Arsip Kategori: Seksi

Kasat Resnarkoba Ingatkan Personil Tentang Program RBP Saat Pimpin Apel Siaga Akhir Pekan.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Sabtu (28/07/18), bertempat di halaman Mapolres Jepara telah dilakukan apel siaga akhir pekan yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Jepara AKP Hendro Asriyanto.

Sesuai dengan arahan dari Kasat Resnarkoba, usai pelaksanaan apel siaga pagi, anggota siaga langsung menyebar untuk melaksanakan patroli di obyek – obyek vital wilayah Kab. Jepara dengan sasaran utama obyek wisata wilayah Kab. Jepara dimana diakhir pekan seperti saat ini di obyek wisata wilayah Kab. Jepara adalah salah satu lokasi yang rawan terjadi tindak kriminal.

Kegiatan siaga kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan siaga malam hari, dan saat siaga malam Kasat Resnarkoba menekankan untuk melaksanakan kegiatan patroli di lokasi pusat keramaian.

Selain itu, juga diingatkan akan program Pemerintah yaitu Reformasi Birokrasi Polri dimana sasaran dari program tersebut di tubuh polri adalah terwujudnya birokrasi yang mempunyai pelayanan publik yang berkualitas serta terwujudnya birokrasi yang efektif dan efisien. Dengan Hal tersebut, diharapkan setiap personil Polri untuk meningkatkan kegiatan pelayanan kepada masyarakat secara profesionalisme” tambah Kasat Narkoba.

(Humas Polres Jepara)

Jelang Idul Fitri, Polres Jepara Musnahkan 4.000 liter Miras.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Pelaksanaan cipta kondisi yang dilakukan oleh Polres Jepara beserta Polsek Jajaran menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H mendapatkan barang bukti yang salah satunya adalah miras (minuman keras). Dan hari ini Rabu (06/05/18) berlokasi di Halaman Belakang Mapolres Jepara telah berlangsung pemusnahan miras hasil pelaksanaan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jepara Bp. Ahmad Marzuki, S.E., Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., Kasdim 0719 Jepara, Ketua Pengadilan Agama Kab. Jepara, Kepala Satpol PP Kan. Jepara, Ketua MUI Kab. Jepara, Perwakilan kejaksaan Negeri Jepara, Perwakilan Kapolsek jajaran  dan Perwira Polres Jepara, Perwakilan Ormas Banser Kab. Jepara dan undangan yang hadir sekitar 50 orang.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan miras merupakan barang bukti hasil Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) sejak tanggal 12 April s/d 05 Mei 2018 dengan hasil keseluruhan 1.808 botol, 4.672,5 liter. Kegiatan ini merupakan representasi dari kegiatan yang selama ini dilaksanakan sebagai wujud atas tanggungjawab dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat untuk menjamin keamanan dan ketertiban.

Bupati Jepara Bp. KH. Ahmad Marzuki, S.E. dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan aprediasi yang sebesar besarnya kepada Polres Jepara yang telah berhasil melakukan operasi miras di wilayah Kab. Jepara. Dan semoga para pengusaha dan para peminum menjadi waras berhenti membuat dan mengkonsumsi miras karena miras berefek pada kerusakan moral penggunanya.

(Humas Polres Jepara)

Pemeriksaan Tamu Guna Meningkatkan Keamanan Di Lingkungan Polres Jepara

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Sesuai SOP (standart operating procedure) di Polres Jepara setiap masyarakat yang akan memasuki Polres Jepara wajib menjalani pemeriksaan oleh petugas piket jaga portal maupun petugas piket provos, Senin (16/4/2018).
Setiap tamu yang ingin memasuki Polres Jepara akan menjalani pemeriksaan mulai dari identitas diri sampai dengan barang bawaan, pemeriksaan ini dilakukan setiap hari untuk memberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan Polres Jepara.
“Pemeriksaan terhadap tamu dilaksanakan selama 24 jam secara bergantian oleh anggota yang melaksanakan piket portal dari Sat Sabhara dan piket Provos, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi, meminimalisir dan mencegah tindak kejahatan yang akan terjadi” ujar Iptu Syaifuddin, A.Md Kasi Propam Polres Jepara.
(Humas Polres Jepara)

SATUAN LALU LINTAS POLRES JEPARA GELAR FGD DENGAN AKADEMISI DAN FORUM PEMERHATI LALU LINTAS

UNDANG – UNDANG NO. 22 TAHUN 2009
TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
TAK PERLU DI REVISI

 

Kasat Lantas Polres Jepara bersama Wakil 3 Dekan UNISNU Jepara

JEPARA –Reaksi akan adanya revisi terhadap undang – undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang meminta agar sepeda motor masuk sebagai transportasi umum mulai muncul di masyarakat, hal ini turut mendapat sorotan dari wakil 3 dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam NU Jepara (UNISNU) Ariyanto,S.T.,M.T.,I.A.I.

