Yasinan Dan Do’a Bersama Polsek Kembang

IMG-20160121-WA0034 tribratanewsjepara.com – Kamis (21/01) pagi, Kapolsek Kembang Ajun Komisaris Polisi H. Budi Wiyono, SH pimpin pelaksanaan Yasinan dan Do’ a bersama di mushola Polsek Kembang.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap hari Kamis ini, selain untuk meningkatkan iman dan taqwa juga sebagai bentuk pembinaan rokhani dan mental personil Polsek Kembang agar dalam pelaksanaan tugas selalu diberikan Hidayah dan Petunjuk dari Allah SWT sehingga tidak ada penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh personil serta agar selalu mendapat LindunganNYA, terang Kapolsek Kembang.

Sidang Tipiring Hasil Ops Pekat Polsek Kedung

IMG-20160121-WA0032Tribratanewsjepara.com – Kamis (21/01) pagi,  Kanit Sabhara Polsek Kedung Inspektur Satu Suparma menghadiri sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Jepara. Sidang tersebut menyidangkan hasil operasi Pekat (Miras) yang dilaksanakan personil Polsek Kedung pada saat sebelum melakukan pengamanan pertunjukan / hiburan masyarakat di lokasi atau tempat hiburan orkes melayu selama kurun waktu satu minggu terakhir.

Polisi Sahabat Anak, Tanamkan Disiplin kepada Anak sejak Usia Dini

Anak anak Paud dan TK Belajar Sambil Bermain bersama Polwan dan BASETA
Anak anak Paud dan TK Bermain sambil belajar Lalu lintas bersama Polwan, ZEBRO dan BASETA

Jepara Puluhan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kab. Jepara, tampak sangat nyaman dan senang bermain sambil belajar lalu lintas dengan para Polwan, ZEBRO dan BASETA dari Satlantas Polres Jepara. Padahal di lapangan biasanya polisi selalu menjadi sosok menakutkan bagi anak-anak. Terlebih para orang tua terkadang menggunakannya untuk menakut-nakuti anak jika rewel atau nakal.

Keakraban antara anak-anak juga terlihat jelas ketika para Polwan Sat Lantas Polres Jepara bermain sambil bercanda ria di ruang tunggu pembuatan SIM Sat Lantas Polres Jepara saat dilaksanakannya sosialisasi program Polisi sahabat anak pada Rabu & Kamis (20,21/1/16). Program tersebut digelar untuk mengenalkan terhadap anak usia dini tentang peraturan rambu-rambu lalu lintas serta  pengertian terkait kelalulintasan. Dalam penerangan masalah kelalulintasan ini, anak-anak terlihat santai dan semangat. Apalagi metode yang dilakukan para Polwan  adalah belajar sambil bermain.

Menurut Sumiati, salah seorang orangtua siswa, program Polisi Sahabat Anak ini merupakan kegiatan positif. Terlebih anak-anak dikenalkan dengan berbagai hal seperti tugas polisi, rambu-rambu lalu lintas, dan lainnya. “Saya pikir kegiatan ini sangat bagus. Apalagi bisa memperbaiki citra polisi. Soalnya anak-anak kadang takut sama polisi. Setelah dikenalkan langsung, ternyata polisi ramah-ramah,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP M. Samsu Arifin, SIK, MH. melalui Kasatlantas Polres Jepara AKP Andhika Wiratama, SH, SIK. menuturkan,  kegiatan Polisi Sahabat Anak ini dilakukan untuk menanamkan kecintaan anak-anak kepada polisi. Selain itu dengan ditanamkan sejak dini, diharapkan para siswa ini kelak bisa lebih disiplin dan mematuhi segala peraturan lalu lintas.

“Polisi Sahabat Anak merupakan sebuah program Polri yang digagas Satuan Unit Dikyasa (Pendidikan dan Rekayasa). Program ini ditujukan untuk memberikan proses pembelajaran terhadap keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai sahabat anak. Polisi perlu dikenal sejak dini oleh anak,” ujar Andhika saat ditemui tribratanewsjepara.com. (AR)

Razia Kepolisian Polsek Rayon Tengah Di Polsek Pakis Aji

IMG-20160121-WA0004Tribratanewsjepara.com – Rabu (20/01) Kepala Kepolisian Sektor Pakis Aji Ipda Sujito memimpin pelaksanaan rayonisasi wilayah tengah di Pakis Aji. Kegiatan rayonisasi diarahkan untuk melakukan kegiatan razia kepolisian di jalan Jepara Bangsri turut desa Mambak.

Kapolsek menjelaskan, sebelum pada pukul 22.00 Wib dilaksanakan apel di Mapolsek Pakis Aji yang diikuti oleh personil gabungan Polsek rayon tengah sebanyak 21 personil dan anggota Lantas. Dalam arahannya Kapolsek menekanakan untuk keselamatan diri pada saat melakukan razia dan menyampaikan sasaran dalam operasi diantaranya senjata tajam, bahan peledak, senjata api, senjata tajam, narkoba dan barang lainnya yang dapat menyebabkan gangguan Kamtibmas. Selain itu kegiatan razia juga sebagai upaya untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan pelaku terorisme.