Arsip Kategori: Seksi

Berani Buat Pelanggaran, Kalau Yang Periksa Polwan???

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Sebelum memulai aktivitas, pagi ini di Halaman Mapolres Jepara telah dilaksanakan pemeriksaan identitas diri serta sikap tampang dari Anggota Polres Jepara Polda Jateng.

Dibawah kendali dari Kasi Propam Polres Jepara Polda Jateng Iptu Agus Nurhadi, Propam Polres Jepara laksanakan penegakan, ketertiban dan disiplin (gaktiblin) terhadap Anggota Polres Jepara.

Ada yang berbeda kali ini, Anggota Propam Polres Jepara yang merupakan Anggota Polwan Polres Jepara ikut melakukan pemeriksaan.

“Alhamdulillah selama pelaksanaan pemeriksaan penegakan, ketertiban dan disiplin (gaktiblin) yang kami lakukan dibawah kendali dari Kasi Propam Polres Jepara Polda Jateng Iptu Agus Nurhadi berjalan dengan aman dan lancar. Dan selama pemeriksaan belum terdapat adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Anggota Polres Jepara.” ungkap Polwan Propam Polres Jepara Bripda Yuzna.

(Humas Polres Jepara)

 

Mantapkan Pelayanan Berbasis Teknologi Kabid TI Polda Jateng Datangi Polres Jepara

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kabid TI Polda Jateng Kombes A B.Kawedar,SH.,M.Si secara langsung mensosialikan kembali sarana layanan 110 dan Aplikasi PolisiKu kepada Personel Polres Jepara. Sosialisasi tahap Dua ini untuk memantapkan lagi pelayanan berbasis Teknologi kepada setiap Anggota agar lebih paham  dan siap dalam memberikan pelayanan Kepolisian. Senin,11/02/2019

Aplikasi tentang sarana layanan 110 dan PolisiKu sedianya telah dilaunching oleh Kapolri sejak 2016 silam dimana layanan kepolisian berbasis teknologi tersebut  telah memudahkan dan mempercepat Masyarakat dalam mendapatkan layanan kepolisian sehingga meningkatkan kepercayaan public pada institusi POLRI.

Aplikasi Polisiku yaitu aplikasi perantara bantuan polisi kepada masyarakat yang dapat didownload di android play store dan apple app store. Aplikasi PolisiKu memiliki fitur utama yaitu untuk mencari pos polisi terdekat dari posisi masyarakat. Selain itu terdapat fitur lain antara lain :

Mencari pos polisi dan teleponnya di seluruh Indonesia, Melakukan pengaduan masyarakat, Memberikan aspirasi melalui fitur Halo Polisi, terdapat Fitur samsat online  Serta sebagai sarana penyaluran informasi dari Humas Polri kepada Masyarakat.

Aplikasi PolisiKu telah Merubah  paradigma bagaimana sulitnya mendapatkan pelayanan Polri menjadi lebih mudah dan cepat karena system pelaporan yang berjenjang dari tingkat bawah kini berbalik langsung di awasi dari tingkat atas untuk langsung ditindak lanjuti Anggota Kepolisian. Masyarakat kini tidak perlu ragu lagi untuk melapor dan mendapat pelayanan Kepolisian

(Humas Polres Jepara)

Sitipol Polres Jepara Bongkar Antena Radio SPKT Polres Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna mendukung kinerja dari Anggota SPKT Polres Jepara dalam memonitor situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Jajaran Polres Jepara, Seksi Teknologi Informasi Polri (Sitipol) lakukan pembongkaran antena radio.

Pembongkaran antena radio dilakukan mengingat bahwa beberapa kantor/ruang Bagian/Satuan/Seksi Polres Jepara berpindah ke Gedung Mapolres Jepara yang baru, sedangkan untuk Kantor SPKT Polres Jepara pindah dan menempati kantor yang sebelumnya adalah Kantor Propam Polres Jepara.

Dipimpin oleh Kasitipol Polres Jepara Polda Jateng Aiptu Misbahudin bersama dengan dua Anggotanya Bripka Dwi Apriliyanto dan Bripka Dhony Fajar melaksanakan pembongkaran antena radio dari Kantor SPKT lama ke Kantor SPKT Baru.

