Arsip Kategori: Industri

Satgas TMMD Dorong Poktan Tanam Mt-3

5Tribratanewsjepara – Disela-sela kegiatan pelaksanaan TMMD Reg ke 97 di Desa Bringin Kec. Batealit Kegiatan Babinsa dalam pendampingan Poktan dalam rangka mensukseskan swasembada Pangan nasional tetap berjalan apalagi sebentar lagi menghadapi musim tanam 3( MT-3) dan kelihatan musim hujan sangat mendukung
Peltu Sugiyanto anggota Koramil 03/Batealit bersama sama PPL pertanian selalu melakukan pendampingan dan pembinaan kepada poktan-poktan desa Bringin yang sebentar lagi melaksanakan penanaman padi . Adapun sambutan petani sangat baik karena dengan pendampingan ini petani merasa diperhatikan dan diajari bagaimana cara, Jenis padi, pupuk , cara pengolahan tanah dan sistim/ pola apa yang akan dipakai dalam menanam padi Contohnya sistim Jarwo ( JajarLegowo ) sehingga diharapkan hasilnya dapat maksimal dan meningkat, Senin (10 – 10 – 2016).

Kegiatan tersebut sudah berjalan dengan baik selama ini dan serapan gabah petani meningkatkan sehingga target serapan beras yang masuk bulog bisa terpenuhi yang secara tidak langsung juga meningkatkan penghasilan para petani. (MAR)

Pelatihan Membuat Manisan Matoa di Lokasi TMMD

3Tribratanewsjepara – Menyusul adanya upaya memperkenalkan manisan buah matoa sebagai ciri khas buah kabupaten Jepara, maka direncanakan pada program non fisik TMMD Reguler ke-97 Kodim Jepara, akan ada pelatihan membuat manisan dari buah matoa, karena selama ini buah yang katanya hanya tumbuh di tanah Papua tersebut ternyata dapat berhasil dibudidayakan di tanah Jepara dan jumlahnyasangat melimpah.

Mitra Babinsa desa Bringin telah merancang pelatihan tersebut, dengan harapan akan memberi ketrampilan kepada para warga sehingga nantinya akan muncul lapangan usaha yang mandiri bagi warga desa binaannya.

Bapak Dian Susanto seorang wirausahawan bersama Babinsa yang sekaligus anggota Satgas TMMD Jepara mengemukakan, melihat ada potensi besar di desa Bringin oleh sebab itu agar setiap warga menanam buah matoa, meskipun di desa Bringin juga sudah sangat dikenal banyak orang untuk kualitas durian petruknya, meskipun demikian pihaknya akan memberi pelatihan bagaimana membuka usaha manisan matoa.

Menurut pak Dian, pelatihan nantinya bisa dilaksanakan pada hari libur di pagi/sore hari, tujuannya agar masyarakat bisa hadir dan mengikuti kegiatan pelatihan tersebut tanpa harus menggangu kegiatan rutin warga sehari-harinya. (MAR)

Satgas TMMD Kodim Jepara Dorong Kualitas Ukir Warga Bringin

2Tribratanewsjepara – Prajurit Satgas TMMD Kodim Jepara menyempatkan diri untuk bertandang ke rumah-rumah kerajinan ukir dan meubel yang ada di desa Bringin, kecamatan Batealit, kabupaten Jepara, terutama kerajinan tangan ukir kayu abstrak meskipun kini sudah banyak peralatan mesin ukir canggih.

Hal itu dilakukan Satgas, menyusul disaat mereka melaksanakan TMMD di desa Bringin melihat langsung proses ukiran dari desa tersebut dan berpotensi untuk didorong kemajuannya. Kerajinan ukir kayu yang sudah menjadi urat nadi warga jepara tersebut diujicobakan dengan teknik seni ukir dari kerajinan ukir asli dari daerah lain. Meski demikian tetap memiliki ciri khas tersendiri yaitu pada teknik irisan ukiran dan penyelesaiannya, sehingga layak untuk didorong, terutama kualitas, kuantitas, kemasan dan pemasarannya.

