Arsip Kategori: Industri

Kapolsek Mayong Beri Arahan Satpam PT. Bomin Permata Abadi

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka menciptakan kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Kapolsek Mayong Polres Jepara Polda Jawa Tengah AKP Hendrik Irawan S.H,M.M memberikan arahan kepada satpam dan karyawan salah satu perusahaan di Desa Sengonbugel PT. Bomin Permata Abadi, Kamis, (10/01/2019).

Kapolsek Mayong menyampaikan secara langsung tentang larangan Satpam dan Karyawan perusahaan menggunakan senjata tajam tanpa izin.

Kita dalam hal ini mengantisipasi tindak kejahatan baik pencurian, perkelahian, pembunuhan dan lain sebagainya. Maka dalam hal ini juga kami sampaikan kepada para satpam dan karyawan perusahaan PT. Bomin Permata Abadi bahwa sebagai upaya pemantapan UU Darurat nomor 12 tahun 1951, yang dimana melarang untuk membawa dan menggunakan sajam tanpa izin saat bekerja, ujar Kapolsek Mayong AKP Hendrik Irawan S.H.,M.M.

Kapolsek Mayong juga meminta kepada pihak perusahaan agar selalu berkordinasi dengan Polri. Jika ada gangguan Kamtibmas segera laporkan ke kita, sehingga lingkungan tetap aman dan kondusif, karena seluruh masyarakat merupakan mitra kerja dari Polri, ujar Kapolsek Mayong Polres Jepara Polda Jawa Tengah.

(Humas Polres Jepara)

Kapolres Jepara Cek Kesiapan Gedung Polres Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Untuk diketahui bahwa dalam jangka waktu dekat akan dilakukan peresmian Gedung Mapolres Jepara Polda Jawa Tengah.

Dan untuk mengetahui kesiapan gedung tersebut, Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, S.I.K., M.H. didampingi oleh Wakapolres Jepara Kompol Dr. Pranandya Subiyakto, S.H., M.Hum., Kabagren Polres Jepara AKBP Suyatmi, Kabagops Polres Jepara Kompol Parno, S.H., Kabagsumda Polres Jepara Kompol I Ketut Tutut, S.H., Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Mukti Wibowo, S.I.K. dan Kasubbagsarpras Bagsumda Polres Jepara AKP Urip Prihadi melaksanakan pengecekan disegala sisi Mapolres Jepara, (04/12).

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Jepara memeriksa tiap ruangan yang ada di gedung baru tersebut.

Kasubbagsarpras Bagsumda Polres Jepara AKP Urip menjelaskan bahwa hingga sampai dengan saat ini kesiapan dari gedung baru Mapolres Jepara mencapai 95%, kekurangan berada pada isi ruangan yang belum ada seperti meja kursi dan lain – lain.

“Ahamdulillah, Gedung Mapolres Jepara tinggal sedikit lagi dan kemungkinan dalam waktu dekat akan kita tempati. Semoga dengan dibangunnya gedung baru, personel Polres Jepara Polda Jawa Tengah akan bertambah semangat dalam bekerja sehingga dapat melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat secara maksimal” ungkap Kapolres Jepara usai pengecekan.

(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara, Kodim Jepara dan Satpol PP Kawal Aksi Serikat Pekerja Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Siang ini (Selasa, 30/10) ada yang berbeda di sekitaran Alun – Alun Kab. Jepara, terlihat jalan ditutup dan terlihat ramai.

Situasi ramai tersebut karena adanya aksi damai yang dilakukan oleh Serikat Pekerja Kab. Jepara yang berjumlah sekitar 400 orang di Halaman Kantor Setda Kab. Jepara.

Kedatangan dari para serikat pekerja ke Kantor Setda Kab. Jepara tersebut adalah untuk menyuarakan tuntutan menolak upah minimum Kab. Jepara pada tahun 2019 yang rencananya akan dinaikkan sebesar 8.03 % dari upah minimum tahun 2018.

“Kami dari gabungan pekerja berharap pada tahun 2019 upah minimum Kab. Jepara dapat naik sebesar 15 – 25 % dari upah minimum tahun 2018, hal ini didasarkan atas kebutuhan hidup yang semakin hari semakin mahal” ucap salah satu peserta aksi.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. usai kegiatan mengatakan bahwa untuk mengawal kegiatan penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh Serikat Pekerja Kab. Jepara, kami menerjunkan Anggota Polri baik dari Polres dan Polsek Jajaran dan dibantu dari TNI serta Satpol PP Kab. Jepara yang berjumlah 350 personil. Alhamdulillah sampai dengan kegiatan selesai, berlangsung dengan aman dan tertib.

