Arsip Tag: #humaspoldajateng

Sat Binmas Polres Jepara Siap Bantu Orang Terlantar

Tribratanews.jateng.polri.co.id, Jepara – Pagi tadi datang seorang warga ke mapolres Jepara yang mengaku bernama Mardiyono merupakan warga ds. Gembong Rt 12 Rw 06 Kec.Bojongsari Kab.Purbalingga, kehabisan bekal dan bermaksud meminta bantuan polisi, Senin 23/1/2018

Ketika ditanya oleh piket jaga sabhara Mardiyanto mengatakan bahwa dia dalam perjalanan ingin pulang ke Purbalingga dan tidak mempunyai ongkos dan bekal. Oleh piket jaga diantar ke ruang sat Binmas polres jepara,yang memang menangani orang orang yang terlantar

Oleh anggota sat Binmas Brigadir Annur Awaludin yang menerima laporan tersebut, bapak Mardiyono dibuatkan laporan dan dibantu dibuatkan surat jalan agar bisa kembali ke kampung halamannya dengan selamat. “Terimakasih Pak Polisi”, ujar Mardiyono saat mendapatkan pelayanan yang Humanis dari Brigadir Sat Binmas

Itulah sekilas pelayanan yang cukup membuat masyarakat puas karena kesulitannya bisa terbantu sehingga yang bersangkutan bisa kembali ke rumah

(HumasPolresJepara)

Kapolres Jepara Hadiri Penerjunan Mahasiswa Unisnu Jepara ke Desa

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah suatu bentuk penelitian/belajar dari perkuliahan yang tidak dapat dipisahkan. Dan oleh Unisnu Jepara hari ini Senin (22/01/18) menerjunkan mahasiswa ke sejumlah wilayah untuk melakukan penguatan potensi pariwisata guna meningkatkan daya saing daerah berbasis unggulan desa.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jepara, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. beserta unsur Forkopimda Kab. Jepara lainnya, Ketua PBNU Kab. Jepara, Camat Kec. Kembang, Kec. Pakis Aji, Kec. Keling dan Kec. Donorojo, Panitia, Rektor, Wakil Rektor dan para Dosen serta peserta KKN yang berjumlah 597 mahasiswa.

Tujuan dari pelaksanaan KKN adalah untuk melaksanakan kegiatan yang mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dan untuk diketahui bahwa sebanyak 597 orang mahasiswa tersebut akan disebar ke 39 desa di 4 kecamatan di wilayah Kab. Jepara yaitu Kec. Kembang, Kec. Pakis Aji, Kec. Keling dan Kec. Donorojo.


Dalam kesempatan tersebut Bupati Jepara Bp. H. Ahmad Marzuki, S.E. memberikan sambutan bahwa atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan selamat kepada Unisnu Jepara yang akan menerjunkan 597 mahasiswa ke wilayah pedesaan untuk melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata). Alasan dari dipilihnya Kec. Pakis Aji, Kec. Kembang, Kec. Keling dan Kec. Donorojo sebagai sasaran KKN adalah dari seluruh kecamatan yang ada di wilayah Kab. Jepara terdapat 4 kecamatan tersebut yang memiliki potensi pariwisata yang luar biasa.

(Humas Polres Jepara)

Orang Meninggal Tercebur WC di Kec. Bangsri Kab. Jepara

Tribratanews.jateng.polri.co.id, Jepara – Kejadian meninggalnya seseorang yang tercebur ke dalam WC, gegerkan warga Desa Kepuk Kec. Bangsri Kab. Jepara pada Jumat (19/01/18) pagi tadi.

 

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 05.30 wib tadi, korban yang bernama Sami (65) yang bermaksud untuk melakukan BAB (Buang Air Besar) di WC belakang rumahnya yang beralamat di  Kepuk Rt. 2/7 Kec. Bangsri Kab. Jepara. Saat korban (Sami) melakukan BAB (Buang Air Besar) tersebut, tiba – tiba cor di WC tersebut ambrol sehingga mengakibatkan korban (Sami) terjatuh ke dalam WC dan tertimpa material cor hingga korban (Sami) meninggal di lokasi kejadian.

