Arsip Kategori: Satreskrim

Kapolres Jepara : Terimakasih Atas Kepedulian Warga Yang Turut Peduli Ciptakan Situasi Kondusif di Kab. Jepara

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Tak hanya ungkap kasus pencurian dengan pemberatan, dipenghujung tahun 2019 ini Polres Jepara juga ungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di obyek wisata guamanik Ds. Banyumanis Kec. Donorojo Kab. Jepara, di Ds. Bawu Kec. Batealit Kab. Jepara dan pencurian di salah satu Counter HP di Ds. Mambak Kec. Pakis Aji Kab. Jepara.

Dalam konferensi pers-nya, Kapolres Jepara Polda Jawa Tengah AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H. bersama Kabagops Polres Jepara Kompol Parno, S.H., Kasat Reskrim AKP Yusi Andi Sukmana, S.H.,M.H., Kasi Propam Polres Jepara Iptu Agus Nurhadi dan Paur Subbaghumas Polres Jepara Iptu Edy Purwanto juga menjelaskan tentang ungkap kasus pencurian dan curanmor di 2 lokasi yang berbeda, (30/12/2019).

“Pada pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di obyek wisata guamanik Ds. Banyumanis Kec. Donorojo Kab. Jepara, kami Polres Jepara mengamankan 2 tersangka yaitu HMR (19) warga Dkh. Payak Timur Ds. Payak Kec. Cluwak Kab. Pati dan WBN (pelaku saat ini di tahan di Polres Pati dengan kasus yang lain) dengan barang bukti sepeda motor Yamaha Vega, Nopol : K-6515-S, Warna Silver, Tahun 2008, Noka: MH34D72038J110109, Nosin: 4D71110108 beserta STNK” terang AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H.

Kapolres Jepara Polda Jawa Tengah AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H. juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada masyarakat Kab. Jepara yang telah ikut peduli dalam menjaga keamanan di Wilayah Kab. Jepara, terlihat pada kasus curanmor yang terjadi di Ds. Bawu Kec. Batealit Kab. Jepara dan pencurian di salah satu Counter HP di Ds. Mambak Kec. Pakis Aji Kab. Jepara bersama masyarakat, Polres Jepara dan Polsek Jajaran mengamankan tersangka ES Alias Reban (34) warga Ds. Senenan Kec. Tahunan Kab. Jepara (pelaku Pencurian di Ds. Bawu) dan BU (21) warga Ds. Katonsari Kec./Kab. Demak (pelaku dari pencurian Counter HP di Ds. Mambak Kec. Pakis Aji Kab. Jepara).

“Sekali lagi kami dari Polres Jepara mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah ikut serta dalam menjaga Wilayah Kab. Jepara agar tetap aman dan kondusif” ungkap AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H.

(Humas Polres Jepara)

Ungkap Kasus Curat di Toko Berkah Lancar Bangsri Jepara, Pelaku Bersenjata Api Ini Diancam 9 Tahun Penjara.

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Jelang Akhir Tahun 2019, Polres Jepara gelar konferensi pers ungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di Halaman Kantor Satreskrim Polres Jepara pagi tadi (30/12/2019).

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H. didampingi Kabagops Polres Jepara Kompol Parno, S.H., Kasat Reskrim AKP Yusi Andi Sukmana, S.H.,M.H., Kasi Propam Polres Jepara Iptu Agus Nurhadi dan Paur Subbaghumas Polres Jepara Iptu Edy Purwanto menjelaskan atas ungkap kasus yang telah dilaksanakan oleh Satreskrim Polres Jepara dan Jajaran.

Pada ungkap kasus curat yang terjadi pada Kamis tanggal 05 Desember 2019 di Toko Berkah Lancar turut Ds. Guyangan Kec. Bangsri Kab. Jepara, Satreskrim Polres Jepara Polda Jawa Tengah langsung bergerak untuk melaksanakan penyelidikan atas kasus yang terjadi.