(Humas Polres Jepara)

Puluhan Personil Polres Jepara Amankan Unjuk Rasa di PT. Sami-JF Pagi Ini

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Puluhan personil gabungan dari TNI, Polri dan Pol-PP amankan Unjuk rasa yang dilaksanakan oleh Aliansi Pemuda Bugel (APB) terhadap PT. Sami-JF berlangsung pagi ini Selasa(07/08) di PT. Sami-JF.

Unjuk rasa oleh Aliansi Pemuda Bugel(APB) kali ini merupakan aksi Unra yang ke IV, sebagai tindak lanjut dari hasil mediasi pada bulan lalu, antara perwakilan APB dengan PT. MAS dan PT. Sami-JF terkait permintaan dana oleh Aliansi Pemuda Bugel terhadap PT. MAS yang semula terjadi kesepakatan.

Sebelumnya Pukul 07.00 Wib peserta Unjuk rasa berkumpul di salah seorang warga di Desa Sengonbugel Kec. Mayong Jepara, yang selanjutnya melaksanakan longmarch menuju ke PT. Sami-JF.

Tuntutan yang disampaikan adalah pengelolaan limbah PT. Sami-JF sepenuhnya dikelola oleh warga melalui Aliansi Pemuda Bugel dan rekanan limbah yang sudah disiapkan dengan cara membeli langsung ke PT Sami-JF.

(Humas Polres Jepara)

Warga Sengonbugel Mayong Kembali Geruduk PT. Sami JF.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Selasa (08/05) pagi tadi, halaman PT. Sami JF Mayong Kab. Jepara diserbu oleh kurang lebih sebanyak 50 orang.

Diketahui bahwa masyarakat yang mendatangi PT. Sami JF tersebut adalah warga Sengonbugel Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara yang tergabung dalam Paguyuban Pemuda Bugel (PPB) Jepara dan untuk kali kedua melaksanakan penyampaian aspirasi kepada PT. Sami JF.

Penyampaian aspirasi untuk yang kedua kalinya tersebut mempunyai tujuan yang sama saat penyampaian aspirasi pertama yaitu diantaranya menuntut kompensasi 7,5% pengelolaan limbah PT. SAMI JF, penyaluran dana CSR, utamakan warga Ds. Sengonbugel untuk menjadi karyawan, pembangunan saluran air, pengaspalan jalan dari jalan raya sampai tanah pengganti wakaf dll. Namun untuk aksi yang kedua ini lebih menekankan kepada penagihan janji atas janji yang telah diutarakan pihak PT. SAMI JF saat audensi penyampaian aspirasi yang pertama.

Kabag Ops Polres Jepara Kompol Jodi Setyo Margono, S.T.,M.Sc. usai melaksanakan pengamanan penyampaian aspirasi oleh warga sengonbugel tersebut mengatakan bahwa setidaknya terdapat sekitar 100 personil yang disiagakan termasuk dari TNI dan Satpol PP dalam pelaksanaan penyampaian aspirasi kedua ini.

Kami sebagai aparat keamanan akan terus melakukan pengamanan serta berperan sebagai jembatan/mediator antara warga Sengonbugel, Mayong, Jepara dengan pihak PT. Sami JF hingga kedua belah pihak menemui titik temu. Dan secara umum kegiatan penyampaian aspirasi oleh warga sengonbugel, Mayong, Jepara kepada pihak PT. Sami JF berlangsung dengan aman dan tertib.

(Humas Polres Jepara)

Jelang Hari Buruh, Binmas dan Intelkam Lakukan Penggalangan dan Himbau Pemilik Perusahaan

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Sebagai anggota Polri pastinya mempunyai tugas pokok dan fungsi masing – masing. Tak terkecuali Bhabinkamtibmas yang kehadirannya dinanti masyarakat. Seperti yang terlihat Bhabinkamtibmas Polsek Tahunan melaksanakan giat sambang ke desa binaan (30/04/2018).

Seperti koordinasi yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Senenan Aiptu Edi Sutrimo, S.H bersama pemilik perusahaan PT. Aulia Jati untuk meliburkan seluruh karyawan pada Peringatan Hari Buruh yang jatuh pada hari esok 01 Mei 2018, Aiptu Edi juga menghimbau untuk karyawan tidak mengikuti unjuk rasa maupun orasi lainnya yang bertepatan dengan Peringatan May Day.

Demikian hal nya Unit Intelkam Polsek Tahunan dipimpin Bripka Dedy turut melaksanakan giat Penggalangan dan Pulbaket bersama perusahaan di wilayah Kecamatan Tahunan baik secara langsung maupun lewat komunikasi via telepon terkait aksi/kegiatan pada Hari Buruh se- Dunia ( Mayday ) yang jatuh pada hari esok Selasa, 01 Mei 2018.

