Arsip Kategori: Satreskrim

Lagi..!!! Salah Satu Pelaku Pembunuhan Dalam Acara Hiburan Musik Berhasil Diamankan.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – “JM” Alias Kadut (23 Th) warga Desa Rau Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara terpaksa mengakhiri pelariannya setelah Minggu malam (13/5) Unit Resmob Sat Reskrim Polres Jepara berhasil membekuknya.

Kadut ditangkap saat berada dirumah kakaknya yang beralamat di Desa Petekeyan Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara.

“Genap satu bulan pelaku dalam buruan kami dan kali ini ia telah berhasil kami amankan” ungkap Ka Tim Resmob Aipda Aris Junaedi.

“JM” Alias Kadut melakukan pengroyokan yang menyebabkan korban Sugeng Heri Prasetyo (24) meregang nyawa seusai acara hiburan musik OM. Sakura di Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara pada Kamis (05/04/18) lalu.

Sebelumnya pelaku lainnya yakni “IS” Alias Rengis (23) terlebih dahulu berhasil diamankan oleh Tim Resmob Sat Reskrim Polres Jepara dalam pelariannya ke Kota Sidrap, Sulawesi Selatan dengan bantuan kerjasama dari Resmob Polda Sulawesi Selatan.

(Humas Polres Jepara)

Pengenalan Materi Identifikasi Peserta Pendidikan dan Pelatihan Security PT. Garda Pratama

 Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kanit Identifikasi Inafis Sat Reskrim Polres Jepara Aiptu Tarwidi, S.Pd, M.H. bersama Bripka STM Handoko melaksanakan pembinaan kepada para peserta Pendidikan dan Pelatihan Security PT. Garda Pratama di kampus Undip Fakultas Perikanan, di Desa Bulu, Jepara,  Sabtu (12/5/2018).
Sebanyak 86 peserta yang terdiri dari 70 orang laki-laki dan 16 orang perempuan mengikuti pelatihan Security PT. Garda Pratama tahun anggaran 2018.
Pembinaan dimulai dengan pengenalan alat-alat olah TKP yang dilanjutkan dengan paparan serta pendalaman mengenai (Tindakan Pertama) TPTKP hingga OLAH TKP.
Penting bagi para calon Security untuk menguasai kemampuan TPTKP, sebab petugas Security lah nantinya yang menjadi garis terdepan dalam mengamankan TKP suatu peristiwa ketika petugas Kepolisian sedang dalam perjalanan menuju TKP. Sebab nantinya para calon Security akan ditempatka dalam pengamankan berbagai objek vital dari badan usaha hingga tempat wisata.
Dengan kecapakapan petugas Security melakukan TPTKP akan sangat membantu petugas kepolisian dalam melaksanakan Olah TKP, sehingga keutuhan suatu TKP dapat terjamin hingga datangnya petugas Kepolisian.
“Kita memberikan pendalaman materi kepada para calon Security, agar nantinya mereka paham begitu penting peran petugas Security dalam membantu Kepolisian melaksanakan Olah TKP sehingga mempermudah dalam pelaksanaan penyelidikan” ungkap Aiptu Tarwidi, S.Pd, M.H.
Dirinya juga menambahkan sementara untuk materi yang diberikan fokus mengenai TPTKP, kita hanya menyampaikan materi Olah TKP secara sekilas, supaya sedikit banyak mereka juga paham mengenai pelaksanaan Olah TKP. sebab yang berhak melaksanakan Olah TKP hanyalah petugas Kepolisian dan Penyidik PNS sesuai dalam PerKap (Kapolri) No. 6 Tahun 2010 Tentang Manajemen Penyidikan.
(Humas Polres Jepara)

Warga Sengonbugel Mayong Kembali Geruduk PT. Sami JF.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Selasa (08/05) pagi tadi, halaman PT. Sami JF Mayong Kab. Jepara diserbu oleh kurang lebih sebanyak 50 orang.

Diketahui bahwa masyarakat yang mendatangi PT. Sami JF tersebut adalah warga Sengonbugel Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara yang tergabung dalam Paguyuban Pemuda Bugel (PPB) Jepara dan untuk kali kedua melaksanakan penyampaian aspirasi kepada PT. Sami JF.