“Penyelidikan yang dilaksanakan oleh Satreskrim Polres Jepara membuahkan hasil dengan ditangkapnya tersangka dengan inisial AM (28) Warga Ds. Tanjung Kec. Pakis Aji Kab. Jepara. Dan dari tangan tersangka, Satreskrim Polres Jepara juga mengamankan barang bukti berupa 18 pres rokok merk LA Light Merah, 2 pres rokok merk LA Mentol, 1 pres rokok merk LA Bold, 7 pres rokok merk Djarum Black, 3 pres rokok merk Djarum MLD, 1 pres rokok merk Nojorono Clas Mild, 5 pres rokok merk Cristal, 3 pres rokok merk Aroma Bold, 10 pres rokok merk Aroma, 4 pres rokok merk Aroma Slim, 5 dus gelas minum 250 ml dengan @ berisi 6 buah gelas minum, 1 pucuk Senjata api rakitan warna hitam,1 butir peluru aktif kaliber 9 mm, 1 (satu) unit handphone merk Nokia warna putih, 1 besi linggis ulir dengan panjang 11 cm, diameter 0,5 cm, 1 buah bor tangan bergagang kayu panjang mata bor 10 cm, panjang gagang kayu 29 cm, 1 bor tangan bergagang kayu panjang mata bor 10 cm, panjang gagang kayu 18 cm, 1 buah bor tangan terbuat dari besi berbentuk T panjang 20,5 cm, 1 buah tatah terbuat dari besi panjang 20,1 cm, lebar 0,4 cm, 1 buah kunci ring 6,7 terbuat dari besi panjang 20,8 cm, 1 tas pinggang bertuliskan supreme warna hitam, 1 tas slempang merk deger warna abu-abu, 2 buah karung sak warna putih dan 1 buah sepeda motor merk Honda Supra X, warna hitam, Nopol : K-4637-WL, Noka : MH1KEV81X2K218940, Nosin : KEV8E1219102” terang Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H.

“Dan untuk selanjutnya tersangka kami kenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 (sembilan) tahun penjara” tegas AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H.

(Humas Polres Jepara)

Satreskrim Polres Jepara Gelar Rekontruksi Atas Kasus Penganiayaan Hingga Sebabkan Korban Meninggal Dunia

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Siang ini (02/12/2019) berlokasi di Bendung Pecangaan turut Ds. Pecangaan Kulon Kec. Pecangaan Kab. Jepara telah berlangsung proses rekrontruksi (reka ulang) perkara Polres Jepara.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kasat Reskrim Polres Jepara yang diwakili KBO Reskrim Iptu Dionisius, Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Jepara dan Kejaksaan Negeri Jepara Ibu Muanah dan Ibu Reni, Personil Sat Sabhara Polres Jepara dan Personil Polsek Pecangaan Polres Jepara tersebut adalah merupakan reka ulang atas kasus penganiayaan bersama hingga menyebabkan korban HS Alias Unyil warga Ds. Kuanyar Kec. Mayong Kab. Jepara meninggal dunia.

Dalam pelaksanaan reka ulang yang dilaksanakan tersebut, pelaku SRA (inisial) yang merupakan warga Ds. Cepogo Kec. Kembang Kab. Jepara bersama dengan rekannya memperagakan adegan secara rinci bagaimana tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban secara bersama – sama dengan rekannya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolres Jepara AKBPArif Budiman, S.I.K.,M.H. melalui Kasat Reskrim Polres Jepara Polda Jawa Tengah AKP Yusi Andi Sukmana, S.H.,M.H. menjelas bahwa pelaksanaan kegiatan reka ulang tersebut bertujuan untuk menggali fakta berdasarkan keterangan dari para tersangka dan saksi yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Selain itu, melalui kegiatan reka ulang ini kami dari Polres Jepara ingin menemukan bukti baru atas kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka terhadap korban secara bersama – sama dengan rekannya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

(Humas Polres Jepara)

Bayi Dalam Plastik Ditemukan di Selokan Segawe Ds. Jinggotan Kec. Kembang Kab. Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Setan apa yang merasuki orang tua yang tega membuang bayi yang dimasukkan ke dalam plastik yang ditemukan pada pagi tadi (01/10/2019).

Sekitar pukul 05.30 WIB, seperti pagi – pagi biasanya Sdr. Biyono (45) selalu melakukan kegiatan rutin yaitu bersih – bersih. Namun ada yang mengganjal hatinya, saat Sdr. Biyono membersihkan selokan dan dirinya melihat bungkusan plastik warna merah, karena merasa curiga kemudian Sdr. Biyanto memberanikan diri untuk membuka bungkusan plastik.

Penasaran berubah menjadi kaget dan sedih ketika Sdr. Biyono membuka bungkusan plastik warna merah tersebut adalah sesosok bayi.

Melihat hal tersebut kemudian Sdr. Biyono meminta pertolongan kepada Sdr. Kriswanto (41) untuk meminta pertolongan warga lainnya serta menghubungi Perangkat Desa, Puskesmas Kec. Kembang, Bhabinkamtibmas serta Kantor Polisi terdekat.

Dari Polsek Kembang Polres Jepara langsung menghubungi Tim Inafis dan Unit PPA Polres Jepara untuk melaksanakan pemeriksaan kepada bayi tersebut.

