Polsek Pecangaan Amankan Penonton Orgen Yang Bawa Clurit

IMG-20160516-WA0082 IMG-20160516-WA0072Tribratanewsjepara.com – Petugas Polsek Pecangaan melaksanakan pengamanan hiburan musik dangdut di desa Ngeling kecamatan Pecangaan pada hari Sabtu (14/05) malam.

Saat hiburan musik berlangsung pada pukul 21.30 Wib terjadi keributan di depan panggung, petugas pengamanan mendatangi lokasi keributan dan mengamankan AT (32 Th), Montir, yang beralamat di desa Troso. Setelah petugas melakukan pemeriksaan badan, petugas mendapati AT membawa senjata tajam jenis clurit.

Selanjutnya AT diamankan dan dibawa ke Polsek Pecangaan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. AT terancam dengan Undang-Undang Darurat Republik Indonesia nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Polsek Rayon Selatan Gelar Razia Kepolisian Di Kalinyamatan

IMG-20160515-WA0006 IMG-20160515-WA0008 IMG-20160515-WA0010 IMG-20160515-WA0011Tribratanewsjepara.com – Sepuluh personil gabungan Polsek wilayah selatan (Polsek Pecangaan, Nalumsari, Kalinyamatan) bersama dua anggota satuan lalu lintas melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran Handak, Sajam Miras, Narkoba, dan barang berbahaya lainnya di jalan raya depan pasar Kalinyamatan pada Sabtu (14/05) pukul 23.00 Wib.

Kapolsek Kalinyamatan IPTU Edi Purwanto yang memimpin kegiatan tersebut menjelaskan kami menghentikan dan memeriksa kendaraan yang melintas diantaranya kendaraan truck, boks dan sepeda motor. Kami juga menindak lima pengendara yang tidak mematuhi peraturan berlalu lintas diantaranya satu unit sepeda motor kami bawa ke kantor Polsek karena pengendara tidak bisa menunjukkan surat kendaraan yang sah.

Rayonisasi Polsek Utara, Puluhan Kendaraan Bermotor Diperiksa

IMG-20160515-WA0018 IMG-20160515-WA0028Tribratanewsjepara.com – Sabtu (14/05) dini hari, personil gabungan Polsek rayon utara (Polsek Keling, Donorojo, Bangsri dan Mlonggo serta Kembang) melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran pelaku terorisme, premanisme, Handak, Sajam, Narkoba serta C3 (Currat, Curras dan Curranmor) di jalan raya pertigaan Pos Sambong oyot desa Kelet Kecamatan Keling.

Kapolsek Keling Ajun Komisaris Polisi IDG Mahendra menerangkankan cara bertindak dalam kegiatan ini adalah dengan cara menghentikan dan melakukan pemeriksaan terhadap pengendara dan kendaraannya. Petugas sedikitnya telah memeriksa lima puluhan kendaraan yang melintas di jalan tersebut.

Namun dari hasil pemeriksaan petugas belum menemukan sesusai sasaran yang menjadi target operasi, kami hanya melakukan penindkan kepada lima pengendara kendaraan bermotor yang tidak mematuhi peraturan berlalu lintas, tutup AKP IDG Mahendra.

Puluhan Botol Ciu Diamankan Polsek Kalinyamatan

IMG-20160515-WA0021
Miras Hasil Sitaan Polsek Kalinyamatan

IMG-20160515-WA0022

Tribratanewsjepara.com – Pengamanan OT. Amelia di desa Bangdungrejo kecamatan Kalinyamatan oleh personil Polsek Kalinyamatan pada hari Sabtu (14/05) malam.

Kapolsek Kalinyamatan IPTU Edu Purwanto yang memimpin pengamanan tersebut menjelaskan sebelum berangkat ke lokasi anggota sudah saya arahkan tentang siapa bertugas apa? berbuat apa? bertanggungjawab kepada siapa? sehingga petugas ketika berada di lapangan sudah tahu tugas dan tanggungjawabnya dalam melaksanakan pengamanan.

Saat memberikan arahan Kapolsek juga menekankan tentang pelaksanakan razia Miras di sekitar lokasi hiburan musik dangdut. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kejadian yang disebabkan oleh pengaruh Miras seperti perkelahian antar penonton dan lain sebagainya, tutup IPTU Edi Purwanto.

Alhamdulillah petugas kami ketika tiba dilapangan (lokasi orkes) langsung konsolidasi untuk melakukan razia Miras di sekitar lokasi, dan mendapatkan 10 botol kecil Ciu, 2 botol besar Ciu, 5 botol besar Bir Angker dan 1 botol besar Anggur merah.

Rayonisasi Di Polsek Tahunan Sasar Peredaran Narkoba dan Miras

IMG-20160515-WA0025 IMG-20160515-WA0024Tribratanewsjepara.com – Kepala Kepolisian Sektor Tahunan, AKP Budi Santosa, SH memimpin pelaksanaan rayonisasi Polsek wilayah tengah di jalan raya depan Mapolsek Tahunan pada Sabtu (14/05) malam.

