Category Archives: Politik

KPU Tetapkan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada Jepara

Tribratanewsjepara.com – KPUD Jepara menetapkan perolehan suara dua pasangan calon bupati dan wakil bupati hasil Pilkada Jepara, Rabu (22-02-2017).

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) KPU Jepara nomor : 36/KPTS/012.329342/2017 tanggal 22 Februari 2017 tentang Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Hasil Penetapan Hasil Pilbup Jepara itu menempatkan pasangan calon nomor urut 2 H Ahmad Marzuqi SE – H Dian Kristiandi SSos (Madani) sebagai pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pada Pilkada Jepara, yakni 319.837 suara. Sedangkan pasangan calon nomor urut 1 yaitu Dr H Subroto MM – H Nur Yahman SH (Sulaiman) mendapatkan 304.259 suara.

SK penetapan itu diterbitkan setelah KPUD Jepara menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Jepara yang digelar di Ruang Aula KPUD Kabupaten Jepara Jalan Yos Sudarso Nomor 22 Jepara.

Rapat pleno itu dipimpin Ketua KPUD Jepara M Haidar Fitri SH dan empat komisioner lainnya Anik Sholihatun SAg, Koko Suhendro SHut, Subchan Zuhri SPdI, Andi Rokhmat SIP. Selain itu, rapat juga dihadiri Ketua Panwas Pilkada Jepara Arifin SAg dan dua anggotanya Muhammad Olis SHi dan Taskuri SAg.

Tak ketinggalan dua LO pasangan calon sekaligus pemenang mandat saksi yakni LO Sulaiman Pratikno Ahmad Syafi’i didampingi oleh H Sutarjo dan  Nur Hidayat. Sedangkan LO Madani Khoirul Anam dan Edi Ariyanto didampingi H. Yuni Sulistiyo dan H. Sunaryo. Rapat itu juga dihadiri jajaran Forkopinda Jepara termasuk Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH.

Pantauan tribratanewsjepara.com, proses rekapitulasi suara ditingkat Kabupaten itu berlangsung cukup lancar. Pada saat penandatanganan Berita Acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017 tingkat KPU Kabupaten Jepara, saksi Paslon 1 tidak mau menandatangani berita acara karena merasa keberatan dengan beberapa kesalahan penulisan data beberapa PPK dan menganggap banyak data yang tidak sinkron antara data tim Paslon 1 dengan data KPU Jepara sehingga dituangkan dalam berita acara.

“Kedepannya akan melakukan musyawarah dengan tim suksesnya dalam mengambil langkah selanjutny”, tutur Pratikno dari Partai Nasdem selaku saksi Paslon 1 Sulaiman saat press realese.

Rapat rekapitulasi itu dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Rapat sempat diskor untuk makan siang dan isoma sekitar pukul 12.40 WIB. Selanjutnya rapat dilanjutkan sekitar pukul 13.20 WIB.

Kegiatan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Penetapan  Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017 tingkat KPU Kabupaten Jepara mendapat pengamanan ketat dari pihak Kepolisian dan TNI. (AS/zazg)

 

Pilkada 2017 di Jepara : Pasukan Gabungan Polres dan TNI Amankan Rapat Pleno Penetapan Hasil Pilkada

Tribratanewsjepara.com – Pilkada 2017 Kabupaten Jepara telah sampai Rapat Pleno Penetapan Hasil Pilkada, Rabu (22-02-2017) Polres Jepara terjunkan pasukan gabungan untuk melaksanakan pengamanan terhadap rapat pleno tersebut, mengingat adanya informasi aksi unjuk rasa terkait Pilkada di Kabupaten Jepara.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIM MH langsung pimpin pengamanan di kantor KPUD tersebut, sebelumnya Kapolres melalui Kabag Ops memberikan arahan kepada personil yang melaksanakan pengamanan pada saat Apel Pengamanan di jalan raya depan kantor POS Indonesia Cabang Jepara yang bersebelahan dengan Kantor KPUD Jepara.

