Arsip Kategori: Satpolair

Sat Polair Polres Jepara Datangi Kantor Kamla,Terkait kebijakan Presiden

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna menjalin keharmonisan dalam hubungan kerja dengan instansi samping serta menindak lanjuti adanya kebijakan Presiden RI tentang alat tangkap ikan jenis cantrang/arat, Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H. bersama anggota menjemput bola dengan berkunjung ke beberapa kantor instansi samping yang tergabung dalam Tim Keamanan Laut (Kamla) Kab. Jepara diantaranya Kantor Syahbandar, Kantor HNSI, Kantor PSDKP, KPLP, Kantor Dishubla serta Kantor Navigasi, Kamis (18/01/2018).

 

Kunjungan kerja Kasat Polair beserta Anggota tersebut dengan maksud dan tujuan melakukan koordinasi serta menjalin komunikasi terkait kebijakan Presiden RI Bapak Joko Widodo tentang alat tangkap ikan jenis cantrang/arat yang diperpanjang penggunaannya. Untuk diketahui bahwa semula alat tangkap tersebut tidak diperbolehkan beroperasi/dilarang, hal ini atas dasar Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan RI Nomor 71 Tahun 2016 tentang jalur penangkapan ikan dan penempatan alat tangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia.

 

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan S.H menjelaskan, pihaknya berkunjung ke Kantor Tim Keamanan Laut (Kamla) Kab. Jepara guna membahas serta menyamakan persepsi dengan adanya kebijakan Presiden RI tentang diperpanjangnya penggunaan alat tangkap jenis cantrang/arat yang tidak ada batasan waktu sampai nanti dari Pemerintah Pusat bersama dengan nelayan akan melakukan uji petik atas penggunaan alat tangkap tersebut.

Pada kesempatan itu kasat polair dalam kunjungan kerjanya ke beberapa instansi samping juga membagikan kenang-kenangan berupa kalender tahun 2018 yang berisikan tentang himbauan-himbauan kamtibmas.

 

“Selain melakukan koordinasi dan menyamakan persepsi tentang penggunaan cantrang oleh nelayan, kami juga menjaga keharmonisan hubungan kerja serta terjalin komunikasi yang lebih baik dengan Tim Keamanan Laut (Kamla) Kab. Jepara, selain itu kami juga mebagikan kenang – kenangan berupa kalender tahun 2018 yang berisikan tentang himbauan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat)” jelas AKP Hendrik Irawan, S.H.

 

(Humas Polres Jepara)

Sat Polair Polres Jepara Beri Pembinaan Kepada Kelompok Nelayan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka memberikan pembinaan kepada kelompok nelayan Jepara, Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H., melalui anggotanya melaksanakan giat Bintibmas (Pembinaan Ketertiban Masyarakat) Perairan di Balaidesa Jobokuto Kec/ Kab. Jepara, Rabu (17/01/2018).

Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin Kanit Patroli Sat Polair Ipda Andhi Muji Sistiyono beserta anggota, turut hadir Kepala Desa Jobokuto Adi Winarto, M.M.,M.H. juga turut hadir ketua kelompok nelayan BUANA KARYA Su’ud (50) warga Desa Jobokuto Rt. 13/05 Kec./Kab. Jepara beserta masyarakat nelayan Desa Jobokuto yang berjumlah 37 orang yang tergabung dalam kelompok nelayan BUANA KARYA.

Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H. melalui Kanit Patroli Ipda Andhi Muji Sistiyono menjelaskan, kegiatan Bintibmas perairan ini sangat penting dilaksanakan mengingat masyarakat nelayan Jepara masih sangat awam pengetahuannya tentang Undang – Undang Kelautan dan Perikanan, dengan memberikan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) terkait peraturan Undang – Undang tersebut diharapkan masyarakat nelayan Jepara dapat memahami serta mentaatinya sehingga akan terhindar dari permasalahan Hukum yang berlaku.

“Dengan apa yang kami sampaikan kami berharap para masyarakat nelayan Jepara memahami dan mengerti dengan adanya peraturan Undang – Undang Kelautan dan Perikanan sehingga akan mentaati peraturan tersebut serta terhindar dari permasalahan hukum yang berlaku” jelas Andhi. MS.

