Category Archives: Satpolair

Tarling Pesisir, Polair Lakukan Binmas Perairan

Tribratanewsjepara.com – Selasa (06-06-2017) personel Polair Polres Jepara dalam safari tarawih keliling di di Musolla Tasmirullah Desa Karangaji  RT 16 RW 05 Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara secara simbolis memberikan bantuan perlengkapan ibadah kepada pengurus mushola.

Rombongan dari Polair Polres Jepara melaksanakan sholat Isya dan dilanjutkan sholat tarawih berjamaah bersama masyarakat nelayan desa setempat yang diimami oleh Ustadz Zumikan dan dilanjutkan dengan dzikir.

Seusai sholat tarawih, Kanit Gakkum Sat Polair Polres Jepara Aiptu M Zuhri melakukan dialog dengan masyarakat untuk menyerap secara langsung aspirasi masyarakat sekaligus memberikan Binluh perairan. ”Kami sengaja melakukan tarawih keliling ini, disamping untuk meningkatkan silaturahmi, juga agar kami tahu persis masalah-masalah Kamtibmas yang ada di masyarakat perairan dan agar bisa merasakan apa yang terjadi,” ujar Aiptu Zuhri.

Dalam materi yang disampaikan Aiptu Zuhri diantaranya menghimbau agar para nelayan bila melaut harus dilengkapi dengan dokumen dan alat alat keselamatan karena sering terjadinya kecelakaaan laut (jatuh dari kapal) mengingat di Karangaji masih banyak nelayan yg menggunakan arat (mini troull) mengingatkan batas waktu pengoperasian arat.

Selain itu juga mengajak untuk selalu mempertahankan 4 pilar bangsa yaitu Pancasila, Bhineka Tinggal Ika, UUD 1945 dan NKRI adalah harga mati.

“Mari kita lebih hati-hati dan mewaspadai adanya warga baru yang tidak di kenal, yang mengajarkan tentang terorisme dan radikalisme kepada generasi bangsa, apabila mengetahui segera diinformasikan ke Sat Polairud Polres Jepara,” imbau Aiptu Zuhri.

Masyarakat nelayan yang diwakili oleh imam mushola Zumikan memberi apresiasi dan merasa senang atas kehadiran dan Binluh dari Sat Polair Polres jepara dalam kegiatan ini dengan mengucapkan terimakasih atas pelaksanaanya. (as)

Pantau Distribusi BBM, Polair Polres Jepara Cek Perlengkapan Keselamatan

Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Polisi Perairan Polres Jepara Polda Jateng memantau pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamina ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Karimunjawa di pelabuhan Kartini Jepara. Polair mengecek alat keselamatan di kapal yang sangat berperan penting bagi keselamatan awak kapal tersebut.

“Kami melakukan pemantauan saat bongkar muat BBM dari truk tanki ke drum untuk diangkut ke Karimunjawa menggunakan kapal barang. Pemeriksaan alat keselamatan untuk meminimalisir fatalitas korban saat terjadi kecelakaan atau musibah,” ujar Kasat Polair AKP Hendrik Irawan SH.

Pihak Sat Polair Polres Jepara akan terus melakukan patroli maupun sambang guna memelihara keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna lalu lintas di perairan Jepara dan untuk mencegah segala bentuk tindak kriminalitas.

Selain itu, Polair juga memberikan Binluh kepada karyawan yang mengawaki untuk tetap mengutamakan keamanan dan keselamatan saat memindahkan BBM dari truk tanki ke dalam drum agar tidak terjadi lagi seperti kejadian kapal meledak beberapa bulan lalu. (as)

Cegah Penyelundupan Narkoba, Polair Polres Jepara Gelar Razia Di Dermaga ASDP

Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Jepara melakukan upaya preventif berupa pencegahan terhadap tindak kriminal maupun kejahatan lain dengan melakukan pemeriksaan terhadap Kapal Motor Penumpang (KMP) Siginjai yang akan bertolak ke Pulau Karimunjawa, Sabtu (20-05-2017) pagi.

