Arsip Kategori: Industri

Kapolres Jepara Terima Penghargaan Sosok Inspiratif Radar Kudus Award 2019 Se Karisidenan Pati

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Tepatnya malam tadi (08/07/2019) Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H. menghadiri undangan dalam kegiatan Radar Kudus Award 2019 pada puncak perayaan HUT Radar Kudus yang ke 17 di Hotel Grand Master Kyriad Kab. Grobogan.

Dalam kesempatan tersebut, ternyata Kapolres Jepara Polda Jateng AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H. terpilih menjadi salah satu penerima penghargaan dalam acara Radar Kudus Award 2019 sebagai salah satu Sosok Inspiratif se Karesidenan Pati.

“Terimakasih atas penghargaan yang diberikan kepada kami, sejujurnya kami tidak menyangka akan mendapatkan ini. Melalui penghargaan ini, menjadikan motivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. Dan selamat ulang tahun kepada Radar Kudus yang ke 17, semoga kedepan Radar Kudus semakin maju dan sukses” ungkap Kapolres Jepara Polda Jateng AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H. usai menerima penghargaan.

“Melalui kegiatan ini yaitu Radar Kudus Award sebagai salah satu bentuk apresiasi kami terhadap sosok – sosok yang berprestasi dan menginspiratif dimana salah satunya adalah Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, S.I.K.,M.H.” tutur Ketua Panitia Radar Kudus Award Abdul Rochim.

(Humas Polres Jepara)

Polsek Kembang Polres Jepara Amankan Aksi Penyampaian Aspirasi oleh Karyawan PT. SSP ME.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kemaren (03/072019) berlokasi di Halaman Kantor PT. SSP ME tepatnya kawasan PLTU Tanjung Jati B Tubanan Kec. Kembang Kab. Jepara telah berlangsung kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh karyawan PT. SSP ME yang berjumlah sekitar 100 orang.

Diketahui bahwa tuntutan yang disampaikan oleh karyawan PT. SSP ME diantaranya mempertanyakan kepastian tentang absen yang dirubah kembali ke 2 kali, apakah ada potongan gaji atau tidak dan menanyakan ID Card belum jadi sampai dengan saat ini (meninggalkan KTP saat masuk perusahaan sebagai pengganti ID Card).

Atas adanya kejadian tersebut, Anggota Polsek Kembang Polres Jepara Polda Jateng yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kembang AKP Usman Jumaidi melaksanakan pengamanan serta sebagai mediator antara karyawan dengan pihak pimpinan perusahaan.

Setelah dilakukan pertemuan antara perwakilan pimpinan perusahaan dan perwakilan karyawan, diperoleh penjelasan bahwa karyawan dipersilahkan untuk melaksanakan absen 2 kali atau 4 kali, karena kebijakan akan dilaksanakan sampai dengan satu minggu guna mengidentifikasi karyawan yang curang. Dan selama seminggu uji coba,  pimpinan tidak akan melakukan pemotongan gaji karyawan sedangkan untuk masalah ID Card, pimpinan akan berkomunikasi dengan pihak Nawakara untuk segera mencetak ID Card mengingat kewenangan tersebut berada di pihak Nawakara.

“Alhamdulillah selama kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh karyawan PT. SSP ME berlangsung dengan aman dan tertib serta telah diberikan kesepakatan antara kedua belah pihak” terang Kapolsek Kembang Polres Jepara Polda Jateng AKP Usman Jumaidi.

(Humas Polres Jepara)

Kapolsek Mayong Beri Arahan Satpam PT. Bomin Permata Abadi

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka menciptakan kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Kapolsek Mayong Polres Jepara Polda Jawa Tengah AKP Hendrik Irawan S.H,M.M memberikan arahan kepada satpam dan karyawan salah satu perusahaan di Desa Sengonbugel PT. Bomin Permata Abadi, Kamis, (10/01/2019).

Kapolsek Mayong menyampaikan secara langsung tentang larangan Satpam dan Karyawan perusahaan menggunakan senjata tajam tanpa izin.

Kita dalam hal ini mengantisipasi tindak kejahatan baik pencurian, perkelahian, pembunuhan dan lain sebagainya. Maka dalam hal ini juga kami sampaikan kepada para satpam dan karyawan perusahaan PT. Bomin Permata Abadi bahwa sebagai upaya pemantapan UU Darurat nomor 12 tahun 1951, yang dimana melarang untuk membawa dan menggunakan sajam tanpa izin saat bekerja, ujar Kapolsek Mayong AKP Hendrik Irawan S.H.,M.M.