Kayu yang di pesan dari para petani kayu Jati dari Jepara maupun luar daerah seperti Pati, Blora, Cepu dan Bojonegoro, kemudian kayu diproses supaya enak di pahat, yang kebanyakan berbentuk cerita pemandangan dan kaligrafi, seperti Ayat Kursi,manusia, hewan-hewan, dan lain-lain.

Setelah kayu diproses lalu dibentuk sesuai pola-pola yang diinginkan dengan cara pahat dan ukir, kemudian kayu dikeringkan dengan menggunakan mesin oven. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kadar air yang ada di dalam kayu sehingga kayu tidak cepat lapuk. Setelah proses pengeringan masuk ke proses finishing. (MAR)

Polres Jepara Juara Pertama sekaligus sebagai Juara Umum Lompia Lantas Tingkat Polda Jateng tahun 2016

whatsapp-image-2016-10-07-at-08-56-06
Kapolres Jepara AKBP M. Samsu Arifin, SIK, MH. bersama Kasat Lantas AKP Andhika Wiratama, SH, SIK. menerima penganugerahan Lompia Award 2016 di Gedung Borobudur Polda Jateng

Jepara – Polres Jepara untuk kedua kalinya berhasil menjuarai Lompia Lantas atau Lomba Pelayanan Inovasi dan Aksi Lalu lintas tahun 2016, yang di gelar oleh Direktorat Lalu lintas Polda Jateng.

Lomba diselenggarakan untuk menekan jumlah pelanggaran yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengurangi jumlah korban meninggal dunia.

Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Herukoco, lomba diadakan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dalam pelayanan, Anggota Lantas harus lebih baik, cepat dan nyaman.

“Tebukti selama tiga puluh hari masa penilaian, sanggup menekan jumlah angka kecelakaan, terutama korban meninggal dunia, sebanyak 60 jiwa,” ujarnya.

Lomba Lompia Lantas jilid kedua diadakan di Gedung Borobudur, Komplek Polda Jawa Tengah, Kamis siang (6/10). Lomba diikuti 35 Polres di jajaran Polda Jateng, dengan menampilkan hasil karya inovasi dibidang pelayanan SIM, BPKB dan STNK.

Hadir dalan penilaian lomba ini, Wakil Korlantas Polri, BrigjenPpol Indrajid, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmiko, Wakapolda Brigjen Pol Awang Anwarudin, Brigjen TNI Joni Supriyanto, Ditlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Herukoco, serta puluhan Anggota Polri dan Pelajar di Kota Semarang.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sujatmiko mengatakan lomba ini menginspirasi untuk selalu tertib dalam segala sendi kehidupan, karena dengan tertib segala sesuatu menjadi lancer, efisien dan dengan tertib mengarah pelayanan menjadi lebih adil.

“Menginspirasi kita bisa tertib dalam segala sektor dalam kehidupan kita, “ tuturnya.

Pocil Polres Jepara foto bersama para pemenang penghargaan Lompia Lantas Award 2016 di Gedung Borobudur Semarang
Pocil Polres Jepara foto bersama para pemenang penghargaan Lompia Lantas Award 2016 di Gedung Borobudur Semarang

Kapolres Jepara AKBP M. Samsu Arifin, SIK, MH, melalui Kasatlantas AKP Andhika Wiratama, SH, SIK, berterima kasih atas peran serta dan kerja keras, jajaran Polres Jepara, maupun bantuan dari pihak terkait serta masyarakat dan media. Sehingga prestasi itu bisa diraih.

Lomba yang dibagi dalam dua kategori, diikuti 38 inovasi pelayanan SIM, STNK dan BPKB, serta 60 inovasi dalam bidang laka lantas. Sebagai juara pertama inovasi laka lantas Polres type-a diraih Polres Jepara, juara kedua Polres Grobogan, disusul Polres Cilacap.