Penyampaian aspirasi untuk yang kedua kalinya tersebut mempunyai tujuan yang sama saat penyampaian aspirasi pertama yaitu diantaranya menuntut kompensasi 7,5% pengelolaan limbah PT. SAMI JF, penyaluran dana CSR, utamakan warga Ds. Sengonbugel untuk menjadi karyawan, pembangunan saluran air, pengaspalan jalan dari jalan raya sampai tanah pengganti wakaf dll. Namun untuk aksi yang kedua ini lebih menekankan kepada penagihan janji atas janji yang telah diutarakan pihak PT. SAMI JF saat audensi penyampaian aspirasi yang pertama.

Kabag Ops Polres Jepara Kompol Jodi Setyo Margono, S.T.,M.Sc. usai melaksanakan pengamanan penyampaian aspirasi oleh warga sengonbugel tersebut mengatakan bahwa setidaknya terdapat sekitar 100 personil yang disiagakan termasuk dari TNI dan Satpol PP dalam pelaksanaan penyampaian aspirasi kedua ini.

Kami sebagai aparat keamanan akan terus melakukan pengamanan serta berperan sebagai jembatan/mediator antara warga Sengonbugel, Mayong, Jepara dengan pihak PT. Sami JF hingga kedua belah pihak menemui titik temu. Dan secara umum kegiatan penyampaian aspirasi oleh warga sengonbugel, Mayong, Jepara kepada pihak PT. Sami JF berlangsung dengan aman dan tertib.

(Humas Polres Jepara)

Konferensi Press Ungkap Kasus Perampasan Sepeda Motor.


Tribratanewsjateng.polri.go.id
, Jepara – “MA” Alias Kotik (38 th), warga Ds. Ngabul Kec. Tahunan, Jepara, berhasil diamankan oleh tim gabungan Unit Resmob Sat Reskrim Polres Jepara bersama Polsek Tahunan.
Aksinya dalam melakukan perampasan sepeda motor Honda Beat warna merah hitam di jalan raya Kolonel Sugiono Kec. Jepara Kota pada Kamis, 15 Oktober 2017 lalu membuatnya harus berhadapan dengan hukum dan sempat menjadikan dirinya sebagai DPO Kepolisian Jepara.
Namun Sabtu (5/5) kemarin, Kotik dipaksa mengakhiri pelariannya sebab sekira pkl 22.00 wib tim gabungan Resmob bersama Polsek Tahunan berhasil meringkusnya di rumahnya yang beralamatkan Desa Ngabul Kec. Tahunan, Jepara.
“Selain barang bukti sepeda motor Honda Tiger warna merah, dari tangan pelaku tim gabungan Resmob dan Polsek Tahunan juga berhasil mengamankan sepeda motor yamaha MX warna merah dan honda beat warna merah hitam yang ia gunakan dalam melancarkan aksinya bersama dua orang pelaku lainnya yakni “AP” Alias Andhika (37 th) alamat Desa Bawu Kec. Batealit, Jepara yang sudah lebih dahulu menjalani hukuman serta “BP” yang hingga saat ini menjadi buronan kami”.
Untuk saat ini pelaku “MA” Alias Kotik beserta barang bukti telah diamankan di Kantor Sat Reskrim Polres Jepara guna dilakukan proses penyidikan ungkap Kasat Reskrim AKP Suharta, S.H. saat Konferensi Press (07/05/18).
(Humas Polres Jepara)

Kanit PPA Reskrim Polres Jepara Penyuluhan Pengurangan Terhadap Pekerja Anak Program Keluarga Harapan

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Unit PPA Sat Reskrim Polres Jepara memberikan Penyuluhan Pelaksanaan Pengurangan Pekerja Anak Dalam Rangka Mendukung Program Keluarga Harapan (PPA-PKH), 5/18.

 

Penyuluhan berlangsung di kampus Undip, Teluk awur, Jepara, dengan dihadiri oleh Dinas Koperasi, UKP , Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jepara serta 60 orang anak dari lingkungan warga Desa Teluk Awur.

Dalam penyuluhan kali ini Kanit PPA Sat Reskrim Polres Jepara Ipda Yusuf Setyabudhi, SH., menekankan kepada anak-anak yang hadir untuk mendukung program Keluarga Harapan dari pemerintah, yang nantinya akan memberikan dampak positif bagi anak karena membuka kesempatan untuk memperoleh pendidikan bagi anak-anak yang belum merasakan jenjang pendidikan maupun yang sudah putus sekolah. Sebab kebanyakan bagi anak anak tersebut berasal dari keluarga golongan kurang mampu.

