Arsip Kategori: Satuan Fungsi

Rapat Evaluasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas pada Bundaran Ngabul Jepara

 
Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Bundaran Ngabul atau yang dikenal dengan Patung 3 Tokoh Wanita Jepara yang terletak di persimpangan jalur utama menuju kota Jepara, seiring dengan bertambahnya volume lalu lintas pada simpang tersebut maka akan menyebabkan berbagai masalah mulai dari kemacetan dan konflik lalu lintas yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Dalam rangka meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta mengurangi kemacetan dan konflik lalu lintas perlu dilakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas, pada kesempatan ini Kamis, 19 April 2018 bertempat diruang Setda Kab Jepara telah dilaksanakan Forum Lalu lintas dan angkutan jalan yang dihadiri unsur instansi terkait (Dinas Perhubungan, Kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum dan Kawasan Pemukiman, Dinas Perdagangan, Bapedda dll)

Melalui rapat koordinasi lalu lintas dan angkutan jalan pada bundaran Ngabul Tahunan dihasilkan butir-butir kesepakatan sebagai berikut : Jalur jepara kudus di alihkan melewati jalur pasar baru selama 24 jam dan sebaliknya, Jalur dari arah batealit menuju bunderan tidak boleh melewati pasar baru tetapi melawati jalan lingkar pengadaian, kemudian untuk parkir puskesmas kec tahunan masuk ke kantor bale benih di sebelah puskesmas, untuk parkir pengunjung bunderan diarahakan ke pujasera atau disebelah utara patung, bundaran ngabul nanti di buat pagar sekeliling dan dikasih pintu masuk dan keluar di sebelah utara, kemudian dari pihak dishub akan memasang rambu rambu petunjuk dan larang disekitaran bunderan ngabul dan tidak ada parkir dikanan kiri bunderan.

Sementara Kaur Bin Ops Lantas Polres Jepara IPTU Suyitno, SH saat mewakili Kasat Lantas Polres Jepara AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, SIK mengatakan harapan dari pelaksanaan rapat koordinasi atau forum lalu lintas ini yaitu untuk menciptakan situasi Kamseltibcar Lantas yang Aman, Selamat, Tertib dan Lancar dan semoga apa yang telah diusahakan dalam forum ini mampu memecahkan masalah khususnya lalu lintas di Kabupaten Jepara.

(HumasPolresJepara)

Sat Reskrim Jepara Olah TKP Pencurian di Toko Bangunan

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Piket anggota Sat Reskrim Polres Jepara yang terdiri dari Tim Olah TKP Inafis bersama Unit Resmob Jepara mendatangi TKP Pencurian di toko bangunan TB ANISAH alamat  Ds. Sinanggul 28/05, Kec. Mlonggo, Kab. Jepara, yang sekaligus rumah dari Agus Saputro Setiawan (36 th).

 

Dari pantauan kamera cctv pencurian terjadi pada Rabu dini hari (18/04/2018) pkl 02.00 wib. Dimana pelaku masuk melalui tembok belakang rumah dengan cara memanjat pohon mangga yang kebetulan bersebelahan dengan tembok belakang rumah, kemudian masuk kelantai dua dengan modus mencongkel jendela, lalu pelaku keluar melalui garasi pintu depan rumah.

Adapun barang-barang yang dibawa oleh pelaku diantaranya dua buah Helm masing-masing merk KYT Lepoard warna toska dan merk 661 warna orange motif kuning, satu buah laptop merk Asus warna putih serta uang tunai Rp. 6.000.000,- dengan total kerugian berkisar 14 juta rupiah.

Berdasarkan hasil olah TKP telah diamankan sidik jari diduga milik pelaku. Selanjutnya akan dilakukan pengembangan identitas pelaku melalui sidik jari tersebut serta penyelidikan dari Tim Resmob Jepara.