Saat kapal akan berlayar dan menaikkan barang-barang penumpang di dermaga pelabuhan Kartini Jepara, anggota Sat Polair yang dipimpin Kasat Polair Polres Jepara Ajun Komisaris Polisi Hendrik Irawan SH berkoordinasi dengan pihak Syah Bandar dan Kapten Kapal khususnya untuk meminta ijin pemeriksaan di area pelabuhan dan KMP Siginjai.

“Pemeriksaan ini adalah untuk mengantisipasi penumpang membawa barang berbahaya seperti senjata tajam, senjata api, bahan peledak. Dan meminimalisir peredaran gelap Narkoba dan barang berbahaya lainnya melalui jalur laut. Selama pemeriksaan di dalam galangan kapal tidak ditemukan hal-hal yang menjurus tindak pidana.

Selain itu, Kasat Polair juga memberikan sosialisasi program Quick Wins khususnya program ke 11 yaitu kegiatan penertiban dan penegakkan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila serta Program 6 dengan kegiatan Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik. (As)

Patroli Laut, Polair Polres Jepara Bagikan Life Jacket

Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Jepara Jawa Tengah menggelar patroli laut untuk melakukan pengamanan dan pengawasan di wilayah perairan Karimunjawa, Minggu (15-05-2017).

“Patroli ini sudah menjadi agenda rutin kami dalam menjaga wilayah perairan agar aman dan mencegah tindakan kriminalitas lainnya, seperti illegal oil, illegal fishing dan illegal logging,” ucapnya.

“Patroli perairan tersebut memberikan himbauan-himbauan Kamtibmas, keselamatan dalam melaut, dan agar tidak menggunakan alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan sekaligus pengawasan terhadap kapal kapal niaga yang melintas di perairan Karimunjawa agar tidak melintasi zona konservasi yang akan merusak terumbu karang,” tutur Kasat Polair.

Ditambahkan AKP Hendrik, saat patroli juga membagikan alat keselamatan life jaket saat melakukan pemeriksaan dokumen kapal dan alat tangkap ikan  di kapal ikan KMN Citra Jaya 1 GT 50 serta penjelasan fungsi dan cara pemakaiannya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan arahan kepada para nelayan mengenai prosedur yang baik dan benar mengenai keselamatan serta perlengkapan dalam melakukan kegiatan penangkapan ikan di laut.

Pihaknya juga melakukan pengamanan para penumpang yang akan naik kapal KM Kelimutu Tujuan Semarang.

“Kita berharap masyarakat agar ikut aktif dalam menjaga keamanan dan lingkungan masing-masing, dan secepatnya melaporkan kalau menemukan atau melihat ada aktivitas yang mencurigakan segera laporkan kepada polisi,” harapnya.

Para Nahkoda Kapal dan pengurus objek wisata sangat berterima kasih karena patroli tersebut sifatnya dialogis dan pembinaan yang mana mengingatkan para pengguna laut untuk lebih tertib dan ikut bersama bertanggung jawab akan keamanan laut NKRI. (as)

Bahas Kerusakan Kerumbu Karang Di Karimunjawa, Kasat Polair Polres Jepara Hadiri Sarasehan

Tribratanewsjepara.com – Minggu, 14 Mei 2017 Pukul 08.30 WIB Kasat Polair Polres Jepara Polda Jateng AKP Hendrik Irawan SH menghadiri Sarasehan dengan kelompok masyarakat dan Dinas terkait, Minggu (14-05-2017).

Sarasehan yang di gelar di Aula Kecamatan Karimun Jawa Kabupaten Jepara membahas tentang penanganan kerusakan terumbu karang di Pulau Tengah dan Pulau Cilik Karimunjawa.

Hadir dalam Sarasehan Wakil Ketua DPR Provinsi Jateng Komisi B Drs Yudi Sancoyo MM, Helmi dari DPRD Komisi B Kabupaten Jepara, Perwakilan Syahbandar Karimunjawa, Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, LSM Aliansi Karimunjawa, wartawan dan masyarakat Karimunjawa.
Wakil Ketua DPR Provinsi Jateng dari Komisi B, Drs Yudi Sancoyo MM dalam sambutannya menyampaikan, tidak ada kerusakan terumbu karang bilamana tidak ada kelalaian dari manusia. Sangat memprihatinkan bilamana terjadi kerusakan terumbu karang di Karimunjawa, jangan dibiarkan kerusakan terjadi dan menata kembali yang lebih baik Karimunjawa.

