Arsip Tag: #poldajateng #polri

Seorang Pekerja Tewas Tertimpa Tanah Padas Galian Batu

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Seorang pekerja serabutan(buruh) Muhammad Rifai Bin Jumain (28) warga Ds. Pancur Rt 29 Rw 06 Kec. Mayong Kab. Jepara meninggal akibat tertimpa tanah padas.

Kejadian mengenaskan tersebut terjadi kemaren siang Kamis, (04/01/2018) sekira pukul 14.00 Wib di lokasi penambangan/galian batu gunung blok sepacet turut Ds. Pancur Rt. 31/ 06 Kec. Mayong, Kab. Jepara milik/pengelola Sdr. Mahmud (43) warga Ds. Pancur Rt. 55/11 Kec. Mayong Kab. Jepara.

Menurut keterangan saksi bernama Rosidi (55) dan Khamim (34) mengatakan bahwa pada hari Kamis 04 Januari 2018 sekira pukul 08.00 s/d 12.00 wib kami berdua bersama korban mulai bekerja di lokasi penambangan batu belah / batu gunung, korban mengambil batu dari tebing dengan cara mencongkel dengan nenggunakan alat berupa betel dan palu, sedangkan kami memecah batu, kemudian sekira pukul 13.00 wib kami bersama korban bersama mulai bekerja lagi dan sekira pukul 14.00 wib pada saat korban sedang berusaha mengambil batu yang masih berada di tebing dengan cara menggunakan alat betel dan palu, tiba-tiba tanah padas yg berada diatasnya runtuh dan menimpa kepala korban yang mengakibatkan korban terjatuh dalam posisi terlentang” ungkap Rosidi

Secara terpisah Kapolsek Mayong AKP Karman, S.H membenarkan kejadian yang terjadi di wilayahnya. Korban meninggal dunia langsung di tempat kejadian karena terkena benda keras yaitu tanah padas yang runtuh dari ketinggian 3 meter dari permukaan tanah dan menimpa kepala korban hingga korban jatuh telentang dengan posisi kepala di barat ” terang Kapolsek.

Kanit Intelkam dan Kanit sabhara serta piket SPK membawa team medis dari Puskesmas Mayong I (pancur) mendatangi lokasi kejadian dan keterangan dari dr. Hadi bahwa korban meninggal karena luka di bagian tengkorak kepala bagian kiri remuk, dada sebelah kanan mengalami lebam, tangan kanan lecet – lecet dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, ungkapnya.

Setelah itu jenazah dibawa pulang oleh keluarga dengan dibantu warga masyarakat sekitar, selanjutnya jenazah akan dibawa pulang kerumah orang tuanya dan dimakamkan di Ds. Kajar Kec. Dawe Kab. Kudus. Atas kejadian tersebut dari pihak keluarga korban telah menerimakan dan tidak akan menuntut kepada siapapun (pemilik tambang/galian) dan kejadian tersebut dianggap sebagai musibah.

(Humas Polres Jepara)

Gelar Pasukan Ops Mantap Praja Tahun 2018 Polres Jepara.

 
Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Hari ini Jumat (05/01/18), Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Tahun 2018 telah dilaksanakan di halaman Mapolres Jepara dengan tema “Polri Yang Promoter Siap Mengamankan Pilkada Serentak Tahun 2018”.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kab. Jepara atau yang mewakili, OPD Kab. Jepara, Wakapolres Jepara Kompol A’an Hardiansyah, S.H., Pejabat Utama Polres Jepara, dinas/instansi terkait serta tamu undangan lainnya. Sedangkan untuk peserta upacara adalah satu pleton perwira staf Polres Jepara, satu pleton pasukan dari Kodim 0719/Jepara, satu pleton Sat Lantas Polres Jepara, satu pleton Sat Sabhara Polres Jepara, satu pleton gabungan Bintara Staf Polres Jepara, satu pleton Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Jepara, satu pleton gabungan Reskrim, Intelkam dan Resnarkoba, satu pleton Satpol PP Kab. Jepara, satu pleton PNS polres Jepara serta satu pleton Linmas.
Dalam amanatnya, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. selaku Irup menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini dilakukan untuk mengetahui sampai sejauh mana kesiapan, kelengkapan sarana dan prasarana serta seluruh pendukung Operasi Mantap Praja Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018.
 