Disela-sela pengamanan saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara menyampaikan bahwa dalam pengamanan ini Polres Jepara menurunkan 210 personil Polri yang terdiri dari gabungan personel Polres Jepara dan Polsek jajaran serta dibantu oleh 1 Peleton TNI dari Kodim 0719 Jepara. Selain personel, juga disiagakan kendaraan taktis seperti water cannon dan road barrier, hal ini dilaksanakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat Rapat Pleno Penetapan hasil Pilkada Kabupaten Jepara, terang AKBP Samsu. (AS/zazg)

Jelang Sidang Pleno Terbuka, Kabag Ops Sambangi Kantor KPUD

Tribratanewsjepara.com – Kabag Ops Polres Jepara Kompol Slamet Riyadi berkunjung Ke Kantor KPUD Jepara untuk mengecek Kesiapan Sidang Pleno Terbuka Besok Rabu, Selasa (21-02-2017) malam.

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Perhitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kabag Ops mengatakan, pengecekan ini dimaksud untuk mengecek sejauh mana kesiapan KPUD dalam Rangka Sidang Pleno esok pagi yang akan dilaksakan di kantor KPUD Kabupaten Jepara.

Sekaligus, lanjut Slamet, memeriksa kesiapan anggota pengamnan yang bertugas dalam pengamanan Logistik Surat Kotak Suara Pilkada 2017 yang berada di kantor KPUD Jepara. (AS/zazg)

Kasus Dugaan Politik Uang Yang Disinyalir Melibatkan Eks Anggota KPPS TPS 2 Desa Sowan Lor, Tak Bisa Diproses Lebih Lanjut

Tribratanewsjepara.com –  Kasus dugaan politik uang yang disinyalir melibatkan eks anggota KPPS TPS 2 Desa Sowan Lor, Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara tak bisa diproses lebih lanjut. Sebab Tim Gakkumdu Pilkada Jepara tak menemukan alat bukti terkait persoalan ini. Sejumlah saksi yang mengetahui langsung peristiwa tersebut tak bisa dimintai keterangan dengan berbagai alasan.

Keputusan ini setelah Tim Gakkumdu yang terdiri dari unsur Panwas, kepolisian dan kejaksaan melakukan gelar perkara, Selasa (21/2) siang. Ketiga unsur hadir semua mulai dari jajaran Komisioner Panwas Kabupaten Jepara, Kasatreskrim AKP Suwasana dan anggota serta Kasi Pidum Kejari Jepara Isa Ulinnuha dan anggotanya.

“Ini merupakan keputusan bersama setelah kita melakukan klarifikasi berbagai pihak,” kata Ketua Panwas Kabupaten Jepara, Arifin, Selasa (21/2/2017).

Persoalan dugaan politik uang ini terjadi pada Selasa (14/2) atau sehari jelang hari H pencoblosan Pilkada Jepara.
Kasus ini bermula dari laporan Ahmadi kepada Kades Sowan Lor, Hariyanto. Informasi yang masuk melalui telepon itu menyebutkan jika anggota KPPS TPS 2 Desa Sowan Lor Ahmad Baidowi telah mengantarkan Abdul Karim ke rumah sejumlah kerabat dan tetangganya. Diduga aktivitas itu dibarengi dengan aksi bagi uang kepada pemilih yang ada di TPS 2.
Hariyanto lantas meneruskan informasi tersebut kepada PPS Desa Sowan Lor. Dan info tersebut diteruskan ke PPK dan Panwascam Kedung.

Selasa (21/2) malam, berbagai pihak lantas melakukan klarifikasi terhadap Ahmad Baidowi. Setelah diklarifikasi, Baidowi memilih mengundurkan diri dari KPPS TPS 2 Desa Sowan Lor.
Meski begitu, persoalan itu tak lantas berhenti. Tim Gakkumdu tetap menindaklanjuti dugaan politik uang saat gawe Pilkada Jepara ini.
Berbagai pihak terkait mulai dari Ahmad Baidowi, PPS dan Kepala Desa Sowan hingga Panwascam Kedung dimintai keterangan. Tim Gakkumdu juga sudah menjadwalkan meminta keterangan dari lima warga yang rumahnya disebut didatangi Ahmad Baidowi. Abdul Karim maupun Ahmadi yang disebut menginformasikan pertama kali persoalan ini juga dijadwalkan dimintai keterangan.

