Category Archives: .Berita (News)

Kapolres Jepara Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara  – Hari ini  diperingati sebagai Hari Santri Nasional ke 3, dan di wilayah Kab. Jepara ,Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K  menjadi Inspektur Upacara yang  dipusatkan di Alun – Alun Jepara, Minggu(22/10/2017).

Dalam pelaksanaan peringatan Hari Santri tersebut mengambil tema “Santri Mandiri, NKRI Hebat” serta dihadiri oleh kurang lebih sebanyak 3.000 orang santri se Kab. Jepara.

Kapolres Jepara menyampaikan bahwa “Penetapan Hari Santri Nasional ini ditetapkan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo pada tanggal 22 Oktober sesuai dengan Keppres Nomor 22 Tahun 2015. Hal ini adalah bentuk bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mengisi dan mempertahankan kemerdekaan sehingga kita sebagai penerus bangsa harus bersatu untuk menjaga kesatuan RI untuk tetap utuh ” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Jepara juga mengajak para santri se Kab. Jepara untuk bersama-sama dengan Kepolisian mengantisipasi adanya paham radikalisme yang masuk di wilayah Kab. Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Sat Sabhara Polres Jepara Latihan Dalmas Persiapan Pilkada Serentak

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Untuk meningkatkan kemampuan anggota menjelang Pilkada serentak tahun 2018 dan menghadapi unjuk rasa, Sat sabhara Polres Jepara latihan Dalmas di halaman mako, Sabtu(21/10/2017).

Pelatihan dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara Akp Usman Jumaidi dan didampingi Kbo Sabhara serta Kanit dan Kasubnit Dalmas.

Pelatihan pengendalian massa dimulai dari latihan Dalmas awal yaitu tanpa menggunakan peralatan, sampai penggunaan peralatan dari helm, tongkat serta tameng, pelatihan tersebut bertujuan untuk melatih fisik anggota serta kesiapan anggota pada saat menghadapi unjuk rasa yang sebenarnya di lapangan mengingat dalam waktu dekat akan dilaksanakan pilkada serentak.

Selain itu juga untuk mengingat kembali gerakan maupun formasi Dalmas, dalam persiapan pengamanan massa dan mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang terjadi di wilayah hukum  Polres Jepara.

Kasat Sabhara mengatakan “Dalam mengendalikan massa terdapat beberapa tahapan yang dilalui, mulai dari tindakan preventif dengan menurunkan tim negosiator, hingga menggunakan peralatan pemecah massa seperti gas air mata maupun water canon yang harus sesuai dengan Standart Operational Procedur (SOP) nya” tegasnya.

(HumasPolresJepara)

Polisi Santri Ngajar Ngaji

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Jepara – Selain menjalankan tugasnya sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat Aiptu Nanang Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Batealit Polres Jepara ikut membagikan ilmu mengajar ngaji ke anak-anak di TPQ Assasfiyah Desa Pekalongan, Kec. Batealit, Kab. Jepara. Sebagai guru ngaji itu ditirukan serentak oleh puluhan anak-anak yang belajar mengaji dengan berseragam lengkap Polri, Jumat(20/10/2017).

Layaknya petugas polisi umumnya, Aiptu Nanang sehari-hari disibukkan dengan urusan memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Namun ada yang berbeda dengan sosok pria asal Jepara ini.

Menurutnya, kegiatan yang dilakukan adalah bagian dari ibadah. Tidak mengambil biaya, karena tujuan untuk agama dan Kepolisian Republik Indonesia.

(humaspolresJepara)

Cegah Kriminalitas!!! Sabhara Polres Jepara Keliling Kota.

Tribratanews.jateng.polri.go.id,Jepara – Dalam rangka menciptakan situasi yang aman serta kondusif, Sat Sabhara Polres Jepara melaksanakan patroli dan sambang dengan menggunakan ranmor dinas di wilayah hukum Polres jepara. Kegiatan tersebut difokuskan pada titik-titik yang dianggap rawan kejahatan dan obyek vital, Kamis(19/10/2017).

Kasat Shabara AKP Usman Jumaidi mengatakan, kegiatan Patroli ini rutin dilakukan guna untuk mengantisipasi  dan mencegah terjadinya tindak kejahatan khususnya di siang hari.

Menurutnya, patroli ini memang di fokuskan pada saat siang hari karena banyak masyarakat melakukan kegiatan, dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat membuat mereka terasa nyaman” tuturnya.

“Diharapkan dengan rutin dilakukannya patroli dan sambang mampu mencegah terjadinya kriminalitas di wilayah hokum Polres Jepara.