“Dan demi mendukung kelancaran jalannya tahapan pilkada tersebut, tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, tetapi seluruh instansi terkait dan stakeholder lainnya. Untuk wilayah Kab. Jepara, Polres Jepara akan menerjunkan sebanyak 530 personil dan di back-up Anggota TNI, Satpol-PP, Linmas maupun unsur terkait lainnya” jelas Kapolres Jepara.
 
(Humas Polres Jepara)

Sosialisasi Dipa TA 2018 Polres Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Diawal Tahun 2018 ini Polres Jepara juga melakukan buka buku anggaran baru. Dengan mengambil lokasi di Aula Serbaguna Polres Jepara telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi Dipa TA 2018 Satker Polres Jepara dan Penandatanganan Pakta Integritas, Kamis (04/01/18).

Tampak hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut antara lain rombongan dari Rorena Polda Jawa Tengah yang dipimpin oleh Renprogar Rorena Polda Jawa Tengah AKBP Yudi Priyono, S.H., SSTMK., M.H., Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., Waka Polres Jepara Kompol A’an Hardiansyah, S.H., Wakil Ketua DPRD Kab. Jepara, Kasat Pol PP Kab. Jepara, Ketua Pengadilan Agama Kab. Jepara, PJU Polres Jepara, Kapolsek Jajaran, Perwira Staf Polres Jepara, Anggota Polres Jepara mewakili masing – masing satuan dan fungsi, Wartawan, Perwakilan dari LSM.

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. dan memberikan sambutan bahwa dalam pelaksanaan sosialisasi ini adalah bentuk keterbukaan dari Kepolisian dalam hal ini Polres Jepara untuk membuka anggaran yang diterima selama tahun 2018 ini. Bahwa Polres Jepara untuk Tahun Anggaran 2018 ini menerima anggaran total sebesar Rp. 70.414.845.000,-, dimana anggaran tersebut terbagi oleh Bagian Perencanaan (Bag Ren) sebesar Rp. 46.840.000,-, Bagian Operasional (Bag Ops) sebesar Rp. 1.117.541.000,-, Bagian Sumber Daya (Bag Sumda) sebesar Rp. 8.840.638.000,-, Sat Sabhara sebesar Rp. 735.598.000,-, Sat Lantas sebesar Rp. 1.059.759.000,-, Sat Reskrim sebesar Rp. 1.030.682.000,-, Sat Intelkam sebesar Rp. 1.018.959.000,-, Sat Binmas sebesar Rp. 669.659.000,-, Sat Res Narkoba sebesar Rp. 475.024.000,-, Sat Polair sebesar Rp. 306.315.000,-, Sat Tahti sebesar Rp. 208.050.000,-, Sikeu sebesar Rp. 50.364.326.000,-, Siwas sebesar Rp. 58.500.000,-, Polsek Keling sebesar Rp. 267.107.000,- Polsek Kembang sebesar Rp. 267.717.000,-, Polsek Bangsri sebesar Rp. 268.077.000,-, Polsek Mlonggo sebesar Rp. 240.517.000,-, Polsek Jepara Kota sebesar Rp. 405.937.000,-, Polsek Tahunan sebesar Rp. 296.327.000,-, Polsek Kedung sebesar Rp. 307.427.000,-, Polsek Batealit sebesar Rp. 267.7171.000,-, Polsek Pecangaan sebesar Rp. 267.796.000,-, Polsek Mayong sebesar Rp. 307.396.000,-, Polsek Welahan sebesar Rp. 280.636.000,-, Polsek Nalumsari sebesar Rp. 292.236.000,-, Polsek Karimunjawa sebesar Rp. 192.696.000,-, Polsek Kalinyamatan sebesar Rp. 262.395.000,-, Polsek Pakis Aji sebesar Rp. 228.520.000,- dan Polsek Donorojo sebesar Rp. 228.520.000,-. Jika dibandingkan dengan anggaran yang diterima oleh Polres Jepara pada tahun 2017, ditahun 2018 ini anggaran Polres Jepara mengalami penurunan Rp. 3.133.838.000,- dari yang sebelumnya ditahun 2017 yaitu sebesar Rp. 73.548.683.000,-.