Kapolsek Mayong juga meminta kepada pihak perusahaan agar selalu berkordinasi dengan Polri. Jika ada gangguan Kamtibmas segera laporkan ke kita, sehingga lingkungan tetap aman dan kondusif, karena seluruh masyarakat merupakan mitra kerja dari Polri, ujar Kapolsek Mayong Polres Jepara Polda Jawa Tengah.

(Humas Polres Jepara)

Kapolres Jepara Cek Kesiapan Gedung Polres Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Untuk diketahui bahwa dalam jangka waktu dekat akan dilakukan peresmian Gedung Mapolres Jepara Polda Jawa Tengah.

Dan untuk mengetahui kesiapan gedung tersebut, Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, S.I.K., M.H. didampingi oleh Wakapolres Jepara Kompol Dr. Pranandya Subiyakto, S.H., M.Hum., Kabagren Polres Jepara AKBP Suyatmi, Kabagops Polres Jepara Kompol Parno, S.H., Kabagsumda Polres Jepara Kompol I Ketut Tutut, S.H., Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibowo, S.I.K. dan Kasubbagsarpras Bagsumda Polres Jepara AKP Urip Prihadi melaksanakan pengecekan disegala sisi Mapolres Jepara, (04/12).

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Jepara memeriksa tiap ruangan yang ada di gedung baru tersebut.

Kasubbagsarpras Bagsumda Polres Jepara AKP Urip menjelaskan bahwa hingga sampai dengan saat ini kesiapan dari gedung baru Mapolres Jepara mencapai 95%, kekurangan berada pada isi ruangan yang belum ada seperti meja kursi dan lain – lain.

“Ahamdulillah, Gedung Mapolres Jepara tinggal sedikit lagi dan kemungkinan dalam waktu dekat akan kita tempati. Semoga dengan dibangunnya gedung baru, personel Polres Jepara Polda Jawa Tengah akan bertambah semangat dalam bekerja sehingga dapat melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat secara maksimal” ungkap Kapolres Jepara usai pengecekan.

(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara, Kodim Jepara dan Satpol PP Kawal Aksi Serikat Pekerja Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Siang ini (Selasa, 30/10) ada yang berbeda di sekitaran Alun – Alun Kab. Jepara, terlihat jalan ditutup dan terlihat ramai.

Situasi ramai tersebut karena adanya aksi damai yang dilakukan oleh Serikat Pekerja Kab. Jepara yang berjumlah sekitar 400 orang di Halaman Kantor Setda Kab. Jepara.

Kedatangan dari para serikat pekerja ke Kantor Setda Kab. Jepara tersebut adalah untuk menyuarakan tuntutan menolak upah minimum Kab. Jepara pada tahun 2019 yang rencananya akan dinaikkan sebesar 8.03 % dari upah minimum tahun 2018.

“Kami dari gabungan pekerja berharap pada tahun 2019 upah minimum Kab. Jepara dapat naik sebesar 15 – 25 % dari upah minimum tahun 2018, hal ini didasarkan atas kebutuhan hidup yang semakin hari semakin mahal” ucap salah satu peserta aksi.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. usai kegiatan mengatakan bahwa untuk mengawal kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh Serikat Pekerja Kab. Jepara, kami menerjunkan Anggota Polri baik dari Polres dan Polsek Jajaran dan dibantu dari TNI serta Satpol PP Kab. Jepara yang berjumlah 350 personil. Alhamdulillah sampai dengan kegiatan selesai, berlangsung dengan aman dan tertib.

(Humas Polres Jepara)

Puluhan Personil Polres Jepara Amankan Unjuk Rasa di PT. Sami-JF Pagi Ini

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Puluhan personil gabungan dari TNI, Polri dan Pol-PP amankan Unjuk rasa yang dilaksanakan oleh Aliansi Pemuda Bugel (APB) terhadap PT. Sami-JF berlangsung pagi ini Selasa(07/08) di PT. Sami-JF.

Unjuk rasa oleh Aliansi Pemuda Bugel(APB) kali ini merupakan aksi Unra yang ke IV, sebagai tindak lanjut dari hasil mediasi pada bulan lalu, antara perwakilan APB dengan PT. MAS dan PT. Sami-JF terkait permintaan dana oleh Aliansi Pemuda Bugel terhadap PT. MAS yang semula terjadi kesepakatan.