(HumasPolresJepara)

Sat Reskrim Polres Jepara Amankan Pelaku Penimbunan BBM

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Rabu (18/04/2018), FJ (35) warga Desa Bandengan Kecamatan/Kabupaten Jepara terpaksa harus berurusan dengan kepolisian lantaran perbuatannya yang melanggar pasal 53 dan atau pasal 55 UU RI No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Saat diamankan di Kantor Sat Reskrim Jepara dirinya mengakui telah menimbun BBM (Bahan Bakar Minyak) di rumahnya. Jenis BBM yang disimpan antara lain Pertamax sebanyak 5 dirigen ukuran 30 L dengan total 140 liter, Pertalite sebanyak 21 dirigen ukuran 30 L dengan total 620 liter dan Solar sebanyak 7 dirigen ukuran 30 L dengan total 200 liter.

Saat ditemui dalam acara Konferensi Press, Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharto, S.H. mengungkapkan bahwa pelaku sudah meresahkan masyarakat lantaran dirinya menimbun ratusan liter BBM (Bahan Bakar Minyak) di pekarangan rumahnya demi meraup keuntungan pribadi, hal tersebutlah yang sedikit banyak memicu kelangkaan BBM dikalangan masyarakat karena ada oknum yang menimbun/menyimpan BBM untuk kepentingan dan keuntungan pribadi.

Dan untuk saat ini perkara yang menjerat tersangka FJ tersebut masih ditangani oleh Sat Reskrim Polres Jepara untuk diproses sesuai dengan hokum yang berlaku, tambah Kasat Reskrim Polres Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Patroli di Tempat Wisata Antisipasi Tindak Kejahatan Saat Libur Akhir Pekan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Anggota Sat Sabhara Polres Jepara melakukan patroli dialogis di objek wisata di wilayah hukum Polres Jepara guna antisipasi gangguan kamtibmas, Kemarin siang Minggu (15/04/2018).
Patroli di laksanakan di obyek wisata yaitu di Pantai Kartini dan Pantai Bandengan. Saat libur akhir pekan tempat wisata di wilayah Jepara sering menjadi tujuan berlibur baik masyarakat Jepara sendiri maupun yang berasal dari luar Jepara. Untuk menjaga agar wisatawan dapat menghabiskan waktu untuk berlibur dengan aman dan nyaman, anggota melaksanakan patroli rutin saat akhir pekan maupun saat hari libur.
Anggota tidak lupa memberikan himbauan kepada wisatawan untuk selalu menjaga barang bawaannya, karena pelaku tindak kejahatan selalu mengincar korban yang lengah. Tidak hanya wisatawan, masyarakat maupun tukang parkir yang ada ditempat wisata juga diberikan himbauan untuk ikut menjaga situasi tempat wisata agar tetap aman dan kondusif, segera melaporkan kepada petugas jika ada kejadian ataupun ada orang yang mencurigakan.
Kasat Sabhara AKP Usman Jumaidi  mengatakan,”Dengan adanya kegiatan patroli yang dilakukan oleh anggota Sat Sabhara, hal ini disambut baik oleh masyarakat dan wisatawan dengan senang hati, karena mereka merasa terlindungi dan terasa aman berwisata di Jepara dengan adanya kehadiran anggota Polri”.
(Humas Polres Jepara)

Tekan Angka Pelanggaran, Sat Polair Polres Jepara Giatkan Patroli

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Patroli perairan merupakan upaya preventif yang dilakukan Satuan Polisi Perairan Resor Jepara dalam antisipasi, pencegahan serta penertiban terhadap pelanggaran ataupun tindak pidana khususnya di wilayah perairan Kabupaten Jepara.
Upaya pencegahan serta penertiban terhadap tindak pidana maupun pelanggaran di laut, Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H melalui Kanit Patroli Ipda Andhi Muji Sistiyono bersama anggota melaksanakan giat patroli perairan, dengan menggunakan sarana kapal Polisi IX-1021di wilayah perairan Jepara, kemarin (12/04/2018).
Giat patroli perairan yang dilaksanakan Sat Polair Polres Jepara pada kali ini dengan sasaran pada kapal nelayan yang melanggar terhadap kelengkapan surat-surat atau dokumen kapal, alat tangkap yang dilarang serta zona/batas penangkapan ikan.
Pada giat patroli kali ini, Polair berhasil menemukan kapal nelayan KM. SARANG HIU dengan nama nahkoda Mudakir yang telah diketahui melakukan pelanggaran terhadap daftar manifest yang tidak sesuai dengan jumlah rielnya, atas pelanggaran tersebut dari Polair selanjutnya melakukan penyitaan terhadap dokumen kapal guna untuk dilakukan pemeriksaan serta pembinaan lebih lanjut.
Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H melalui Kanit Patroli Ipda Andhi. MS mengungkapkan bahwa untuk menekan angka pelanggaran serta pencegahan terhadap tindak pidana yang terjadi di perairan atau di laut,
pihaknya menggiatkan patroli perairan secara rutin di wilayahnya.
“Dengan harapan agar para nelayan kedepannya semakin tertib serta mematuhi terkait adanya peraturan ataupun Undang-undang yang berlaku,” pungkasnya.
(Humas Polres Jepara)