“Pembongkaran yang kami laksanakan, selain harus cepat juga harus berfungsi dengan baik (siap digunakan) mengingat bahwa pelaporan situasi kamtibmas dilaksanakan setiap jam” ungkap Kasitipol Polres Jepara Polres Jepara Polda Jateng Aiptu Misbahudin

“Kendala yang kami alami adalah cuaca. Mengingat bahwa seminggu terakhir kondisi cuaca hujan yang disertai dengan angin kencang, akhirnya pembongkaran dapat terlaksana pada hari ini (30/01) dengan aman dan lancar” tambah Aiptu Misbahudin.

(Humas Polres Jepara)

Antisipasi Pungli Kapolres Jepara Lakukan Sidak Ruang Pelayanan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kepala Kepolisian Resort Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah ruang pelayanan yang ada di Mapolres Jepara, Rabu (26/09/2018).

Ruang pelayanan yang diperiksa meliputi ruang pelayanan SKCK, SIM maupun BPKB.

Dalam sidak tersebut Kapolres didampingi Kasiwas Ipda Pribadiono dan beberapa Anggota Propam Polres Jepara.

Kapolres Jepara melihat secara langsung pelayanan pembuatan SIM yang dilaksanakan oleh Sat Lantas Polres Jepara kepada masyarakaat yang ingin memperpanjang dan pembuatan baru Surat Ijin Mengemudi (SIM).

“Tanpa adanya pemberitahuan, kami lakukan inspeksi secara mendadak ini bertujuan untuk memberikan penekanan kembali kepada personil bahwa tidak ada lagi pungutan di luar pungutan yang ditentukan oleh undang-undang di semua tempat pelayanan khususnya di Polres Jepara” ucap Kapolres usai kegiatan.

(Humas Polres Jepara)

Kasat Resnarkoba Ingatkan Personil Tentang Program RBP Saat Pimpin Apel Siaga Akhir Pekan.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Sabtu (28/07/18), bertempat di halaman Mapolres Jepara telah dilakukan apel siaga akhir pekan yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Jepara AKP Hendro Asriyanto.

Sesuai dengan arahan dari Kasat Resnarkoba, usai pelaksanaan apel siaga pagi, anggota siaga langsung menyebar untuk melaksanakan patroli di obyek – obyek vital wilayah Kab. Jepara dengan sasaran utama obyek wisata wilayah Kab. Jepara dimana diakhir pekan seperti saat ini di obyek wisata wilayah Kab. Jepara adalah salah satu lokasi yang rawan terjadi tindak kriminal.

Kegiatan siaga kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan siaga malam hari, dan saat siaga malam Kasat Resnarkoba menekankan untuk melaksanakan kegiatan patroli di lokasi pusat keramaian.

Selain itu, juga diingatkan akan program Pemerintah yaitu Reformasi Birokrasi Polri dimana sasaran dari program tersebut di tubuh polri adalah terwujudnya birokrasi yang mempunyai pelayanan publik yang berkualitas serta terwujudnya birokrasi yang efektif dan efisien. Dengan Hal tersebut, diharapkan setiap personil Polri untuk meningkatkan kegiatan pelayanan kepada masyarakat secara profesionalisme” tambah Kasat Narkoba.

(Humas Polres Jepara)

Jelang Idul Fitri, Polres Jepara Musnahkan 4.000 liter Miras.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Pelaksanaan cipta kondisi yang dilakukan oleh Polres Jepara beserta Polsek Jajaran menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H mendapatkan barang bukti yang salah satunya adalah miras (minuman keras). Dan hari ini Rabu (06/05/18) berlokasi di Halaman Belakang Mapolres Jepara telah berlangsung pemusnahan miras hasil pelaksanaan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jepara Bp. Ahmad Marzuki, S.E., Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., Kasdim 0719 Jepara, Ketua Pengadilan Agama Kab. Jepara, Kepala Satpol PP Kan. Jepara, Ketua MUI Kab. Jepara, Perwakilan kejaksaan Negeri Jepara, Perwakilan Kapolsek jajaran  dan Perwira Polres Jepara, Perwakilan Ormas Banser Kab. Jepara dan undangan yang hadir sekitar 50 orang.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan miras merupakan barang bukti hasil Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) sejak tanggal 12 April s/d 05 Mei 2018 dengan hasil keseluruhan 1.808 botol, 4.672,5 liter. Kegiatan ini merupakan representasi dari kegiatan yang selama ini dilaksanakan sebagai wujud atas tanggungjawab dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat untuk menjamin keamanan dan ketertiban.