 

Saat dilakukan konfirmasi oleh Tribrata News Jepara, Kapolsek Bangsri AKP Basiran yang masih di lokasi kejadian membenarkan bahwa di wilayah hukumnya terdapat orang meninggal akibat tercebur ke dalam WC. Bahwa kami dari Polsek Bangsri bersama dengan Jepara Rescue telah berhasil melakukan evakuasi terhadap korban (Sami) dan dari tim medis dalam hal ini dari Puskesmas II Bangsri telah melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dan dari hasil pemeriksaan bahwa korban meninggal karena murni musibah (tercebur ke dalam WC) dan dari pihak keluarga telah mengikhlaskan kejadian tersebut dan tidak menginginkan untuk dilakukan otopsi terhadap korban.

(Humas Polres Jepara)

Polwan Polres Jepara Siap Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

Tribratanews.jateng.polri.co.id, Nuansa baru tercipta saat Kepolisian Resor Jepara menempatkan sejumlah Anggota Polisi wanita (Polwan) di Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Jepara.

 

Saat memasuki ruang SPKT Mapolres Jepara terlihat dua Polwan cantik dan murah senyum menyambut Tribrata News Jepara, dimana saat itu (Kamis, 18/01/2018) yang sedang melaksanakan yaitu Bripda Cahyania Herbintarum dan Bripda Geanidya Cahya.

 

Dengan adanya sosok Polwan di Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Mapolres Jepara tersebut diharapkan mampu merubah maindset dari masyarakat awam yang sungkan masuk ke Kantor Polisi karena yang dahulunya disambut dengan sosok Polisi laki – laki, sekarang digantikan dengan Polisi Wanita.

Selain murah senyum dan humanis terhadap para pelapor, Polwan yang melaksanakan piket juga terlihat sangat ramah. Sehingga membuat warga yang membutuhkan pelayanan tidak lagi merasa ketakutan berhadapan dengan polisi, bahkan sangat nyaman. Hal ini terlihat ketika Bripda Geanidya sedang melaksanakan pelayanan kepada masyarakat yang saat itu melaporkan kehilangan Buku Tabungan Bank BRI.

 

Menurut Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. menjelaskan bahwa setiap hari kita akan menempatkan Polwan untuk melaksanakan piket secara bergantian di Ruang SPKT Mapolres Jepara dengan tujuan untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan Kepolisian.

 

“Dengan motto pelayanan secara humanis, selektif dan waspada, diharapkan dapat menjadi nuansa baru di Mapolres Jepara khususnya di Ruang SPKT sehingga dapat menghilangkan rasa takut warga terhadap sosok Polisi,” ujar Kapolres Jepara.

 

(Humas Polres Jepara)

Sat Polair Polres Jepara Datangi Kantor Kamla,Terkait kebijakan Presiden

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna menjalin keharmonisan dalam hubungan kerja dengan instansi samping serta menindak lanjuti adanya kebijakan Presiden RI tentang alat tangkap ikan jenis cantrang/arat, Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H. bersama anggota menjemput bola dengan berkunjung ke beberapa kantor instansi samping yang tergabung dalam Tim Keamanan Laut (Kamla) Kab. Jepara diantaranya Kantor Syahbandar, Kantor HNSI, Kantor PSDKP, KPLP, Kantor Dishubla serta Kantor Navigasi, Kamis (18/01/2018).

 

Kunjungan kerja Kasat Polair beserta Anggota tersebut dengan maksud dan tujuan melakukan koordinasi serta menjalin komunikasi terkait kebijakan Presiden RI Bapak Joko Widodo tentang alat tangkap ikan jenis cantrang/arat yang diperpanjang penggunaannya. Untuk diketahui bahwa semula alat tangkap tersebut tidak diperbolehkan beroperasi/dilarang, hal ini atas dasar Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan RI Nomor 71 Tahun 2016 tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat tangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia.

 

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan S.H menjelaskan, pihaknya berkunjung ke Kantor Tim Keamanan Laut (Kamla) Kab. Jepara guna membahas serta menyamakan persepsi dengan adanya kebijakan Presiden RI tentang diperpanjangnya penggunaan alat tangkap jenis cantrang/arat yang tidak ada batasan waktu sampai nanti dari Pemerintah Pusat bersama dengan nelayan akan melakukan uji petik atas penggunaan alat tangkap tersebut.

Pada kesempatan itu kasat polair dalam kunjungan kerjanya ke beberapa instansi samping juga membagikan kenang-kenangan berupa kalender tahun 2018 yang berisikan tentang himbauan-himbauan kamtibmas.