Sementara untuk lomba Lompia Lantas untuk kategori polres type-b, juara pertama diraih Polres Pekalongan Kota, disusul Polres Wonosobo dan Polres Salatiga.
AL

Herawaty Setyorinni Kukuhkan Pengurus DPD Asosiasi IUMKM Kabupaten Jepara

img-20161005-wa0138 img-20161005-wa0131 img-20161005-wa0129Tribrantanewsjepara.com – Ketua Umum Asosiasi Ketua IUMKM DPP Pusat Herawaty Setyorinni kukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (IUMKM) AKU MANDIRI Kabupaten Jepara di Pendopo Kabupaten Jepara, Rabu (05-10-2016).

Acara Pengukuhan pengurus DPD Asosiasi IUMKM Indonesia (AkuMandiri) dihadiri oleh Bupati Jepara, Dinas instansi terkait, Ketua IUMKM DPP Pusat Herawaty Setyorinni, Ketua DPD Asosiasi IUMKM Jepara beserta pengurus dan UMKM micro dan menengah sekitar 50 orang.

Dalam sambutannya Ketua Umum Assosiasi IUMKM Indonesia (AkuMandiri) menjelaskan IUMKM Aku Mandiri terkait tugas dan kewenangannya dalam membantu pemerintah. IUMKM bekerja sama dengan dinas instansi terkait seperti halnya pelatihan kerja, bekerja sama dengan pihak media Telkom ( membuat website) gratis dan bekerja sama dengan BNN untuk memajukan usaha Micro dan menengah.

Ketua DPD Asosiasi IUMKM Indonesia (AkuMandiri) Kabupaten Jepara, Dahat Nugroho, dalam sambutannya mengatakan, Asosiasi IUMKM Indonesia merupakan lembaga yang didirikan untuk membantu pemerintah dalam usaha hal Micro dan menengah, bergerak dalam bidang perkoperasian dan perbankan yang bekerja sama dengan koperasi kecil dan menengah. Asosiasi IUMKM merupakan lembaga yang berstruktural dari DPD, DPW dan DPP. Asosiasi IUMKM memperjuangkan usaha micro dan menengah yang berada di wilayah Kab. Jepara sehingga dapat memiliki daya saing dengan perkembangan ekonomi.

Kepengurusan Asosiasi IUMKM Aku Mandiri Kab. Jepara periode 2016 – 2020 sesuai dengan SK dari DPP Asosiasi IUMKM Nomor : 0186/SK/DPP/Agung/IX/2016 tanggal 26 September 2016 tentang susunan DPD Aku Mandiri Jepara 2016 – 2020 adalah Ketua Dahat Nugroho SH, Wakil ketua S Aqidatun, Sekertaris 1 Akhmad Arif, Sekertaris 2 Dwi Hariyanti dan Bambang Gunawan Wibisono sebagai Bendahara. (AS).

Hidangan TMMD merupakan produksi Warga Bringin

7-1Tribratanewsjepara – Saat giat TMMD REG 96 TA.2016 Kodim Jepara, di bedah Rumah RTLH milik Rumisih (70) Rabu lalu, di Desa Bringin terlihat sebuah hidangan makanan ringan yang terbuat dari singkong/tela.
Terlihat unik karena semua hidangan dari singkong. Lantas siapa gerangan yang membikin makanan Lemet itu ? Ternyata hidangan itu bikinan asli warga Bringin serta sebagai produk potensi desa tersebut.
Ibu minatun (42), warga setempat tak pernah menyangka kalau usahanya bakal sebesar dan sesukses sekarang. Awalnya, ia hanya membuat makanan dari olahan singkong yang dinamai lemet,karena prospek pasar yang menjanjikan tak hanya bu minatun aja yang membuat tapi ibu ibu yang lainnya juga membuat dan dijual di pasar pasar atau ke warung warung yang ada di Desa Bringin Kec. Batealit. (MAR)

Polsek Mayong Jaga Ketat Peresmian PT Parkland World Indonesia

img-20160908-wa0124 img-20160908-wa0125 img-20160908-wa0088Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Sektor Mayong Resor Jepara melaksanakan pengamanan peresmian PT. Parkland World Indonesia (PWI) yang terletak di Desa Pelang Rt 06 Rw 02 Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara, Kamis (08-09-2016). Puluhan personil gabungan dari Polsek Mayong, Koramil Mayong, Satpol PP Kecamatan Mayong melaksanakan pengamanan rangkaian prosesi peresmian PT tersebut.