Mewakili Karorena Polda Jawa Tengah, AKBP Yudi Priyono, S.H., SSTMK., M.H. selaku Kabag Renprogar Rorena Polda Jawa Tengah mengatakan bahwa agar dalam penggunaan anggaran, digunakan sebagaimana mestinya dan jangan sekali – kali main anggaran. Dalam pengelolaan anggaran ini agar dari instansi eksternal juga melakukan pengawalan sehingga dapat bersama – sama mengetahui penggunaan anggaran. Dan untuk diketahui bersama bahwa untuk Polda Jawa Tengah menerima anggaran total sebesar Rp. 3,930 T pada tahun 2018 yang nantinya terbagi diinternal Polda Jawa Tengah dan juga Polres Jajaran Polda Jawa Tengah. Sedangkan untuk sumber anggaran adalah rupiah murni yang didapat dari pajak dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) yang berasal dari Lantas, Intel dan Pam Obvit.

Usai acara sambutan, dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas yang dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang diikuti perwakilan dari masing – masing bag, sat dan sie serta Polsek Jajaran Polres Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Jaga Fisik, Posek Bangsri Latihan Beladiri.

Tribratanews.jateng.polri.go.id Jepara – Sebagai Anggota Kepolisian mempunyai kewajiban untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Hal itulah yang membuat Kepolisian harus mempunyai dasar beladiri, baik beladiri dengan menggunakan tongkat maupun dengan menggunakan borgol.

Seperti yang dilakukan oleh personil Polsek Bangsri, usai melaksanakan apel pagi dilanjutkan dengan melakukan latihan bela diri Polri dengan menggunakan tongkat di halaman Mapolsek Bangsri, Kamis (04/01/18).

Selain untuk menjaga kesehatan dari masing – masing anggota, latihan bela diri Polri tersebut bertujuan untuk mengasah kesiapsiagaan fisik dari anggota dalam mengantisipasi adanya ancaman gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) dan kejadian lainnya yang melanggar hukum.

“Dalam upaya peningkatan pelayanan publik, maka masing – masing individu Polri dituntut untuk mempunyai fisik yang prima. Oleh sebab itu, kami melaksanakan latihan beladiri Polri, selain untuk mengasah kemampuan juga dapat menyehatkan badan. Dengan badan yang prima dan sehat maka anggota tersebut akan siap untuk dikerahkan ke lapangan sewaktu – waktu guna melayani masyarakat” tutur Kapolsek Bangsri AKP Basiran, S.H.

(Humas Polres Jepara)

Pastikan Tepat Sasaran, Polsek Donorojo Pantau Distribusi LPG Bersubsidi

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id Jepara – Demi menjaga kelancaran pendistribusian gas LPG ukuran 3 kg (subsidi) di wilayah Kecamatan Donorojo, Kanit Reskrim Polsek Donorojo Aiptu Hananto beserta anggota melaksanakan pemantauan distribusi gas LPG ukuran 3 kg (subsidi), untuk memastikan bahwa pendistribusian tersebut tepat sasaran, Kamis (04/01/18).

Untuk diketahui bahwa pengguna LPG ukuran 3 kg itu hanya dikhususkan bagi konsumen rumah tangga dan usaha mikro. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 3 ayat (1) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2007 Tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram yang berbunyi “Penyediaan dan pendistribusian LPG Tabung 3 Kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga dan usaha mikro”.

“Atas dasar tersebut, oleh Polsek Donorojo mengambil langkah pembinaan dan teguran secara lisan bagi pelanggar aturan dan dianjurkan untuk beralih menggunakan gas LPG yang berukuran 5kg atau sampai dengan ukuran gas LPG yang 12kg. Dan apabila nantinya ditemukan adanya penyelewengan terhadap barang bersubsidi hingga menimbulkan kelangkaan, maka akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku” tegas Kanit Reskrim Polsek Donorojo Aiptu Hananto Adi.

(Humas Polres Jepara)

