Polsek Sambangi Mantan 2 Produsen Petasan di Desa Bakalan Kalinyamatan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Berbagai Kegiatan Polsek Kalinyamatan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan kaum Nasrani dalam merayakan natal tahun 2017, banyak kiat yg di laksanakan oleh Polsek Kalinyamatan di antaranya Operasi Miras, pembersihan pelaku premanisme yg di dalamnya ada pengamen, anak Punk , gelandangan dll, adapun sangsi yg di jatuhkan juga berfariasi, untuk penjual Miras kita sidang Tipiringkan ke Pengadilan, untuk anak Punk, pengamen dan gelandangan kita bina agar mereka bisa insyaf dan mencari pekerjaan yg layak, kemuadian yang tdk kalah pentingnya peredaran petasan yg sering banyak menimbulkan korban dan mengganggu kekhusukan Masyarakat yg sedang beribadah,

Pada hari Selasa 18 Desember 2017, Kapolsek Kalinyamatan Iptu Edy Purwanto melaksanakan Operasi peredaran petasan di toko maupun lapak lapak yg menjajakan kembang api, karena tdk menutup kemungkinan para penjual menyusupkan petasan di antara kembang api dan di jual secara sembunyi sembunyi kepada pelanggannya, tdk hanya itu untuk memastikan tidak adanya petasan di Wilayah Kalinyamatan, Polsek Kalinyamatan juga menyambangi para mantan mantan produsen petasan dekade Th 2005 siapa tahu mereka memproduksi lagi yang di antaranya :

Pertama di rumah mantan produsen petasan yaitu Sdr.A. Saefudin, 34 th, Swasta, yang beralamat Dk.Jamusan, Ds.Bakalan 01/01 Kalinyamatan, Dengan hasil sekarang tidak membuat petasan lagi Dan beralih profesi menjadi produsen batu bata.

Yang kedua di rumah mantan produsen petasan Sdr. Subekhan, 34 th,Swasta, beralamat Dk. Jamusan ,Ds.Bakalan 01/01 Kalinyamatan, dengan hasil sekarang tidak membuat petasan lagi dan beralih profesi menjadi pembuat batu bata.
Meskipun sampai saat ini belum mendapatkan hasil petasan, namun kegiatan ini terus di laksanakan hingga selesai perayaan Tahun baru 2018.

Tidak Pakai Helm dan Spion Saat Berkendara, Seorang Pemuda Kena Tilang Polisi

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Sudah menjadi kewajiban setiap pengendara motor untuk membawa semua perlengkapan kendaraan mulai dari SIM, STNK, Helm, dan Spion. Hal itu bertujuan agar para pengendara sepeda motor bisa merasa aman saat berkendara dijalan, dan yang paling utama bisa bebas dari razia Kepolisian.

Seperti halnya yang terjadi di Jalan Pemuda Jepara Senin (18/12/2017). Saat IPDA Sukardi dan Bripka Aries Wibowo melaksanakan tugas AG pagi, saat itu pula melintas kendaraan sepeda motor Suzuki Satria dengan nomor polisi K 2101 ZV yang dikendarai seorang pemuda bernama Muhammad S warga Tahunan Jepara berboncengan tanpa memakai Helm belakang dan tidak dilengkapi spion.

Saat diminta menunjukkan surat-surat kendaraan, pengendara tersebut tidak bisa menunjukkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) maupun Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Kemudian Bripka Aries bertindak tegas memberi surat tilang dengan maksud agar kedepannya kejadian semacam ini tidak terulang kembali.

Saat memberikan surat tilang kepada pemuda tersebut, petugas menjelaskan bahwa jalan pemuda kota Jepara merupakan kawasan tertib lalu lintas serta menghimbau agar kedepannya lebih tertib lagi dalam berlalulintas.

Ditemui ditempat terpisah pagi ini Selasa (19/12/2017) Kasat Lantas Polres Jepara AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, SIK setelah apel lantas mengatakan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan helm saat berkendara masih kurang, ada sebagian masyarakat beranggapan bahwa menggunakan helm hanya untuk menghindari kena tilang dari polisi saja. Padahal fungsi helm itu sendiri sangat fital yakni untuk melindungi kepala dan keselamatan jika terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan, serta untuk pelanggaran lalu lintas apabila  dilakukan dijalan atau kawasan tertib lalu lintas nantinya dendanya akan berbeda dg di jalan lain, tentunya lebih tinggi, kata AKP Putu.