(humaspolresJepara)

 

Sat Binmas Polres Jepara Latih Siswa Satpam

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id Jepara – Sat Binmas Polres Jepara melaksanakan Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama angkatan ke 12 pada tahun 2017 di halaman Kampus Perikanan Undip Jepara yang diikuti oleh 95 siswa Satpam, Kamis (19/10/2017).

Kegiatan Diksar Satpam ini bertujuan untuk memberikan panduan dan pedoman kepada mereka dalam menjalankan tugas sebagai pengamanan sehingga nantinya Satpam dan Polisi bisa bersinergi dengan baik. Diksar tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Jepara AKP Hadi Suprastowo.

“ Kepada para satpam yang belum bersertifikat pendidikan dasar (diksar) untuk segera mengikuti diksar. Pasalnya, sertifikat itu menjadi salah satu indikator kompetensi seorang satpam sehingga yang tidak memilikinya tidak menutup kemungkinan bisa dicopot dari profesinya” tutur Kasat Binmas.

Menurutnya, diksar menjadi bagian penting untuk membekali satpam tidak hanya dengan keahlian, namun juga sikap (attitude) dan pengetahuan, hal itu dinilai sangat penting untuk menunjang tugas dan fungsi satpam sebagai satuan untuk pengamanan di sebuah lingkungan institusi atau objek vital. ( HumasPolresJepara )

 

Sosialisasi Tahapan dan Persyaratan Calon Perseorangan Pilgub Jateng Tahun 2018

Jepara – Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. menghadiri kegiatan sosialisasi tahapan dan persyaratan calon perseorangan pilgub Jateng tahun 2018 di Aula Kantor KPU Kab. Jepara.
Untuk diketahui bersama bahwa pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 dan saat ini telah masuk dalam tahap pentahapan Rekruitmen PPK dan PPS.
Dalam kegiatan tersebut Ketua KPU Kab. Jepara M. HAIDAR FITRI, S.H. menjelaskan bahwa “calon perseorangan selalu diatur dalam Pilkada sehingga tidak akan membatasi pencalonannya serta persyaratan calon perseorangan dapat membuktikan dikalangan masyarakat dengan syarat 6,5 % dari jumlah penduduk di Jawa Tengah.

 

 

 

 

GRATISSSS!!!!! Pembinaan dan Pelatihan Calon Anggota Polri 2018

Tribratanewsjepara.com – Minggu, 8 Oktober 2017 saat Car Free Day di Alun-alun Jepara Bagian Sumber Daya atau disebut dengan Bagsumda Polres Jepara memberikan Sosialisasi Pembinaan dan latihan (Binlat) calon anggota Polri TA. 2018 kepada putra putri Daerah yang berprestasi dibidang Akademik, Olah raga dan Keaagamaan, Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Jalan Sehat Peringatan HUT TNI ke- 72 oleh Kodim 0719.

acara yang dikemas dalam pertunjukan rebana Gabungan  Polwan dan TNI ini didahului dengan penyebaran Brosur Binlat Rim Polri TA. 2018 oleh Anggota Bag Sumda Polres Jepara dengan disertai Orasi oleh Pembawa acara tentang mekanisme Binlat Rim Polri TA. 2018 yang akan menambah semangat dan motivasi oleh para warga masyarakat yang hadir pada kegiatan Jalan Sehat Peringatan HUT TNI ke- 72 oleh Kodim 0719.

menurut Kompol I ketut Tutu SH selaku Kabag Sumda “Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan pemahaman terkait pembinaan dan pelatihan calon anggota Polri TA. 2018 khususnya Pemuda dan pemudi Asli Karimunjawa dan pelajar yang berprestasi dan tidak dipungut biaya

 

