Arsip Kategori: Polsek Kembang

Biru-kan Wilayah Jepara Utara, Polsek Rayon Utara Laksanakan Giat Rayonisasi.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat, Kepolisian Sektor (Polsek) Rayon Utara melaksanakan kegiatan razia gabungan atau bisa disebut kegiatan rayonisasi.

Untuk diketahui bahwa Polres Jepara terbagi dalam 3 (tiga) rayon yakni Rayon Utara, Rayon Selatan dan Rayon Tengah. Dan yang melaksanakan kegiatan razia gabungan/rayonisasi yang dilaksanakan pada senin malam hingga Selasa (12/12/2017) dini hari tadi adalah Polsek Rayon Utara yang terdiri dari personil Polsek Mlonggo, Polsek Keling, Polsek Pakis Aji, Polsek Donorojo, Polsek Bangsri dan Polsek Kembang.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho melalui Kapolsek Mlonggo AKP Maryono menjelaskan bahwa “Bahwa kegiatan patroli skala besar yang melibatkan gabungan beberapa Polsek ini juga mengandung maksud yang sama yaitu sebagai bentuk pencegahan terhadap gangguan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Mayarakat) seperti tindak kejahatan Curranmor (Pencurian Kendaraan Bermotor), Curras (Pencurian dengan Kekerasan), Currat (Pencurian dengan Pemberatan) dan Aksi Balap Liar.


“Blue light Patrol menggunakan mobil patroli masing – masing Polsek berjalan beriringan dengan kecepatan kurang lebih 20 km/jam dengan menyalakan lampu rotator dengan menyusuri rute yang telah ditentukan (lokasi rawan gangguan Kamtibmas dan pekat)”. Disela – sela kegiatan tersebut juga kami menyambangi warga yang masih berada di pinggir jalan untuk menyampaikan himbuan Kamtibmas. Dan dari hasil pelaksanaan kegiatan rayonisasi yang dilakukan oleh Polsek Rayon Utara, belum ditemukan adanya tindak kejahatan selama pelaksanaan kegiatan” tambah Kapolsek Mlonggo AKP Maryono.
(Humas Polres Jepara)

Cipta Kondisi Jelang Natak dan Tahun Baru, Polsek Kembang Tingkatkan Giat Kepolisian.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Polsek Kembang Polres Jepara melaksanakan kegiatan patroli yang dipimpin langsung Kapolsek Kembang AKP Budy Wiyono dan Kanit Intelkam Aipda Ismail beserta 2 Anggota SPKT dan satu Anggota Reskrim, Sabtu (09/12/2017).

Pelaksanaan patroli di Hutan Sononan turut Ds. Jinggotan Kec. Kembang Kab. Jepara dengan sasaran para pemuda yang nongkrong (premanisme). Saat tiba di lokasi Hutan Sononan Petugas mendapati para pemuda yang saat itu sedang bergerombol/nongkrong di tengah hutan tersebut. Selanjutnya memberikan Petugas memberikan himbauan kepada para pemuda tersebut supaya tidak mengkonsumsi minuman keras dan segera dihimbau agar pulang ke rumah masing – masing.

“Sasaran kegiatan cipta kondisi saat ini adalah premanisme, mengingat wilayah hukum Polsek Kembang terdapat wilayah yang rawan salah satunya Hutan Sononan. Dengan hal tersebut kami terus lakukan langkah patroli untuk mencegah adanya hal – hal yang mengarah pada tindak kriminal, salah satunya adalah himbauan kepada para pemuda yang nongkrong dan mengkonsumsi minuman keras. Bahwa bibit dari timbulnya kejahatan seperti pemalakan, perampasan dan tindak pidana lainnya tersebut dimulai dari orang yang mengkonsumsi minuman keras dan nongkrong di tempat sepi” ungkap Kapolsek Kembang.

