Category Archives: Sattahti

Pemusnahan Hasil Operasi Cipta Kondisi Tahun Baru 2017, Polres Jepara Musnahkan Ribuan Liter Miras

Tribratanewsjepara.com – Sabtu, (31-12-2016) pagi, Kepolisian Resor Jepara, melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Cipta Kondisi Jelang Tahun Baru 2017 di halaman belakang Mapolres Jepara. Pemusnahan hasil Operasi Cipta Kondisi ini memusnahkan ratusan ribu petasan dan ribuan liter Miras berbagai jenis dan merk. Hal ini untuk mendukung situasi Kamtibmas yang kondusif selama perayaan malam pergantian tahun baru 2017 di Kabupaten Jepara.

Pemusnahan miras dihadiri oleh Pj Bupati Jepara, Dandim 0719 Jepara, Ketua Kejaksaan Negeri Jepara, Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Ketua MUI Kabupaten Jepara, Pejabat Utama Polres Jepara dan Kapolsek Jajaran Polres Jepara serta anggota Polres Jepara.

Selama sepekan terakhir pelaksanaan operasi cipta kondisi yang berakhir pada tanggal 30 Desember 2016, Polres Jepara telah melakukan penindakan hukum terhadap tersangka penjual Miras. Dari barang bukti yang dimusnahkan berupa 1.001 liter Miras jenis Gingseng, 2.126 liter Miras jenis Ciu, Newport 12 botol, anggur kolesom 86 botol, bir hitam 15 botol, bir anker 298 botol dan 192 liter Miras oplosan tak bermerk. Keseluruhan barang bukti Miras tersebut telah diamankan dan siap untuk dimusnahkan pada hari ini (Kamis 31/12), ucap Kapolres Jepara pada saat menyampaikan sambutan.

Pemusnahan diawali secara simbolis dengan pelemparan botol Miras oleh Kapolres Jepara Ajun Komisaris Besar Polisi M Samsu Arifin SIK MH bersama jajaran Forkopinda Jepara. (AS)

Jelang Pengumuman Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara, Polres Jepara Intensifkan Penjagaan dan Patroli di KPU

img-20161021-wa0160 img-20161021-wa0162Tribratanewsjepara.com – Menjelang Tahapan Pengumuman Penetapan Calon Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017, Kepolisian Resor Jepara tingkatkan pengamanan dan patroli di Kantor KPUD Jepara, Jum’at (21-10-2016) malam.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kabag Ops Polres Jepara Kompol Slamet Riyadi SS MH mengatakan pihaknya tidak mau kecolongan, belajar dari kejadian yang terjadi di wilayah lain. Oleh karena itu, kita tidak boleh lengah dengan situasi yang aman selama ini, tingkatkan kewaspadaan terhadap situasi yang ada juga termasuk siapa saja orang yang bertandang ke kantor KPUD harus melalui pemeriksaan sesuai dengan SOP yang ada.

Selain personel yang melaksanakan pengamanan melekat di kantor KPUD, pihaknya juga melaksanakan patroli yang ditingkatkan selama 24 jam pada jam-jam rawan khusunya di kantor KPUD dan Panwaskab, serta obyek vital lainnya.

Seperti yang dilakukan oleh Kapolsek Jepara Kota AKP Sriyono dan Kaur Bin Ops Sat Binmas Ipda Sudi Tjipto selaku Piket Pawas Polres Jepara melakukan patroli sekaligus mengecek kekuatan dan kondisi anggota jaga dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Selain itu pengecekan juga dikandung maksud untuk memberikan motivasi dan semangat kepada personil yang sedang bertugas di kantor KPUD. Dan memberikan arahan agar melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab dan selalu meningkatkan kewaspadaannya mengingat kerawanan pada saat Pilkada cenderung meningkat,” Imbuh AKP Sriyono saat dimintai keterangan. (As)