Diharapkan dengan hadirnya Program Keluarga Harapan dari Pemerintah yang bertujuan mengurangi beban rumah tangga kurang mampu, anak tidak perlu lagi sampai bekerja membantu orang tua, mereka akan diberikan akses menuju jenjang pendidikan yang layak.

(HumasPolresJepara)

Sat Reskrim Jepara Olah TKP Pencurian di Toko Bangunan

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Piket anggota Sat Reskrim Polres Jepara yang terdiri dari Tim Olah TKP Inafis bersama Unit Resmob Jepara mendatangi TKP Pencurian di toko bangunan TB ANISAH alamat  Ds. Sinanggul 28/05, Kec. Mlonggo, Kab. Jepara, yang sekaligus rumah dari Agus Saputro Setiawan (36 th).

 

Dari pantauan kamera cctv pencurian terjadi pada Rabu dini hari (18/04/2018) pkl 02.00 wib. Dimana pelaku masuk melalui tembok belakang rumah dengan cara memanjat pohon mangga yang kebetulan bersebelahan dengan tembok belakang rumah, kemudian masuk kelantai dua dengan modus mencongkel jendela, lalu pelaku keluar melalui garasi pintu depan rumah.

Adapun barang-barang yang dibawa oleh pelaku diantaranya dua buah Helm masing-masing merk KYT Lepoard warna toska dan merk 661 warna orange motif kuning, satu buah laptop merk Asus warna putih serta uang tunai Rp. 6.000.000,- dengan total kerugian berkisar 14 juta rupiah.

Berdasarkan hasil olah TKP telah diamankan sidik jari diduga milik pelaku. Selanjutnya akan dilakukan pengembangan identitas pelaku melalui sidik jari tersebut serta penyelidikan dari Tim Resmob Jepara.

(HumasPolresJepara)

Sat Reskrim Polres Jepara Amankan Pelaku Penimbunan BBM

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Rabu (18/04/2018), FJ (35) warga Desa Bandengan Kecamatan/Kabupaten Jepara terpaksa harus berurusan dengan kepolisian lantaran perbuatannya yang melanggar pasal 53 dan atau pasal 55 UU RI No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Saat diamankan di Kantor Sat Reskrim Jepara dirinya mengakui telah menimbun BBM (Bahan Bakar Minyak) di rumahnya. Jenis BBM yang disimpan antara lain Pertamax sebanyak 5 dirigen ukuran 30 L dengan total 140 liter, Pertalite sebanyak 21 dirigen ukuran 30 L dengan total 620 liter dan Solar sebanyak 7 dirigen ukuran 30 L dengan total 200 liter.

Saat ditemui dalam acara Konferensi Press, Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharto, S.H. mengungkapkan bahwa pelaku sudah meresahkan masyarakat lantaran dirinya menimbun ratusan liter BBM (Bahan Bakar Minyak) di pekarangan rumahnya demi meraup keuntungan pribadi, hal tersebutlah yang sedikit banyak memicu kelangkaan BBM dikalangan masyarakat karena ada oknum yang menimbun/menyimpan BBM untuk kepentingan dan keuntungan pribadi.

Dan untuk saat ini perkara yang menjerat tersangka FJ tersebut masih ditangani oleh Sat Reskrim Polres Jepara untuk diproses sesuai dengan hokum yang berlaku, tambah Kasat Reskrim Polres Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Sat Reskrim Polres Jepara Ungkap Kasus Perjudian.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Unit Resmob Sat Reskrim Jepara berhasil membekuk para pelaku perjudian yang berlangsung di halaman belakang warung kopi turut Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Kamis (05/04/18).

Ketiga orang pelaku yang berhasil dibekuk yaitu SP (49), RS (51) dan DT (77), yang kesemuanya adalah warga Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara

Pelaku dibekuk ketika sedang bermain judi sore hari dan judi yang dimainkan berjenis judi kartu remi.

Semula tim Resmob Sat Reskrim Jepara memperoleh informasi dari warga sekitar lokasi bahwa di halaman belakang warung kopi turut Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara sering berlangsung aktifitas judi yang meresahkan dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Mendapatkan informasi tersebut, tim Resmob bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan di lokasi. Dan benar, bahwa di lokasi yakni di halaman belakang warung kopi turut Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara telah berlangsung aktifitas perjudian, sehingga anggota tim Resmob yang sudah berada di lokasi segera membekuk ketiga pelaku.