Rayonisasi dimulai pukul 21.30 Wib di jalan raya depan Mapolsek Tahunan dengan sasaran peredaran Narkoba, Miras dan gangguan Kamtibmas lainya dengan cara bertindak menghentikan dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas, terang AKP Budi Santosa, SH.

Sampai dengan selesai kegiatan rayonisasi sekitar pukul 22.45 Wib setidaknya petugas kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap limapuluhan pengendara yang melintas. Namun sayang kami belum bisa menemukan barang atau benda sesuai dengan sasaran kami, namun kami hanya melakukan penilangan terhadap empat pengendara yang tidak mematuhi peraturan berlalu lintas, tutup Kapolsek Tahunan AKP Budi Santosa, SH.

Pengamanan Orkes, Polsek Mlonggo Sita Puluhan Botol Miras

IMG-20160515-WA0000
Barang Bukti Miras Yang Diamankan Polsek Mlonggo

IMG-20160515-WA0030 Tribratanewsjepara.com – Sabtu (14/05) malam, Kapolsek Mlonggo AKP Maryono bersama 10 anggota melaksnakan pengamanan kegiatan masyarakat orgen di desa Srobyong kecamatan Mlonggo, Jepara.

Sebelum pelaksanaan musik dimulai, Kapolsek Mlonggo menginstruksikan kepada personil pengamanan untuk melakukan sweeping terhadap penjual Miras di lokasi kegiatan.

Dalam sweeping tersebut petugas Polsek Mlonggo sedikitnya telah mengamankan 16 botol Ciu. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang menonton orgen tidak dalam pengaruh minuman keras (Miras) sehingga diharapkan masyarakat dapat menikmati musik dengan aman, nyaman dan tertib, tutur AKP Maryono.

Laga ISC B : Persijap vs PSIM Jogja di SGBK Jepara Dilihat Ribuan Penonton

IMG-20160514-WA0040
Apel Kesiapan Pam ISC B Persijap vs PSIM Yogyakarta
IMG-20160514-WA0031
Pemeriksaan Suporter di Pintu Masuk Stadion
IMG-20160514-WA0060
Kabag Ops memberikan souvenir kepada Suporter yang tertib berlalu lintas

Tribratanewsjepara.com – Sabtu (14/05) siang, Kepolisian Resor Jepara, melakukan pengawalan dan pengamanan ribuan supporter Persjiap Jepara yang menyaksikan laga pertandingan sepak bola Indonesia Super Champion-B ( ISC ) antara kesebelasan Persijap Jepara VS PSIM Yogyakarta yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara.

Selain suporter Persijap, Polres Jepara juga melakukan pengawalan terhadap suporter PSIM Yogyakarta Brajamusti dan Maident sekitar 900 orang.

Kapolres Jepara AKBP M. Samsu Arifin, SIK, MH melalui Kabag Ops Polres Jepara Kompol Slamet Riyadi, SS, MH menjelaskan Polres Jepara sudah melakukan langkah-langkah dalam melaksanakan pengamanan diantaranya melakukan rapat teknis dengan Panpel Persijap, PSIM, Suporter dan petugas keamanan sebelumnya Polres Jepara juga sudah melakukan rapat dengan suporter Persijap Jepara diantanya Curva Nord Syndicate, Banaspati dan Jetmen.

Dalam rapat dengan Panpel kita membahas mengenai langkah atau upaya penanganan terhadap suporter PSIM Yogyakarta yaitu Brajamusti dan Maident. Dari pengalaman yang sudah-sudah panitia pelaksana pertandingan menyampaikan bahwa kedua suporter PSIM tidak akur atau sering berselisih paham.

Makanya di sini kedua suporter (Brajamusti dan Maident) tersebut kami tempatkan pada lokasi atau tribun yang terpisah, hal ini kita lakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Pertandingan dengan hasil akhir 1-0 untuk Persijap tersebut berjalan dengan aman dan lancar serta mendapat pengamanan ketat dari Polres Jepara yang diperkuat oleh Kodim 0719 Jepara dan Sat Pol PP Jepara.

 

Perpisahan Sekolah, Puluhan Anak Keracunan

IMG-20160514-WA0058 IMG-20160514-WA0059 IMG-20160514-WA0035 IMG-20160514-WA0057Tribratanewsjepara.com – Jumat (13/05), sekira pukul 20.00 Wib sebanyak 36 siswa-siswi mengalami keracunan di Ponpes Hasim Asy’ari turut Ds. Bangsri Rt 03/07  Kec. Bangsri Kab. Jepara milik KH. Aminudin Amin (Gus Nung).