Sebelumnya Pukul 07.00 Wib peserta Unjuk rasa berkumpul di salah seorang warga di Desa Sengonbugel Kec. Mayong Jepara, yang selanjutnya melaksanakan longmarch menuju ke PT. Sami-JF.

Tuntutan yang disampaikan adalah pengelolaan limbah PT. Sami-JF sepenuhnya dikelola oleh warga melalui Aliansi Pemuda Bugel dan rekanan limbah yang sudah disiapkan dengan cara membeli langsung ke PT Sami-JF.

(Humas Polres Jepara)

Warga Sengonbugel Mayong Kembali Geruduk PT. Sami JF.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Selasa (08/05) pagi tadi, halaman PT. Sami JF Mayong Kab. Jepara diserbu oleh kurang lebih sebanyak 50 orang.

Diketahui bahwa masyarakat yang mendatangi PT. Sami JF tersebut adalah warga Sengonbugel Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara yang tergabung dalam Paguyuban Pemuda Bugel (PPB) Jepara dan untuk kali kedua melaksanakan penyampaian aspirasi kepada PT. Sami JF.

Penyampaian aspirasi untuk yang kedua kalinya tersebut mempunyai tujuan yang sama saat penyampaian aspirasi pertama yaitu diantaranya menuntut kompensasi 7,5% pengelolaan limbah PT. SAMI JF, penyaluran dana CSR, utamakan warga Ds. Sengonbugel untuk menjadi karyawan, pembangunan saluran air, pengaspalan jalan dari jalan raya sampai tanah pengganti wakaf dll. Namun untuk aksi yang kedua ini lebih menekankan kepada penagihan janji atas janji yang telah diutarakan pihak PT. SAMI JF saat audensi penyampaian aspirasi yang pertama.

Kabag Ops Polres Jepara Kompol Jodi Setyo Margono, S.T.,M.Sc. usai melaksanakan pengamanan penyampaian aspirasi oleh warga sengonbugel tersebut mengatakan bahwa setidaknya terdapat sekitar 100 personil yang disiagakan termasuk dari TNI dan Satpol PP dalam pelaksanaan penyampaian aspirasi kedua ini.

Kami sebagai aparat keamanan akan terus melakukan pengamanan serta berperan sebagai jembatan/mediator antara warga Sengonbugel, Mayong, Jepara dengan pihak PT. Sami JF hingga kedua belah pihak menemui titik temu. Dan secara umum kegiatan penyampaian aspirasi oleh warga sengonbugel, Mayong, Jepara kepada pihak PT. Sami JF berlangsung dengan aman dan tertib.

(Humas Polres Jepara)

Jelang Hari Buruh, Binmas dan Intelkam Lakukan Penggalangan dan Himbau Pemilik Perusahaan

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Sebagai anggota Polri pastinya mempunyai tugas pokok dan fungsi masing – masing. Tak terkecuali Bhabinkamtibmas yang kehadirannya dinanti masyarakat. Seperti yang terlihat Bhabinkamtibmas Polsek Tahunan melaksanakan giat sambang ke desa binaan (30/04/2018).

Seperti koordinasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Senenan Aiptu Edi Sutrimo, S.H bersama pemilik perusahaan PT. Aulia Jati untuk meliburkan seluruh karyawan pada Peringatan Hari Buruh yang jatuh pada hari esok 01 Mei 2018, Aiptu Edi juga menghimbau untuk karyawan tidak mengikuti unjuk rasa maupun orasi lainnya yang bertepatan dengan Peringatan May Day.

Demikian hal nya Unit Intelkam Polsek Tahunan dipimpin Bripka Dedy turut melaksanakan giat Penggalangan dan Pulbaket bersama perusahaan di wilayah Kecamatan Tahunan baik secara langsung maupun lewat komunikasi via telepon terkait aksi/kegiatan pada Hari Buruh se- Dunia ( Mayday ) yang jatuh pada hari esok Selasa, 01 Mei 2018.