Sayangnya, keterangan dari lima warga, Abdul Karim maupun Ahmadi tak bisa diperoleh. Sebab mereka tak datang saat proses klarifikasi di Kantor Panwas Kabupaten Jepara. Tim Gakkumdu yang turun langsung ke Desa Sowan Lor juga tak bisa mengorek keterangan yang dibutuhkan. Sebab mereka tak ada di rumah. Beberapa diketahui sedang berada di luar kota, sedang lainnya masih bekerja saat rumahnya didatangi Tim Gakkumdu. Padahal penanganan kasus dugaan politik uang ini dibatasi waktu. Dan jika dihitung, waktu penanganan memang berakhir Selasa (21/2/2017).

Kasatreskrim Polres Jepara AKP Suwasana mengatakan persoalan ini memang tak bisa ditindaklanjuti. Sebab tim tidak bisa mendapatkan keterangan dari para saksi. Selain itu, barang bukti terkait kasus ini juga tidak didapatkan. “Abdul Karim maupun Ahmadi juga tidak bisa diklarifikasi. Jadi tidak bisa ditingkatkan statusnya karena hanya katanya katanya dan katanya terus,” jelas AKP Suwasana.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Jepara Isa Ulinnuha juga berpendapat sama. Karena tidak ada alat bukti yang diperoleh maka secara otomatis peristiwanya juga dinyatakan tidak ada.
“Memang ada ketentuan keterangan saksi yang menerima informasi itu bisa digunakan tapi harus bersesuaian dengan keterangan pihak yang melihat, mendengar atau mengalami langsung peristiwa itu. Tapi persoalannya pihak-pihak itu tak bisa dimintai keterangan karena tidak hadir”. (as/zazg)

Pilkada Jepara 2017 : Forkopinda Jepara Cek Pemungutan Suara di TPS

Tribratanewsjepara.com – Kapolres Jepara, AKBP M Samsu Arifin SIK MH bersama unsur Forkopinda melaksanakan pemantauan kegiatan Pilkada Jepara Tahun 2017 ke TPS yang ada di wilayah Kabupaten Jepara, Rabu (15-02-2017).

“Kegiatan sambang ini kita laksanakan guna memantau situasi jalannya pemungutan suara Pilkada Jepara yang ada di beberapa TPS. Selain itu, kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas Forkopinda Jepara, agar masyarakat melihat bahwa Forkopinda Jepara kompak dan siap mendukung jalannya Pilkada Jepara yang aman dan damai”, tutur Kapolres Jepara.

Kepada ketua KPPS setempat, AKBP Samsu mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan pemungutan suara di TPS yang dianggap sudah berjalan baik dan lancar. Kepada warga masyarakat pemilih, beliau juga mengucapkan terimakasih karena partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak 2017 ini cukup tinggi. Saat kunjungan tersebut, partisipasi masyarakat sudah mencapai 60%.

“Moment ini adalah puncak untuk menentukan pemimpin kita 5 tahun kedepan maka dari itu jadilah pemilih yang cerdas untuk melahirkan pemimpin yang Jurdil, amanah dan mampu membangun Jepara lebih baik serta sejahtera. Selamat mencoblos dan semoga pilihan seluruh masyarakat sesuai harapan bersama yang dapat membawa Sulawesi Barat lebih baik kedepan,” pungkas Samsu. (As-zazg)

Pilkada Jepara 2017 : Polisi Antar dan Gendong Lansia ke TPS untuk Mencoblos

Tribratanewsjepara.com – Anggota Polres Jepara, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Mantap Praja Bumi Kartini Candi 2017 dikerahkan dalam mengamankan proses pemungutan suara Pilkada Serentak Kabupaten Jepara.