Kapolsek Kembang Polres Jepara Polda Jawa Tengah AKP Usman Jumaidi menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan Tim Medis dalam hal ini adalah dari Puskesmas Kec. Kembang bahwa bayi yang ditemukan tersebut berumur kurang lebih 26 s/d 28 minggu, berjenis kelamin laki – laki, dengan panjang 32 cm, berat 1,3 kg sudah dalam keadaan meninggal dengan tali pusar dan ari – ari masih menempel, terbungkus sarung bantal, sarung guling dan rok warna abu – abu di dalam tas plastik warna merah.

“Kami dari pihak Kepolisian akan bekerja sama dengan Tim Kesehatan Wilayah Kab. Jepara serta instansi terkait lainnya untuk melacak siapa orang tua dari bayi tersebut dan apa motif yang dipakai sehingga harus membuang bayi tersebut” tegas Kapolsek Kembang Polres Jepara Polda Jawa Tengah AKP Usman Jumaidi.

(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara Serahkan Barang Bukti Sepeda Motor dari Pelaku Curanmor Kepada Warga.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – “Matursuwun sanget Pak Kapolres engkang sampun manggehaken pit kulo” tutur Bp. Pardi saat diwawancara.

Pagi tadi (12/08/2019) berlokasi di Halaman Kantor Satreskrim Polres Jepara Polda Jateng telah ddilakukan penyerahan Barang Bukti (BB) sepeda motor yang merupakan hasil penangkapan pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) beberapa waktu yang lalu.

Melalui KBO Satreskrim Polres Jepara Polda Jateng yang diwakili oleh Aiptu Sutrisno didampingi oleh 2 Personil dari Propam Polres Jepara Polda Jateng Aipda Suwito dan Bripka Ali menyerahkan sepeda motor milik Bp. Pardi yang beralamat di Kembang Kab. Jepara.

Saat diwawancarai, Bp. Pardi  tidak menyangka bahwa sepeda motor yang dimilikinya hilang sekitar 2 bulan, kini kembali lagi ke tangannya.

Dengan Bahasa Jawa, Bp. Pardi mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Polres Jepara yang telah menemukan kembali sepeda motor saya yang hilang sekitar 2 bulanan.

Bp. Pardi juga menceritakan bahwa sepeda motornya hilang berawal dari saat dirinya hendak mencari rumput untuk pakan ternak di sawah. Saat selesai mencari rumput dan akan pulang ternyata Bp. Pardi mendapati bahwa sepeda motornya telah hilang sehingga Bp. Pardi pulang ke rumah dengan berjalan kaki. Setelah sampai di rumah kemudian Bp. Pardi mengajak saudaranya untuk melaporkan kejadian hilangnya motornya tersebut ke Polsek Kembang Polres Jepara.

“Kulo mboten saget maringi nopo – nopo kangge Polres Jeporo engkang sampun manggehaken pit kulo. Kulo sagete ndungo, mugi – mugi sedoyo Polisi – Polisi Polres Jeporo angsal walesan engkang sae saking Gusti Allah, Amin” ungkap Bp. Pardi.

(Humas Polres Jepara)

Pelaku Curat Akui Bisa Jebol Kunci Sepeda Motor Kurang dari 3 Menit.

Tribratanewsjateng.polri.go, Jepara – Pagi tadi (29/07/2019) berlokasi di Lobi Utama Mapolres Jepara telah diselenggarakaan konferensi pers kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

Kegiatan konferensi pers dilakukan oleh Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, S.I.K. dengan didampingi oleh Wakapolres Jepara Kompol Pranandya Subiyakto, S.H.,M.H., KBO Sat Reskrim Iptu Hadi Riyono dan Paursubbaghumas Bagops Polres Jepara Iptu Edi Purwanto.

Dihadapan jurnalis, Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H. menjelaskan bahwa Sat Reskrim Polres Jepara Polda Jateng telah berhasil membekuk pelaku curanmor yang akhir – akhir ini meresahkan warga Kab. Jepara. Setidaknya terdapat 5 pelaku yang berhasil diamankan yaitu KR Alias Kembu (38) warga Ds. Tunahan Kec. Keling Kab. Jepara, SK Alias Gepeng (33) warga Ds. Tengguli Kec. Mlonggo Kab. Jepara, AR Alias Plolong (40) warga Ds. Bumiharjo Kec. Keling Kab. Jepara, AA Alias Wo (39) warga Ds. Kaligarang Kec. Keling Kab. Jepara dan AR Alias Pesek Alias Kebo (28) warga Ds. Sentul Kec. Cluwak Kab. Pati.