Dalam kegiatan tersebut beberapa perusahaan yang berhasil dilaksanakan penggalangan diantaranya:JIF Jl Soekarno Hatta KM 06 Ngabul- Tahunan,Jumlah karyawan 250 orang tidak ada rencana ikut aksi buruh dan tidak mengikuti kegiatan di alun-alun Jepara dan karyawan diliburkan. Kemudian PT Els Arstindo Jln Soekarno Hatta Km 06 Ngabul- Tahunan jumlah karyawan 300 orang,akan mengikuti kegiatan di alun-alun Jepara sebanyak 50 orang. Dari PT Pijar Sukma Ds Kecapi RT 41/08 Jumlah karyawan 750 orang,akan mengikuti kegiatan di alun-alun Jepara sebanyak 20 orang. Ada dari PT Talenta Java design Ds Ngabul RT 02/01 Jumlah karyawan 150 orang,tidak mengikuti kegiatan aksi buruh untuk karyawan masuk biasa dan PT.Saiya Indonesia Ds Kecapi RT 34/06 jumlah karyawan 135 orang,untuk karyawan tidak mengikuti aksi buruh,pada hari tersebut karyawan diliburkan.

Tujuan dilaksanakannya penggalangan tersebut untuk mendata perusahaan yang mengikuti giat unra yang akan dilaksanakan esok hari. Selain itu, bermaksud untuk memberikan himbauan agar seluruh pekerja diliburkan dan tidak mengikuti kegiatan unra maupun orasi lainnya.

(PolsekTahunan/HumasPolresJepara)

Kapolres Jepara Hadiri Peresmian Pasar Tradisional Kec. Keling dan Pasar Tradisional Kec. Mayong

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Hari ini menjadi hari yang membahagiakan bagi warga masyarakat Kec. Keling dan Kec. Mayong, mengingat bahwa siang ini Senin(22/01/18) Bupati Jepara H. Marzuki, S.E. meresmikan Pasar Tradisional Kec. Keling dan Pasar Tradisional Kec. Mayong.

Peresmian Pasar Tradisional tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Jepara H. Ahmad Marzuki, S.E. didampingi Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. beserta Forkopimda Kab. Jepara lainnya.

Turut hadir pula Forkopincam Kec. Mayong dan Kec. Keling, Kepala Dinas/Instansi terkait Paguyuban Pedagang Pasar, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta warga masyarakat Kec. Keling dan Kec. Mayong.

Bupati Jepara Bp. H. Ahmad Marzuki, S.E. dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa dengan peresmian Pasar Tradisional tersebut, berharap masyarakat dapat menjadikan Pasar Tradisional pusat sarana perekonomian rakyat serta semoga dapat memberikan nilai peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat. Dan jangan lupa untuk semua kalangan masyarakat dapat menjaga dan merawat dengan baik dan benar.

(Humas Polres Jepara)

Kanit Reskrim Pantau Ketersediaan Beras di Pasar Lebak

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Aipda Turmudhi, Kanit Reskrim Polsek Pakis Aji Polres Jepara melaksanakan patroli dialogis di Pasar Lebak memantau ketersediaan komoditas bahan pokok terutama beras, kemarin Rabu (17/01/2018).

Saat berada di Pasar Lebak, Aipda Turmudhi menyambangi toko-toko yang menjual beras, kemudian berdialog dengan para pedagang. Diketahui bahwa ketersediaan beras kualitas premium di Pasar Lebak masih mencukupi. Hanya saja harga beras masih cukup tinggi untuk kualitas premium berada di kisaran harga Rp. 11.000,- (sebelas ribu rupiah) per kilogram.

Menurut para pedagang, harga beras masih cukup tinggi karena pengaruh cuaca yang membuat ketersediaan gabah kering petani berkurang yang juga mengakibatkan berkurangnya stok beras. Namun berkurangnya stok beras belum sampai menimbulkan kelangkaan beras di pasaran.

Dalam kesempatan berdialog dengan pedagang tersebut, Aipda Turmudhi tak lupa selalu menghimbau para pedagang komoditas sembako terutama beras, agar para pedagang memperhatikan keamanan dan kebersihan penyimpanan beras di tokonya, jangan sampai diganggu hewan pengerat yang dapat merusak beras. Selain itu, Aiptu Turmudhi menekankan kepada para pedagang agar tidak menimbun beras secara sengaja hingga menimbulkan kelangkaan untuk menaikkan harga beras. Karena perbuatan tersebut dapat masuk dalam kejahatan pangan. Berdagang secara jujur akan menambah berkah keamanan dan keselamatan para pedagang.

(Humas Polres Jepara)