Category Archives: Politik

Pelantikan, Pengambilan Sumpah Janji Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kab. Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara  – Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilukada Jawa Tengah, KPU Kab. Jepara menyelenggarakan kegiatan pelantikan, pengambilan sumpah janji dan pembekalan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018 di Aula Hotel D’Season Jepara.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Dandim 0719/Jepara Letkol Inf. Ahmad Basuki S.I.P, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., Kabag Pemerintahan Setda Kab. Jepara, Kepala Disdukcapil Kab. Jepara, Kepala Kesbangpol Kab. Jepara, Ketua KPU Jepara beserta anggota dan Anggota PPK se Kab. Jepara yang dilantik.
Ketua KPU Bp. M. Haidar Fitri menjelaskan bahwa pelaksanaan pelantikan, pengambilan sumpah janji dan pembekalan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kab. Jepara ini adalah salah satu kegiatan tahapan dalam Pemilukada Jawa Tengah, dengan ini diharapkan kerjasama dari semua instansi khususnya pihak keamanan sehingga pelaksanaan Pemilukada Jawa Tengah berjalan dengan sukses.

(Humas Polres Jepara)

Rakor Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019 di Kab. Jepara.


Menjelang pelaksanaan Pemilukada Jawa Tengah Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019, KPU Kab. Jepara menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengawas dengan Steakholder di Hotel Palm Beach Resort Bandengan Kab. Jepara, Selasa (31/10/2017).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Dandim 0719/Jepara Letkol Inf. Ahmad Basuki S.I.P., Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho S.I.K., Asisten I Setda Jepara Bp. Djunaidi, Danramil Jajaran Kodim 0719/Jepara, Kapolsek Jajaran Polres Jepara, , Ketua Panwas Kab. Jepara Sdr. Arifin S.Ag. M.Si. beserta anggota, Muspika Kecamatan Se Kab. Jepara, Ketua Panwas Kecamatan Se Kab. Jepara serta undangan lainnya.

“Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Pemilukada Jawa Tengah Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019, dari Kepolisian Resor Jepara sudah bersiap untuk melaksanakan pengamanan dari segala aspek sehingga nantinya pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan sukses dan tak lupa kami juga selalu membangun soliditas kami dengan TNI dan juga Satpol PP Kab. Jepara untuk bersama – sama menciptakan iklim yang sejuk/aman di Wilayah Kab. Jepara” tutur Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K.

Dandim 0719/Jepara Letkol Inf. Ahmad Basuki S.I.P mengatakan bahwa kami akan mem-back up Kepolisian Resor Jepara mengamankan jalannya pelaksanaan Pilkada Jawa Tengah Tahun 2018 dan Pemilu Tahun 2019 sehingga pelaksanaan pemilu sesuai yang kita harapkan bersama, aman dan tertib.
(Humas Polres Jepara)

Kapolres bersama KPU Jepara Jalan Sehat Pilgub Becik Tur Nyenengke

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – KPU Kabupaten Jepara menyelenggarakan kegiatan gerak Jalan Sehat dengan tema “ Gerakan Sadar Pilgub Jateng 2018,Becik Tur Nyenengke”. Kegiatan Jalan Sehat Menyongsong Pemilu  yang juga dilaksanakan serentak di seluruh KPU Kab/Kota seluruh Jateng ini berlangsung pada hari Minggu tanggal 29 Oktober 2017 yang dimulai pada pukul 06.30 WIB. Start yang bertempat di Lapangan Alun-alun Jepara. Tampil dalam pembukaan dan pelepasan peserta Gerak Jalan sehat ini ketua KPU bersama Kapolres Jepara dan Komandan Kodim.

Pada gerak Jalan Sehat tersebut diikuti sekitar 1000 orang terdiri dari berbagai lapisan Masyarakat, para peserta harus mengikuti rute yang telah ditentukan oleh panitia. Ada hal menarik minat peserta dalam acara ini yakni pembagian kupon hadiah setelah sampai di garis finish, seluruh peserta Gerak Jalan Sehat diberikan kupon undian untuk memperebutkan banyak hadiah dan grand prize dari penyelenggara yakni KPU Kabupaten Jepara dan pihak-pihak yang mensponsori terlaksananya acara ini.

Setelah pembagian kupon hadiah, dilanjutkan dengan rangkaian acara inti. Diawali dengan kata sambutan dari ketua KPU jepara yang menyampaikan surat dari Ketua KPU RI pada Gerak Jalan Sadar Pemilihan Serentak 2018. Dalam suratnya beliau menyampaikan bahwa Pemilu merupakan pilar utama dalam rangka menegakkan demokrasi di Indonesia khususnya di Kabupaten Jepara. Selanjutnya penyampaian informasi tentang pelaksanaan Pilgub jateng 2018 serta ajakan untuk menggunakan hak pilih dengan baik dan benar demi terwujudnya pelaksanaan Pemilu yang berkualitas,berintegritas,dan menyenangkan.