Bupati Jepara Bp. KH. Ahmad Marzuki, S.E. dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan aprediasi yang sebesar besarnya kepada Polres Jepara yang telah berhasil melakukan operasi miras di wilayah Kab. Jepara. Dan semoga para pengusaha dan para peminum menjadi waras berhenti membuat dan mengkonsumsi miras karena miras berefek pada kerusakan moral penggunanya.

(Humas Polres Jepara)

Pemeriksaan Tamu Guna Meningkatkan Keamanan Di Lingkungan Polres Jepara

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Sesuai SOP (standart operating procedure) di Polres Jepara setiap masyarakat yang akan memasuki Polres Jepara wajib menjalani pemeriksaan oleh petugas piket jaga portal maupun petugas piket provos, Senin (16/4/2018).
Setiap tamu yang ingin memasuki Polres Jepara akan menjalani pemeriksaan mulai dari identitas diri sampai dengan barang bawaan, pemeriksaan ini dilakukan setiap hari untuk memberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan Polres Jepara.
“Pemeriksaan terhadap tamu dilaksanakan selama 24 jam secara bergantian oleh anggota yang melaksanakan piket portal dari Sat Sabhara dan piket Provos, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi, meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan yang akan terjadi” ujar Iptu Syaifuddin, A.Md Kasi Propam Polres Jepara.
(Humas Polres Jepara)

SATUAN LALU LINTAS POLRES JEPARA GELAR FGD DENGAN AKADEMISI DAN FORUM PEMERHATI LALU LINTAS

UNDANG – UNDANG NO. 22 TAHUN 2009
TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
TAK PERLU DI REVISI

 

Kasat Lantas Polres Jepara bersama Wakil 3 Dekan UNISNU Jepara

JEPARA –Reaksi akan adanya revisi terhadap undang – undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang meminta agar sepeda motor masuk sebagai transportasi umum mulai muncul di masyarakat, hal ini turut mendapat sorotan dari wakil 3 dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam NU Jepara (UNISNU) Ariyanto,S.T.,M.T.,I.A.I.

Kita tau bahwa masyarakat kini dimudahkan dalam angkutan berbasis online. Seperti grab car, go car sudah menjadi salah satu primadona bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak pendek maupun jarak jauh. Harga yang lebih murah dan kemudahan dalam penggunaan konsumen sangatlah efektif pada kalangan masyarat. Keberadaan angkutan online menjadi favorite masyarakat yang mempunyai dampak positif bagi keseharian mereka.

Yang menjadikan persoalan saat ini yaitu saat keberadaan angkutan on line khususnya yang menggunakan kendaraan R2 belum terakomodir dalam UU 22 tahun 2009, apalagi menggunakan IT sebagai basis pelayanannya, “Kami merasa bahwa regulasi tentang peraturan yang sudah ada saat ini dirasa sudah sejalan dengan perubahan dan perkembangan akan transportasi, karena aturan yang ada baik UU No. 22 tahun 2009 maupun Permen nomor 108 tahun 2017 yang bekaitan dengan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan serta penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek sudah ada dalam perspektif undang – undang sehingga tidak diperlukan adanya perubahan atau revisi terhadap undang – undang lalu lintas , mengingat hakikat dan cita – cita dari penyusunan UU 22/2009, adalah Keamanan, Ketertiban, Kelancaran Dan Keselamatan,” kata Ariyanto yang termasuk salah satu Akademisi Kab. Jepara yang termasuk dalam pemerhati lalu lintas Kab. Jepara.

Menurutnya jika tetap akan dilaksanakan revisi bisa menimbulkan kerisauan serta dikhawatirkan dan akan menimbulkan permasalahan baru, karena pada hakikatnya keberadaan sepeda motor hanya digunakan sebagai alat transportasi manusia dan perorangan, bukan angkutan barang apalagi angkutan umum. Pertimbangan lain, selain keamanan dan keselamatan, adalah terkait dengan daya angkut yang tebatas, bayangkan, ketika angkutan R2 dilegalkan, dipastikan peningkatan volume kendaraan dijalan akan meningkat pesat, tentu ini berpengaruh terhadap kelancaran, ketertiban dan keteraturan lalu lintas di jalan, sejauh ini berbagai upaya serta inovasi yang bersifat prefentif dan preemtif yang dilaksanakan oleh Kepolisian khususnya Lalu Lintas sudah mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas namun apabila angkutan on line sepeda motor dilegalkan dipastikan kejadian Laka Lantas akan meningkat karena keberadaan sepeda motor melebihi kapasitas jalan.