Kapolsek Mayong AKP Sutono SH menerangkan peresmian dihadiri langsung oleh Kedubes Korea Selatan Mr Tai Yong Cho dan kolega atau rekanan PT Parkland World Indonesia dari negera Korea Selatan sekitar 200 orang. Selain itu turut hadir juga pejabat pemerintah dan instansi terkait  diantaranya ada Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Kepala Disnakrentrans Provinsi Jateng, Kepala BKPM Provinsi Jateng, Disperindag Provinsi Jateng, Kepala Beacukai Kudus, Bupati Jepara, Kapolres Jepara, Muspika Kecamatan Mayong dan Petinggi Desa Pelang.

Lebih lanjut, Kapolsek Mayong menuturkan, Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi menyampaikan beberapa hal diantaranya ucapan terima kasih kepada Bupati, Muspika, dan semua perangkat disini atas kerjasamanya karena Gubernur tidak bisa sendiri membangun Jateng. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada PT. PWI, investasi penanaman modal asing (PMA) telah menampung banyak pekerja khusunya di Jepara ini. Kita pemerintah daerah dapat memberikan pelatihan dasar kepada para generasi sehingga mempunyai kemampuan yang diharapkan. Selain itu Wakil Gubernur juga mengharapkan pengembangan industri menengah tentu bisa serasi bersama-sama dengan usaha kecil dan menengah (UKM), contohnya sekitar pabrik ada pasar krempyeng kalau itu bisa difasilitasi untuk meningkatkan daya beli.

“Selesai sambutan-sambutan kegiatan dilanjutkan dengan penanda tanganan prasasti, pemotongan pita dan tour pabrik diakhiri dengan ramah tamah,” imbuhnya. (AS)

Kapolsek Jepara Kota Hadiri Puncak Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional

IMG-20160907-WA0138 IMG-20160907-WA0137 IMG-20160907-WA0136 IMG-20160907-WA0116Tribratanewsjepara.com – Kapolsek Jepara Kota Resor Jepara AKP Sriyono (mewakili Kapolres Jepara) menghadiri Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-21 tahun 2016 di Gedung Wanita, Rabu (07-09-2016) pagi.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Jepara bersama unsur Forkopinda Jepara, Kepala BALITBANG ( Badan Peneletian dan Pengembangan ) Provinsi Jateng,  Kepala Sekolah se Kabupaten Jepara beserta perwakilan murid tiap Sekolah se Kabupaten Jepara.

Setelah penyampaian sambutan-sambutan dan pemberian penghargaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Bupati Jepara dan dilanjutkan percobaan alat uji konsentrasi oleh Bupati Jepara dan pemotongan pita untuk pembukaan Pameran Jepara Innovation dan Technologi.

Kapolsek Jepara Kota AKP Sriyono saat dimintai keterangan mengatakan peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ini memberikan penghargaan kepada orang yang memiliki inovasi dan kreasi teknologi. Hal ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kemampuan Iptek, yang diikuti dengan penguatan inovasi nasional untuk mendukung kemandirian dan daya saing bangsa Indonesia serta membangun iklim kondusif penguatan dan pengembangan inovasi sebagai outreach dari riset Iptek dalam penciptaan nilai tambah secara komersil, ekonomi dan sosial-budaya secara berkelanjutan; dan memberikan dorongan kepada para pelaku inovasi agar dapat terpacu dalam mewujudkan ide kreatif dalam penciptaan nilai tambah, baik sebagai individu maupun melalui kemitraan dan kerjasama antar unsur inovasi. (As)

 

Pengawasan supply and demand pada Kartel-kartel barang kebutuhan pokok di Pasar Jepara Satu Oleh Sat Reskrim Polres Jepara