SATUAN LALU LINTAS POLRES JEPARA GELAR FGD DENGAN AKADEMISI DAN FORUM PEMERHATI LALU LINTAS

UNDANG – UNDANG NO. 22 TAHUN 2009
TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
TAK PERLU DI REVISI

 

Kasat Lantas Polres Jepara bersama Wakil 3 Dekan UNISNU Jepara

JEPARA –Reaksi akan adanya revisi terhadap undang – undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang meminta agar sepeda motor masuk sebagai transportasi umum mulai muncul di masyarakat, hal ini turut mendapat sorotan dari wakil 3 dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam NU Jepara (UNISNU) Ariyanto,S.T.,M.T.,I.A.I.

Kita tau bahwa masyarakat kini dimudahkan dalam angkutan berbasis online. Seperti grab car, go car sudah menjadi salah satu primadona bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak pendek maupun jarak jauh. Harga yang lebih murah dan kemudahan dalam penggunaan konsumen sangatlah efektif pada kalangan masyarat. Keberadaan angkutan online menjadi favorite masyarakat yang mempunyai dampak positif bagi keseharian mereka.

Yang menjadikan persoalan saat ini yaitu saat keberadaan angkutan on line khususnya yang menggunakan kendaraan R2 belum terakomodir dalam UU 22 tahun 2009, apalagi menggunakan IT sebagai basis pelayanannya, “Kami merasa bahwa regulasi tentang peraturan yang sudah ada saat ini dirasa sudah sejalan dengan perubahan dan perkembangan akan transportasi, karena aturan yang ada baik UU No. 22 tahun 2009 maupun Permen nomor 108 tahun 2017 yang bekaitan dengan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan serta penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek sudah ada dalam perspektif undang – undang sehingga tidak diperlukan adanya perubahan atau revisi terhadap undang – undang lalu lintas , mengingat hakikat dan cita – cita dari penyusunan UU 22/2009, adalah Keamanan, Ketertiban, Kelancaran Dan Keselamatan,” kata Ariyanto yang termasuk salah satu Akademisi Kab. Jepara yang termasuk dalam pemerhati lalu lintas Kab. Jepara.

Menurutnya jika tetap akan dilaksanakan revisi bisa menimbulkan kerisauan serta dikhawatirkan dan akan menimbulkan permasalahan baru, karena pada hakikatnya keberadaan sepeda motor hanya digunakan sebagai alat transportasi manusia dan perorangan, bukan angkutan barang apalagi angkutan umum. Pertimbangan lain, selain keamanan dan keselamatan, adalah terkait dengan daya angkut yang tebatas, bayangkan, ketika angkutan R2 dilegalkan, dipastikan peningkatan volume kendaraan dijalan akan meningkat pesat, tentu ini berpengaruh terhadap kelancaran, ketertiban dan keteraturan lalu lintas di jalan, sejauh ini berbagai upaya serta inovasi yang bersifat prefentif dan preemtif yang dilaksanakan oleh Kepolisian khususnya Lalu Lintas sudah mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas namun apabila angkutan on line sepeda motor dilegalkan dipastikan kejadian Laka Lantas akan meningkat karena keberadaan sepeda motor melebihi kapasitas jalan.