 

“Selain melakukan koordinasi dan menyamakan persepsi tentang penggunaan cantrang oleh nelayan, kami juga menjaga keharmonisan hubungan kerja serta terjalin komunikasi yang lebih baik dengan Tim Keamanan Laut (Kamla) Kab. Jepara, selain itu kami juga mebagikan kenang – kenangan berupa kalender tahun 2018 yang berisikan tentang himbauan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat)” jelas AKP Hendrik Irawan, S.H.

 

(Humas Polres Jepara)

Resmob Jepara Meringkus Pelaku Curanmor Dengan Kekerasan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Resmob Polres Jepara berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian disertai kekerasan yang terjadi Pada hari Senin (15/01/2018) pukul 17.00 Wib, di Tanah Ladang Blok Boso Ds. Reguklampitan Kec. Batealit Kab. Jepara.

Tersangka WN (23) dan AN (31) tak berdaya setelah keduanya diringkus oleh tim gabungan  Resmob Jepara bersama dengan Resmob Kudus. Keduanya pun mengakui telah merampas sepeda motor milik Sholikhatun (20), warga Ds. Medini Kec. Undaan KAb. Kudus. Kejadian bermula pada hari Senin (15/01/2018) saat EN istri dari tersangka WN mengajak korban untuk berjumpa di suatu tempat. Bersama dengan tersangka WN dan AN mereka berempat bertemu di taman Oasis Djarum Kudus.

Kemudian pada pukul 15.00 Wib Sdr EN ijin pulang terlebih dahulu, namun beberapa saat kemudian menghubungi korban bahwa Sdr. EN tidak bisa kembali dikarenakan mengalami kebocoran ban, dan meminta tolong korban untuk mengantarkan pulang suami dan temannya tersebut. Tersangka WN pun meminta untuk mengantarkan tersangka AN terlebih dahulu dikarenakan rumah nya Mayong, Jepara. Mereka pun berbonceng tiga menuju ke Mayong hendak menghantar pulang tersangka AN. Sesampainya dijalan, tersangka AN mengajak untuk jalan-jalan dahulu sebelum pulang ke rumahnya.

Sesampainya di Tanah Ladang Blok Boso Ds. Reguklampitan Kec. Batealit, Kab. Jepara sekitar pkl 17.00 wib tersangka AN berpura pura hendak kencing di semak semak, ketika korban lengah mereka berdua mengikat korban dengan ikat pinggang dan kerudung yang dikenakan korban lalu meninggalkan korban dan memukul tengkuk korban sebanyak satu kali mengancam hendak membunuh nya bila berteriak. Setelah itu sepeda motor milik korban raib dibawa mereka. Korban Sdri. Sholikhatun berhasil melepaskan ikatannya dan meminta pertolongan warga setempat. Dan segera melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke kantor Sat Reskrim Polres Jepara.

Mendengar laporan tersebut tim Resmob Jepara bergerak cepat, alhasil Rabu (17/01/2018) kedua pelaku sudah berhasil diringkus bersama dengan barang bukti yang diamankan antara lain perhiasan kalung, cincin, anting anting total seberat 4,5 gram, 1 buah HP merk Blackberry dan 1 Unit SPM Honda Beat.

Kedua orang pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di kantor Sat Reskrim Polres Jepara dan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

(Humas Polres Jepara)

Propam Polres Jepara Awasi Pelaksanaan Tes Psikologi Anggota Pemegang Senpi

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Tes psikologi pada anggota Polri dilaksanakan, hal ini dilakukan untuk menyatakan layak secara psikologis bisa dipercaya untuk membawa dan menggunakan senjata api, sekira pukul 08.00 wib tes dimulai, Kamis (18/1/2018).

Tidak Semua anggota dapat memegang senjata api (Senpi), adapun ketentuan yang harus dipenuhi yaitu melakukan tes psikologi. Bertempat di Gedung DPRD Jepara sekitar 97 personil melaksanakan tes psikologi senjata api dengan diawasi anggota Provos Bripka Ali Mahmudi dan Bripka Sudarto. Pengawasan ini dilaksanakan secara ketat agar tidak ada yang berbuat kecurangan dalam mengerjakan tes psikologi tersebut.

“Tidak semua anggota Polri bisa dengan mudah diberikan tanggung jawab untuk memegang senjata, butuh kecakapan dan ketrampilan khusus dalam menggunakan senjata api”, ujar Bripka Sudarto pada saat pelaksanaan pengawasan tes psikologi berlangsung.