Pengawasan suplay and demand bahan pokok
Pengawasan suplay and demand bahan pokok

682B6831 682B6833

Tribratanewsjepara.com – Salah satu isu dalam kebijakan pemerintah adalah kebijakan stabilisasi harga pangan. Karakteristik produk pangan yaitu harga yang fluktuatif dan produksi yang bersifat musiman guna mendukung perekonomian Nasional Satuan Reserse Kriminal Polres Jepara pada hari Kamis 01/08/2016, Melaksanakan pengawasan suplay and demand terhadap barang kebutuhan pokok di Pasar Jepara satu, dalam pelaksanaan tersebut dipimpin Kanit Tipiddkor IPDA R. ARIES SULISTIYONO, SH dan menjelaskan : Bahwa Pengawasan suplay and demand  terhadap barang kebutuhan bahan Pokok sebagai wujud ketaatan Polri terhadap pemerintah dan Undang undang dengan tujuan mendorong dan mendukung perekonomian yang stabil khususnya di wilayah Hukum Polres Jepara.

Dia melanjutkan, UU No 7/2014 tentang Perdagangan menyebutkan sanksi bagi pelaku usaha yang menimbun bahan kebutuhan pokok. Terdapat 18 jenis barang yang dikategorikan bahan pokok. Salah satunya adalah beras. ’’Sanksinya pencabutan izin usaha serta pidana kurungan lima tahun penjara dan denda hingga Rp 50 miliar,’’ ungkapnya.

Menurut dia, sanksi berat itu pantas diberikan kepada penimbun bahan pokok. Sebab, berkurangnya pasokan di pasaran telah membuat harga beras melambung sehingga meresahkan masyarakat. ’’Kami mendapat dukungan dari Pemerintah untuk memberantas penimbunan. Jadi, jangan main-main lagi. Sanksi berat bagi penimbun,’’ ujarnya.

Dalam pelaksanaan Pengawasan terhadap suplay and demand di Toko Hasil bumi  Jl. Pahlawan No A 10 Jepara yang menjual bahan-bahan pokok seperti beras, kedelai, tepung, gula pemilik toko hasil bumi  Sdri. NORA mengatakan : untuk suplay bahan pokok sangat bagus tidak ada kendala dalam persedian barang barahan pokok. dan pemilik toko Mitra anda yang menyediakan  bahan pokok seperti  tepung, gula, beras, kedelai untuk suplay normal.

682B6841 682B6847

peraturan perundang undangan yang dapat menjerat para kartel kartel bahan pokok sebagai berikut :

  1. pasal 62 ayat (1) Juncto pasal 8 ayat (1) huruf a, e, f, Juncto pasal 9 ayat (1) Undang-undang RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen , bagi Pelaku yang sengaja menjual beras oplosan dari Bulog dapat diancam pidana maksimal lima tahun penjara atau denda senilai Rp2 miliar. Sebab, tindakan tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat
  2. Pasal 133 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman penjara tujuh tahun atau denda paling banyak Rp 100 miliar.
  3. Pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan juga akan dikenakan pada pelaku dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau denda Rp 50 miliar
pengawasan terhadap kartel-kartel penyedia barang bahan pokok
pengawasan terhadap kartel-kartel penyedia barang bahan pokok

682B6850 682B6852

Kapolres Jepara AKBP M SAMSU ARIFIN, S.I.K, M.H mengatakan Jadi para kartel kartel penyedia barang bahan pokok di Jepara jangan coba-coba melakukan penimbunan sebab Dalam maklumat nomor 1 tahun 2015 itu ada dua hal pokok yang dilarang dilakukan oleh para pedagang, Dua hal pokok itu adalah pelaku usaha dilarang menimbun atau menyimpan melebihi jumlah maksimal yang diperbolehkan atau di luar batas kewajaran, dengan maksud untuk memperoleh keuntungan sehingga mengakibatkan bahan pokok menjadi mahal atau melambung tinggi.