Kejadian tersebut bermula pada hari jumat tanggal 13 Mei 2016 sekitar pukul 08.00 Wib siswa – siswi Ponpes Hasyim Asy’ari melaksakan acara perpisahan yang berada di gedung serba guna MA Hasyim Asy’ari Bangsri. adapun perpisahan tersebut telah dibagikan snack yang berisikan arem – arem, roti, chestik, dan air mineral Vit yang di pesan dari Hj Rois alamat Ds. Bangsri Rt 03/07 Kec. Bangsri Kab. Jepara, perpisahan tersebut dihadiri oleh wali murid dan 150 siswa siswi, pada pukul 11.00 wib acara selesai dan orang tua wali murid meninggalkan lokasi. Sekitar pukul 20.00 wib sekitar 36 siswa siswi santri Hasyim Asy’ari mengalami pusing dan perut mual sehingga di bawa ke Puskesmas Bangsri dan mendapatkan perawatan inap. Setelah dilakukan perawatan diduga siswa – siswi yang sakit mengalami keracunan makanan.

Perwira urusan kesehatan (Paur Dokkes) Polres Jepara IPDA Sukardi, A.Md yang memimpin pengecekan korban keracunan di Puskesmas Bangsri menjelaskan dugaan sementara keracunan kami perkirakan dari snack basah (arem-arem) yang dikomsumsi oleh santri pada saat acara perpisahan kemarin dan Alhamdulillah keracunan tidak sampai menyebabkan adanya korban jiwa.

Polres Jepara Gelar Operasi Patuh Candi 2016

DSC_0188
Kapolres Jepara menyempatkan pita tanda operasi Patuh Candi 2016.

DSC_0184 Tribratanewsjepara.com – Senin (16/05), Kepolisian Resor Jepara melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Patuh Candi tahun 2016 di halaman apel Polres Jepara.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Jepara AKBP M. Samsu Arifin, SIK, MH selaku Pimpinan Apel. Hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polres Jepara, para Kabag, para Kasat, para Kapolsek jajaran Polres Jepara, para Perwira dan Seluruh peserta Apel baik dari Kodim 0719 Jepara, Sat Sabhara, Sat Lantas, Gabungan Staf, Gabungan Sat Reskrim, Intel dan Narkoba, Satpol PP kabupaten Jepara, Dishub kabupaten Jepara.

Kepala Kepolisian Resor Jepara AKBP M. Samsu Arifin, SIK, MH dalam amanatnya membacakan amanat dari Kakor Lantas Polri, dalam amanatnya Kakor Lantas Polri menyampaikan bahwa permasalahan di bidang lalu lintas, dewasa ini berkembang dengan sangat cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sehingga menimbulkan berbagai permasalahan diantaranya seperti tingginya pelanggaran lalu lintas, yang menyebabkan kecelakaan dan kemacetan serta berakibat fatalisasi korban jiwa dan luka berat maupun kerugian material. Sehingga memerlukan upaya penanganan secara profesional dan konprehensif, agar tercipta Kamseltibcar Lantas sebagaimana yang diharapkan.

Kita menyadari bahwa dalam menghadapi permasalahan dibidang lalu lintas tersebut, dibutuhkan peran serta seluruh stake holder, agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, juga diperlukan koordinasi bersama antar instansi terkait lainnya yang bertanggung jawab dalam pembinaan Kamseltibcar Lantas, dimana selama ini dirasakan masih perlu ditingkatkan.

Apabila tingkat koordinasi tersebut tidak optimal, maka akan berdampak pada kurang maksimalnya ketersediaan sarana dan prasarana lalu lintas jalan, regulasi angkutan umum, serta rendahnya tingkat kesadaran dan disiplin masyarakat, dalam mematuhi aturan maupun ketentuan perundang-undangan di bidang lalu lintas.

Pelaksanaan operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, yang dimulai sejak tanggal 16 s.d. 29 Mei 2016, secara serentak di seluruh Indonesia, guna menciptakan Kamseltibcar Lantas, dalam rangka mewujudkan situasi lalu lintas yang kondusif, baik menjelang maupun pada saat bulan Suci Ramadhan.

“Operasi patuh ini juga merupakan operasi rutin dilaksanakan setiap menjelang hari raya idul fitri guna menjaga kamseltibcar lantas dalam menyambut bulan suci ramadhan 1437 H tahun 2016,”.

Untuk mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, maka operasi ini dilaksanakan dengan mengutamakan kegiatan preemtif dan preventif, serta didukung dengan upaya penegakan hukum yang terukur terhadap pelanggar lalu lintas melalui penyelenggaraan operasi patuh ini, maka diharapkan akan tercapai beberapa tujuan sebagai berikut :

  1. Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas;
  2. Terciptanya situasi kamseltibcar lantas secara optimal, serta menurunnya kecelakaan lalu lintas;
  3. Terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas.
  4. Menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas;
  5. Menurunnya tingkat pelanggaran dan kemacetan;
  6. Terwujudnya situasi dan kondisi kamseltibcar lantas, pada bulan suci ramadhan dan hari raya Idul Fitri tahun 2016 (1437 H).

Kepada seluruh jajaran agar selama pelaksanaan operasi, utamakan faktor keamanan dan keselamatan personel, khususnya pada saat melakukan penertiban pelanggaran lalu lintas. Oleh karena itu, pedomani standar operasional prosedur yang ada, tutup Brigadir Jenderal Agung Budi Maryoto dalam amanatnya.