Pada kesempatan ini Ipda Andhi memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat nelayan Desa Jobokuto tentang kelengkapan surat-surat/dokumen kapal yang harus dilengkapi ketika melaut seperti Pas Kapal, SKK, Surat Kelaikan, SIUP, SIPI, Surat Persetujuan Berlayar (SPB) serta surat-surat lainnya, selain itu Ipda Andhi. MS juga memberikan himbauan tentang pentingnya alat keselamatan yang ada dikapal ketika melaut.

(Humas Polres Jepara)

Sat Polair Polres Jepara Lakukan Pamwas Kedatangan KMC. Express Bahari 9C

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Satuan Polisi Perairan Polres Jepara melaksanakan Pengamanan dan Pengawasan (Pamwas) kedatangan Kapal Motor Cepat (KMC) Express Bahari 9C di pelabuhan Kartini Jepara, Senin (15/01/2018) pagi.

Kapal KMC. Express Bahari 9C tersebut  bertolak dari Pelabuhan Karimunjawa pada pukul 06.30 Wib dan sampai ke Pelabuhan Kartini Jepara pukul 08.45 Wib dengan membawa penumpang sejumlah 358 orang.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H. menjelaskan, keberadaan atau kehadiran Anggota Polri di lapangan sangat penting dan diharapkan sekali oleh masyarakat. Tak terkecuali dengan Anggota Sat Polair Polres Jepara yang hadir di tengah-tengah masyarakat, salah satunya di pelabuhan Kartini Jepara guna melaksanakan pengamanan dan pengawasan terhadap kedatangan maupun keberangkatan kapal penumpang.

“Harapan kami dengan adanya Personil Sat Polair di lapangan/pelabuhan dapat menciptakan rasa aman bagi para penumpang kapal atau para wisatawan yang datang dari kepulauan Karimunjawa. Dan tentunya untuk mengantisipasi adanya tindak kriminalitas maupun tindak kejahatan lainnya di sekitar pelabuhan” imbuhnya.

(Humas Polres Jepara)

Upaya Preventif yang dilakukan Sat Polair Polres Jepara

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna mencegah adanya gangguan kamtibmas yang kemungkinan akan terjadi, Anggota Satuan Polisi Perairan Resor Jepara Brigadir Eko Santoso melaksanakan patroli dialogis di dermaga Sapta Pesona pantai Kartini Jepara, Minggu (14/01/2018) guna memberikan pesan-pesan kamtibmas ke warga terkait cuaca ekstrim/buruk yang sedang terjadi saat ini.

Pada saat melaksanakan kegiatan patroli di dermaga Sapta Pesona Pantai Kartini Jepara, Anggota Sat Polair Brigadir Eko Santoso menjumpai warga Dema’an yang sedang memancing di dermaga dengan tidak mengenakan alat keselamatan. Pada kesempatan itu Anggota Polair tersebut menghampiri warga guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dengan memberikan himbauan supaya berhati-hati serta mengenakan alat keselamatan life jacket/pelampung, hal ini dilakukan oleh Anggota Polair tersebut guna mencegah terjadinya musibah orang jatuh kelaut dikarenakan cuaca saat ini kurang bersahabat/ekstrim.

Selain itu Anggota Polair Brigadir Eko Santoso dalam kegiatan patrolinya juga menjumpai wisatawan/pengunjung Pantai Kartini Jepara berasal dari Kab. Blora yang mau menyeberang ke tempat wisata Pulau Panjang. Dengan adanya hal tersebut, Anggota Polair tersebut memberi pengertian kepada wisatawan tersebut agar mengurungkan niatnya untuk menyeberang dikarenakan cuaca yang berbahaya dengan ditandai gelombang air laut cukup tinggi.

“Berkaitan dengan adanya cuaca yang kurang bersahabat, kami melarang para wisatawan yang mau menyeberang ke tempat wisata Pulau Panjang dengan memberikan penjelasan terkait cuaca buruk/ekstrim yang saat ini terjadi.