Seluruh Kapolsek dan Muspika Jepara Hadiri Rakor Penanganan Gangguan Keamanan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara  – Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri, Mengankat tema: Sinergitas Upaya Deteksi Dini Terhadap Potensi Kerawanan Pilgub Jateng 2018,yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara, kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 orang. Bertempat di Gedung Serbaguna Setda Jepara, pada Rabu (25/10/2017)

Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Jepara diwakili Sekretaris Daerah Ir. Sholih, MM.,Dosen Ilmu politik Unwahas H.Agus Riyanto,S.IP,M.Si, para Kapolsek Jepara,dan Muspika Jepara.


Pada kegiatan tersebut dibahas upaya dalam langkah deteksi dini  terhadap potensi Konflik maupun kerawanan pilgub jateng 2018 nanti, diharapkan dengan sinergitas  Muspika jepara  dapat menyamakan persepsi untuk keamanan dalam negeri yang kondusif untuk mendukung kelancaran  pilgub jateng 2018.

Langkah-langkah tersebut, diantaranya yaitu dengan Pendidikan dan sosialisai politik  yang berkelanjutan di masyarakat dalam menyongsong pilgub, memperkuat jejaring social masyarakat yang perduli terhadap kondisivitas politik di Jawa Tengah, penyebarluasan dan penanaman prinsip moralitas demokrasi, berkompetisi secara fair,jujur dalam pilgub, mempersiapkan kesiapan aparat keamanan dalam mengantisipasi potensi kerawan pilgub,Dan profesionalitas penyelenggaraan pilgub. Masing-masing tahapan langkah tersebut guna mengelimir kerawanan pelaksanaan pilgub Jateng 2018.

Sosialisasi Tahapan dan Persyaratan Calon Perseorangan Pilgub Jateng Tahun 2018

Jepara – Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. menghadiri kegiatan sosialisasi tahapan dan persyaratan calon perseorangan pilgub Jateng tahun 2018 di Aula Kantor KPU Kab. Jepara.
Untuk diketahui bersama bahwa pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 dan saat ini telah masuk dalam tahap pentahapan Rekruitmen PPK dan PPS.
Dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kab. Jepara M. HAIDAR FITRI, S.H. menjelaskan bahwa “calon perseorangan selalu diatur dalam Pilkada sehingga tidak akan membatasi pencalonannya serta persyaratan calon perseorangan dapat membuktikan dikalangan masyarakat dengan syarat 6,5 % dari jumlah penduduk di Jawa Tengah.

 

 

 

 

KPU Tetapkan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada Jepara

Tribratanewsjepara.com – KPUD Jepara menetapkan perolehan suara dua pasangan calon bupati dan wakil bupati hasil Pilkada Jepara, Rabu (22-02-2017).

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) KPU Jepara nomor : 36/KPTS/012.329342/2017 tanggal 22 Februari 2017 tentang Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Hasil Penetapan Hasil Pilbup Jepara itu menempatkan pasangan calon nomor urut 2 H Ahmad Marzuqi SE – H Dian Kristiandi SSos (Madani) sebagai pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Jepara, yakni 319.837 suara. Sedangkan pasangan calon nomor urut 1 yaitu Dr H Subroto MM – H Nur Yahman SH (Sulaiman) mendapatkan 304.259 suara.

SK penetapan itu diterbitkan setelah KPUD Jepara menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Jepara yang digelar di Ruang Aula KPUD Kabupaten Jepara Jalan Yos Sudarso Nomor 22 Jepara.

Rapat pleno itu dipimpin Ketua KPUD Jepara M Haidar Fitri SH dan empat komisioner lainnya Anik Sholihatun SAg, Koko Suhendro SHut, Subchan Zuhri SPdI, Andi Rokhmat SIP. Selain itu, rapat juga dihadiri Ketua Panwas Pilkada Jepara Arifin SAg dan dua anggotanya Muhammad Olis SHi dan Taskuri SAg.

Tak ketinggalan dua LO pasangan calon sekaligus pemenang mandat saksi yakni LO Sulaiman Pratikno Ahmad Syafi’i didampingi oleh H Sutarjo dan  Nur Hidayat. Sedangkan LO Madani Khoirul Anam dan Edi Ariyanto didampingi H. Yuni Sulistiyo dan H. Sunaryo. Rapat itu juga dihadiri jajaran Forkopinda Jepara termasuk Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH.

