Arsip Tag: #humaspolresjepara

Anggota Sat Sabhara Polres Jepara Menolong Korban Laka Lantas

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Selesai melasanakan pengamanan organ tunggal di Jambu timur Kec. Mlonggo hari Kamis (11/01/2018) , dalam perjalanan kembali ke mapolres ,anggota yang dipimpin Kanit 2 Dalmas Bripka Sutejo melihat kerumunan warga dan membuat kemacetan di depan SMA N 1 Mlonggo. Setelah didekati ternyata telah terjadi laka lantas, korban 2 orang tergeletak dipinggir jalan sudah diamankan warga dengan motornya.

Anggota mencari keterangan bagaimana laka tersebut bisa terjadi, “Saya melihat 2 korban tersebut berboncengan dan menyenggol motor lain sehingga korban tidak bisa mengendalikan motornya kemudian terjatuh, lalu ditolong warga yang ada dipinggir jalan. Sepertinya korban selesai menonton organ tunggal dan mabuk karena warga yang sempat menolong mencium bau alkohol” kata salah satu warga.

Tindakan yang diambil Bripka Sutejo adalah membawa korban ke RSI dan berkoordinasi dengan piket laka lantas untuk tindak lanjutnya. Karena yang lebih berkompeten menangani adalah bagian lalu lintas unit laka lantas.

“Diharapkan kepada masyarakat agar selalu hati hati dalam berkendara dan jangan berkendara saat dalam keadaan mabuk, karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta harus selalu mematuhi peraturan lalu lintas” kata Kasat Sabhara AKP Usman Jumaidi.
(HumasPolresJepara)

Bhabinkamtibmas dan Warga Bersihkan Material Longsor Dusun Ngrebu Desa Tanjung

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Mengetahui adanya musibah bencana tanah longsor yang menimpa rumah warga Dusun Ngrebu Rt 31 Rw 05 Desa Tanjung, Pakis Aji kab.Jepara, Bhabinkamtibmas segera menuju lokasi bencana melaksanakan pengamanan lokasi dan melakukan upaya pertolongan pertama pada Kamis pagi tadi (11/01/2018).

Setelah lokasi diperkirakan aman dari longsor susulan, Bhabinkamtibmas bersama warga dengan sigap bergotong royong membersihkan material longsor yang menimpa tembok belakang rumah Mbah Paridah. Dengan alat seadanya, tanah dan batu yang masuk rumah Mbah Paridah dikeluarkan hingga bersih.

 

Setelah itu Bhabinkamtibmas menghimbau seluruh warga yang tinggal di sekitar lokasi bencana agar tetap waspada dan selalu memperhatikan gejala alam yang timbul. Bila mulai terdengar gemuruh dari atas perbukitan disertai hujan lebat agar warga segera menuju lokasi aman yang telah ditentukan. Sehingga dapat meminimalisir timbulnya kerugian materiil dan korban jiwa apabila terjadi longsor susulan.
(HumasPolresJepara)

Tanggap Bencana Tanah Longsor,Kapolsek, Muspika, BPBD dan PMI Segera Petakan Jalur Aman Evakuasi Warga

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Hujan lebat dalam seminggu terakhir di Jepara mengakibatkan tanah longsor dan retak di kawasan Kec.Pakis Aji,Jepara, Kamis pagi (11/01/2018). Tanah longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WIB tersebar di 3 titik yaitu di jalan penghubung antara Desa Plajan dengan Desa Tanjung yang mengakibatkan tanah dan jembatan tergerus air,mengakibatkan kerugian sekitar 100 juta rupiah.

 

Sementara lokasi kedua berada di Dusun Gronggong yang mengakibatkan talud Vihara Muryantoro, runtuh sepanjang 30 meter tinggi 9 meter terkikis air hujan, kerugian ditaksir mencapai 90 juta rupiah. Kemudian lokasi ketiga berada di Dusun Ngrebu yang mengakibatkan dinding belakang rumah warga an. Mbah Paridah, 72 Tahun, Dusun Ngrebu Rt 31 Rw 05 Desa Tanjung jebol tertimpa material tanah yang longsor, kerugian ditaksir sekitar 10 juta rupiah.