“Dengan hal tersebut, pemuda yang nongkrong di Hutan Sononan tersebut telah kami kondisikan sehingga langsung pulang ke rumah masing – masing. Dan selama kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar” tambah Kapolsek Kembang.
(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara Rangkul Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Se-Kab. Jepara

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kepolisian Resor Jepara terus melakukan langkah-langkah guna menciptakan situasi wilayah Kab. Jepara selalu aman dan kondusif utamanya dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru 2018. Salah satu langkah yang dilakukan yaitu dengan melaksanakan silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang dilaksanakan di Aula RM. Maribu Kab. Jepara. Adapun tema yang diusung dalam kegiatan tersebut “Melalui Penguatan Komunikasi antar Umat Beragama, Kita Wujudkan Jepara yang Aman, Tentram dan Damai serta Menyongsong Natal, Tahun Baru dan Tahun Politik 2018. Kegiatan berlangsung di Aula RM. Maribu Kab. Jepara, Rabu (06/12/2017).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Bupati Jepara diwakili Asisten 1 Drs. Ahmad Junaidi, M. Si, Dandim 0719 Jepara Letkol Inf. Ahmad Basuki, SIP, Kapolres Jepara diwakili Kabag Ops Res Jepara Kompol Jodi Setyo Margono, ST. M. Sc, Kepala KPUD Kab. Jepara Muhammad Haidar Fitri, SH, Kepala MUI Kab. Jepara Dr. H. Mashudi, M. Ag, Ketua LDNU Jateng Dr. H. Sam’ani Sya’roni,  M. AG, Kasat Binmas Res Jepara AKP Hadi Suprastowo  beserta anggota, Kapolsek Jajaran Polres Jepara, Kasat Intelkam Res Jepara diwakil KBO Intelkam Res Jepara Iptu Adi Purnomo, Kabid Kominfo Kab. Jepara Arif Darmawan, Perwakilan Bhabinkamtibmas Polres Jepara dan Perwakilan Tomas serta Toga yang tergabung dalam FKUB Kab. Jepara.

Dalam sambutannya Kapolres Jepara yang diwakili Kabag Ops Polres Jepara menyampaikan bahwa Inti dalam acara tersebut adalah bertujuan untuk menjalin hubungan baik antar umat beragama, agar Kab. Jepara tercipta situasi yang aman dan kondusif. Kegiatan ini sangat penting yang mana untuk mengantisipasi bahaya radikalisme dan menjalin kerukunan antar umat beragama dalam menyongsong Natal,  Tahun Baru dan Tahun Politik 2018. Di Kab. Jepara tingkat kerukunan antar umat beragama sangat baik, maka dari itu mari kita kuatkan lagi kerukunan antar umat beragama agar situasi di Kab. Jepara selalu aman dan kondusif.

Dandim 0719 Jepara juga mengatakan bahwa di dunia terdapat 2 (dua) Kapitalis yaitu barat dan cina, yang mana masing-masing kapitalis mempunyai tujuan, dengan adanya kapitalis tersebut apakah nantinya di Negara Indonesia ada dampaknya. Kapitalis barat dengan sistem OGOS (One Goverment One System) sedangkan Kapitalis Cina dengan sistem OBOR (One Belt One Road). Bahwa ancaman Negara Indonesia adalah dengan kebebasan media sosial dan kebebasan ketenagakerjaan, yang mana kedua kebebasan tersebut akan munculnya kapitalis di Negara Indonesia.

(Humas Polres Jepara)

PENGGEMBOSAN BAGI POLISI GEMUK.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kepolisian Resor Jepara Polda Jawa Tengah menggalakan program pengendalian berat badan bagi Anggota Polri baik dari Polres maupun dari Anggota Polsek Jajaran Polres Jepara yang masuk dalam kategori over weight (kelebihan berat badan).