Sat Resnarkoba Polres Jepara Bekuk Pengedar Narkoba

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Satresnarkoba Polres Jepara Polda Jawa Tengah kembali berhasil membekuk seorang pengedar narkoba jenis sabu yang sering mengedarkan di wilayah Kab. Jepara.
S (58) warga Ds. Kancilan Rt 05/03 Kec. Kembang, Kab. Jepara ditangkap petugas saat akan melakukan transaksi barang haram tersebut di pinggir Jalan Raya Jepara – Bangsri  turut Ds. Suwawal Kec. Mlonggo Kab. Jepara, Rabu (03/01/2018) pukul 18.15 Wib.
Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba AKP Hendro Asriyanto, A.Md. yang memimpin langsung penangkapan membenarkan bahwa yang bersangkutan sering mengedarkan sabu di wilayah Kab. Jepara.
“Pelaku sudah menjadi target kita, karena berdasarkan informasi dari masyarakat, S ini diketahui sering mengedarkan narkoba jenis sabu,” terang AKP Hendro Asriyanto, A.Md.
Kasat Resnarkoba menjelaskan bahwa informasi tentang akan adanya transaksi narkoba diperoleh  dari masyarakat, atas info tersebut anggota Sat Resnarkoba Polres Jepara segera merespon dan melakukan penyelidikan dan langsung menuju ke sasaran, dalam perjalanan bertemu seseorang yang telah dicurigai yang sedang berhenti di pinggir jalan dekat Kbm Truck dengan mengendarai sepeda motor yamaha kemudian dilakukan penangkapan dan penggeledahan serta ditemukan barang bukti jenis sabu yang diambil di bawah truck  selanjutnya tersangka beserta barang bukti dibawa ke Kantor Sat Resnarkoba untuk dilakukan pemeriksaan.
Sat Resnarkoba mengamankan barang bukti satu paket sabu dengan berat ± 2 gr, satu buah Handphone merk Blackberry warna hitam beserta kartu SIM, satu unit sepeda motor Yamaha tanpa No.Pol. warna hitam, satu bungkus kosong rokok Sukun tempat satu clip paketan sabu.
“Tersangka S dijerat pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) Undang Undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” pungkas Kasat Resnarkoba.
(Humas Polres Jepara)

Polsek Mlonggo Urai Kepadatan Lalu Lintas.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Nampak aktivitas dari warga masyarakat dan juga pelajar mulai berjalan kembali setelah libur panjang, untuk itu Kepolisian Sektor Mlonggo Polres Jepara melaksanakan kegiatan rutin yang sudah menjadi program tetap guna memberikan pelayanan terhadap masyarakat di beberapa tempat – tempat rawan kemacetan di wilayah hukum Polsek Mlonggo, Rabu (03/01/18).

Untuk diketahui bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas ini yang dilaksanakan oleh Polsek Mlonggo dimulai pada pukul 06.30 Wib sampai dengan 07.30 Wib dan mengambil sasaran yaitu di penggal jalan maupun persimpangan jalan yang rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas,

Kapolsek Mlonggo AKP Maryono mengatakan bahwa jam tersebut dianggap rawan karena mulainya aktivitas kerja dan juga mulai masuknya pelajar ke sekolah, sehingga anggota wajib bersiaga di sejumlah titik di wilayah Mlonggo yang potensial terhadap kemacetan, laka lantas dan rawan kriminalitas. Seluruh personil Polsek setiap hari melaksanakan tugas penjagaan dan pengaturan lalu lintas sesuai dengan ploting yang sudah ditentukan. Misalnya di Jalan raya depan SMP dan SMA 1 Mlonggo, pertigaan lampu merah Mlonggo, MI Mlonggo.

“Selain memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat, kegiatan ini diharapkan juga bisa menekan angka kecelakaan dan kemacetan serta memberikan rasa aman sehingga masyarakat yang hendak berangkat kerja maupun anak-anak sekolah yang hendak berangkat sekolah dapat sampai tujuan dengan selamat dan tepat waktu,” tutur Kapolsek Mlonggo.

(Humas Polres Jepara)

Kepadatan Arus Lalu Lintas, Tandai Aktivitas Warga Mulai Berjalan.

Tribratanews.jateng.polri.go.id – Di pagi ini terlihat kepadatan mulai nampak, hal ini menandakan aktivitas dari warga mulai berjalan kembali setelah melewati libur Natal dan Tahun Baru 2018. Melihat hal tersebut, Polsek Mayong Polres Jepara berikan pelayanan masyarakat berupa pengaturan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Jepara – Kudus wilayah Kec. Mayong Kab. Jepara, Rabu (03/01/18).

Untuk diketahui bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan oleh Polsek Mayong Polres Jepara dalam meningkatkan terhadap pelayanan publik, utamanya pada saat jam – jam sibuk seperti pagi ini.