Selain memberikan penjelasan terhadap para wisatawan kami juga menghimbau kepada pengelola kapal wisata Sapta Pesona supaya untuk sementara tidak beroperasi atau tidak melayani para wisatawan yang menuju ke tempat wisata Pulau Panjang. Tindakan preventif (pencegahan) yang kami lakukan tersebut, semata untuk menghindari terjadinya musibah kecelakaan laut atau sesuatu hal yang tidak diinginkan” ucap Brigadir Eko Santoso.

(Humas Polres Jepara)

Sat Polair Res Jepara Blusukan ke Masyarakat Nelayan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kepala Satuan Polisi Perairan Polres Jepara, AKP Hendrik Irawan,S.H., melalui Anggotanya melaksanakan kegiatan Bintibmas Perairan di Dermaga tempat pelelangan ikan (TPI) Ujungbatu Jepara pada hari Rabu (10-1-2018). Pelaksanaan kegiatan tersebut di pimpin KBO Sat Polair Polres Jepara IPTU Lukman Fuadi, S.H. beserta anggota menyasar pada kapal nelayan Empat Putera dengan nama nahkoda Ali Safi’I (48) yang merupakan warga Desa Ujungbatu Kec./Kab. Jepara.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan,S.H menerangkan, kegiatan Bintibmas ke masyarakat nelayan rutin dilaksanakan empat kali dalam sebulan dengan cara blusukan atau turun langsung ke tempat-tempat dimana masyarakat nelayan berkumpul misalnya di dermaga/pelabuhan kapal nelayan, di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) serta di tempat-tempat lainnya, dengan cara ini agar lebih mudah untuk bertemu atau bertatap muka guna memberikan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) ke masyarakat nelayan.

“Kegiatan Bintibmas perairan (Binluh) ini kami menyampaikan mengenai peraturan undang-undang Keluatan dan perikanan. Hal ini perlu kami sampaikan ke masyarakat nelayan, mengingat para masyarakat nelayan Jepara masih sangat awam pengetahuannya dengan adanya undang-undang tersebut, dengan apa yang kami sampaikan kami berharap para masyarakat nelayan Jepara memahami dan mengerti adanya peraturan undang-undang Kelautan dan Perikanan sehingga akan mentaati peraturan tersebut serta terhindar dari permasalahan hukum yang berlaku” terangnya.

Pada kegiatan tersebut Kasat Polair Polres Jepara melalui KBO membagiakan Buku undang-undang kelautan dan perikanan ke masyarakat nelayan, yang terlihat pada gambar KBO Sat Polair Polres Jepara IPTU Lukman Fuadi, S.H memberikan buku undang-undang kelautan dan perikanan ke nahkoda kapal nelayan Empat Putera dengan harapan supaya mau mempelajari serta memahami buku undang-undang tersebut sehingga akan terhidar dari permasalahan hukum yang berlaku. Selain mebagikan buku undang-undang tersebut, KBO Polair juga membagikan bendera merah putih guna untuk menggantikan bendera yang ada di kapal tersebut yang sudah tidak layak atau robek.

Dipenghujung rangkaian kegiatan Bintibmas yang dilaksanakan Sat Polair Polres Jepara, KBO Polair mengajak para awak kapal untuk menggelar do’a bersama, do’a tersebut dipimpin oleh Bripka Mashudi dengan harapan untuk memohon kesehatan, keselamatan serta keberkahan.

(HumasPolresJepara)

Api Cantrang Dilarang, Sat Polair Polres Jepara Lakukan Sosialisasi ke Nelayan.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Polemik pelarangan Alat Penangkapan Ikan (API) jenis cantrang atau pukat tarik (seine net) masih terus saja terjadi.