Jangan sampai, lanjut Yudi, masalah ini tertelan oleh bumi dan butuh penangann khusus dari semua pihak. Sarpras (kapal, BBM dll) pihak pemerintah yang terkait baik itu dari Polair, AL dan lain sebagainya sangat butuh perhatian dari Pemda setempat untuk selalu didukung, pinta Yudi.

 
Perwakilan dari Syahbandar Karimunjawa, Sutarto menyampaikan, untuk meminimalisir kerusakan terumbu karang di Karimunjawa sarana dan prasarana dermaga harus memadahi. Rencana pembangunan perpanjangan dermaga Legon Bajak di perpanjang 144 M sehingga dapat menimalisir kerusakan terumbu karang dan kapal dapat bersandar dengan baik.

 
Sementara itu, pelaksanaan pemantauan atau pengawasan terhadap terumbu karang dengan cara patroli bersama instansi terkait. Untuk permasalahan kerusakan terumbu karang ini tidak bisa menyalahkan sepihak dan penanganan kerusakan terumbu karang harus mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP). Kapal yang bersandar di dermaga atau yang berlabuh harus berkoordinasi dan meminta ijin dari Syahbandar setempat melalui Radio Pantai, papar Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan SH.

 
Kepala Seksi I BTN wilayah Kemojan Karimunjawa menyampaikan, penelitian terhadap kerusakan terumbu karang di Pulau Tengah dan pulau Cilik Karimunjawa bekerjasama dengan UNDIP Semarang, LHK dan LIPI. Faktor kerusakan terumbu karang dapat terjadi karena faktor cuaca dan kelalaian dari manusianya. Sedangkan Zona Karimunjawa 92 % Zonasi Tradisional, untuk itu kapal-kapal besar tidak boleh bersandar atau berlabuh di zonasi tradisional.

 
Jarkhanudin, Ketua LSM Aliansi Karimunjawa menekankan terhadap petugas lebih giat dalam pengawasan kelestarian lingkungan hidup Karimunjawa. Sarana dan prasarana untuk pengawasan terhadap lingkungan hidup Karimunjawa harus memadai.
“Kerusakan terumbu karang ini sebagai pelajaran untuk kita kedepannya supaya lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup Karimunjawa. Selain itu, meminta petugas supaya ada tindakan bilamana ada kapal-kapal besar yang berlabuh di zona terlarang/zona konservasi,” tutur Jarkhanudin. (AS)

 

Kasat Polair Polres Jepara Pimpin Latihan Morse

Tribratanewsjepara.com – Rabu (10/5/2017) pukul 08.00 WIB, Kasat Polair Polres Jepara Polda Jateng AKP Hendrik Irawan SH memimpin apel pagi yang diikuti oleh anggota Sat Polair Polres Jepara.

Apel pagi diawali dengan membaca doa pagi, setelah berdoa dilanjutkan dengan memberikan arahan kepada anggota.

Kegiatan apel pagi ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di Mako Sat Polair setiap hari. Dengan mengikuti apel pagi anggota kepolisian dapat menerima arahan petunjuk pimpinan, baik arahan yang sifatnya petunjuk maupun evaluasi terhadap kinerja yang dilakukan anggota Sat Polair.

Setelah pelaksanaan apel pagi, dilanjutkan dengan latihan sandi morse.

“Hal ini untuk meningkatkan kemampuan anggota Polair dalam berkomunikasi dengan sandi morse,” tutur Hendrik.