Dalam kegiatan tersebut beberapa perusahaan yang berhasil dilaksanakan penggalangan diantaranya:JIF Jl Soekarno Hatta KM 06 Ngabul- Tahunan,Jumlah karyawan 250 orang tidak ada rencana ikut aksi buruh dan tidak mengikuti kegiatan di alun-alun Jepara dan karyawan diliburkan. Kemudian PT Els Arstindo Jln Soekarno Hatta Km 06 Ngabul- Tahunan jumlah karyawan 300 orang,akan mengikuti kegiatan di alun-alun Jepara sebanyak 50 orang. Dari PT Pijar Sukma Ds Kecapi RT 41/08 Jumlah karyawan 750 orang,akan mengikuti kegiatan di alun-alun Jepara sebanyak 20 orang. Ada dari PT Talenta Java design Ds Ngabul RT 02/01 Jumlah karyawan 150 orang,tidak mengikuti kegiatan aksi buruh untuk karyawan masuk biasa dan PT.Saiya Indonesia Ds Kecapi RT 34/06 jumlah karyawan 135 orang,untuk karyawan tidak mengikuti aksi buruh,pada hari tersebut karyawan diliburkan.

Tujuan dilaksanakannya penggalangan tersebut untuk mendata perusahaan yang mengikuti giat unra yang akan dilaksanakan esok hari. Selain itu, bermaksud untuk memberikan himbauan agar seluruh pekerja diliburkan dan tidak mengikuti kegiatan unra maupun orasi lainnya.

(PolsekTahunan/HumasPolresJepara)

Kapolres Jepara Hadiri Peresmian Pasar Tradisional Kec. Keling dan Pasar Tradisional Kec. Mayong

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Hari ini menjadi hari yang membahagiakan bagi warga masyarakat Kec. Keling dan Kec. Mayong, mengingat bahwa siang ini Senin(22/01/18) Bupati Jepara H. Marzuki, S.E. meresmikan Pasar Tradisional Kec. Keling dan Pasar Tradisional Kec. Mayong.

Peresmian Pasar Tradisional tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Jepara H. Ahmad Marzuki, S.E. didampingi Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. beserta Forkopimda Kab. Jepara lainnya.

Turut hadir pula Forkopincam Kec. Mayong dan Kec. Keling, Kepala Dinas/Instansi terkait Paguyuban Pedagang Pasar, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta warga masyarakat Kec. Keling dan Kec. Mayong.

Bupati Jepara Bp. H. Ahmad Marzuki, S.E. dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa dengan peresmian Pasar Tradisional tersebut, berharap masyarakat dapat menjadikan Pasar Tradisional pusat sarana perekonomian rakyat serta semoga dapat memberikan nilai peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat. Dan jangan lupa untuk semua kalangan masyarakat dapat menjaga dan merawat dengan baik dan benar.

(Humas Polres Jepara)

Kanit Reskrim Pantau Ketersediaan Beras di Pasar Lebak

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Aipda Turmudhi, Kanit Reskrim Polsek Pakis Aji Polres Jepara melaksanakan patroli dialogis di Pasar Lebak memantau ketersediaan komoditas bahan pokok terutama beras, kemarin Rabu (17/01/2018).

Saat berada di Pasar Lebak, Aipda Turmudhi menyambangi toko-toko yang menjual beras, kemudian berdialog dengan para pedagang. Diketahui bahwa ketersediaan beras kualitas premium di Pasar Lebak masih mencukupi. Hanya saja harga beras masih cukup tinggi untuk kualitas premium berada di kisaran harga Rp. 11.000,- (sebelas ribu rupiah) per kilogram.

Menurut para pedagang, harga beras masih cukup tinggi karena pengaruh cuaca yang membuat ketersediaan gabah kering petani berkurang yang juga mengakibatkan berkurangnya stok beras. Namun berkurangnya stok beras belum sampai menimbulkan kelangkaan beras di pasaran.

Dalam kesempatan berdialog dengan pedagang tersebut, Aipda Turmudhi tak lupa selalu menghimbau para pedagang komoditas sembako terutama beras, agar para pedagang memperhatikan keamanan dan kebersihan penyimpanan beras di tokonya, jangan sampai diganggu hewan pengerat yang dapat merusak beras. Selain itu, Aiptu Turmudhi menekankan kepada para pedagang agar tidak menimbun beras secara sengaja hingga menimbulkan kelangkaan untuk menaikkan harga beras. Karena perbuatan tersebut dapat masuk dalam kejahatan pangan. Berdagang secara jujur akan menambah berkah keamanan dan keselamatan para pedagang.