Pelarangan tersebut resmi berlaku setelah Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor : 2/PERMEN-KP/2015 tentang Larangan Penggunaan API Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri (Permen) tersebut, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara melaksanakan kegiatan sosialisasi ke masyarakat nelayan di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu Jepara pada hari Selasa (09/01/18). Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin KBO Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H. beserta personel yang menyasar pada kapal nelayan Cantrang Sri Rejeki 5 GT dengan nama nahkoda/jurumudi Roismail (38) yang merupakan warga Jobokuto Kec./Kab. Jepara.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H.menyampaikan bahwa dengan dikeluarkannya Permen Nomor: 2/PERMEN-KP/2015 bahwa penggunaan alat tangkap ikan jenis Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) atau di Jepara dikenal dengan jaring cantrang atau arat dilarang beroperasional. Dengan dilarangnya alat tangkap tersebut menimbulkan banyak polemik masyarakat nelayan, khususnya yang menggunakan alat tangkap jenis cantrang/arat sehingga berlakunya Permen tersebut diperpanjang sampai akhir bulan Desember tahun 2017.

“Dengan adanya kebijakan Peraturan Menteri (Permen) yang diberlakukan sampai akir Desember 2017 yang lalu tersebut, dari kami (Sat Polair) tidak langsung menindak secara hukum kepada nelayan yang kedapatan masing menggunakan alat tersebut. Namun langkah kami untuk mengantisipasi terjadinya polemik di lingkungan masyarakat nelayan Jepara, kami melaksanakan sosialisasi dengan memberikan pengertian tentang kebijakan tersebut masa berlakunya sudah berakhir dan saatnya beralih ke alat tangkap yang ramah lingkungan atau dengan meggunakan alat tangkap atau jaring bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai pengganti alat tangkap jenis cantrang/arat” pungkasnya (AKP Hendrik Irawan, S.H.)

(Humas Polres Jepara)

Transparansi Anggaran, Polair Polres Jepara Laksanakan Sosialisasi Dipa TA. 2018

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas, Sat Polair Polres Jepara didukung dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa) dengan tujuan supaya dalam pelaksanaan tugas sehari -hari dapat berjalan dengan maksimal serta terlaksananya kegiatan sesuai dengan rencana yang tertuang dalam dalam Rencana Kegiatan (Rengiat) Sat Polair tahun 2018.

Setelah pelaksanaan sosialisasi Dipa Polres Jepara dan jajaran yang dilaksanakan pada Kamis (04/01/18) oleh Rorena Polda Jawa Tengah di Gedung Serbaguna Polres Jepara, Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan S.H. melaksanakan tindak lanjut kegiatan tersebut yaitu memberikan sosialisasi Dipa untuk Sat Polair Polres Jepara untuk tahun anggaran 2018 kepada anggota yang dilaksanakan di Kantor  Sat Polair pada Senin (08/01/18).

Adapun maksud dengan dilaksanakannya sosialisasi Dipa tahun anggaran 2018 ini adalah supaya terbentuk transparansi atau keterbukaan dalam penggunaan anggaran  Dipa. Dan tampak hadir dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut, KBO Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H, para Kanit serta para Anggota.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H menyampaikan bahwa ditahun 2018 ini anggaran Dipa Sat Polair Polres Jepara mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 lalu yaitu menjadi Rp. 306.315.000,- dengan perincian sebagai berikut dukungan anggaran untuk kegiatan Bintibmas Rp. 4.800.000,- dukungan anggaran untuk kegiatan Turwali Rp.53.655.000,- dukungan anggaran untuk kegiatan Quick Wins Rp. 247.860.000,-. Dengan adanya peningkatan atau penambahan Dipa ini, Kasat Polair berharap supaya personel dalam pelaksanaan tugas sehari – hari agar lebih maksimal sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing – masing.

“Sedangkan untuk pelaksanaan tugas sehari-hari, personel kami (Sat Polair) masih belum sesuai dengan DSP (Daftar Susunan Personel) atau kekurangan personel sehingga dalam pelaksanaan tugas belum begitu maksimal. Sehingga untuk menghindari adanya duplikasi anggaran serta meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas, kami memaksimalkan personel yang ada untuk melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing, terutama  dalam pelaksanaan tugas atau kegiatan yang didukung dengan anggaran Dipa” terangnya.