Sesungguhnya solusi dari permasalahan ini adalah dengan segera cara menyiapkan dan membangun moda transportasi yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, sebagaimana cita-cita atau amanat undang-undang 22 th 2009 sehingga tidak perlu dilakukan adanya revisi namun yang dibutuhkan peraturan dalam bentuk Peraturan Menteri, Peraturan Pemerintah dan Keputusan Presiden.

Dalam hal untuk memperoleh masukan berkaitan dengan adanya revisi UU lalu lintas, Satlantas Polres Jepara bersama dengan Akademisi dan pemerhati lalu lintas di Kab. Jepara berdiskusi untuk membahas permasalahan dan penanganan berkembangnya angkutan on line di wilayah Kab. Jepara, besar harapan kami dengan adanya FGD ini permasalahan yang ada dimasyarakat dapat di petakan sehingga akan diperoleh solusi pemecahan masalah yang terbaik, ungkap Kasat Lantas .

Dari seluruh pembahasan yang diberikan oleh narasumber dan peserta diskusi memperoleh hasil bahwa dari analisa permasalahan berkaitan dengan angkutan on line R2 khususnya yang ada di wilayah Kab. Jepara tidak memerlukan akan adanya revisi atas undang – undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan karena adanya UU dan Permen dirasa masih relevan untuk mengatasi permasalahan transportasi on line yang berkembang saat ini.

Akhir Pekan Sat Lantas Polres Jepara Laksanakan Siaga dan Patroli Obyek Wisata

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Rutinitas setiap jelang libur Sat Lantas Polres Jepara melaksanakan kegiatan Siaga Mako dilanjutkan dengan pelaksanaan Patroli ketempat obyek wisata, Sabtu (24/03/2018).
Setelah pelaksanaan apel siaga dilanjutkan patroli ke obyek wisata dan obyek vital diwilayah Kabupaten Jepara diantaranya obyek wisata pantai kartini Jepara dan pantai bandengan, Kantor KPUD Jepara dan Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.
Dalam pelaksanaan patroli ini Kaur Bin Ops Lantas IPTU Suyitno saat mewakili Kasat Lantas AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, SIK mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti misalnya laka lantas maupun kriminalitas yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga wilayah Kabupaten Jepara tetap aman dan kondusif, tuturnya.
(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara Tingkatkan Pengamanan, Setiap Tamu Wajib Lewati Pemeriksaan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Sebagai bentuk antisipasi terorisme dan hal-hal yang tidak diinginkan serta mewujudkan situasi yang aman dan kondusif, anggota Propam Polres Jepara melaksanakan pemeriksaan terhadap semua tamu, khususnya yang mencurigakan pada Kamis (15/03/2018).

Guna mencegah terjadinya aksi teror dan penyerangan terhadap anggota Polri, Polres Jepara meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat pemeriksaan tamu yang datang ke Polres Jepara. Bripka Suwito dengan anggota SPKT melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tamu yang akan berkunjung ke kantor SIM, SKCK dan pembesuk tahanan, pada saat pemeriksaan setiap tamu yang akan memasuki lingkungan Polres Jepara ditanyakan identitas kemudian memeriksa pada barang bawaan serta isi dalam kendaraan tamu.

Kasi Propam Polres Jepara Iptu M Syaifudin, A.Md, mengatakan bahwa setiap tamu yang ingin masuk ke dalam kawasan perkantoran Polres Jepara, akan menjalani pemeriksaan, mulai dari identintas sampai barang bawaan.

“ Jangan sampai ada barang berbahaya yang dibawa. Untuk itu kita periksa semua, mulai dari isi dalam kendaraan, sampai dalam tas yang dibawa oleh tamu.,” terang Kasi Propam lagi.

Pemeriksaan terhadap tamu ini dilakukan setiap hari. Kemudian tamu yang membawa kendaraan, wajib membuka kaca serta helm saat memasuki pintu penjagaan di Polres Jepara.

(Humas Polres Jepara)