Beri Pelayanan Kepolisian Kepada Wisatawan, Polair Polres Jepara Siagakan Personil Di Obyek Wisata

Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan Polres Jepara Polda Jawa Tengah menggiatkan pelaksanaan patroli dan penjagaan di obyek wisata Pantai Tirta Samudra Bandengan dan Pantai Kartini Jepara, Minggu (07-05-2017). Patroli yang dilakukan personel Sat Polair ini merupakan salah satu kegiatan rutin untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat yang sedang berlibur di wilayah pantai Kabupaten Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK melalui Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan SH mengatakan, pihaknya melakukan patroli menggunakan kapal karet untuk menghimbau dan menghalau wisatawan yang sedang mandi di pantai untuk tidak melewati batas mandi yang telah dibuat oleh pengelola obyek wisata. Hal ini untuk kepentingan keselamatan dan keamanan para wisatawan agar tidak terjadi musibah atau kecelakaan diareal pemandian pantai seperti tenggelam maupun hilang terseret arus laut.

“Selain melaksanakan patroli di pantai, kami juga menempatkan personel di pelabuhan wisata pantai Tirto Samudra Bandengan dan Pantai Kartini Jepara serta Pulau Panjang guna memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat yang akan menyeberang ke Pulau Panjang maupun sekembalinya. Patroli dialogis yang kami lakukan juga merupakan bentuk penjabaran dari program prirotas Kapolri dalam hal penguatan pemeliharaan keamanan, ketertiban masyarakat (Harkamtibmas),” imbuhnya. (AS)

Cegah Premanisme, Polair Polres Jepara Tempatkan Personel Di TPI Ujungbatu

Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Jepara Polda Jateng, menempatkan personilnya di tempat pelelangan ikan (TPI) Ujungbatu Jepara, Sabtu (06-05-2017) pukul 03.00 dini hari. Hal ini dilakukan dalam rangka antisipasi tindak premanisme dan gangguan Kamtibmas lainnya di lokasi pelabuhan dan TPI Ujung Batu pada saat pelelangan ikan serta pada saat proses bongkar muat hasil tangkapan nelayan.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugrogo SIK melalui Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasat Polair) AKP Hendrik Irawan SH mengatakan, setiap hari anggota Polair tiap ada kegiatan bongkar muat atau pelelangan ikan, Sat Polair pasti menempatkan personel untuk melakukan pengamanan dan pemantauan serta pengawasan.

Hal ini untuk meminimalisir ambang gangguan agar tidak menjadi gangguan nyata seperti perkelahian dan pencurian serta tindak premanisme dan potensi gannguan Kamtibmas lainnya. Dalam pelaksanaannya anggota berkoordinasi dengan pengelola dan dinas instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pengamanan.

“Dengan adanya petugas Polair yang berjaga di pelabuhan dan TPI kami sangat senang, terutama terhadap masyarakat Nelayan yang bongkar ikan, dikardnakan banyaknya alang-alang atau premanisme yang sangat meresahkan. Begitu pula kehadiran anggota Polair saat pelelangan ikan di TPI sangat dirasakan manfaatnya dikarenakan kegiatan pelelangan dapan berjalan dengan tertib,” tutur Kepala TPI Ujungbatu Lilik Kuwitardi.

Hal senada juga disampaikan oleh Darso perwakilan Masyarakat Nelayan dan Nurkholis salah satu pengepul ikan, mereka sangat senang atas kehadiran anggota Polair. (As)

Polair Jepara Cek TKP Nelayan Meninggal Dunia Di Kapal

Selamat malam komandan, Ijin Melaporkan Pada hari Sabtu Tanggal 29 April 2017 Pukul 21.00 Wib telah terjadi Orang Meninggal di atas Kapal ABK kapal Nelayan KMN. MULYO UTOMO di perairan barat pulau panjang kurang lebih 10 Mil Laut Dari Pelabuhan Perintis Jobokuto Jepara.
Korban Atas nama: SLAMET SAMPIR Bin DIRAN (Alm) , Umur : 65 Tahun, Laki-laki, Islam, Nelayan Alamat : Ds. Ujung Batu Rt. 04 / 03 Kec. Jepara Kab. Jepara.

Saksi-Saksi
1. HADI PRAYETNO , Umur 65 Tahun, Pekerjaan Nelayan, Agama Islam, Alamat Ds. Selagi Rt. 11/03 Kec. Pakis Aji Kab. Jepara.

