kapal nelayan Cantrang Sri Rejeki 5 GT dengan nama nahkoda/jurumudi Roismail (38) yang merupakan warga Jobokuto Kec./Kab. Jepara.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H.menyampaikan bahwa dengan dikeluarkannya Permen Nomor: 2/PERMEN-KP/2015 bahwa penggunaan alat tangkap ikan jenis Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) atau di Jepara dikenal dengan jaring cantrang atau arat dilarang beroperasional. Dengan dilarangnya alat tangkap tersebut menimbulkan banyak polemik masyarakat nelayan, khususnya yang menggunakan alat tangkap jenis cantrang/arat sehingga berlakunya Permen tersebut diperpanjang sampai akhir bulan Desember tahun 2017.

“Dengan adanya kebijakan Peraturan Menteri (Permen) yang diberlakukan sampai akir Desember 2017 yang lalu tersebut, dari kami (Sat Polair) tidak langsung menindak secara hukum kepada nelayan yang kedapatan masing menggunakan alat tersebut. Namun langkah kami untuk mengantisipasi terjadinya polemik di lingkungan masyarakat nelayan Jepara, kami melaksanakan sosialisasi dengan memberikan pengertian tentang kebijakan tersebut masa berlakunya sudah berakhir dan saatnya beralih ke alat tangkap yang ramah lingkungan atau dengan meggunakan alat tangkap atau jaring bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai pengganti alat tangkap jenis cantrang/arat” pungkasnya (AKP Hendrik Irawan, S.H.)

(Humas Polres Jepara)

Transparansi Anggaran, Polair Polres Jepara Laksanakan Sosialisasi Dipa TA. 2018

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas, Sat Polair Polres Jepara didukung dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa) dengan tujuan supaya dalam pelaksanaan tugas sehari -hari dapat berjalan dengan maksimal serta terlaksananya kegiatan sesuai dengan rencana yang tertuang dalam dalam Rencana Kegiatan (Rengiat) Sat Polair tahun 2018.

Setelah pelaksanaan sosialisasi Dipa Polres Jepara dan jajaran yang dilaksanakan pada Kamis (04/01/18) oleh Rorena Polda Jawa Tengah di Gedung Serbaguna Polres Jepara, Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan S.H. melaksanakan tindak lanjut kegiatan tersebut yaitu memberikan sosialisasi Dipa untuk Sat Polair Polres Jepara untuk tahun anggaran 2018 kepada anggota yang dilaksanakan di Kantor  Sat Polair pada Senin (08/01/18).

Adapun maksud dengan dilaksanakannya sosialisasi Dipa tahun anggaran 2018 ini adalah supaya terbentuk transparansi atau keterbukaan dalam penggunaan anggaran  Dipa. Dan tampak hadir dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut, KBO Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H, para Kanit serta para Anggota.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H menyampaikan bahwa ditahun 2018 ini anggaran Dipa Sat Polair Polres Jepara mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 lalu yaitu menjadi Rp. 306.315.000,- dengan perincian sebagai berikut dukungan anggaran untuk kegiatan Bintibmas Rp. 4.800.000,- dukungan anggaran untuk kegiatan Turwali Rp.53.655.000,- dukungan anggaran untuk kegiatan Quick Wins Rp. 247.860.000,-. Dengan adanya peningkatan atau penambahan Dipa ini, Kasat Polair berharap supaya personel dalam pelaksanaan tugas sehari – hari agar lebih maksimal sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing – masing.

“Sedangkan untuk pelaksanaan tugas sehari-hari, personel kami (Sat Polair) masih belum sesuai dengan DSP (Daftar Susunan Personel) atau kekurangan personel sehingga dalam pelaksanaan tugas belum begitu maksimal. Sehingga untuk menghindari adanya duplikasi anggaran serta meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas, kami memaksimalkan personel yang ada untuk melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing, terutama  dalam pelaksanaan tugas atau kegiatan yang didukung dengan anggaran Dipa” terangnya.