Seperti yang dilaksanakan pada pagi ini (Selasa, 05/12/2017), dipimpin oleh Kabag Sumda Polres Jepara Kompol I Ketut Tutut mengajak anggota yang merupakan gabungan dari Polres dan Polsek Jajaran Polres Jepara yang Over Weight (OW) melaksanakan senam aerobik pagi serta lari pagi dari Mapolres Jepara sampai di Alun – Alun Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. melalui Kabag Sumda Polres Jepara Kompol I Ketut Tutut mengatakan bahwa  program pengendalian berat badan yang dilakukan kali ini bertujuan untuk membentuk postur tubuh dari Anggota Polri agar lebih proporsional dan yang paling penting bahwa dengan olah raga yang dilakukan ini maka akan terjaga kesehatannya. Selain itu dengan padatnya kegiatan Kepolisian saat ini di lapangan sehingga anggota akan lebih sigap dalam melaksanakan tugas di lapangan.

“Anggapan banyak orang bahwa orang gemuk sangat rentan dengan penyakit, diharapkan dengan pelaksanaan program pengendalian berat badan ini juga membantu untuk anggota dapat menjaga kesehatannya. Kami juga menjelaskan pola makan dan tidur yang baik sehingga diharapkan dalam waktu dekat anggota gabungan baik dari Polres dan Polsek Jajaran Polres Jepara dapat turun berat badannya sesuai dengan target yaitu tinggi badan masing – masing anggota dikurangi 110” Jelas Ipda Sukardi, A.Md.Keb. (Pa Urkes Bag Sumda Polres Jepara).

(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara Gelar Pelatihan Penanganan Unjuk Rasa.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Polres Jepara selalu siap siaga dalam setiap kegiatan apapun yang ada di masyarakat, salah satu contoh yaitu penyampaian pendapat/aspirasi (unjuk rasa) yang ada di wilayah hukum Polres Jepara. Dan untuk kali ini Polres Jepara menggelar Pelatihan Dalmas untuk menangani unjuk rasa yang melibatkan kekuatan dari Anggota Polres Jepara bersama Anggota Polsek Jajaran Polres Jepara yang berjumlah sekitar 250 personil, Rabu (08/11/2017).

Kegiatan pelatihan dengan mengambil lokasi di Pantai Kartini Kab. Jepara kali ini dilaksanakan dengan tujuan, untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam melaksanakan tugas-tugas pokok Kepolisian serta untuk melatih kekompakan gerakan-gerakan, teknik dorongan, cara membentuk formasi-formasi pertahanan dalmas agar dalam pelaksanaannya nanti di lapangan Pasukan Dalmas sudah menguasai dan lancar dalam melakukan gerakan-gerakan atau formasi yang sudah diajarkan tersebut.

Pelatihan Dalmas ini dilakukan untuk mempersiapkan pasukan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat atau pun Pemerintah Daerah untuk dapat membantu kegiatan yang diselenggarakan tersebut dengan harapan semua kegiatan dapat berjalan sukses dan lancar.

“Program latihan ini akan kami laksanakan secara rutin sehingga anggota baik dari Polres Jepara maupun Polsek Jajaran Polres Jepara semakin sigap dalam menangani permasalahan di masyarakat terutama aksi unjuk rasa” tutur Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K.

(Humas Polres Jepara)

Kapolsek Kembang Tarling Bersama Bupati Jepara Di Balong

Tribratanewsjepara.com – Bupati Jepara KH Ahmad Marzuqi bersama-sama dengan Forkopinda telah melakukan kegiatan terawih keliling (Tarling) dengan masyarakat di Mushola Darul Ulum Desa Balong RT 6 RW 1, Kembang, Jepara, Selasa (30-5-2017).

Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Muspika Kembang beserta anggota berikut masyarakat lingkungan mushola sebanyak kurang lebih 80 jamaah.