Kasat Lantas juga menambahkan dengan memakai helm juga akan lebih terlindungi dari panasnya matahari, polusi juga debu debu di jalan raya. Serta melindungi mata dari binatang kecil yang rawan masuk ke mata saat berkendara bila kaca helm ditutup, serta terlindungi dari air pada saat cuaca hujan seperti sekarang ini.

(Humas Polres Jepara)

Anggota Sabhara Melakukan Razia Kembang Api dan Petasan Yang Berbahaya

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Banyak cara yang digunakan masyarakat dalam menyambut Natal dan pergantian Tahun. Salah satunya dengan menyalakan kembang api atau petasan. Dengan tradisi menyalakan kembang api dan petasan saat malam Tahun Baru itulah yang membuat semakin menjamurnya pedagang kembang api dan petasan musiman di setiap sudut kota, khususnya di Pasar Jepara.

Selasa,(19/12/2017) Kasat Sabhara AKP Usman Jumaidi beserta anggota melaksanakan giat razia kembang api dan petasan. Dalam giat razia anggota mengecek apakah ada penjual yang menjual petasan. Anggota Sabhara tidak lupa memberi penyuluhan kepada pedagang untuk tidak menjual petasan.

Razia ini dilakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif menjelang Natal dan  pergantian Tahun nanti. Petasan memang selalu identik dengan pesta Tahun Baru, tetapi tentu sangat membahayakan.

“Kegiatan ini dengan tujuan agar perayaan pergantian tahun nanti tidak menimbulkan korban dan tidak mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan misalnya kebakaran akibat petasan dan sebagainya,” ujar Kasat Sabhara AKP Usman Jumaidi saat memimpin giat razia.

(Humas Polres Jepara)

Polsek Kembang Gencar Razia Petasan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kegiatan operasi petasan di wilayah kec. Kembang dipimpin Kanit Sabhara Polsek Kembang Ipda Raharjo dan Kanit Binmas Polsek Kembang Aiptu Sapto beserta 2 anggota jaga SPK, Selasa (19/12/2017) pukul 09.30 Wib.

Sasaran kegiatan semacam ini adalah jenis petasan ataupun handak yang mempunyai daya tahan ledak tinggi. Selanjutnya Kanit Sabhara Polsek Kembang Ipda Raharjo beserta anggota menuju warung atau toko di komplex Pasar Kembang milik ibu Tutik alamat Ds. Jinggotan Rt 02/02 Kec. Kembang Kab. Jepara.

Di tempat tersebut petugas melaksanakan penyisiran ataupun pemeriksaan di dalam toko yang diduga menjual ataupun menyimpan petasan atau handak. Tetapi selama kegiatan tidak ditemukan barang yang dimaksud, petasan tersebut hanya jenis kembang api.

Selanjutnya diberikan himbauan kepada pemilik toko tersebut supaya tidak menjual petasan karena dapat menimbulkan kebakaran dan menjaga kondusifitas lingkungan sekitar.

(Humas Polres Jepara)

Sie Propam Cek dan Kontrol Pelaksanaan PH Pagi

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Pengecekan dan pengawasan anggota yang melaksanakan PH Pagi dipandang perlu untuk dilakukan mengingat arus lalu lintas yang padat pada saat jam-jam rawan khususnya pada pagi hari.

Sipropam Polres Jepara melaksanakan kontrol dalam rangka kedisiplinan menjalankan tugas terhadap personil Polri pada saat melaksanakan PH Pagi di wilayah hukum Polres Jepara, Selasa  (19/12/2017).

kegiatan PH di pagi hari yang dilaksanakan oleh anggota Polres Jepara, tidak hanya Polisi lalu lintas saja yang mengatur jalan melainkan Polisi yang bertugas di staf juga ikut andil mengatur jalan. Dengan senyum sapa salam nya para anggota mengatur jalan dengan penuh keikhlasan untuk melayani masyarakat dalam berlalu lintas. Tidak hanya mengatur jalan tetapi juga membantu anak sekolah untuk menyebrang.