(Humas Polres Jepara)

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Sat Polair Polres Jepara Lakukan Pamwas Keberangkatan Kapal

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna mengantisipasi adanya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Satuan Polisi Perairan Resor Jepara melakukan upaya preventif berupa pencegahan terhadap tindak kriminal maupun kejahatan lainnya, dengan melakukan pengamanan dan pengawasan (Pamwas) terhadap keberangkatan Kapal Motor Cepat (KMC) Express Bahari 9C di Dermaga Kartini Jepara, kemarin siang, Sabtu(06/01/2018), yang akan berlayar menuju ke Pulau Karimunjawa dengan jumlah penumpang 85 Orang.
Kepala Satuan Polisi Peraiaran Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H menjelaskan, keberadaan atau kehadiran anggota Polri di lapangan sangat penting dan diharapkan oleh masyarakat, dengan adanya hal ini Kasat Polair menugaskan Personelnya untuk turun ke lapangan guna melaksanakan pengamanan  dan pengawasan terhadap keberangkatan kapal penumpang di dermaga Kartini Jepara.
“Guna antisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas terhadap masyarakat atau penumpang kapal di dermaga penyeberangan, kami menempatkan Personel di dermaga Kartini Jepara guna melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawasan. Kegiatan seperti ini rutin kami laksanakan setiap kali ada keberangkatan maupun kedatangan Kapal,  baik Kapal Express Bahari 9C maupun Kapal KMP. Si Ginjai dengan tujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif” terangnya.
Pada saat melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Pengawasan (Pamwas), Kasat Polair Polres Jepara melalui Personelnya selalu memberikan himbauan Kamtibmas kepada para penumpang kapal KMC. Express Bahari 9C agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap situasi di sekitarnya jangan sampai menjadi sasaran maupun korban tindak kejahatan, selain itu Personel Polair juga menghimbau untuk  tidak membawa barang berbahaya seperti  Minuman keras (Miras), Narkoba, Bahan peledak, senjata api dan barang berbahaya lainnya.
(Humas Polres Jepara)

Sat Polair Polres Jepara Bagi-Bagi Bendera Ke Nelayan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Memupuk rasa cinta terhadap tanah air atau negara, merupakan salah satu yang terus ditingkatkan oleh Satuan Polisi Perairan Resor Jepara, guna menanamkan rasa cinta serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Di daerah pesisir Kabupaten Jepara sebagaian besar masyarakatnya berkehidupan sebagai nelayan serta berlatar belakang pendidikan yang kurang atau minim, dengan adanya hal tersebut Sat Polair Polres Jepara mengajak masyarakat nelayan atau pesisir untuk meningkatkan rasa cintanya terhadap tanah air, dengan memasang bendera merah putih di atas kapal atau perahu.
Seperti kegiatan yang dilakukan KBO Sat Polairud Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H bersama Personel membagikan bendera merah putih kepada masyarakat nelayan/pesisir untuk dipasang di atas kapal atau perahu, Kamis (04-01-2018) di Ds. Panggung Rt.11/03 Kec. Kedung Kab. Jepara, hal ini dilakukan dengan tujuan supaya masyarakat nelayan/pesisir lebih menghargai bendera merah putih serta lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H menjelaskan, kegiatan yang dilakukan pihaknya merupakan upaya guna menyadarkan atau mengajak masyarakat nelayan/pesisir lebih menghargai simbol negara yaitu bendera merah putih, selain itu juga untuk meningkatkan kecintaan terhadap tanah air yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami sering kali menjumpai kapal maupun perahu nelayan yang benderanya sudah tidak layak atau rusak, bahkan ada yang tidak memasang bendera merah putih sekalipun, hal ini membuat kami sangat perihatin melihatnya karena bendera tersebut merupakan simbol Negara dan diperebutkan atau di perjuangkan para pahlawan dengan tumpah darah.
Atas dasar itu kami membagikan bendera merah putih kepada masyarakat nelayan untuk dipasang diatas kapal maupun perahu, supaya masyarakat nelayan lebih menghargai jasa para pahlawan serta  meningkatkan kecintaan terhadap Bangsa dan Negara Indonesia” terang AKP Hendrik Irawan, SH.
Selain kegiatan bagi-bagi bendera, Sat Polairud Polres Jepara juga membagikan buku Undang-undang Perikanan dan Kelautan kepada masyarakat nelayan Desa Panggung yang tergabung dikelompok nelayan AL FALAQ, hal ini mengingat para masyarakat nelayan Desa Panggung masih sangat awam pengetahuannya dengan adanya Undang-undang tersebut. Dengan adanya pembagian buku Undang-undang Perikanan dan Kelautan, diharapkan masyarakat nelayan Desa Panggung dapat mempelajarinya serta memahami sehingga terhindar dari permasalahan hukum yang ada.
Disela-sela kegiatan tersebut, KBO Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada masyarakat nelayan Desa Panggung terkait alat keselamatan berlayar pada saat melaut atau menangkap ikan, dengan membagikan alat keselamatan Life Jacket kepada masyarakat nelayan, diharapakan pada saat melaut atau menagkap ikan supaya mengenakan alat keselamatan guna menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan.
(Humas Polres Jepara)