Kita tau bahwa masyarakat kini dimudahkan dalam angkutan berbasis online. Seperti grab car, go car sudah menjadi salah satu primadona bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak pendek maupun jarak jauh. Harga yang lebih murah dan kemudahan dalam penggunaan konsumen sangatlah efektif pada kalangan masyarat. Keberadaan angkutan online menjadi favorite masyarakat yang mempunyai dampak positif bagi keseharian mereka.

Yang menjadikan persoalan saat ini yaitu saat keberadaan angkutan on line khususnya yang menggunakan kendaraan R2 belum terakomodir dalam UU 22 tahun 2009, apalagi menggunakan IT sebagai basis pelayanannya, “Kami merasa bahwa regulasi tentang peraturan yang sudah ada saat ini dirasa sudah sejalan dengan perubahan dan perkembangan akan transportasi, karena aturan yang ada baik UU No. 22 tahun 2009 maupun Permen nomor 108 tahun 2017 yang bekaitan dengan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan serta penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek sudah ada dalam perspektif undang – undang sehingga tidak diperlukan adanya perubahan atau revisi terhadap undang – undang lalu lintas , mengingat hakikat dan cita – cita dari penyusunan UU 22/2009, adalah Keamanan, Ketertiban, Kelancaran Dan Keselamatan,” kata Ariyanto yang termasuk salah satu Akademisi Kab. Jepara yang termasuk dalam pemerhati lalu lintas Kab. Jepara.

Menurutnya jika tetap akan dilaksanakan revisi bisa menimbulkan kerisauan serta dikhawatirkan dan akan menimbulkan permasalahan baru, karena pada hakikatnya keberadaan sepeda motor hanya digunakan sebagai alat transportasi manusia dan perorangan, bukan angkutan barang apalagi angkutan umum. Pertimbangan lain, selain keamanan dan keselamatan, adalah terkait dengan daya angkut yang tebatas, bayangkan, ketika angkutan R2 dilegalkan, dipastikan peningkatan volume kendaraan dijalan akan meningkat pesat, tentu ini berpengaruh terhadap kelancaran, ketertiban dan keteraturan lalu lintas di jalan, sejauh ini berbagai upaya serta inovasi yang bersifat prefentif dan preemtif yang dilaksanakan oleh Kepolisian khususnya Lalu Lintas sudah mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas namun apabila angkutan on line sepeda motor dilegalkan dipastikan kejadian Laka Lantas akan meningkat karena keberadaan sepeda motor melebihi kapasitas jalan.

Sesungguhnya solusi dari permasalahan ini adalah dengan segera cara menyiapkan dan membangun moda transportasi yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, sebagaimana cita-cita atau amanat undang-undang 22 th 2009 sehingga tidak perlu dilakukan adanya revisi namun yang dibutuhkan peraturan dalam bentuk Peraturan Menteri, Peraturan Pemerintah dan Keputusan Presiden.

Dalam hal untuk memperoleh masukan berkaitan dengan adanya revisi UU lalu lintas, Satlantas Polres Jepara bersama dengan Akademisi dan pemerhati lalu lintas di Kab. Jepara berdiskusi untuk membahas permasalahan dan penanganan berkembangnya angkutan on line di wilayah Kab. Jepara, besar harapan kami dengan adanya FGD ini permasalahan yang ada dimasyarakat dapat di petakan sehingga akan diperoleh solusi pemecahan masalah yang terbaik, ungkap Kasat Lantas .

Dari seluruh pembahasan yang diberikan oleh narasumber dan peserta diskusi memperoleh hasil bahwa dari analisa permasalahan berkaitan dengan angkutan on line R2 khususnya yang ada di wilayah Kab. Jepara tidak memerlukan akan adanya revisi atas undang – undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan karena adanya UU dan Permen dirasa masih relevan untuk mengatasi permasalahan transportasi on line yang berkembang saat ini.