2. FAKIH, Umur 45 Tahun, Pekerjaan Nelayan, Agama Islam, Alamat Ds. Ujung Batu Rt. 10/04 Kec. Jepara Kab. Jepara.

3. UTADI, Umur 39 Tahun, Pekerjaan Nelayan, Agama Islam, Alamat Ds. Ujung Batu Rt. 10/04 Kec. Jepara Kab. Jepara

Kronologi Kejadian
Pada hari Sabtu Tanggal 29 April 2017 pukul 16.00 Wib korban bersama 20 ABK (Anak buah kapal) lainnya berangkat melaut mencari ikan dengan menggunakan Kapal KMN. MULYO UTOMO yang di Nahkodai KASAN MAKRUF, pada pukul 18.00 Wib posisi kapal berada di perairan sebelah barat pulau panjang kurang lebih 10 Mil Laut dari Dermaga Perintis Jobokuto Jepara, pada posisi tersebut kapal berlabuh atau lego jangkar, selanjutnya korban menyalakan lampu dan makan bersama ABK lainnya, setelah makan korban bersama ABK lainnya memancing cumi di bibir kanan kapal, pada pukul 21.00 Wib korban tergletak di atas kapal selanjutnya saksi pertama berusaha membangunkan korban namun korban sudah tidak bernyawa, kemudian korban di pindah di tengah kapal dan di bawa kembali ke dermaga TPI Ujung batu Jepara, atas kejadian tersebut saudara saksi melaporkan kejadian ke kantor Sat Polair Polres Jepara.

Selanjutnya Anggota Sat Polair Res Jepara membawa pulang jenazah ke rumah Duka dan selanjutnya Anggota berkoordinasi ke dokter puskesmas Jepara atas nama Dr. PRASOJO untuk melakukan Visum atau pemeriksaan.

Pencarian korban laka laut

Selamat Sore ndan, Ijin Melaporkan telah terjadi Laka Laut Orang Tenggelam Pada hari Sabtu Tanggal 29 April 2017 Pukul 08.30 Wib Atas nama :
Nama : SARI UZAKI
Umur : 33 Tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Pekerjaan : Nelayan
Alamat : Ds. Kedung Malang Rt. 04 / 01 Kec. Kedung
Kab. Jepara.

Saksi – Saksi
1. NUR AKSAN , Umur 50 Tahun, Pekerjaan Nelayan, Agama
Islam, Alamat Ds. Kedung Malang Rt. 03/01 Kec. Kedung
Kab. Jepara.
2. YAROKI, Umur 40 Tahun, Pekerjaan Nelayan, Agama Islam,
Alamat Ds. Kedung Malang Rt. 03/01 Kec. Kedung
Kab. Jepara.
3. KOSIM, Umur 35 Tahun, Pekerjaan Nelayan, Agama Islam,
Alamat Ds. Kedung Malang Rt. 03/01 Kec. Kedung
Kab. Jepara.

Kronologi Kejadian :
Pada hari Sabtu Tanggal 29 April 2017 pukul 06.30 Wib korban bersama 7 rekannya pergi melaut untuk menangkap ikan dengan menggunakan perahu jenis Sopek milik Bapak KOSIM, setelah perjalanan laut 1.5 Jam tepatnya pukul 08.00 Wib korban bersama rekannya sampai di TKP kemudian menebar jaring, pada pukul 08.30 Wib atau setelah menebar jaring korban bersama rekannya mendekati bagang lalu mengikatkan perahu ke bagang tersebut, kemudian korban bersama 3 rekannya naik ke atas bagang sebelum sampai ke atas bagang korban terjatuh ke laut dan tenggelam, kemudian rekan-rekannya berusaha mencari korban namun tidak ditemukan lalu rekan-rekannya pulang untuk memberitahukan keluarganya dan melaporkan kejadian tersebut ke Bapak Kepala Desa Kedung Malang, kemudian Bapak Kepala Desa melaporkan kejadian tersebut ke Sat Polair Polres Jepara.

Hingga Saat ini korban belum di temukan, untuk pencarian dilanjutkan besok pagi hari minggu tgl 30 April 2017.