Cuaca Ekstrim, Polair Jepara Cegah Kapal Wisata Berlayar

 
Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna mencegah terjadinya kecelakaan laut yang kemungkinan akan terjadi, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara menghimbau kepada semua penyedia jasa angkutan laut atau kapal wisata yang ke Pulau Panjang Jepara untuk sementara diberhentikan oprasionalnya, dikarnakan cuaca saat ini kurang bersahabat atau cuaca buruk (Extrim). Untuk mencegah terjadinya hal sesuatu yang tidak di inginkan, Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H pada Selasa, (26/12/2017) memerintahkan personelnya guna melarang semua kapal wisata yang berlayar menuju ke tempat wisata Pulau Panjang untuk sementara waktu diberhentikan sampai cuaca kembali membaik.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H mengatakan “Pada saat ini perairan Jepara dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat atau cuaca sedang buruk (ekstrim) dengan ditandai adanya gelombang laut yang cukup tinggi disertai dengan hembusan angin yang cukup kencang”.

Kasat Polair Polres Jepara menambahkan, “untuk saat ini kondisi cuaca di wilayah perairan Jepara memang sedang buruk (ekstrim)  dengan ketinggian gelombang laut rata-rata 0.75 s/d 1.5 M sedangkan kecepatan angin rata-rata 10 s/d 20 Knot (Informasi dari BMKG). Dengan adanya cuaca extrim yang saat ini terjadi, kami menghimbau kepada semua penyedia jasa angkutan laut atau kapal wisata yang menuju ke tempat wisata Pulau Panjang maupun penyedia persewaan alat wahana permainan air untuk sementara waktu kami berhentikan operasionalanya sampai cuaca kembali membaik, hal ini kami lakukan guna menghindari hal sesuatau yang tidak kami inginkan” imbuhnya.
Dengan adanya cuaca extrim yang saat ini terjadi, Kasat Polair Polres Jepara menugaskan personelnya untuk di tempatkan di sejumlah tempat penyebrangan atau dermaga kapal wisata, antara lain di Dermaga penyebrangan kapal wisata Sapta Pesona Pantai Kartini, Dermaga penyebrangan kapal Wisata Bahari di Pantai Tirta Samudera Bandengan, serta di Dermaga penyebrangan kapal wisata Jepara Ourland Park (JOP), guna memantau serta meghimbau kepada para Jurumudi kapal wisata tersebut supaya sementara waktu tidak melayani para wisatawan yang menuju ke Pulau Panjang.

Selain menghimbau para Jurumudi Kapal wisata, personel Sat Polair Polres Jepara juga menghimbau para wisatawan atau pengunjung, supaya saat ini  mengurungkan niatnya untuk berkunjung ke tempat wisata Pulau Panjang demi keselamatan, dengan memberikan penjelasan kepada para wisatawan terkait cuaca yang kurang bersahabat yang saat ini terjadi.

Terkait dengan cuaca extrim yang saat ini terjadi, Kasat Polair Polres Jepara juga menempatkan personelnya di sejumlah tempat wisata pantai guna menghimbau para penyedia persewaan alat permainan air supaya sementara waktu tidak melayani atau menyewakan kepada para pengunjug.

Guna mencegah sesuatu hal yang tidak diinginkan, personel Polair menghimbau para wisatawan yang sedang bermain wahana air ataupun yang sedang mandi di laut di beberapa tempat obyek wisata pantai supaya kembali ke darat dikarnakan gelombang laut cukup besar. Yang terlihat pada gambar foto yang tertera, personel Polair sedang melarang para wisatawan ketika sedang madi di laut di Pantai Tirta Samudera Bandengan Jepara, hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya musibah Orang tenggelam atau hal sesuatu yang tidak diinginkan.