 

Sampai saat ini diketahui tidak terdapat korban jiwa akibat tanah longsor di Desa Tanjung tersebut. Kapolsek pakis Aji bersama unsur Muspika dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Jepara serta PMI Cab. Jepara segera melakukan upaya pemetaan lokasi yang diperkirakan rawan terjadinya longsor susulan,karena diperkirakan musim hujan masih akan berlangsung dengan intensitas tinggi, sehingga dapat menentukan jalur aman yang dapat digunakan untuk evakuasi warga bila diperlukan.
(HumasPolresJepara)

Kegiatan Malam Oleh Polsek Jepara Kota.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka malakukan langkah antisipasi/pencegahan terjadinya tindak pidana serta memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat wilayah Kota Jepara, dalam kegiatan malam hingga dini hari Polsek Jepara Kota dilakukan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Jepara Kota, Jumat (12/01/18).

Kegiatan patroli dialogis yang dipimpin oleh Ka SPK Polsek Jepara Kota Aiptu Cahyo dan diikuti piket fungsi Polsek Jepara kota tersebut menyasar di perumahan, pertokoan, tempat berkumpulnya masyarakat dan obyek vital yang ada di wilayah Kota Jepara.

Pelaksanaan patroli yang dilaksanakan juga melakukan himbauan kepada warga masyarakat yang masih melaksanakan aktivitas pada malam hingga dini hari untuk menjaga keselamatan serta memberikan informasi kepada Polsek Jepara Kota apabila terdapat sesuatu yang mencurigakan bahkan kejadian tindak kejahatan/kriminal

“Di dalam kegiatan patroli yang rutin kami lakukan ini, kita juga memberikan himbauan kepada masyarakat yang kita kunjungi agar selalu bersinergi bersama Kepolisian dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Jepara Kota. Sehingga saat warga masyarakat tersebut melihat hal yang mencurigakan bisa melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas wilayahnya atau Polsek Jepara Kota”, ujar Aiptu Cahyo.

 

(Humas Polres Jepara)

Hujan Angin Akibatkan Tanah Longsor di Wilayah Nalumsari Kab. Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Peristiwa hujan deras disertai dengan angin kencang yang terjadi pada Kamis (11/01/18) ternyata juga menyebabkan longsor di wilayah Kec. Nalumsari Kab. Jepara.

Setidaknya terdapat dua titik longsor yang diantaranya menimpa rumah Sdr. Naskun yang beralamat di Dk. Tulaksoro Ds. Bategede Kec. Nalumsari Kab. Jepara dan rumah Ibu Aminah yang beralamat di Dk. Gupit Ds. Bategede Kec. Nalumsari Kab. Jepara

Menurut salah satu korban yaitu Ibu Aminah “Saat itu memang sedang terjadi hujan angin dan disusul dengan mati lampu. Saat mendengar suara gemuruh, saya yang saat itu sedang memasak mengira kalau suara gemuruh tersebut adalah petir. Namun tiba – tiba tembok belakang rumah saya runtuh, dan Alhamdulillah tidak sampai menciderai saya”.

Saat dilakukan konfirmasi ke Kapolsek Nalumsari Polres Jepara AKP I Made Surawan, S.H. bahwa memang terdapat dua titik longsor yang terjadi pada Kamis (11/01/18) yaitu menimpa rumah Ibu Aminah yang beralamat di Dk. Gupit Ds. Bategede Kec. Nalumsari Kab. Jepara dan Sdr. Naskun yang beralamat di Dk. Tulaksoro Ds. Bategede Kec. Nalumsari Kab. Jepara. Dari dua titik longsor tersebut tidak diketemukan adanya korban jiwa. Sedangkan jumlah kerugian materiil yang menimpa Sdr. Naskun ditaksir sejumlah Rp. 5.000.000,- dan Ibu Aminah sebesar Rp. 5.000.000,-.

(Humas Polres Jepara)

Tingkatkan Kemampuan, Polsek Tahunan Rutin Latihan Bela Diri

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Personel Polsek Tahunan terus melatih diri untuk meningkatkan kemampuan individu. Hal itu diperlukan sebagai pendukung dalam pelaksanaan tugas. Kemampuan beladiri dirasa sangat penting sebagai bekal para personel Polri.

Dalam kurun waktu tertentu, personel Polsek Tahunan mengikuti latihan beladiri Polri. Dipandu oleh Brigadir Mahmud Dyahudin sebagai pelatih, para personil ini serius dalam mengikuti beladiri di halaman Mapolsek Tahunan, Jumat(12/01/2018).