“Dalam melancarkan aksi, kami membutuhkan waktu kurang dari 3 menit untuk dapat menjebol kunci dari sepeda motor dan setelah kami mendapatkan unit tersebut kami akan menjualnya dengan kisaran harga 3 juta sampai 3,5 juta kepada penadah dalam hal ini adalah AA Alias Wo” terang KR Alias Kembu dan SK Alias Gepeng yang merupakan residivis.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H. menjelaskan bahwa ke 5 pelaku tersebut masih dalam 1 jaringan, dan untuk ke depan akan kami kembangkan kembali sehingga jaringan yang ada di Kab. Jepara akan seluruhnya kami ringkus. Dan dari tangan para pelaku tersebut kami berhasil menyita barang bukti 7 unit sepeda motor, uang tunai sisa hasil penjualan sebesar Rp. 1.410.000,- (Satu Juta Empat Ratus Sepuluh Ribu Rupiah) dan kunci T sebagai alat untuk menjebol kunci sepeda motor.

“Kami dari Kepolisian Resor Jepara menghimbau kepada warga yang merasa kehilangan sepeda motor agar membawa KTP, BPKB dan STNK sepeda motor serta Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dari Polsek maupun Polres untuk langsung berkoordinasi dengan Sat Reskrim dan Sat Tahti Polres Jepara untuk diproses pengambilan barang bukti”

(Humas Polres Jepara)

Tingkatkan Kemampuan Personil, Polres Jepara Gelar Pelatihan FT Reskrim

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Pagi tadi (16/07/2019) berlokasi di Aula Endra Dharmalaksana Mapolres Jepara telah dilaksanakan Pelatihan Fungsi Teknis Reskrim.

Kegiatan yang dibuka oleh Kabagsumda Polres Jepara Polda Jateng Kompol I Ketut Tutut, S.H. didampingi Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibawa, S.I.K. bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta mengingatkan kembali ilmu tentang Fungsi Tehnis Reskrim kepada Anggota Polres Jepara dan polsek Jajaran Polres Jepara.

Dalam sambutannya Kabagsumda Polres Jepara Polda Jateng Kompol I Ketut Tutut, S.H. mengatakan bahwa tugas dari Fungsi Reskrim itu tidaklah mudah sehingga Anggota harus selalu teliti dalam menghadapi permasalahan yang ada dan pentingnya Olah TKP di lokasi terjadinya tindak pidan, sehingga diharapkan kepada peserta pelatihan agar mengikuti pelatihan tersebut dengan sungguh-sungguh, yang pada akhirnya akan bermanfaat dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibawa, S.I.K. diantaranya pemahaman dalam pelaksanaan Olah TKP. Diharapkan untuk Anggota Polsek Jajaran Polres Jepara walaupun saat keadaan yang mendesak mampu menerapkan kemampuan olah TKP tanpa harus bergantung pada Tim Olah TKP Identifikasi Polres Jepara.

Selanjutnya pendalaman materi mengenai penyelidikan dan penyidikan yang disampaikan oleh KBO Reskrim serta para Kanit Sat Reskrim Polres Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Kasat Reskrim Polres Jepara : Kami Sudah Kantongi Bukti, Dan Akan Kejar Pelaku Curat Yang Beraksi di Nalumsari Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Tadi Malam (12/07/2019) kejadian tak terduga menimpa salah satu pegawai minimarket yang berlokasi di Ds. Tungggulpandean Kec. Nalumsari Kab. Jepara yang menjadi korban tembak pelaku curat (pencurian dengan pemberatan).

Bermula saat satu orang masuk ke mini market dengan menggunakan jaket, topi dan masker dan bertanya “mas deso ng endi iki” (mas ini desa mana)

Kemudian oleh pegawai minimarket dijawab “ini Deso Tunggul Nalumsari” (ini Desa Tunggul Nalumsari).

Kemudian pelaku curat tersebut memanggil temannya yang masih di luar untuk masuk. Dan selang beberapa saat teman pelaku pertama tersebut mengeluarkan benda mirip senjata api dan menembak salah satu konsumen namun tidak mengenai.

Selanjutnya kedua pelaku mendatangi kasir dan menodongkan benda yang mirip senjata api yang kemudian menembakkan ke paha salah satu pegawai yang mengakibatkan memar.

Kasat Reskrim Polres Jepara Polres Jepara Polda Jateng AKP Mukti Wibawa, S.I.K. membenarkan telah terjadinya tindak pidana curat di Ds. Tungggulpandean Kec. Nalumsari kab. Jepara yang mengakibatkan kerugian sebesar kurang lebih Rp. 2.700.000,- (Dua Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah). Untuk modus pelaku curat yaitu dengan menakut – nakuti korban dengan benda yang mirip senjata api.