Pelaksanaan pengaturan lalu lintas ini dilaksanakan disetiap titik sepanjang Jalan Raya Jepara – Kudus wilayah Kec. Mayong, diantaranya di depan SDN 2 Pelang,  simpang PT. PWI,  depan PT. Sami, perempatan trafic light Pasar Mayong, simpang Jago, pertigaan Branang dan depan SMA 1 Mayong. Kegiatan pengaturan lalu lintas ini oleh anggota Polsek Mayong dimulai dari pukul 06.15 Wib hingga pukul 07.30 Wib.
Kapolsek Mayong AKP KARMAN, S.H. mengatakan “Kegiatan pengaturan pagi tersebut tidak hanya dilakukan di sekolahan akan tetapi disimpul – simpul jalan guna membantu masyarakat melaksanakan aktivitas dipagi hari. Mengingat bahwa pada pagi hari tersebut banyak warga masyarakat yang melaksanakan aktivitasnya menuju ke tempat kerjanya masing – masing dengan tergesa-gesa sehingga perlu kehadiran personil Polri untuk membantu kelancaran lalu lintas”.

“Kami berusaha terus untuk memberikan yang terbaik untuk masyarakat, semoga dengan kehadiran Polisi dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada seluruh warga masyarakat” tambah Kapolsek Mayong AKP KARMAN, S.H.

(Humas Polres Jepara)

Malam Tahun Baru Polres Jepara Razia Pintu Masuk Obyek Wisata

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Menjelang malam pergantian tahun baru 2018, petugas pengamanan di obyek wisata pantai bandengan Jepara melaksanakan kegiatan operasi cipta kondisi dengan sasaran narkoba dan minuman keras, Minggu(31/12/2017).

Kegiatan dilakukan di pintu masuk obyek wisata pantai bandengan dengan merazia setiap kendaraan yang akan masuk ke obyek wisata pantai bandengan.
Yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Jepara AKP Hendro Asriyanto, A.Md. dalam kegiatan tersebut telah diamankan puluhan botol minuman keras dari berbagai merk.

Menurut Kasat Resnarkoba, operasi cipta kondisi tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif agar masyarakat dalam merayakan malam pergantian tahun baru 2018 dapat merayakan dengan nyaman.

“Dengan maraknya peredaran narkoba yang terjadi saat ini apalagi dalam perayaan pergantian malam tahun baru ada sebagian yang merayakan dengan euforia yang berlebihan dengan menggunakan miras dan narkoba, untuk itu kami mencegahnya dengan melaksanakan razia di pintu masuk obyek wisata pantai bandengan”, tambahnya.

(Humas Polres Jepara)

Anggota Sat Sabhara Menemukan Sekelompok Pemuda Sedang Minun Minuman Miras, Saat Sedang Melaksanakan Patroli Malam Perayaan Tahun Baru

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Personel Sat Sabhara Polres Jepara melaksanakan patroli menjelang perayaan tahun baru dalam rangka menjamin rasa aman dan nyaman masyarakat dalam menjalankan aktifitas di malam Tahun baru dari kemungkinan ancaman gangguan kamtibmas. Demikian disampaikan oleh Kasat Sabhara AKP Usman Jumaidi, Pada Hari Senin (01/01/2018).

Kasat Sabhara AKP Usman Jumaidi juga mengatakan bahwa pada hari Minggu (31/12/2017) malam hari mulai pukul 20.00 Wib, anggota Sabhara yang di pimpin oleh Kanit 2 Dalmas Bripka Sutejo melaksanakan patroli untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dan juga untuk melihat perkembangan warga yang akan merayakan malam tahun baru mereka. Dan saat melintas di Stadion GBK ditemukan gerombolan pemuda yang sedang pesta minum minuman keras dalam kawasan stadion. Dan guna mencegah dan mengantisipasi ancaman gangguan kamtibmas terhadap masyarakat pengguna jalan lain nya, akhirnya anggota Sabhara membubarkan mereka dan sebelum dibubarkan, para pemuda tersebut diberikan arahan dan pembinaan dan diingatkan apabila di lain waktu ditemukan lagi melakukan minum minuman keras di pinggir jalan, maka akan dilakukan pembinaan yang lebih keras lagi.

“Saat perayaan tahun baru banyak cara yang dilakukan untuk merayakan, tetapi dihimbau kepada masyarakat untuk merayakan dengan tindakan positif lainnya. Tidak merayakan dengan kegiatan yang negarif seperti bergerombol lalu minum-minuman keras, dikhawatirkan akan mengganggu kamtibmas saat perayaan tahun baru karena terpengaruh minuman keras yang mereka minum”. Kata Kasat Sabhara AKP Usman Jumaidi

(Humas Polres Jepara)