Menurut Kasipropam Iptu Syaifuddin, A.Md., pengecekan ini dilakukan agar anggota melaksanakan sesuai surat perintah dan tidak terjadi pelanggaran oleh anggota yang melaksanakan PH serta menghindari terjadinya penyalahgunaan wewenang.

(Humas Polres Jepara)

Polwan Polres Jepara Eksis Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara  – Untuk memberi rasa nyaman kepada masyarakat, Polres Jepara menerjunkan anggotanya ke tempat-tempat rawan. Para personil disebar untuk mengatur jalan yang mulai ramai kendaraan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi di pagi hari.
Selasa (19/12/2017), Bripda Mutiara tampak melaksanakan giat PH pagi di depan SMP N 6 Jepara. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman terhadap semua pengguna jalan seperti pelajar yang akan menyeberang ke SMP N 6 Jepara.
Kabag Sumda Polres Jepara I Ketut Tutut, S.H. mengatakan bahwa setiap hari dimulai pukul 06.30 Wib akan ditempatkan personil baik polisi berseragam maupun tidak berseragam ke berbagai tempat-tempat rawan kejahatan dan keramaian untuk melaksanakan Police Hazard (PH).
“Penempatan personil ditengah-tengah masyarakat kami lakukan untuk memberi rasa nyaman bagi pengguna jalan yang mulai ramai”, tutur Kabag Sumda Polres Jepara.
Dengan adanya PH pagi, selain memberikan rasa aman bagi masyarakat juga dapat meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas khususnya di Kabupaten Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Sat Sabhara Datangi Gereja Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2018

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka menciptakan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang perayaan Natal dan Tahun baru, Kanit Obvit Sat Sabhara Polres Jepara Aiptu Rofikoh beserta anggota melaksanakan kegiatan preventif (pencegahan) dalam mengantisipasi segala bentuk ganguan kamtibmas di gereja-gereja selama kegiatan keagamaan. Sat Sabhara melaksanakan patroli dan koordinasi dengan para pengurus gereja untuk mendata perkembangan informasi kamtibmas serta kegiatan keagamaan di gereja selama menjelang perayaan Natal, Senin (18/12/2017).

Tak lupa pula anggota Sabhara memberikan penyuluhan yang berkaitan dengan kamtibmas serta selalu mengingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan segala bentuk hal yang dicurigai kepada pihak Kepolisian yang terdekat agar segera ditindaklanjuti.

Kasat Sabhara AKP Usman Jumaidi mengatakan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Anggota Sabhara akan melaksanakan patroli dialogis ke tempat-tempat ibadah dan tempat wisata yang ada di Kab. Jepara dalam rangka menciptakan situasi aman, lancar dan kondusif bagi masyarakat.

(Humas Polres Jepara)

BHAKTI SOSIAL, POLAIR POLRES JEPARA EVAKUASI NEON BOX YANG ROBOH

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Personel Sat Polair Polres Jepara, Iptu Lukman Fuadi, S.H. bersama ketiga anggotanya melaksanakan bhakti sosial dengan mengevakuasi atau menyingkirkan neon box iklan sebuah rokok W mild yang roboh di tengah Jalan A.E Suryani Jepara, tepatnya di jalan depan pintu masuk tempat wisata Pantai Kartini Jepara, Senin (18/12/2017).

Kasat Polair AKP Hendrik Irawan, S.H melalui KBO Polair IPTU Lukman Fuadi, S.H mengatakan “pada saat kami beserta ketiga anggota selesai melaksanakan patroli dari dermaga Kartini Jepara melintas di jalan A.E Suryani menjumpai sebuah neon box iklan rokok W mild yang roboh di tengah jalan akibat di terpa angin yang kencang dengan disertai hujan yang lebat sehingga benda tersebut menutupi jalan, ketika anggota melihat kejadian tersebut anggota dengan segera turun dari mobil patroli untuk mengevakuasi atau menyingkirkan benda tersebut  ke pinggir jalan supaya tidak mengganggu atau mengakibatkan kecelakaan pengguna jalan yang melintas”.