Polres Jepara Juara Pertama sekaligus sebagai Juara Umum Lompia Lantas Tingkat Polda Jateng tahun 2016

whatsapp-image-2016-10-07-at-08-56-06

Kapolres Jepara AKBP M. Samsu Arifin, SIK, MH. bersama Kasat Lantas AKP Andhika Wiratama, SH, SIK. menerima penganugerahan Lompia Award 2016 di Gedung Borobudur Polda Jateng

Jepara – Polres Jepara untuk kedua kalinya berhasil menjuarai Lompia Lantas atau Lomba Pelayanan Inovasi dan Aksi Lalu lintas tahun 2016, yang di gelar oleh Direktorat Lalu lintas Polda Jateng.

Lomba diselenggarakan untuk menekan jumlah pelanggaran yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengurangi jumlah korban meninggal dunia.

Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Herukoco, lomba diadakan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dalam pelayanan, Anggota Lantas harus lebih baik, cepat dan nyaman.

“Tebukti selama tiga puluh hari masa penilaian, sanggup menekan jumlah angka kecelakaan, terutama korban meninggal dunia, sebanyak 60 jiwa,” ujarnya.

Lomba Lompia Lantas jilid kedua diadakan di Gedung Borobudur, Komplek Polda Jawa Tengah, Kamis siang (6/10). Lomba diikuti 35 Polres di jajaran Polda Jateng, dengan menampilkan hasil karya inovasi dibidang pelayanan SIM, BPKB dan STNK.

Hadir dalan penilaian lomba ini, Wakil Korlantas Polri, BrigjenPpol Indrajid, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmiko, Wakapolda Brigjen Pol Awang Anwarudin, Brigjen TNI Joni Supriyanto, Ditlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Herukoco, serta puluhan Anggota Polri dan Pelajar di Kota Semarang.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmiko mengatakan lomba ini menginspirasi untuk selalu tertib dalam segala sendi kehidupan, karena dengan tertib segala sesuatu menjadi lancer, efisien dan dengan tertib mengarah pelayanan menjadi lebih adil.

“Menginspirasi kita bisa tertib dalam segala sektor dalam kehidupan kita, “ tuturnya.

Pocil Polres Jepara foto bersama para pemenang penghargaan Lompia Lantas Award 2016 di Gedung Borobudur Semarang

Pocil Polres Jepara foto bersama para pemenang penghargaan Lompia Lantas Award 2016 di Gedung Borobudur Semarang

Kapolres Jepara AKBP M. Samsu Arifin, SIK, MH, melalui Kasatlantas AKP Andhika Wiratama, SH, SIK, berterima kasih atas peran serta dan kerja keras, jajaran Polres Jepara, maupun bantuan dari pihak terkait serta masyarakat dan media. Sehingga prestasi itu bisa diraih.

Lomba yang dibagi dalam dua kategori, diikuti 38 inovasi pelayanan SIM, STNK dan BPKB, serta 60 inovasi dalam bidang laka lantas. Sebagai juara pertama inovasi laka lantas Polres type-a diraih Polres Jepara, juara kedua Polres Grobogan, disusul Polres Cilacap.

Sementara untuk lomba Lompia Lantas untuk kategori polres type-b, juara pertama diraih Polres Pekalongan Kota, disusul Polres Wonosobo dan Polres Salatiga.
AL

Cegah Timbulnya Penyakit, Kasat Tahti Polres Jepara Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Tahanan

img-20160927-wa0056Tribratanewsjepara.com – Kepala Satuan Barang Bukti dan Tahanan (Kasat Tahti) Kepolisian Resor Jepara bersama Personel Urkes Polres Jepara secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan para tahanan di Rumah Tahanan Negara Polres Jepara, Selasa (27-09-2016). Sebanyak 11 orang tahanan diperiksa kesehatannya oleh Personil Urusan kesehatan (Urkes) Polres Jepara satu persatu secara detail dan teliti, pemeriksaan dasar meliputi pemeriksaan tensi dan menanyakan keluhan dan kondisi fisik para tahanan.