Sesungguhnya solusi dari permasalahan ini adalah dengan segera cara menyiapkan dan membangun moda transportasi yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, sebagaimana cita-cita atau amanat undang-undang 22 th 2009 sehingga tidak perlu dilakukan adanya revisi namun yang dibutuhkan peraturan dalam bentuk Peraturan Menteri, Peraturan Pemerintah dan Keputusan Presiden.

Dalam hal untuk memperoleh masukan berkaitan dengan adanya revisi UU lalu lintas, Satlantas Polres Jepara bersama dengan Akademisi dan pemerhati lalu lintas di Kab. Jepara berdiskusi untuk membahas permasalahan dan penanganan berkembangnya angkutan on line di wilayah Kab. Jepara, besar harapan kami dengan adanya FGD ini permasalahan yang ada dimasyarakat dapat di petakan sehingga akan diperoleh solusi pemecahan masalah yang terbaik, ungkap Kasat Lantas .

Dari seluruh pembahasan yang diberikan oleh narasumber dan peserta diskusi memperoleh hasil bahwa dari analisa permasalahan berkaitan dengan angkutan on line R2 khususnya yang ada di wilayah Kab. Jepara tidak memerlukan akan adanya revisi atas undang – undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan karena adanya UU dan Permen dirasa masih relevan untuk mengatasi permasalahan transportasi on line yang berkembang saat ini.

Polair Polres Jepara Amankan Acara Haul Di Pulau Panjang

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka untuk mewujudkan situasi yang aman serta kondusif, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara melaksanakan kegiatan pengamanan acara Haul di makam Syeikh Abubakar Ba’alawy Pulau Panjang Jepara, kemarin(10/04/2018).
Pelaksanaan giat pengamanan dipimpin Kaur Bin Ops (KBO) Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H beserta beberapa personel Polair dan dibantu oleh instansi samping terdiri dari TNI AL, BANSER serta PMI Kab. Jepara.
Kegiatan haul ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Jepara Ke-469 yang diadakan pihak panitia dengan berziarah ke makam Syeikh Abubakar Ba’alawy di Pulau Panjang Jepara. Kegiatan haul tersebut di pimpin oleh Bapak Kiyai Ulil Absor dengan jumlah peserta yang hadir kurang lebih 60 Orang.
Kaur Bin Ops Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H menjelaskan bahwa, pelaksanaan kegiatan haul di Pulau Panjang ini melibatkan peserta yang cukup banyak dengan menggunakan kapal wisata Sapta Pesona untuk sampai ke tempat tujuan tersebut.
“Dengan adanya hal tersebut kami bersama instansi samping melaksanakan pengamanan serta pengawalan terhadap peserta haul, hal ini guna menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan dan tentunya untuk menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” pungkasnya.
(Humas Polres Jepara)

Kapolsek Keling Tinjau Penilaian Lomba Poskamling Tingkat Polres Jepara.


Tribratanews.jateng.polri.go.id
, Jepara – Kepala Kepolisian Sektor Keling AKP I D.G. Mahendra meninjau poskamling yang ada di Desa Keling Rt 01 Rw 04 Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, Senin (09/04/2018).

Poskamling yang ditinjau oleh Kapolsek adalah poskamling yang mengikuti lomba siskamling tingkat Polres Jepara, dimana Perwakilan dari Kecamatan Keling yaitu Poskamling Desa Keling.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Keling AKP I D.G. Mahendra beserta unsur Muspika Kecamatan Keling, Mewakili Kapolres Jepara Kanit Binkamsa Sat Binmas Iptu M. Teguh Pujadi, Petinggi Desa Keling, Ketua BPD Desa Keling, Penasehat RT AKBP (Purn) Sulemi, Ketua RT dan seluruh warga RT 01/04.

AKP Mahendra dalam sambutannya mengatakan bahwa lomba Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) yang diprakarsai oleh Kapolres Jepara ini digelar untuk mendorong  semangat Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) demi meningkatkan keamanan di wilayah sendiri.

“Karena pada dasarnya keamanan dan ketertiban masyarakat adalah merupakan tanggung jawab bersama/semua pihak. Dengan meningkatkan siskamling diharapkan dapat mendeteksi sejak dini masalah-masalah terkait kamtibmas serta mencegah terjadinya kejahatan” ungkap Kapolsek Keling.