(Humas Polres Jepara)

Antisipasi Lonjakan Penumpang Kapal, Ini Yang Dilakukan Sat Polair Polres Jepara

 
Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna untuk mengantisipasi lonjakan penumpang kapal pada saat libur panjang natal dan tahun baru, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara membentuk pos keamanan laut terpadu (Kamladu) di pelabuhan penyeberangan Kartini Jepara, Senin (25/12/2017). Keamanan laut terpadu terdiri dari unsur Sat Polair, TNI AL, Kompi Air TNI AD (Bekang), Syahbandar, Basarnas, ASDP, Dishubkominfo dan Kesehatan Pelabuhan (Karantina).

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H menyatakan, pos keamanan laut terpadu ini kami dirikan bersama instansi terkait guna untuk pengamanan libur panjang natal dan tahun baru, yang mana pada liburan panjang tahun ini kami prediksi lonjakan penumpang kapal akan terjadi di pelabuhan Kartini Jepara. Selain untuk mengantisipasi lonjakan penumpang kapal, pos Kamladu ini kami dirikan juga untuk memonitoring serta quick respon bilamana ada kejadian-kejadian di laut supaya penanggulanngannya lebih cepat dan mudah.

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di pos Kamladu, Kasat Polair Polres Jepara menugaskan personelnya untuk piket siaga (Standby) di pos Kamladu secara bergantian bersama pegawai instansi terkait, yang mana dalam pelaksanaan tugasnya personel Kamladu ini difungsikan untuk pengamanan dan pengawasan setiap keberangkatan maupun kedatangan kapal penumpang KMC. Express Bahari dan KMP. Si Ginjai, selain untuk pengamanan dan pengawasan, pos Kamladu ini juga difungsikan untuk meberikan pelayanan kepada masyarakat atau penumpang kapal.

(Humas Polres Jepara)

Polair Jepara Adakan Tasyakuran Dan Bhakti Sosial Peringati Hut Poalirud Ke-67

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polairud ke-67, Satuan Polisi Perairan (Polair) Polres Jepara melaksanakan acara Tasyakuran dan Bakti Sosial di kantor  Sat Polair, Kamis (21-12-2017). Acara tasyakuran yang dihadiri Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K beserta pejabat utama jajaran Polres Jepara, dalam acara tersebut turut hadir  antara lain instansi terkait yang tegabung dalam badan keamanan laut Jepara (Bakamla), Ketua HNSI Jepara Bapak Suyatno, Ketua kelompok Nelayan MINA BAROKAH Bapak Suradi, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Masyarakat Nelayan/Pesisir serta  Anak Yatim.

Dalam sambutannya Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K mengatakan, KORPOLAIRUD ini merupakan satuan khusus Polri yang wilayahnya meliputi perairan dan udara di seluruh wilayah Indonesia. Luas perairan di Kabupaten Jepara memang begitu luas, dengan luasnya perairan ini tidak sebanding dengan jumlah anggota Sat Polair Polres Jepara yang sedikit, sehingga dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari kurang begitu maksimal. Dalam kesempatan ini Kapolres Jepara menambahkan, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat pesisir atau masyarakat nelayan perlu peningkatan pelayanan di bidang perairan dengan bekerjasama intansi terkait  yang tergabung dalam Badan Keamanan Laut (Bakamla) Jepara. Guna meningkatkan pelayanan masyarakat Polair  harus kerjasama dengan Bakamla yang lebih kompak, bersatu dan lebih solid. Kapolres Jepara tidak lupa mengucapkan selamat hari ulang tahun KORPOLAIRUD yang Ke-67 semoga kedepannya KORPOLAIRUD lebih sukses dan maju sesuai dengan simbolnya ”Arnavat Darpha Mahe” Karena dilaut kami bangga.

Acara tasyakuran  HUT Polairud Ke-67, Sat Polair Polres Jepara juga melaksankan bhakti sosial dengan memberikan sembako kepada masyarakat nelayan atau masyarakat pesisir serta menyantuni anak yatim dengan tujuan untuk mempererat hubungan tali persaudaraan antara Polisi dengan masyarakat. Masyarakat nelayan/pesisir yang diwakili ketua kelompok nelayan MINA BAROKAH Bapak Suradi dalam sambutannya memberi apresiasi terhadap kinerja Sat Polair Polres Jepara dalam hal memberikan pelayanan terhadap masyarakat nelayan/pesisir. Bapak Suradi mengungkapkan “Sat Polair Polres Jepara sekarang lebih maju dalam hal pembinaan terhadap masyarakat nelayan Jepara”, tuturnya.

“ARNAVAT DARPHA MAHE”(Karena di Laut Kami Bangga)

(Humas Polres Jepara)