Akhir Pekan Sat Lantas Polres Jepara Laksanakan Siaga dan Patroli Obyek Wisata

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Rutinitas setiap jelang libur Sat Lantas Polres Jepara melaksanakan kegiatan Siaga Mako dilanjutkan dengan pelaksanaan Patroli ketempat obyek wisata, Sabtu (24/03/2018).
Setelah pelaksanaan apel siaga dilanjutkan patroli ke obyek wisata dan obyek vital diwilayah Kabupaten Jepara diantaranya obyek wisata pantai kartini Jepara dan pantai bandengan, Kantor KPUD Jepara dan Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.
Dalam pelaksanaan patroli ini Kaur Bin Ops Lantas IPTU Suyitno saat mewakili Kasat Lantas AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, SIK mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti misalnya laka lantas maupun kriminalitas yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga wilayah Kabupaten Jepara tetap aman dan kondusif, tuturnya.
(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara Tingkatkan Pengamanan, Setiap Tamu Wajib Lewati Pemeriksaan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Sebagai bentuk antisipasi terorisme dan hal-hal yang tidak diinginkan serta mewujudkan situasi yang aman dan kondusif, anggota Propam Polres Jepara melaksanakan pemeriksaan terhadap semua tamu, khususnya yang mencurigakan pada Kamis (15/03/2018).

Guna mencegah terjadinya aksi teror dan penyerangan terhadap anggota Polri, Polres Jepara meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat pemeriksaan tamu yang datang ke Polres Jepara. Bripka Suwito dengan anggota SPKT melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tamu yang akan berkunjung ke kantor SIM, SKCK dan pembesuk tahanan, pada saat pemeriksaan setiap tamu yang akan memasuki lingkungan Polres Jepara ditanyakan identitas kemudian memeriksa pada barang bawaan serta isi dalam kendaraan tamu.

Kasi Propam Polres Jepara Iptu M Syaifudin, A.Md, mengatakan bahwa setiap tamu yang ingin masuk ke dalam kawasan perkantoran Polres Jepara, akan menjalani pemeriksaan, mulai dari identintas sampai barang bawaan.

“ Jangan sampai ada barang berbahaya yang dibawa. Untuk itu kita periksa semua, mulai dari isi dalam kendaraan, sampai dalam tas yang dibawa oleh tamu.,” terang Kasi Propam lagi.

Pemeriksaan terhadap tamu ini dilakukan setiap hari. Kemudian tamu yang membawa kendaraan, wajib membuka kaca serta helm saat memasuki pintu penjagaan di Polres Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Personil Gabungan Res Jepara Kawal Alat Berat Masuk PLTU TJB

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Polres Jepara sebagai pengemban tugas keamanan terutama pada objek vitas nasional, melakukan langkah pengaman alat berat yang masuk ke PLTU TJB unit 5 dan 6 melewati Jalan Dk. Sekuping Ds. Tubanan Kec. Kembang Kab. Jepara pada hari Kamis ,08/03/2018

Hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polres Kompol A’an Hardiansyah, Kabag Ops Polres Jepara Kompol Jodi Setyo Margono, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Sabhara dan Kasi Propam Polres Jepara, serta Kapolsek Kembang dan Bangsri, dan Gabungan Anggota  polres dengan polsek sebanyak 73 personil.

Dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan mediasi Kabag Ops dan Kapolsek Kembang dengan didampingi anggota dan pihak PLTU melakukan negosiasi dengan masyarakat, meminta ijin untuk memindah tenda yang digunakan untuk kegiatan tahlilan dari keluarga Sdr. Kamit yang meninggal dunia. dan dari pihak keluarga mengizinkan.

 

Kemudian Pukul 08.30 Wib pihak kepolisian dibantu security PLTU memindahkan tenda yang ditengah jalan Sekuping yang menutupi sebagian jalan karena tenda tersebut untuk kegiatan tahlilan kematian warga Dk. Sekuping Ds. Tubanan, pada saat akan dilakukan pemindahan terjadi penolakan dari  keluarga berjumlah 6 orang, sedangkan selaku Sdr. Kamit (pemilik rumah) mengizinkan untuk dipindah namun selesai kegiatan dikembalikan seperti semula.