Pelaku usaha juga dilarang menyimpan barang kebutuhan pokok atau barang penting dalam jumlah atau waktu tertentu pada saat kelangkaan barang, gejolak harga, atau hambatan lalu lintas perdagangan tegasnya. (twd)

Penertiban Garam beryodium oleh Sat Reskrim Polres Jepara dan Pemda Kabupaten Jepara

Penertiban garam tidak beryodium di Pasar Tawar Karanggondang
Penertiban garam tidak beryodium di Pasar Tawar Karanggondang
Penertiban terhahadap garam tidak beryodium di pasar Tawar, Karanggodang, Mlonggo, Jepara
Penertiban terhahadap garam tidak beryodium di pasar Tawar, Karanggodang, Mlonggo, Jepara

IMG-20160829-WA0068 IMG-20160829-WA0069 IMG-20160829-WA0070

Tribratanewsjepara.com – Dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat terhadap garam konsumsi beryodium Pemda Kabupaten Jepara bekerja sama dengan Sat Reskrim Polres Jepara, melaksanakan penertibaan terhadap Garam konsumsi beryodium  Kapolres Jepara AKBP M SAMSU ARIFIN, S.I.K melalui  Kasat Reskrim Polres Jepara AKP SUWASANA, SH.M.H mengatakan : upaya penertibaan terhadap peredaran garam konsumsi beryodium adalah sebagai upaya Kepolisian dan Pemda Kabupaten Jepara untuk menjaga, mengawasi dan menertibkan mutu garam beryodium yang beredar di pasaran sebagaimana dimaksud dalamPeraturan Menteri Perindustrian Nomor 59/M-IND/11/2013 tentang perubahan peraturan Menteri Perindustrian No 10/M-IND/PER/2/2013 tentang penunjukan lembaga penilaian kesesuaian dalam rangka pemberlakuan dan pengawasan SNI garam konsumsi secara wajib, Hal ini juga di atur dalam Perda Kabupaten Jepara Nomor 2 tahun 2009 tentang Pengendalian Peredaran garam tidak beryodium.

Adapun Ketentuan Pidana diatur dalam perundang-undangan sebagai berikut :

  1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3209);
  2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1982 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3214);
  3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1984 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3274);
  4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 100, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3495);
  5. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 99, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3656);
  6. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3821);

Dengan dasar hukum diatas Polres Jepara dan dinas Terkait di Pemda Jepara sedang melaksanakan  penertiban yang dilaksanakan pada hari Senin 29/08/2016 di Pasar Tawar turut Desa Karanggodang, Kec. Mlonggo Kabupaten Jepara, dalam penertiban tersebut Petugas Sat Reskrim Polres Jepara mendapati Garam Konsumsi yang tidak beryodium sebanyak 7 merek antara lain :

  1. Merek DJ-Dut
  2. Merek Ngedangdut
  3. Merek Bintang Virgo
  4. Merek Palapa
  5. Merek 38-93
  6. Merek 99-62

Menurut Kabid Pemsodbud Kabupaten Jepara Bapak RONJI, SE, MM  Garam konsumsi beryodium adalah produk makanan yang komponen utamanya natrium klorida (NaCl) dengan penambahan kalium yodat (KIO3).Yodium tidak bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh manusia sehingga membutuhkan asupan terus menerus dari bahan makanan yang masuk ke tubuh. Secara umum, hampir semua makhluk hidup yang sudah bertubuh kompleks membutuhkan yodium, terutama untuk menjaga kelenjar tiroid (thyroid). Kelenjar tiroid (kelenjar gondok) adalah salah satu kelenjar endoskrin terbesar terletak pada leher tepat dibawah laring (rongga pernafasan). Kelenjar tiroid bertugas untuk mengatur kecepatan pembakaran energi, memproduksi protein serta mengatur dan menghasilkan hormon sehingga ketika kelenjar ini kekurangan unsur yodium, tubuh akan merangsang kelenjar tiroid untuk bekerja lebih keras yang mengakibatkan pembekakan kelenjar tiroid atau yang umum disebut penyakit gondok dengan ciri-ciri tonjolan besar pada leher. (twd)