(Humas Polres Jepara)

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Sat Polair Polres Jepara Lakukan Pamwas Keberangkatan Kapal

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna mengantisipasi adanya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Satuan Polisi Perairan Resor Jepara melakukan upaya preventif berupa pencegahan terhadap tindak kriminal maupun kejahatan lainnya, dengan melakukan pengamanan dan pengawasan (Pamwas) terhadap keberangkatan Kapal Motor Cepat (KMC) Express Bahari 9C di Dermaga Kartini Jepara, kemarin siang, Sabtu(06/01/2018), yang akan berlayar menuju ke Pulau Karimunjawa dengan jumlah penumpang 85 Orang.
Kepala Satuan Polisi Peraiaran Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H menjelaskan, keberadaan atau kehadiran anggota Polri di lapangan sangat penting dan diharapkan oleh masyarakat, dengan adanya hal ini Kasat Polair menugaskan Personelnya untuk turun ke lapangan guna melaksanakan pengamanan  dan pengawasan terhadap keberangkatan kapal penumpang di dermaga Kartini Jepara.
“Guna antisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas terhadap masyarakat atau penumpang kapal di dermaga penyeberangan, kami menempatkan Personel di dermaga Kartini Jepara guna melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawasan. Kegiatan seperti ini rutin kami laksanakan setiap kali ada keberangkatan maupun kedatangan Kapal,  baik Kapal Express Bahari 9C maupun Kapal KMP. Si Ginjai dengan tujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif” terangnya.
Pada saat melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Pengawasan (Pamwas), Kasat Polair Polres Jepara melalui Personelnya selalu memberikan himbauan Kamtibmas kepada para penumpang kapal KMC. Express Bahari 9C agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap situasi di sekitarnya jangan sampai menjadi sasaran maupun korban tindak kejahatan, selain itu Personel Polair juga menghimbau untuk  tidak membawa barang berbahaya seperti  Minuman keras (Miras), Narkoba, Bahan peledak, senjata api dan barang berbahaya lainnya.
(Humas Polres Jepara)

Safari Jum’at, Kasat Polair Polres Jepara Berikan Binluh

 Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada masyarakat nelayan/pesisir, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara berbagai macam cara dilakukan guna terciptanya keharmonisan serta kedekatan Polisi dengan masyarakat, salah satunya melaksanakan kegiatan Safari Jum’at di masjid wilayah pesisir.

Seperti kegiatan yang dilaksankan Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H bersama personel melaksanakan giat Safari Jum’at di Masjid DARUL ISTIQOMAH turut Ds. Ujungbatu Rt. 11/04 Kec. Jepara Kab. Jepara, Jum’at (05/01/2018).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bapak Ustad Husrin sebagai Imam Masjid DARUL ISTIQOMAH, Bapak H. Zahwawi sebagai khotib serta beberapa masyarakat nelayan Desa Ujungbatu. Safari Jum’at oleh Sat Polair Polres Jepara dalam rangka memberikan pembinaan dan penyuluhan terhadap masyarakat nelayan serta pembentukan jaringan informasi di wilayah pesisir.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H mengatakan, kegiatan Safari Jum’at yang dilaksanakan pihaknya merupakan cara yang mudah untuk mengumpulkan masyarakat nelayan/pesisir, dimana pada hari Jum’at masyarakat nelayan sedang libur/ tidak pergi melaut atau menangkap ikan guna menunaikan sholat Jum’at.

Pada kesempatan ini, Kasat Polair memanfaatkan momen hari libur para nelayan untuk melaksanakan kegiatan Safari Jum’at, dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan terkait peraturan Undang-Undang Kelauatan dan Perikanan, kelengkapan surat-surat atau dokumen kapal/perahu, batas zona tangkap serta penggunaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan.

Dalam kesempatan ini, Kasat Polair memberikan kesempatan kepada masyarakat nelayan untuk bertanya atau sekedar sharing, dengan adanya kesempatan tersebut masyarakat nelayan yang diwakili Bapak Gianto(42), alamat Ds. Ujungbatu Rt 11/04 Kec. Jepara Kab. Jepara, menanyakan tentang sulitnya proses pengurusan atau pembuatan surat-surat Kapal/Pas kecil serta sulitnya pengurusan asuransi, atas pertanyaan tersebut Kasat Polair menjawab dan menjelaskan pertanyaan yang diajukan Bapak Gianto serta menindak lanjuti hal tersebut.