Kapolsek Kembang AKP Budi Wiyono menyatakan kegiatan Tarling tersebut dilaksanakan guna menjalin hubungan dan tali silaturohmi yang lebih dekat dan kuat antara pimpinan dan warganya. Karena dengan kedekatan akan tercipta harmonisasi dan keselarasan sehingga dapat terciptanya situasi yang kondusif di wilayah Jepara.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada pengurus mushola berupa 5 sarung, 5 mukena dan 3 Al Qur’an dan dilanjutkan pengecekan ke Masjid Nurul Hidayah dalam rangka pembangunan yang akan mendapat anggaran Pemda nanti tahun 2018. (AS)

Kini, Polwan Cantik Polres Jepara Jaga Masjid saat Sholat Jumat

Tribratanewsjepara – Puluhan Polwan Polres Jepara melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di depan Masjid yang ada di wilayah Jepara, Jum’at (26/5/2017) siang. Kegiatan ini Meminimalisir adanya gangguan Kamtibmas yang mungkin timbul pada saat kaum muslim melaksanakan ibadah sholat jum’at.

“Pengamanan sholat jumat dilaksanakan setiap jumatnya selain sebagai tugas pokok Polri sebagai pelayan masyarakat yang promoter dan memberikan rasa aman juga sebagai bekal amal untuk akherat nantinya” ujar Kapolres Jepara.

Selain melakukan pengamanan dan mengatur arus lalu lintas di halaman masjid maupun yang ada di pinggir jalan Para polwan juga dengan tulus ikhlas membantu menyeberangkan warga yang akan melaksanakan ibadah sholat Jumat.

“Tujuan dari kegiatan tersebut sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat yaitu untuk memerikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta memberikan kesempatan kepada anggota Polki (Polisi Laki-laki) untuk melaksanakan ibadah sholat jumat di masjid” ucap Kompol Suyatmi selaku senior Polwan Polres Jepara.

Dalam pelaksanaan giat  tersebut anggota Polwan Polres Jepara selalu membantu kelancaran masyarakat dalam beraktifitas sehari-hari sehingga masyarakat merasakan kehadiran anggota POLRI dapat tercipta rasa aman, nyaman dan lancar dalam aktifitas sehari-hari. (ar)

Bupati Jepara Canangkan Bulan Bakti Gotong Royong

Tribratanewsjepara.com –  Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke XIV dan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-45 tingkat Kabupaten Jepara dipusatkan di Lapangan Desa Jinggotan Kecamatan Kembang, Selasa (23-05-2017). Acara ditandai dengan pemukulan gong dan pengguntingan pita oleh Ketua PKK Ny Ahmad Marzuki.

“Setelah dilantik sebagai Bupati, hari ini diberi kesempatan untuk memulai pencanangan bulan bakti gotong royong masyarakat yang ke-14. Kegiatan seperti ini bisa ditingkatkan kualitasnya karena rongrongan terhadap NKRI akhir ini sangat kita rasakan. Mengedepankan toleransi dan hubungan yang harmonis untuk menuju Jepara yang hebat harmonis dan sejahtera,” tutur Bupati Jepara saat memberikan sambutan.

Pada kesempatan yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jepara Ny Ahmad Marzuki dalam sambutannya mengatakan, meningkatkan rasa kebersamaan dan gotong Royong sebagai budaya bangsa yang berwibawa. Dalam kegiatan ini ada bantuan dari Provinsi Jateng dan Kabupaten Jepara serta bantuan dari pihak lain berupa beasiswa dan bibit pertanian serta tanaman untuk penghijauan.

Kapolsek Kembang AKP Budi Wiyono usai pelaksanaan kegiatan menuturkan, kegiatan berlangsung aman dan lancar dengan pengamanan dan pengaturan lalu lintas oleh Polsek Kembang. (as)

Kuatkan Cinta NKRI, Warga Dermolo Gelar Pengajian Umum “Dermolo Bersholawat”

Tribratanewsjepara.com – “Dengan Bersholawat Kepada Nabi Muhammad SAW Kita Kuatkan Rasa Cinta NKRI” itulah tema yang diusung dalam pengajian umum “Dermolo Bersholawat” yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Dermolo Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara, Senin (15-05-2017) malam.

Pengajian yang digelar di lapangan desa turut Dukuh Ngemplik Rt 04/01 Desa Dermolo dihadiri oleh Muspika Kembang, Petinggi Desa Dermolo, para Habaib, Ulama dan Umaro’ serta diikuti lebih kurang 3000 orang jamaah.