“Para pelaku diamankan oleh tim Resmob lantaran menggunakan uang sebagai sarana berjudi demi memperoleh keuntungan. Dan saat ini ketiga orang pelaku beserta barang bukti satu set kartu remi dan uang tunai sejumlah Rp 179.000,- telah diamankan di Kantor Sat Reskrim Polres Jepara guna dilakukan proses penyidikan” jelas Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta, S.H.

(Humas Polres Jepara)

Rapat Koordinasi Penarikan Pekerja Anak ke Dunia Pendidikan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kanit PPA (Perlindungan Perempun dan Anak) Sat Reskrim Polres Jepara Ipda Yusuf Setyabudhi, S.H. mengikuti rapat koordinasi dalam rangka Penarikan Pekerja Anak ke Dunia Pendidikan (PPA-P) Kabupaten Jepara tahun 2018, Kamis (05/04/2018).

Acara yang diikuti oleh 25 orang peserta yang terdiri dari beberapa perwakilan instansi terkait berlangsung di aula Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Jepara. Turut serta menghadirkan dua orang narasumber dari Satwasker Wilayah Pati Tanti Winengko, S. Psi, dan Kasi Norma Pekerja Disnakertrans Provinsi Jateng Hadi Prabowo.

Acara dibuka oleh Kabid Nakertrans Kabupaten Jepara Edi Wijayanto, S.H, M.H. Dalam rapat kali ini membahas tentang persiapan penarikan anak dibawah umur yang telah berada dalam lingkungan pekerjaan untuk dapat kembali merasakan jenjang pendidikan.

Karena pada dasanya para pekerja anak yang berasal dari keluarga tidak mampu sudah mengecap dunia pekerjaan sejak usia dini. Banyak diantara para anak tersebut yang terpaksa bekerja demi mencukupi kebutuhan keluarganya. Ketidakberdayaan orang tua dalam memenuhi kebutuhan keluarga memaksa mereka menjadi pekerja anak.

Ada 4 pilar aksi strategis yang harus dilakukan untuk mewujudkan Indonesia khususnya Kabupaten Jepara bebas dari para pekerja anak yaitu lewat peraturan dan penegakkan hukum, sarana pendidikan, perlidungan sosial dan tersedianya pasar kerja yang luas bagi kaum muda. Sedangkan salah satu yang dibahas dan diupayakan dapat terealisasi dalam rapat koordinasi kali ini antara lain dari sektor pendidikan.

Karena sektor pendidikan merupakan modal utama bagi seorang anak nantinya dalam mengarungi serta menentukan masa depan masing-masing individu.

(Humas Polres Jepara)

Pendataan Tersangka di Kantor Sat Reskrim Polres Jepara.


Tribratanews.jateng.polri.go.id
, Jepara – Sat Reskrim tidak hanya bekerja sebagai operasional di lapangan, namun juga dituntut untuk mempunyai data yang lengkap dan rapi seperti yang dilakukan oleh piket Sat Reskrim Polres Jepara yang melaksanakan entry data tersangka di Ruang Server Inafis Sat Reskrim Polres Jepara. Selasa (03/04/2018).

 Entry data tersangka dilakukan guna menyimpan data tersangka ke dalam database server Sat Reskrim Polres Jepara supaya memudahkan dalam melakukan penyimpanan maupun pencarian data tersangka nantinya.

 “Data yang sudah tersimpan di database bisa dimunculkan kembali nantinya ketika dibutuhkan. Catatan kriminal seorang tersangka kriminal hingga riwayat keluarganya lengkap tersimpan didalam database kami”, ujar Bripka STM Handoko Operator Server Database Sat Reskrim.

 Selain itu Bripka STM Handoko menambahkan bahwa sistem penyimpanan data tersangka seperti ini sudah berjalan di Sat Reskrim Polres Jepara sejak 2008 lalu. Hingga kini baik tersangka yang diproses di Sat Reskrim Polres Jepara maupun Polsek Jajaran Polres Jepara selalu dientry datanya ke dalam database Sat Reskrim Polres Jepara terlebih dahulu, sehingga data tersangka pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Jepara sejak tahun 2008 hingga kini tersimpan aman di dalam server database Sat Reskrim Polres Jepara.

 (Humas Polres Jepara)