(Humas Polres Jepara)

Peduli Kelestarian Alam, Perusda Jepara Tanam Pohon Kelapa

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id,  Jepara – Selain menjaga keamanan lingkungan, kita juga perlu peduli dengan lingkungan sekitar kita, dan siang  ini Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K, bersama Forkopimda Kab. Jepara dan Directur Perusda Jepara melakukan Kegiatan Penanaman Pohon Kelapa di Lahan Perusda yang bertempat di Desa Swawal Timur Kec. Pakis Aji Kab. Jepara, Selasa (28/11/2017).

Dalam Kegiatan tersebut Direktur Perusda mengatakan Bahwa di lahan Perusda Jepara Desa. Swawal Timur ada sekitar 2352 ( Dua Ribu Tiga Ratus Lima Puluh Dua ) pohon kelapa yang sudah ditebang 50 batang namun telah ditanam kembali 100 ( Seratus ) pohon, agar ada regenerasi pohon kelapa, selanjutnya sesuai rencana di lahan ini akan dikembangkan agro bisnis Wana Wisata, Resto, dengan nama Kelapa Park dan juga tempat penginapan untuk menambah PAD kita.

Tujuan pokok kegiatan penanaman ini untuk menggalang Kepedulian seluruh masyarakat dalam kelestarian lingkungan, serta untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, indah, nyaman, sehat, asri dan sangat berguna untuk pedestrian alam dan lingkungan di bumi kita tercinta ini.

Dalam sambutannya Bupati Jepara menerangkan bahwa atas nama Forkopimda mengucapkan terima kasih kepada Direktur Perusda dan Staf, sesuai anjuran Presiden kita prihatin karena pohon kelapa kita sudah tinggi-tinggi, Presiden melalui para Kepala Daerah menyarankan agar pohon kelapa bisa dibuat regenerasi karena kebutuhan kelapa utk masyarakat sangat besar, sayang kalo lahan seluas lebih dari 100 ha ini  tidak dimanfaatkan.

“Degradasi hutan dan lahan, laju deforestasi akibat dari illegal logging, penjarahan hutan, alih fungsi lahan dan tindak kejahatan hutan lainnya menjadi berita dan pemandangan yang tak kunjung berakhir. Padahal segala kejahatan hutan mengakibatkan pemanasan global, kerusakan ekosistem dan kualitas lingkungan hidup, serta menurunnya kesejahteraan masyarakat saat ini dan generasi di masa mendatang. Untuk itulah melalui gerakan menanam pohon, mari kita hijaukan kembali bumi ini untuk kemakmuran generasi mendatang, karena hutan adalah paru-paru bumi yang sangat penting” ungkap Kapolres Jepara.

(Humas Polres Jepara)

 

Polsek Mayong Melaksanakan Pengamanan Keberangkatan FSPMI Kab. Jepara ke Semarang.

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Menjelang penetapan UMK (Upah Minimum Kabupaten) tahun 2018, dari Federal Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kab. Jepara masih belum menemui titik terang atas aksi damai yang telah dilaksanakan di Kantor Setda Kab. Jepara pada tanggal 30 Oktober 2017 yang lalu.

Dengan hal tersebut, pagi ini (Senin-20/11/2017) perwakilan dari buruh PT. SAMI (Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia) – JF (Jepara Factory) yang berjumlah kurang lebih 200 orang akan bergabung dengan buruh lain se Jawa Tengah untuk melaksanakan aksi damai di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang. Dimana sebelum berangkat ke Semarang, para perwakilan buruh yang tergabung dalam FSPMI Kab. Jepara berkumpul di depan pintu Gerbang PT. SAMI (Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia) – JF (Jepara Factory) turut Ds. Sengonbugel Rt. 03/03 Kec. Mayong Kab. Jepara.

Untuk tuntutan yang akan disuarakan di lokasi (Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang) nantinya akan sama dengan yang disuarakan saat aksi audensi yang dilaksanakan di Setda Kab. Jepara yaitu :

  1. Tolak Upah Murah
  2. Tolak dan Cabut PP No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan
  3. Tetapkan besaran UMK Kab. Jepara tahun 2018 berdasarkan KHL sebesar Rp 2.400.000.- (Dua Juta Empat Ratus Ribu Rupiah)

“Atas koordinasi yang telah kami (Polsek Mayong) lakukan dengan Koordinator Lapangan aksi yaitu Sdr. Yohannes dan Sdr. Eko Martiko bahwa aksi yang akan dilaksanakan di Semarang tersebut akan dilakukan dengan cara damai dan mengutamakan audensi serta rombongan aksi akan menggunakan armada 1 mobil pick up, 6 unit bus ukuran tanggung dan 10 unit SPM” jelas Kapolsek Mayong AKP KARMAN, S.H.

(Humas Polres Jepara)