“Kami telah mengantongi bukti – bukti dan akan terus melakukan pengejaran kepada pelaku tindak pidana curat tersebut” tegas AKP Mukti Wibawa, S.I.K.

(Humas Polres Jepara)

Berbagi Kebahagian HUT Bhayangkara ke 73, Satreskrim dan Si Keu Polres Jepara Rayakan Bersama Masyarakat dan Pegawai Bank BRI Cab. Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Pagi ini (Senin, 08/07/2019) Polres Jepara menyelenggarakan kegiatan tasyakuran bersama masyarakat dimana kegiatan tersebut adalah merupakan rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke 73 Polres Jepara yang mana puncaknya akan diselenggarakan pada tanggal 10 Juli 2019 di Lapangan Batealit Kab. Jepara yang akan diawali dengan pelaksanaan upacara dan disambung dengan atraksi dari Personil TNI dan Polri.

Seperti yang dilakukan oleh Satreskrim dan Si Keu Polres Jepara Polda Jateng yang merayakan dan berbagi kebahagian dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73 bersama dengan warga masyarakat dan pegawai Bank BRI Cab. Jepara dengan menggelar doa bersama yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan makan bersama.

Kegiatan merayakan HUT Bhayangkara ke 73 Polres Jepara bersama dengan masyarakat ini adalah sebagai bentuk kedekatan antara Kepolisian Resor Jepara dengan masyarakat dalam bahu membahu menciptakan situasi Wilayah Kab. Jepara yang aman serta kondusif.

“Dengan terselenggaranya kegiatan merayakan HUT Bhayangkara ke 73 Polres Jepara dan Polsek Jajaran ini adalah bentuk kedekatan Kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat dimana situasi kondusif di Wilayah Kab. Jepara ini tidak akan tercipta apabila tidak dibantu oleh masyarakat dan sebaliknya, situasi kondusif akan senantiasa terjaga apabila terbentuk kemitraan yang baik antara Kepolisian bersama dengan seluruh elemen masyarakat” terang Kasat Reskrim Polres Jepara Polda Jateng AKP AKP Mukti Wibowo, S.I.K.

“Semoga POLRI kedepan semakin sukses dan berjaya serta selalu ada untuk masyarakat Indonesia, Dirgahayu Polri yang ke 73” tutur Asisten Manager Bisnis Mikro (AMBM) BRI Cab. Jepara Bp. Anthony.

(Humas Polres Jepara)

Pelaku Pemerasan Bersenjata (Mainan) Babak Belur Dihajar Warga di Pecangaan Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – “Jelang Lebaran, saatnya pelaku kejahatan bekerja” hal ini hanya isapan jempol belaka karena memang sudah terjadi di Wilayah Kab. Jepara tepatnya di Jalan Raya turut Desa Krasak Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara.

Di lokasi tersebut semalam (28/05/2019) terjadi tindak kejahatan sebagaimana yang dimaksud pada Pasal 368 KUHpidana tentang pemerasan.

Dilakukan oleh 2 orang remaja yaitu EH (26 th) yang merupakan warga Mijen Demak dan TM (24 Th) warga Tanjung Semarang dengan bersenjatakan senjata mainan (pistol korek) nekat todong Vani (19 th). Karena takut ditembak, korban kemudian menuruti perintah kedua pelaku dengan menyerahkan HP korban kepada pelaku.

Aksi kedua pelaku ternyata diketahui warga yang sedang melintas di lokasi kejadian, yang langsung meminta tolong warga lain dan mengamankan kedua pelaku ke Kantor Polisi dalam hal ini Polsek Pecangaan Polres Jepara Polda Jateng.

Kasat Reskrim Polres Jepara Polda Jateng AKP Mukti Wibowo, S.I.K. saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian pemerasan di Wilayahnya dan diketahui bahwa kedua pelaku tersebut yaitu EH dan TM sempat mengaku sebagai Anggota Polisi dan melaksanakan razia serta melakukan pengancaman sambil menodongkan senjata mainan kepada korban apabila tidak memberikan barang berharga. Beruntung masyarakat sekitar lokasi bertindak cepat dengan melakukan pengroyokan kepada pelaku kejahatan.

“Kami mewakili dari Polres Jepara mengucapkan terimakasih kepada warga masyarakat yang telah menjadi mitra Kepolisian dalam menciptakan situasi yang kondusif di masyarakat. Selalu kami ajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungan masing – masing karena tanpa masyarakat, situasi kamtibmas niscaya tidak akan pernah tercipta” tutur AKP Mukti Wibowo, S.I.K.

(Humas Polres Jepara)