Seperti amanat yang disampaikan Direktur Sabhara Polda Jateng Kombes Pol Tetra Megayanto Putra saat apel Serpas Pam TPS Pilkada Serentak Tahun 2017 Kabupaten Jepara di Gedung Wanita Jepara, Selasa (14-02-2017), agar personil bisa menguasai TPS yang menjadi lokasi pengamanan dengan mengetahui karakteristik daerah.

Hal tersebut diperkuat dengan arahan Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK, MH, para petugas yang ditugaskan di TPS diharapkan mengetahui sasaran pengamanan berupa orang (seluruh pelaksana PPS), barang (logistik Pilkada) maupun pemilih.

Personel tentu tidak hanya mengamankan lokasi TPS, tetapi juga mendatangi dan mengantar warga terutama para lansia yang hendak menggunakan haknya untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Jepara dalam Pilkada Serentak Kabupaten Jepara 2017, Rabu (15-02-2017).

Pagi ini, Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkada Jepara

Tribratanewsjepara.com – Selasa (14-02-2017) pagi ini, Polres Jepara menggelar Apel Serpas Pam TPS Pilkada Serentak Tahun 2017 Kabupaten Jepara bertempat di Gedung Wanita Jepara.

Apel yang dijadwalkan pukul 07.00 WIB ini diikuti pasukan gabungan. Terdiri dari personel Polres Jepara, 30 Personel BKO Polres Kudus, 30 Personel BKO Polres Demak 30 Personel, 100 Personel BKO Brimod Polda Jateng, 30 personel TNI, 60 orang Linmas dan 30 Sat Pol PP. Apel dipimpin oleh Direktur Sabhara Polda Jateng Kombes Pol Tetra Megayanto Putra.

Dalam amanatnya, Kombes Pol Tetra Megayanto Putra menyampaikan, dengan adanya apel pergeseran pasukan ini diharapkan anggota sudah siap melaksanakan pengamanan pemungutan suara Pilkada kabupaten Jepara Tahun 2017. Agar personil bisa menguasai TPS yang menjadi lokasi pengamanan, dengan mengetahui karakteristik daerah. “Dengan menguasai TPS, apabila ada permasalahan bisa segera koordinasi dengan pihak PPS, Linmas dan pihak lain”, tuturnya.

Personil pengamanan, lanjut Tetra, TPS agar melaksanakan tugas dengan baik dan jangan menjadi trouble maker dan mengedepankan hati nurani dalam melaksanakan tugas.

Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Ir Sholeh dalam sambutannya menyampaikan, meminta aparat pengamanan TPS selalu berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengharapkan situasi Pilkada berjalan kondusif.

Kapolres Jepara, AKBP M Samsu Arifin SIK MH, secara teknis menyampaikan penjelasan sistem pengamanan dan sasaran Pengamanan sesuai Tupoksi baik dari BKO Brimob, BKO Polres Kudus dan Demak, serta personil Pam TPS lainya.

“Mengharapkan kepada petugas pengamanan agar mengetahui sasaran pengamanan berupa orang (seluruh pelaksana PPS) dan barang (logistik Pilkada). Tahapan – tahapan Pilkada sesuai dengan aturan sehingga dapat diminimalisir kerawanan yang akan timbul. Mengharapkan kepada petugas pengamanan untuk menjaga netralitas, sehingga pelaksanaan Pilkada berjalan aman dan kondusif”, terang Samsu, sapaan akrab AKBP M Samsu Arifin SIK MH. (AS-zazg)

KPUD Jepara Musnahkan 10.336 Surat Suara Pilkada Jepara Yang Rusak

Tribratanewsjepara.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) memusnahkan 10.336 surat suara Pilkada Jepara Tahun 2017 dengan cara dibakar. Terdiri dari 10077 noda, 133 kusut, 110 robek dan 16 salah cetak.

Ketua KPU Jepara M Haidar Fitri mengatakan, pemusnahan surat suara tersebut sudah sesuai aturan KPU. Hal itu juga dilakukan untuk menghindari terjadinya persoalan Pilkada dikemudian hari.

“Untuk itu, pemusnahan surat suara rusak harus dilakukan dengan disaksikan Panwaslih, Kepolisian, TNI, dan kejaksaan serta relawan demokrasi,” kata Haidar, Minggu (12-02-2017).

