Arsip Tag: batealit

Bhabinkamtibmas Bersama Petinggi Cek Proses Pembuatan Sandaran Jembatan Desa

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Jembatan di Desa Ngasem Rt 14, kecamatan Batealit Jepara saat ini masih dalam proses pengerjaan sandaran jembatan,pagi tadi Bhabinkamtibmas Desa Ngasem Bripka Juni Setiawan dengan Petinggi Desa Ngasem berkoordinasi dan melaksanakan pengecekan proses pembuatan sandaran jembatan penghubung antar Desa tersebut, Jumat (15/12/2017).

Pembuatan sandaran ini dimaksudkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga desa yang melewati jembatan tersebut, mengingat jembatan tersebut merupakan akses penyebrangan yang digunakan warga Desa Ngasem menuju Desa Mindahan ataupun sebaliknya, dan juga sebagai akses jalan warga menuju sawah tempatnya bekerja. Sebelumnya jembatan tersebut hanya berupa jembatan tanpa sandaran, karena terus-menerus tergerus air saat musim penghujan, lama-lama pondasi jembatan bisa ambrol dan ditakutkan akan membahayakan warga yang saat itu lewat, sehingga perangkat Desa Ngasem memiliki program untuk membangun sandaran jembatan guna memperkokoh jembatan.

“Sebenarnya ada jalan lain yang bisa dilewati warga untuk menuju ke Desa Mindahan ataupun ke sawah, akan tetapi jalan tersebut memiliki jarak yang lebih jauh dan harus memutar, sehingga akan memakan waktu yang lebih lama” terang Bripka Juni. Karena alasan tersebutlah warga lebih memilih untuk melewati jembatan tersebut walaupun harus mengambil resiko yang cukup berbahaya, yaitu bisa terpeleset saat melewati jembatan terutama dimusim hujan yang membuat jalanan menjadi lebih licin.

Program pembangunan sandaran jembatan ini di targetkan akan selesai pada akhir bulan Desember ini, sehingga pada awal Tahun 2018 nanti diharapkan warga sudah bisa melewati jembatan tersebut dengan aman dan nyaman.
(HumasPolresJepara)

 

Penganiayaan berujung Kematian

28 okt, cek korban penganiayaan suami 29 oktBATEALIT-  Rabu (28/10) warga Desa Geneng terusik dengan peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berujung maut di desa setempat. Aksi KDRT itu dilakukan “S”, 45, diduga pelaku mengalami gangguan jiwa.

Dia tega menganiaya anaknya, Afriyanto, 15, hingga tewas. “S” juga menganiaya bekas istrinya, Siti Hadroh hingga kritis akibat luka parah di bagian kepala. Saat ini, Siti Hadroh masih mendapat perawatan intensif di RSUD Kartini Jepara. Kasus KDRT berujung maut ini kali pertama diketahui Nur Syahid, 45, yang merupakan tetangga korban sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, dia mendengar suara seperti orang menangis di rumah korban. Dia kemudian mengecek ke rumah tetangganya itu dan melihat Siti Hadroh dan anaknya, Afriyanto sudah terkapar di lantai kamar. Tangan perempuan itu terlihat menutupi bagian kepalanya. Melihat kejadian itu, Nur Syahid langsung melaporkan peristiwa itu kepada ketua RT setempat dan sekaligus memanggil warga sekitar untuk memberikan pertolongan.
Dibantu warga, kedua korban dibawa ke Puskesmas Batealit. Setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi korban mengalami luka cukup parah pada bagian kepala sehingga harus dirujuk ke RSUD Kartini Jepara. Meski sudah mendapatkan perawatan, sekitar pukul 07.30 nyawa Afriyanto tidak bisa tertolong. Luka yang dialami remaja tanggung ini tergolong parah. Sedangkan ibunya, Siti Hadroh masih belum sadarkan diri dan dirawat di Ruang Teratai RSUD Kartini Jepara.

Aksi kekerasan yang diduga dilakukan “S” ini menguat lantaran sehari sebelumnya dia tinggal satu rumah dengan anak dan mantan istrinya. Saat kejadian, “S” sudah menghilang dan diduga melarikan diri. Selain itu juga tak ditemukan tanda-tanda kejahatan di rumah korban. Kapolsek Batealit AKP Hendro Asriyanto, Amd mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan sekaligus pengejaran terhadap Seraju. Dan hasilnya kurang dari 24 jam Seraju berhasil dibekuk di Semarang. Soal dugaan pelaku mengalami gangguan jiwa, menurut AKP Hendro Asriyanto, Amd hal itu harus dibuktikan. Untuk saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSUD Kartini. (aa)

Kunjungan Kerja dan Silaturahmi Kapolres Jepara di Polsek Batealit

kunker kapolres jepara di polsek batealitBATEALIT – Kamis pagi (8/10) sebanyak 60 warga yang terdiri dari petinggi, toga, tomas, dan toda se-Kecamatan Batealit berkumpul di halaman Mapolsek Batealit dalam rangka menghadiri acara kunjungan kerja dan silaturahmi Kapolres Jepara AKBP M. SAMSU ARIFIN, S.I.K, M.H. di Polsek Batealit.

Acara tersebut juga di hadiri oleh Kasat Intelkam dan Kasat Lantas Polres Jepara, serta merupakan langkah yang diambil Kapolres Jepara untuk memperkenalkan diri dan bertatap muka secara langsung dengan warga Batealit. Pada kesempatan hari itu juga digunakan oleh para petinggi dan warga untuk menyakan hal-hal yang sering dikeluhkan oleh warga yang berkaitan dengan kinerja kepolisian. (aa)