(Humas Polres Jepara)

Tingkatkan Iman dan Taqwa, Polres Jepara Laksanakan Binrohtal Rutin.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kepolisian Resor Jepara secara rutin melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal), hal ini dilakukan agar dapat menguatkan iman dan taqwa setiap individu personil Polres Jepara utamanya dalam melaksanakan tugas sebagai Abdi Negara.

Untuk diketahui bahwa kegiatan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) ini dilaksanakan secara rutin oleh Polres Jepara setiap hari Kamis dengan lokasi di Masjid Kholilurrohman Polres Jepara. Dan untuk hari ini Kamis (18/01/2018) pagi, kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) diawali dengan tausiah oleh Kasipropam Polres Jepara Iptu M. Syaifuddin, A.Md. dan dilanjutkan pembacaan surat yasin, tahlil, dan ditutup dengan doa bersama.

Kabag Sumda Polres Jepara Kompol I Ketut Tutut saat ditemui mengatakan bahwa kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) ini diikuti oleh seluruh personil Polres Jepara yang beragama Islam dan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap kamis. Program Binrohtal ini diharapkan sebagai wadah untuk membentuk karakter angggota Polri menjadi lebih humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan sehingga dapat memperbaiki citra Kepolisian di mata masyarakat.

(Humas Polres Jepara)

Kehadiran Polisi Di Pagi Hari Sangat Dibutuhkan Warga

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Arus lalu lintas di wilayah Kecamatan Welahan merupakan salah satu jalan utama yang sangat ramai dilalui di pagi hari, aktivitas lalu lintas dipadati oleh masyarakat yang hendak beraktivitas di pagi hari seperti berangkat kerja, pegawai pabrik, orang tua yang mengantarkan sekolah putra-putrinya, ataupun siswa siswi yang menyeberang jalan, Kamis(18/01/2018).

Dalam situasi arus lalu lintas sepadat ini kehadiran pihak Kepolisian sangat dibutuhkan masyarakat untuk membantu melancarkan lalu lintas dan menyeberangkan anak sekolah dan masyarakat.

Pengaturan lalu lintas di pagi hari sangat penting karena dapat mencegah adanya kecelakaan lalu lintas dan kejadian buruk lainya.

Salah satu masyarakat menuturkan rasa terimakasihnya kepada anggota Kepolisian dalam melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas di pagi hari, dengan kehadiran Polisi di tengah masyarakat sangat membantu aktivitas masyarakat menjadi lebih   terasa aman dan nyaman.

(Humas Polres Jepara)

Tanggap Bencana Alam Jadi Fokus Utama Rakor Bulanan Muspika Pakis Aji

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kapolsek Pakis Aji, Iptu Sumardi menghadiri Rapat Koordinasi Bulanan Petinggi, Carik dan Dinas / Instansi se-Kecamatan (Muspika) Pakis Aji di Pendopo Balai Desa Lebak, kemarin Rabu (17/01/2018).

Dalam kesempatan tersebut Iptu Sumardi menekankan dan menghimbau kepada para Petinggi / Kepala Desa agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungannya. Mengingat curah hujan yang mulai meningkat seminggu terakhir di wilayah Pakis Aji dapat meningkatkan kerawanan terjadinya bencana alam terutama potensi tanah longsor

Oleh karena itu diperlukan upaya cepat tanggap lingkungan dimulai dengan memperhatikan kebersihan saluran air maupun sungai. Beri himbauan kepada seluruh warga agar tidak membuang sampah di saluran air maupun sungai yang dapat menyebabkan aliran air tersumbat yang pada akhirnya dapat menyebabkan banjir maupun longsor.

Bagi petinggi Desa yang berada di lereng pegunungan Muria agar lebih waspada bila hujan lebat berangin, amati dan awasi tanda-tanda alam. Bila mulai muncul tanda retakan tanah maupun suara gemuruh agar segera mengarahkan warganya menuju tanah lapang, menjauh dari wilayah tebing untuk mencegah maupun meminimalisir timbulnya korban akibat bencana alam.

Segera koordinasi dengan instansi terkait bila terjadi bencana sehingga dapat segera dilakukan evakuasi dan pertolongan terhadap korban bencana. Selain itu para Petinggi juga diharapkan dapat mengkondisikan Balai Desa sebagai tempat penampungan sementara dan dapur umum bagi korban bencana alam.
(HumasPolresJepara)