Kapolsek Tahunan AKP Samai mengatakan bahwa kemampuan beladiri bagi personel Polri itu wajib. Pihak kami selalu rutin mengadakan latihan, selain untuk meningkatkan kemampuan beladiri juga untuk menjaga kesehatan fisik anggota dan mencegah berat badan berlebih (Over Weight). Beladiri Polri merupakan kebutuhan wajib bagi anggota Polri. Selain tangan kosong, mereka juga dibekali dengan tongkat, dan borgol. Penguasaan jurus beladiri tersebut menjadi hal yang diwajibkan bagi anggota Polri dimanapun posisinya ditugaskan.

“Dengan bekal bela diri yang dimiliki, ada unsur kepercayaan diri yang dibangun kepada setiap anggota Polri ketika harus berhadapan dengan para pelaku tindak kejahatan maupun pengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat”, tambahnya.

(Humas Polres Jepara)

Warga Ds. Tanggul Kec. Kedung Kab. Jepara Regang Nyawa Karena Tersengat Listrik.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Seorang warga bernama Rahmat (13) warga Ds. Tanggul Tlare Kec. Kedung Kab. Jepara harus meregang nyawa setelah dirinya tersengat listrik penerangan jalan desa ke arah makam umum Ds. Menganti Rt 08/01 Kec. Kedung Kab. Jepara.

Dari data yang diperoleh, awalnya pada Kamis kemarin (11/01/2018) sekitar pukul 21.00 Wib, korban hendak pulang dari menonton pertunjukan dangdut di Ds. Menganti Kec. Kedung Kab. Jepara dengan berjalan kaki. Namun berjarak kurang lebih 100 meter dari panggung hiburan tersebut, korban seperti terpeleset dan hendak jatuh masuk ke selokan pinggir jalan, selanjutnya korban berpegangan pada tiang penerangan lampu desa dan tiba-tiba korban jatuh tergeletak.

Melihat kejadian tersebut, Rudianto kemudian langsung memberikan pertolongan dengan mengangkat Rahmat (korban) karena Rahmat saat itu dalam keadaan tidak sadarkan diri. Merasa khawatir, kemudian Rudianto bersama Ali Sodikin membawa korban ke Puskesmas Kedung 1 untuk diperiksa.

Kapolsek Kedung AKP Sukarmo saat ditemui mengatakan bahwa korban yang bernama Rahmat (13) warga Ds. Tanggul Tlare Kec. Kedung Kab. Jepara meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik. Hal ini didasarkan atas pemeriksaan tim medis Puskesmas Kedung 1 yang mendapati tubuh korban terdapat luka lecet tangan kanan sejumlah 2 baris dengan ukuran 0,5 cm, luka di dahi kanan panjang 1 cm dengan lebar 0.5 cm dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Setelah kejadian tersebut, kami sebagai pihak Kepolisian kemudian melakukan koordinasi dengan keluarga korban dan menjelaskan kronologi meninggalnya korban. Oleh keluarga korban dapat menerimakan atas kejadian tersebut dan tidak menuntut proses hukum.

(Humas Polres Jepara)

Keluarga Besar Polres Jepara di Suntik Vaksin Difteri.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Untuk diketahui bersama bahwa difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, namun terkadang bakteri ini juga dapat memengaruhi kulit. Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi dalam kategori serius yang berpotensi mengancam jiwa.
Hal tersebutlah yang mendorong Polres Jepara menyelenggarakan kegiatan sosialisasi serta pemberian vaksin difteri kepada keluarga besar Polres Jepara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kab. Jepara di Gedung Serbaguna Mapolres Jepara, Kamis (11/01/18).
Kegiatan sosialisasi tersebut diselenggarakan bersamaan dengan pertemuan rutin Bhayangkari Cab. Jepara. Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cab. Jepara Ny. Desi Yudianto, Perwakilan dari Dinkes Kab. Jepara, Polwan Polres Jepara dan Jajaran, PNS Polri beserta anggota Bhayangkari.
Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. membuka kegiatan sosialisasi tersebut dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ny. Desi Yudianto.
Dalam sambutannya, Ny. Desi Yudianto menjelaskan bahwa dalam pertemuan rutin Bhayangkari Cab. Jepara kali ini ada yang beda yaitu juga dilakukan sosialisasi tentang penyakit difteri. Sosialisasi ini diberikan, karena kita sebagai wanita dituntut untuk mengetahui dan wajib untuk mencegah serta melindungi keluarga kita dari serangan virus ataupun bakteri sehingga diharapkan dengan pelaksanaan sosialisasi ini, kita sebagai wanita dapat mengetahui secara dini ciri – ciri orang yang terkena difteri, penanganan sementara dan lainnya.
Dan diakhir kegiatan ini nanti juga akan diadakan vaksinasi difteri dari Dinas Kesehatan Kab. Jepara, karena upaya pencegahan lebih baik dari pada pengobatan, tambah Ny. Desy Yudianto.
(Humas Polres Jepara)

Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, Rumah Warga Bangsri Roboh

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Akibat turun hujan deras yang disertai angin kencang, sebuah rumah roboh di Ds. Bangsri Kec. Bangsri Kab. Jepara kamis (11/01/2018).

Peristiwa tak terduga itu dialami oleh Sdr. Sukarna (55) warga Ds. Bangsri Rt 03/09 Kec. Bangsri Kab. Jepara. Kejadian terjadi sekitar pukul 03.00 Wib. kejadian bermula disaat pemilik rumah beserta keluarga sedang tidur, mendengar suara gesekan atap rumah yang terbuat dari kayu dan bambu, lalu korban terbangun dan keluar dari rumah, atap rumah dengan ukuran rumah 8 X 5 meter dibagian tengah dan belakang roboh, dikarenakan terkena hujan deras disertai angin kencang.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namur korban mengalami kerugian sekitar Rp. 10.000.000,00 ( sepuluh juta rupiah)

Kapolsek Bangsri AKP Basiran, S. H membenarkan kejadian tersebut bahwa rumah yang beratap dari kayu dan bambu sudah rapuh maka disaat hujan deras disertrai angin tidak mampu menampung guyuran air hujan dan mengakibatkan roboh. Pagi harinya Kapolsek bersama anggota melaksanakan giat gotong royong dan membantu korban merapikan puing-puing yang berserakan.

(Humas Polres Jepara)

Kamtibmas ,Salah Satu Faktor Penting Berkembangnya Kawasan Wisata

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Wakil Bupati Jepara Andi Kristiandi, S.Sos. beserta Tim Dishub Kab. Jepara dan Staf pada Hari Rabu 10/1/2018 sekira jam 10.35 WIB Hadir di Kawasan Obyek wisata benteng portugis Kec. Donorojo. Kunjungan kerja ini dalam rangka pengembangan kawasan wisata di Jepara wilayah utara. Ikut mendampingi Kapolsek Donorojo Iptu Sudi Tjipto, Bhabinkamtibmas Ds. Banyumanis Brigadir Arwan Cahyadi, S.H., Dan Posramil Donorojo yang diwakili Serda Siram dan Manager Benteng Portugis Bpk. Iwan Nugroho, A.Md.

Kegiatan wakil Bupati diawali dengan melihat Dermaga yang baru saja dibangun di Pantai Benteng Portugis selanjutnya Menyeberang menuju Pulau Mandalika dengan menggunakan 2 (dua) Perahu Nelayan. Kemudian melihat juga dermaga yang berada di Pulau Mandalika yang rencana akan menjadi sandar perahu wisata dari Benteng Portugis ke Pulau Mandalika dan sebaliknya.

Potensi wisata di Pulau Mandalika rencana akan dikembangkan dan dijadikan wisata alam dan wisata Religi guna menarik dan menambah antusias wisatawan baik dari Jepara maupun Wisatawan luar Kabupaten bahkan Wisatawan Manca Negara. Menurut Kapolsek Donorojo Iptu Sudi Tjipto keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi salah satu faktor penting terwujudnya kawasan wisata yang maju dan akan berkembang dengan baik.

Selaku pembina kamtibmas di wilayah Kec. Donorojo kami dan anggota/personil selalu melakukan kegiatan kepolisian meliputi patroli, kunjungan/ sambang dan pembinaan di lokasi obyek wisata supaya tercipta situasi aman dan tertib guna mendukung kegiatan wisata di wilayah Jepara khususnya di Kec. Donorojo. Dengan wisata diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga disekitar kawasan wisata dari dampak berkembangnya sektor wisata.

(Polsek Donorojo/Humas Res Jepara)