Pantauan tribratanewsjepara.com, proses rekapitulasi suara ditingkat Kabupaten itu berlangsung cukup lancar. Pada saat penandatanganan Berita Acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017 tingkat KPU Kabupaten Jepara, saksi Paslon 1 tidak mau menandatangani berita acara karena merasa keberatan dengan beberapa kesalahan penulisan data beberapa PPK dan menganggap banyak data yang tidak sinkron antara data tim Paslon 1 dengan data KPU Jepara sehingga dituangkan dalam berita acara.

“Kedepannya akan melakukan musyawarah dengan tim suksesnya dalam mengambil langkah selanjutny”, tutur Pratikno dari Partai Nasdem selaku saksi Paslon 1 Sulaiman saat press realese.

Rapat rekapitulasi itu dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Rapat sempat diskor untuk makan siang dan isoma sekitar pukul 12.40 WIB. Selanjutnya rapat dilanjutkan sekitar pukul 13.20 WIB.

Kegiatan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Penetapan  Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017 tingkat KPU Kabupaten Jepara mendapat pengamanan ketat dari pihak Kepolisian dan TNI. (AS/zazg)

 

Pilkada 2017 di Jepara : Pasukan Gabungan Polres dan TNI Amankan Rapat Pleno Penetapan Hasil Pilkada

Tribratanewsjepara.com – Pilkada 2017 Kabupaten Jepara telah sampai Rapat Pleno Penetapan Hasil Pilkada, Rabu (22-02-2017) Polres Jepara terjunkan pasukan gabungan untuk melaksanakan pengamanan terhadap rapat pleno tersebut, mengingat adanya informasi aksi unjuk rasa terkait Pilkada di Kabupaten Jepara.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIM MH langsung pimpin pengamanan di kantor KPUD tersebut, sebelumnya Kapolres melalui Kabag Ops memberikan arahan kepada personil yang melaksanakan pengamanan pada saat Apel Pengamanan di jalan raya depan kantor POS Indonesia Cabang Jepara yang bersebelahan dengan Kantor KPUD Jepara.

Disela-sela pengamanan saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara menyampaikan bahwa dalam pengamanan ini Polres Jepara menurunkan 210 personil Polri yang terdiri dari gabungan personel Polres Jepara dan Polsek jajaran serta dibantu oleh 1 Peleton TNI dari Kodim 0719 Jepara. Selain personel, juga disiagakan kendaraan taktis seperti water cannon dan road barrier, hal ini dilaksanakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat Rapat Pleno Penetapan hasil Pilkada Kabupaten Jepara, terang AKBP Samsu. (AS/zazg)

Jelang Sidang Pleno Terbuka, Kabag Ops Sambangi Kantor KPUD

Tribratanewsjepara.com – Kabag Ops Polres Jepara Kompol Slamet Riyadi berkunjung Ke Kantor KPUD Jepara untuk mengecek Kesiapan Sidang Pleno Terbuka Besok Rabu, Selasa (21-02-2017) malam.

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Perhitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kabag Ops mengatakan, pengecekan ini dimaksud untuk mengecek sejauh mana kesiapan KPUD dalam Rangka Sidang Pleno esok pagi yang akan dilaksakan di kantor KPUD Kabupaten Jepara.

Sekaligus, lanjut Slamet, memeriksa kesiapan anggota pengamnan yang bertugas dalam pengamanan Logistik Surat Kotak Suara Pilkada 2017 yang berada di kantor KPUD Jepara. (AS/zazg)

Kasus Dugaan Politik Uang Yang Disinyalir Melibatkan Eks Anggota KPPS TPS 2 Desa Sowan Lor, Tak Bisa Diproses Lebih Lanjut

Tribratanewsjepara.com –  Kasus dugaan politik uang yang disinyalir melibatkan eks anggota KPPS TPS 2 Desa Sowan Lor, Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara tak bisa diproses lebih lanjut. Sebab Tim Gakkumdu Pilkada Jepara tak menemukan alat bukti terkait persoalan ini. Sejumlah saksi yang mengetahui langsung peristiwa tersebut tak bisa dimintai keterangan dengan berbagai alasan.

Keputusan ini setelah Tim Gakkumdu yang terdiri dari unsur Panwas, kepolisian dan kejaksaan melakukan gelar perkara, Selasa (21/2) siang. Ketiga unsur hadir semua mulai dari jajaran Komisioner Panwas Kabupaten Jepara, Kasatreskrim AKP Suwasana dan anggota serta Kasi Pidum Kejari Jepara Isa Ulinnuha dan anggotanya.

“Ini merupakan keputusan bersama setelah kita melakukan klarifikasi berbagai pihak,” kata Ketua Panwas Kabupaten Jepara, Arifin, Selasa (21/2/2017).