Disela-sela proses evakuasi atau penyingkiran neon box tersebut KBO Polair menghimbau pengguna jalan yang melintas supaya berhati-hati dikarenakan jalan yang licin akibat guyuran hujan dan terganggu adanya neon box yang roboh sehingga menutupi jalan. Tindakan yang dilakukan personel Sat Polair Polres Jepara ini merupakan kepedulian terhadap masyarakat atau pengguna jalan supaya terhindar dari musibah kecelakan.

(Humas Polres Jepara)

Bhabinkamtibmas & Babinsa Desa Bulungan Monitoring Realisasi Penggunaan Dana Desa

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Brigadir Aris Krisyanto selaku Bhabinkamtibmas Desa Bulungan Pakis Aji bersama Babinsa Koramil Mlonggo melaksanakan monitoring realisasi penggunaan Dana Desa Bulungan Pakis Aji Jepara, Senin siang (18/12/2017). Diawali dengan memeriksa rencana pembangunan kemudian terjun langsung ke lokasi pembangunan untuk memeriksa kualitas dan kuantitas infrastruktur yang sedang dibangun, setelah itu memeriksa laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa yang telah dipakai.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa perencanaan pembangunan dan realisasi pembangunan serta pertanggungjawaban yang telah dibuat sesuai dengan mekanisme dan tidak terdapat penyimpangan maupun penyelewengan dalam penggunaan Dana Desa.

Dalam pemeriksaan penggunaan Dana Desa tersebut Brigadir Aris Krisyanto juga melaksanakan binluh kepada masyarakat desa untuk ikut serta mengawasi pelaksanaan pembangunan, bila terdapat kejanggalan ataupun ketidaksesuaian kualitas maupun kuantitas pembangunan masyarakat bisa ikut serta menegur atau melaporkan langsung kepada Bhabinkamtibmas maupun Babinsa Desa Bulungan.

(Humas Polres Jepara)

PEMBINAAN BABINSA DI KODIM, POLRES JEPARA ISI DENGAN PENANGGULANGAN TERORISME DAN HARKAMTIBMAS UNTUK KONDUSIFITAS WILAYAH

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna meningkatkan kemampuan personil TNI AD menghadapi permasalahan di wilayah binaan, Kodim 0719 Jepara melaksanakan pembinaan Babinsa dengan mengangkat tema “Melalui kegiatan apel Danramil – Babinsa kita tingkatkan kemampuan aparat kowil dalam rangka menghadapi permasalahan di wilayah binaan melalui pelaksanaan bintek untuk mendukung tugas pokok TNI AD kedepan”, Senin (18/12/2017).

Acara tersebut dihadiri oleh Pasi Intel Kodim 0719 Jepara Kapten Ramlan, Kasat Intelkam Polres Jepara AKP Hari Jatmiko, Sat Pol PP Jepara, Personel Kodim 0719 Jepara/ anggota Babinsa sekitar 95 personel.

Sebagai narasumber, Kasat Intelkam Polres Jepara AKP Hari Jatmiko mewakili Kapolres Jepara menyampaikan materi terkait penanggulangan Terorisme dan Harkamtibmas. Dalam paparannya narasumber menyampaikan langkah antisipasi penanggulangan radikalisme antara lain :
– Mendatakan tempat kost, rumah kontrakan dan selalu melakukan deteksi dini & cegah dini potensi konflik di wilayah masing – masing.
– Memberikan pesan kepada masyarakat apabila melihat, mendengar, mengetahui dan mengalami adanya ancaman terror segera melapor kepada Babinsa/Babinkamtibmas.
– Meningkatkan kerjasama antara sesama aparat pemerintah dan masyarakat sehingga bias terdeteksi secara dini (early detection) dan peringatan dini (early warning) terhadap giat teroris diwilayah Kab. Jepara.

Dalam sesi tanya jawab Pelda Naryo menanyakan, Bagaimana langkah kepolisian terhadap eks pelaku terorisme apakah ada rehabilitas seperti pelaku narkoba?

Langkah kepolisian yakni tidak seperti pelaku narkoba yang bisa ditempatkan di pusat rehabilitas namun terdapat program deradikalisasi yaitu mendata/ memantau eks pelaku teror yang sudah kembali ke masyarakat sehingga aktivitasnya bisa termonitor, jawaban Kasat Intelkam.

(HumasPolresJepara)