Kendaraan proyek sudah dapat melintasi jalan Sekuping terdiri dari 1 truck pengangkut Crane dan 11 truck pasir, sebanyak 22 truck kendaraan proyek yang melintasi jalan Sekuping sudah masuk ke lokasi proyek PLTU unit 5 &  6 setelah selesai pembongkaran kembalinya melewati jalan PLTU. Dan tenda untuk kegiatan masyarakat sudah dipasang kembali

(HumasPolresJepara)

Tingkatkan Kedisiplinan, Anggota Provos Laksanakan Pengecekan Surat Kelengkapan Anggota

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Guna meningkatkan kedisiplinan anggota Polri, Kasipropam beserta anggota provos melaksanakan pengawasan dan pengendalian personil dalam pemeriksaan kelengkapan surat-surat diri maupun surat berkendara, Senin pagi  (26/02/2018).
Kasipropam Polres Jepara Iptu Syaifuddin, A.Md menyampaikan arahan bahwa pemeriksaan surat surat tersebut sangat penting dilaksanakan bukan untuk mencari-cari kesalahan anggota melainkan untuk meningkatkan kedisiplinan pada setiap anggota, jika personil Polri tertib dalam surat-surat berkendara juga lengkap, yang dapat menjadi contoh baik bagi masyarakat.
Pemeriksaan surat-surat dimulai pukul 07.00 wib pada saat anggota Polri sampai di Polres dan dilaksanakan razia di depan pintu gerbang Polres Jepara, adapun surat yang diperiksa antara lain KTP, KTA anggota Polri, SIM C maupun SIM A serta STNK. Pemeriksaan ini tidak hanya untuk menertibkan anggota Polri saja tetapi juga untuk meminimalisir pelanggaran-pelanggaran yang ada di lingkungan Polri.
(Humas Polres Jepara)

Cegah Aksi Teror, Polres Jepara Tingkatkan Keamanan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka pengawasan pengamanan personil serta sesuai dengan SOP (Standart Operating Procedure) Pemeriksaan di Polres Jepara semua tamu wajib diperiksa baik itu pemohon SIM, SKCK sampai pembesuk tahanan, Senin pagi (19/2/2018).
Guna mencegah terjadinya aksi teror dan penyerangan terhadap anggota Polri, Polres Jepara meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat pemeriksaan tamu yang datang ke Polres Jepara. Bripka Suwito salah satu anggota provos melakukan pemeriksaan dan menanyakan keperluan terhadap seluruh tamu yang akan berkunjung ke kantor SIM, SKCK dan pembesuk tahanan, pada saat pemeriksaan setiap tamu yang akan memasuki lingkungan Polres Jepara ditanyakan identitas kemudian memeriksa pada barang bawaan serta isi dalam kendaraan tamu.
Kasi Propam Polres Jepara Iptu Syaifudin, A.Md., membenarkan kegiatan ini dilakukan secara rutin yang dilaksanakan oleh Anggota Provos Polres Jepara sebagai pengamanan internal terhadap anggota Polri dan ditemani oleh anggota Sabhara untuk memperketat keamanan mako serta mengantisipasi adanya penyusup di lingkungan masyarakat yang berpotensi melakukan aksi teror.
(Humas Polres Jepara)

Sie Propam Cek dan Kontrol Anggota Saat Pengamanan Perayaan Imlek

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Piket Provos Bripka Sudarto melaksanakan patroli pengecekan dan kontrol anggota pengamanan kegiatan perayaan tahun baru imlek, Minggu (18/2/2018).
 
Kegiatan patroli ini untuk mengecek anggota yang melaksanakan pengamanan, pada saat dilaksanakan pengecekan berjalan aman dan kondusif anggota yang melaksanakan pengamanan lengkap serta tidak terdapat kejadian yang menonjol. 
 
Meskipun tidak didapati kejadian menonjol tetapi anggota harus dalam keadaan siap dan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, ujar Bripka Sudarto saat melaksanakan pengecekan personil.
 
Sesuai dengan Perintah lisan Kasi Propam Iptu Syaifudin, A.Md., menjelaskan “Tugas Pokok Provos adalah mengecek kesiapan Anggota dilapangan yang melaksanakan tugas pengamanan, sehinnga Provos menjadi tau anggota yang melaksanakan tugas dan yang tidak melaksanakan tugas dan agar di absen dengan betul-betul dan laporkan kepada Pimpinan”. ucap Kasi Propam. 
(Humas Polres Jepara)