Dipenghujung kegiatan tersebut, masyarakat nelayan Desa Ujungbatu yang diwakili tokoh agama Bapak Ustad Husrin sebagai imam Masjid DARUL ISTIQOMAH sangat mengapreasiasi kegiatan safari Jum’at dan sosialisasi hukum oleh Sat Polair Polres Jepara.

“Kami mengharapkan kegiatan semacam ini untuk terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah pesisir Kabupaten Jepara, mengingat masyarakat nelayan/pesisir masih awam adanya peraturan Udang-undang tersebut, dengan adanya kegiatan seperti ini supaya masyarakat dapat teredukasi” jelasnya.

(Humas Polres Jepara)

Sat Polair Polres Jepara Bagi-Bagi Bendera Ke Nelayan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Memupuk rasa cinta terhadap tanah air atau negara, merupakan salah satu yang terus ditingkatkan oleh Satuan Polisi Perairan Resor Jepara, guna menanamkan rasa cinta serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Di daerah pesisir Kabupaten Jepara sebagaian besar masyarakatnya berkehidupan sebagai nelayan serta berlatar belakang pendidikan yang kurang atau minim, dengan adanya hal tersebut Sat Polair Polres Jepara mengajak masyarakat nelayan atau pesisir untuk meningkatkan rasa cintanya terhadap tanah air, dengan memasang bendera merah putih di atas kapal atau perahu.
Seperti kegiatan yang dilakukan KBO Sat Polairud Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H bersama Personel membagikan bendera merah putih kepada masyarakat nelayan/pesisir untuk dipasang di atas kapal atau perahu, Kamis (04-01-2018) di Ds. Panggung Rt.11/03 Kec. Kedung Kab. Jepara, hal ini dilakukan dengan tujuan supaya masyarakat nelayan/pesisir lebih menghargai bendera merah putih serta lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H menjelaskan, kegiatan yang dilakukan pihaknya merupakan upaya guna menyadarkan atau mengajak masyarakat nelayan/pesisir lebih menghargai simbol negara yaitu bendera merah putih, selain itu juga untuk meningkatkan kecintaan terhadap tanah air yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami sering kali menjumpai kapal maupun perahu nelayan yang benderanya sudah tidak layak atau rusak, bahkan ada yang tidak memasang bendera merah putih sekalipun, hal ini membuat kami sangat perihatin melihatnya karena bendera tersebut merupakan simbol Negara dan diperebutkan atau di perjuangkan para pahlawan dengan tumpah darah.
Atas dasar itu kami membagikan bendera merah putih kepada masyarakat nelayan untuk dipasang diatas kapal maupun perahu, supaya masyarakat nelayan lebih menghargai jasa para pahlawan serta  meningkatkan kecintaan terhadap Bangsa dan Negara Indonesia” terang AKP Hendrik Irawan, SH.
Selain kegiatan bagi-bagi bendera, Sat Polairud Polres Jepara juga membagikan buku Undang-undang Perikanan dan Kelautan kepada masyarakat nelayan Desa Panggung yang tergabung dikelompok nelayan AL FALAQ, hal ini mengingat para masyarakat nelayan Desa Panggung masih sangat awam pengetahuannya dengan adanya Undang-undang tersebut. Dengan adanya pembagian buku Undang-undang Perikanan dan Kelautan, diharapkan masyarakat nelayan Desa Panggung dapat mempelajarinya serta memahami sehingga terhindar dari permasalahan hukum yang ada.
Disela-sela kegiatan tersebut, KBO Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada masyarakat nelayan Desa Panggung terkait alat keselamatan berlayar pada saat melaut atau menangkap ikan, dengan membagikan alat keselamatan Life Jacket kepada masyarakat nelayan, diharapakan pada saat melaut atau menagkap ikan supaya mengenakan alat keselamatan guna menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan.
(Humas Polres Jepara)