Persoalan dugaan politik uang ini terjadi pada Selasa (14/2) atau sehari jelang hari H pencoblosan Pilkada Jepara.
Kasus ini bermula dari laporan Ahmadi kepada Kades Sowan Lor, Hariyanto. Informasi yang masuk melalui telepon itu menyebutkan jika anggota KPPS TPS 2 Desa Sowan Lor Ahmad Baidowi telah mengantarkan Abdul Karim ke rumah sejumlah kerabat dan tetangganya. Diduga aktivitas itu dibarengi dengan aksi bagi uang kepada pemilih yang ada di TPS 2.
Hariyanto lantas meneruskan informasi tersebut kepada PPS Desa Sowan Lor. Dan info tersebut diteruskan ke PPK dan Panwascam Kedung.

Selasa (21/2) malam, berbagai pihak lantas melakukan klarifikasi terhadap Ahmad Baidowi. Setelah diklarifikasi, Baidowi memilih mengundurkan diri dari KPPS TPS 2 Desa Sowan Lor.
Meski begitu, persoalan itu tak lantas berhenti. Tim Gakkumdu tetap menindaklanjuti dugaan politik uang saat gawe Pilkada Jepara ini.
Berbagai pihak terkait mulai dari Ahmad Baidowi, PPS dan Kepala Desa Sowan hingga Panwascam Kedung dimintai keterangan. Tim Gakkumdu juga sudah menjadwalkan meminta keterangan dari lima warga yang rumahnya disebut didatangi Ahmad Baidowi. Abdul Karim maupun Ahmadi yang disebut menginformasikan pertama kali persoalan ini juga dijadwalkan dimintai keterangan.

Sayangnya, keterangan dari lima warga, Abdul Karim maupun Ahmadi tak bisa diperoleh. Sebab mereka tak datang saat proses klarifikasi di Kantor Panwas Kabupaten Jepara. Tim Gakkumdu yang turun langsung ke Desa Sowan Lor juga tak bisa mengorek keterangan yang dibutuhkan. Sebab mereka tak ada di rumah. Beberapa diketahui sedang berada di luar kota, sedang lainnya masih bekerja saat rumahnya didatangi Tim Gakkumdu. Padahal penanganan kasus dugaan politik uang ini dibatasi waktu. Dan jika dihitung, waktu penanganan memang berakhir Selasa (21/2/2017).

Kasatreskrim Polres Jepara AKP Suwasana mengatakan persoalan ini memang tak bisa ditindaklanjuti. Sebab tim tidak bisa mendapatkan keterangan dari para saksi. Selain itu, barang bukti terkait kasus ini juga tidak didapatkan. “Abdul Karim maupun Ahmadi juga tidak bisa diklarifikasi. Jadi tidak bisa ditingkatkan statusnya karena hanya katanya katanya dan katanya terus,” jelas AKP Suwasana.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Jepara Isa Ulinnuha juga berpendapat sama. Karena tidak ada alat bukti yang diperoleh maka secara otomatis peristiwanya juga dinyatakan tidak ada.
“Memang ada ketentuan keterangan saksi yang menerima informasi itu bisa digunakan tapi harus bersesuaian dengan keterangan pihak yang melihat, mendengar atau mengalami langsung peristiwa itu. Tapi persoalannya pihak-pihak itu tak bisa dimintai keterangan karena tidak hadir”. (as/zazg)

Pilkada Jepara 2017 : Forkopinda Jepara Cek Pemungutan Suara di TPS

Tribratanewsjepara.com – Kapolres Jepara, AKBP M Samsu Arifin SIK MH bersama unsur Forkopinda melaksanakan pemantauan kegiatan Pilkada Jepara Tahun 2017 ke TPS yang ada di wilayah Kabupaten Jepara, Rabu (15-02-2017).

“Kegiatan sambang ini kita laksanakan guna memantau situasi jalannya pemungutan suara Pilkada Jepara yang ada di beberapa TPS. Selain itu, kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas Forkopinda Jepara, agar masyarakat melihat bahwa Forkopinda Jepara kompak dan siap mendukung jalannya Pilkada Jepara yang aman dan damai”, tutur Kapolres Jepara.

Kepada ketua KPPS setempat, AKBP Samsu mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan pemungutan suara di TPS yang dianggap sudah berjalan baik dan lancar. Kepada warga masyarakat pemilih, beliau juga mengucapkan terimakasih karena partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak 2017 ini cukup tinggi. Saat kunjungan tersebut, partisipasi masyarakat sudah mencapai 60%.

“Moment ini adalah puncak untuk menentukan pemimpin kita 5 tahun kedepan maka dari itu jadilah pemilih yang cerdas untuk melahirkan pemimpin yang Jurdil, amanah dan mampu membangun Jepara lebih baik serta sejahtera. Selamat mencoblos dan semoga pilihan seluruh masyarakat sesuai harapan bersama yang dapat membawa Sulawesi Barat lebih baik kedepan,” pungkas Samsu. (As-zazg)