Dijelaskan Haidar, untuk surat suara dinilai mengalami kerusakan dikarenakan beberapa kondisi.

Misalnya, sobek, terdapat bercak tinta dan kotor, cetakan tembus, dan sebagainya.

“Kertas surat suara yang kondisinya memenuhi kriteria rusak itu langsung disortir untuk dimusnahkan,” ucap Haidar.

“Adanya surat suara yang rusak tersebut berdasarkan UU RI nomor 1 tahun 2015 dan diubah UU nomor 10 tahun 2016 harus dilakukan pemusnahan yang disaksikan oleh perwakilan masing-masing Paslon, Panwaslih, TNI dan Polri”, terang Kabag Ops Kompol Slamet Riyadi melalui Bripda In Amur Rifqi.

Atas surat suara, lanjut Bripda Amur, yang rusak sebanyak 10336 lembar tersebut dari masing – masing pihak tidak mempermasalahkan dan selanjutnya dibuatkan Berita Acara pemusnahan surat suara rusak yang ditandatangani oleh masing-masing saksi dan komisioner KPUD Jepara. (AS-Zazg)

Trio Macan dan Nia Daniaty Meriahkan Kampanye Terbuka Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jepara No Urut 1

  Tribratanewsjepara.com – Kampanye terbuka atau rapat umum calon bupati dan wakil bupati Jepara, nomor urut 2, Subroto dan Nuryahman (Sulaiman) di lapangan alun alun 2 Jepara, Kecamatan Jepara Kota, Sabtu (11-02-2017), dihadiri artis ibu kota dan para tokoh partai politik pengusung.

Mereka diantaranya Ali Mahir Anggota DPR RI fraksi Nasdem, H Abdul Wahid Anggota DPR RI fraksi Gerindra, M Nasrullah Anggota DPR RI Fraksi PAN dan Helmi Turmudzi Anggota DPRD Jateng Partai Demokrat.

Selain itu, artis ibu kota trio macan dan juru kampanye nasional Gerindra Nia Daniaty menggoyang sektar 7.000 simpatisan dan warga Jepara dengan tembang-tembang andalan mereka.

Dalam orasi politiknya yang dilakukan bergiliran, secara keseluruhan mengajak seluruh massa pendukung/simpatisan untuk bersama-sama memenangkan paslon Nomor Urut 1 pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH yang didampingi Kabag Ops Kompol Slamet Riyadi SS MH dan para perwira pengendali terjun langsung kelapangan memantau jalannya pengamanan kamapanye terbuka pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jepara nomor urut 2 yakni Subroto dan Nuryahman (Sulaiman).

Ratusan personil gabungan TNI-Polri melakukan pengamanan dan pengaturan selama kegiatan berlangsung situasi aman, tertib dan terkendali.

“Alhamdulillah kampanye berjalan dengan aman. Hal ini tak lepas dari kesiapsiagaan personel pengamanan kampanye dari Polres Jepara dan intansi terkait lainya yang ditelah mengamankan sesuai dengan ploting tempat sesuai tingkat kerawanan,” tutur AKBP Samsu usai melaksanakan pengamanan. (AS-zazg)

Kapolsek Tahunan Pantau Tempat Penyimpanan Logistik Pilkada Jepara di Kecamatan Tahunan

Tribratanewsjepara.com – Kapolsek Tahunan Polres Jepara AKP Budi Santoso kunjungi tempat penyimpanan Logistik Pilkada Bupati Jepara 2017 untuk Kecamatan Tahunan, Sabtu (08-02-2017).

Rombongan Kapolsek Tahunan ini untuk cek kesigapan personel pengamanan yang sedang piket sekaligus melihat kondisi tempat penyimpanan logistik dan kondisi logistik itu sendiri, sekaligus berkoordinasi dengan Ketua PPK Kecamatan Tahunan.

Logistik yang sudah berada di PPK Tahunan disimpan di tempat penyimpanan yang berlokasi di kantor Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. (AS-zazg)