Sembari petugas kesehatan melaksanakan pemeriksaan, Kasat Tahti Ipda Slamet Raharjo memberikan arahan kepada petugas jaga tahanan jangan sampai lengah saat bertugas, karena kejadian dibeberapa wilayah lain, tahanan melarikan diri karena kelengahan petugas jaga tahanan. Kemudian saat ada masyarakat atau keluarga tahanan yang akan besuk, tahanan jangan dikeluarkan awasi dan pantau. Dan bila membawa barang ataupun makanan dan minuman agar di cek jangan sampai ada barang berbahaya masuk ke dalam sel tahanan.
Sementara itu, Kapolres Jepara, Ajun Komisaris Besar Polisi M Samsu Arifin SIK MH saat dimintai keterangan mengatakan, pemeriksaan kesehatan ini dilakukan agar petugas bisa mengetahui kondisi fisik para tahanan. Jika ada yang mengalami sakit atau gangguan kesehatan lainnya dapat dilakukan tindakan medis terhadap tahanan tersebut. Meskipun mereka berstatus tahanan, namun untuk kesehatan tetap harus diutamakan.

Pemusnahan Hasil Operasi Pekat Tahap 2, Polres Jepara Bakar Ratusan Ribu Petasan

SONY DSC

Kapolres Jepara memberikan sambutan dalam acara pemusnahan Miras Tahap 2 di halaman belakang Polres Jepara

Tribratanewsjepara.com – Kamis, (30/06) pagi, Kepolisian Resor Jepara, melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat Candi 2016 menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437H/2016M di halaman belakang Mapolres Jepara. Pemusnahan hasil Operasi Pekat tahap 2 ini memusnahkan ratusan ribu petasan dan ribuan liter Miras berbagai jenis dan merk. Hal ini untuk mendukung situasi Kamtibmas yang kondusif selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 H di Kabupaten Jepara.

Pemusnahan miras dihadiri oleh Bupati Jepara, Dandim 0719 Jepara, Ketua Kejaksaan Negeri Jepara, Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Ketua Pengadilan Agama kabupaten Jepara, Ketua MUI Kabupaten Jepara, Pejabat Utama Polres Jepara dan Kapolsek Jajaran Polres Jepara serta anggota Polres Jepara dan anggota Kodim 0719 serta anggota Sat Pol PP Kabupaten Jepara.

Selama sepekan terakhir pelaksanaan operasi Pekat Candi 2016 yang berakhir pada tanggal 13 Juni 2016, Polres Jepara telah melakukan penindakan hukum terhadap tersangka penjual Miras dan petasan. Dari kesebelas tersangka, barang buktinya berupa 315 botol Miras berbagai jenis & merk, 104 liter Miras Oplosan dan Ciu sebanyak 3.618 liter serta 252.336 petasan dengan rincian petasan jenis lombok 23.440 buah, petasan sesdor 1.650 buah, petasan duduk 962 buah, petasan wajik 984 buah, petasan korek 174.800 buah, petasan rawit 50.000 buah, petasan besar 500 buah. Barang bukti Miras dan petasan tersebut telah diamankan dan siap untuk dimusnahkan pada hari ini (Kamis 30/06), ucap Kapolres Jepara pada saat menyampaikan sambutan.

Selain itu ada 315 botol minuman keras berbagai jenis dan merk serta yang diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jepara juga turut dimusnahkan.

Pemusnahan diawali secara simbolis dengan pelemparan botol Miras oleh Kapolres Jepara Ajun Komisaris Besar Polisi M Samsu Arifin SIK MH dan Forkopinda Jepara. Dilanjutkan dengan pemusnahan 252.336 barang bukti petasan dengan cara di bakar. (AS)

SONY DSC

SONY DSC