Pengajian diawali dengan puji pujian oleh grup rebana Al Hadroh dari Desa Kawak Kecamatan Pakisaji dengan pembicara KH Muhjazi Abdullah dari Demak.

Petinggi Desa Dermolo sekaligus Wakil Panitia Penyelenggara Hadi Patenak dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih, selamat datang kepada jamaah yang hadir dan mohon maaf apabila ada kekurangan. “Semoga pada pengajian di tahun berikutnya Insya Allah Habib Syech bisa turut hadir,” ucapnya.

Sholawat dipandu oleh Habib Muhsin Abdul Qodir Al’aydruz yang sebelumnya menyampaikan, bahwa sedianya pada malam hari ini sholawat akan dipandu oleh Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf dan jamiyah shalawat Az Zahir dari Pekalongan, namun yang bersangkutan harus menghadiri kegiatan serupa di Polda Banten. Meskipun demikian Sholawat tetap harus dilaksanakan dengan hati yang tulus dan ikhlas.

KH Muhjazi Abdullah dalam tausiyahnya menyampaikan, pada malam yang penuh berkah ini mari kita panjatkan do’a, alhamdulillah Desa Dermolo telah menyelenggarakan pengajian umum dan Shalawat berulang kali. “Di masa sekarang ini memang diperlukan jamaah shalawat seperti ini guna menekan maksiat yang semakin merajalela,” tuturnya.

Selain itu, KH Muhjazi Abdullah juga mengkisahkan Sayidina Abu Bakar Ashidiq atas kecintaannya kepada Rasulullah. “Cinta akan menggantikan penderitaan apapun menjadi kebahagiaan,” tuturnya.

“Kegiatan berlangsung aman dan lancar serta telah dilaksanakan pengamanan dari unsur TNI, Polri, Linmas, Banser dan Panitia. Selesai kegiatan jamaah membubarkan diri dengan tertib,” terang Kaposlek Kembang AKP Budi Wiyono. (as)

Diduga Tenggelam di Sungai, Mulyono Ditemukan Tewas di Sumur

Tribratanewsjepara.com – Mulyono (46) warga Tubanan RT 4 RW 4 Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara yang sebelumnya dikabarkan tenggelam di Sungai Tuban pada Sabtu (13-5-2017) kemarin berhasil ditemukan Minggu (14/5) pagi di dalam sumur kebunnya, sekitar pukul 06.30 WIB.

 

“Korban diketemukan sudah meninggal dunia akibat gantung diri di dalam sumur milik Warto (60) yg jaraknya dari sawak korban sekitar 500 meter,” terang Kapolsek Kembang AKP Budi Wiyono.

 

Kapolsek menambahkan, dengan menggunakan tali nilon warna biru dan diikatkan pada bambu penyangga selang diesel yang ada di bibir sumur tersebut. Kedalaman sumur 7 meter, tinggi badan korbam 159 CM, panjang tali nilon 150 CM, jarak leher sampai tali simpul 115 CM.

 

“Korban diketahui pertama kali oleh rekan korban sekaligus pemilik sumur, Warto (60) yang hendak mengambil air di sumur tersebut guna menyirami kebun cabai. Saat melihat bibir sumur, ditemukan tali yang menjuntai kedalam sumur. Dan saat dilihat kedalam, ternyata Mulyono yang sedang dicari tim sar gabungan tergantung didalamnya dalam kondisi meninggal dunia,” tutur AKP Budi Woyono.

 

Sementara itu, dokter Puskesmas Kembang dr Maria Istanti yang memimpin visum luar mengatakan, tidak diketemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, hanya terdapat bekas lilitan pada leher korban. Selain itu, keluar kotoran dari dubur dan keluar cairan dari hidung.

Korban diduga mengakhiri hidupnya karena penyakit Asma yang dideritanya tidak kunjung sembuh. (as)