Pada penilaian poskamling, tim penilai melakukan pengecekan perlengkapan beserta administrasinya, personil yang melaksanakan ronda termasuk fungsi dan tugasnya, pengecekan cara membunyikan kentongan dan penilaian peragaan cara penanganan pencopetan,  penilaian peragaan bahaya kebakaran dan penanggulangannya serta bagaimana cara penggunaan alat pemadam kebakaran yang benar.

(Humas Polres Jepara)

Polair Polres Jepara Gandeng Dinas Perikanan Gelar Patroli Bersama.

  Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Satuan Polisi Perairan Resor Jepara bersama Dinas Perikanan Kabupaten Jepara melaksanakan kegiatan patroli gabungan di wilayah perairan Jepara, Kamis (05/04/2018) dengan menggunakan sarana Kapal Polisi KP. IX-1021 yang dimiliki Sat Polair Polres Jepara.

Dalam pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh KBO Sat Polair Polres Jepara IPTU Lukman Fuadi, S.H. beserta 5 anggota, sedangkan dari Dinas Perikanan Kab. Jepara 6 Orang yang dipimpin Bapak Imam Fitriadi, S.T. sebagai Kepala seksi Kelembagaan dan Pengelolaan Sumber Daya.

Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H. melalui KBO Polair Iptu Lukman Fuadi, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan patroli gabungan yang dilaksanakan pihaknya bersama Dinas Perikanan ini, terkandung maksud untuk memonitoring terhadap kapal-kapal nelayan yang melanggar peraturan zona tangkap serta penertiban terkait kelengkapan surat-surat atau dokumen kapal.

KBO Polair menambahkan “Dalam kegiatan ini kami juga melakukan upaya pembinaan terhadap nelayan yang melanggar peraturan, dengan harapan kedepannya para nelayan bisa lebih tertib serta mematuhi adanya peraturan yang berlaku,” jelasnya.

Pada posisi 06*37.834′ 11* tepatnya di perairan Bokor telah ditemukan 2 kapal nelayan, diantaranya KMN. HASIL BUMI dengan nahkoda kapal yaitu Ambari warga Demak serta KMN. SRI DONO MULYO dengan nahkoda Sarto warga Jepara, kapal nelayan tersebut telah diketahui melanggar peraturan zona tangkap dan selanjutnya dilakukan pembinaan.

Disela-sela kegiatan patroli, KBO Polair juga membagikan bendera merah putih serta mengingatkan ke nahkoda kapal nelayan, supaya bendera yang sudah rusak atau tidak layak pakai untuk digantikan yang baru, hal ini dengan maksud agar para nelayan lebih mencintai terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan menghormati simbol Negara.

(Humas Polres Jepara)

Sat Reskrim Polres Jepara Ungkap Kasus Perjudian.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Unit Resmob Sat Reskrim Jepara berhasil membekuk para pelaku perjudian yang berlangsung di halaman belakang warung kopi turut Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Kamis (05/04/18).

Ketiga orang pelaku yang berhasil dibekuk yaitu SP (49), RS (51) dan DT (77), yang kesemuanya adalah warga Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara

Pelaku dibekuk ketika sedang bermain judi sore hari dan judi yang dimainkan berjenis judi kartu remi.

Semula tim Resmob Sat Reskrim Jepara memperoleh informasi dari warga sekitar lokasi bahwa di halaman belakang warung kopi turut Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara sering berlangsung aktifitas judi yang meresahkan dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Mendapatkan informasi tersebut, tim Resmob bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan di lokasi. Dan benar, bahwa di lokasi yakni di halaman belakang warung kopi turut Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara telah berlangsung aktifitas perjudian, sehingga anggota tim Resmob yang sudah berada di lokasi segera membekuk ketiga pelaku.

“Para pelaku diamankan oleh tim Resmob lantaran menggunakan uang sebagai sarana berjudi demi memperoleh keuntungan. Dan saat ini ketiga orang pelaku beserta barang bukti satu set kartu remi dan uang tunai sejumlah Rp 179.000,- telah diamankan di Kantor Sat Reskrim Polres Jepara guna dilakukan proses penyidikan” jelas Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta, S.H.

(Humas Polres Jepara)