Pemda Jepara Gelar Forum Komunikasi Memperteguh Kebhinekaan

Tribratanewsjepara.com – Merebaknya isu radikalisme dan intoleransi yang hadir saat ini, Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar Forum Komunikasi Antara Pemerintah dan Masyarakat memperteguh Kebhinekaan dengan tema “Peringatan Proklamasi Ke 72 Tahun 2017 Kita Bangkitkan Semangat Kebhinekaan Untuk Mewujudkan Jepara Yang Kondusif”. Acara yang digagas oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menghadirkan Forkopinda Kabupaten Jepara, Muspika Se Kabupaten Jepara dan tokoh agama serta tokoh masyarakat se Kabupaten Jepara di Pringgitan Pendopo Kabupaten Jepara, Senin (28/8/2017).
Bupati Jepara, Ahmad Marzuki dalam sambutannya mengatakan, bahwa Forum Komunikasi antara Pemerintah dan Masyarakat mempunyai manfaat yang sangat besar, apalagi komunikasi antar kita bersama. Dengan kita berkumpul untuk meningkatkan Kebhinekaan setelah kita diberikan anugerah dari Tuhan YME yaitu Kemerdekaan, sehingga kita harus selalu bersyukur dan mempertahankannya.
“Secara umum Kebhinekaan di Kabupaten Jepara sudah sangat baik, terutama toleransi antar umat beragama, tetapi tetap harus kita tingkatkan, pinta Marzuki.
Kapolres Jepara Polda Jateng, AKBP Yudianto Adhi Nugroho dalam paparannya menekankan, agar masyarakat mewaspadai pola ancaman terkait adanya kegiatan yang mencurigakan ataupun bertolak belakang dengan tradisi warga masyarakat. “Mari bersama sama kita menjaga ketenangan dan keamanan di Kabupaten Jepara dan jangan kita sudutkan kelompok-kelompok golongan lain, bila ada yang mencurigakan segera laporkan ke Polisi” pinta Yudi.
Lebih lanjut, Yudianto dalam paparannya menjelaskan bahwa peraturan pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 merupakan upaya pemerintah untuk mengatur terkait dengan keormasan agar tidak berlebihan tindakan sehingga mengakibatkan timbulnya perpecahan NKRI.
Selain Kapolres Jepara, turut hadir unsur forum komunikasi pimpinan daerah sebagai narasumber dalam diskusi panel yang digelar pihak penyelenggara yakni DPRD Kabupaten Jepara H Agus Sutisna, Dandim 0719 Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki, Ketua Pengadilan Agama Imam Syafi’i, Wakil ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Jepara, dan Kejaksaan Negeri Jepara Lukman. (as)

Masyarakat Jangan Terpengaruh Paham Radikal

Tribratanewsjepara.com – Dalam sosialisasi bidang ideologi yang bertajuk “Penangkalan Paham Radikalisme Menuju Makmur Masjidku Damai Negeriku”, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Jepara Polda Jateng, Ajun Komisaris Polisi Hadi Suprastowo mengatakan, penyebaran penangkalan paham radikalisme secara khusus untuk meningkatkan kerukunan kita, dan perlunya mewaspadai adanya Ormas-Ormas yang berseberangan dengan idiologi Pancasila.

Radikalisme adalah adanya satu kelompok yang ingin membentuk satu perubahan secara drastis pada segala sendi kehidupan dengan kekerasan. Mohon kepada masyarakat kalau di lingkungan ada kegiatan yang aneh maka segera mungkin respon dan melaporkan hal tersebut kepada Bhabinkamtibmas atau polisi yang dikenal dekat, pinta Hadi dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara, di Gedung NU Ranting Mlonggo, Minggu (27/8/2017) siang.

Pada acara yang dihadiri oleh Ketua NU Ranting Mlonggo, Rois syuriah NU, Wakil Ketua Rois NU Mlonggo, PCL TM NU Cabang Jepara, Pengurus MWC se Kecamatan Mlonggo, Pengurus Anshor IPPNU se Kecamatan Mlonggo, Pengurus Masjid se Kecamatan Mlonggo, Kasat Binmas juga menegaskan, agar bijak dalam bermedia sosial. “Jangan mudah membagikan kiriman yang belum tentu jelas isi kontennya, selalu cek dan ricek kebenarannya,” tutur Hadi.

Sementara itu, Ketua NU Ranting Mlonggo, Drs Sugiwanto dalam sambutannya mengatakan, jumlah masjid di Mlonggo sebanyak 52, hampir semua adalah NU nanti akan diadakan kegiatan pengajian keliling dari masjid ke masjid. “Pengajian dengan agenda salah satunya penangkalan paham radikalisme agar masyarakat jamaah NU paham dan mengerti untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” tuturnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kapolres Jepara Ajun Komisaris Besar Polisi Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, masyarakat Kabupaten Jepara diminta tidak terpengaruh terhadap paham yang menyimpang seperti radikalisme. Dan hal tersebut harus diantisipasi. “Yang pasti kami tidak ingin sedikitpun adanya masuk paham radikalisme ke Jepara ini, dan kami akan terus melakukan penjagaan ketat,” ungkap Yudi.

“Pihaknya juga tidak segan menindak tegas bagi para penyebar paham radikalisme di Jepara ini. Hal itu dilakukan agar masyarakat tetap terjaga dan Kamtibmas di daerah ini juga berjalan dengan baik, pungkasnya. (as)

 

Tekek Mengaku Dapat Sabu Dari Kedungpane

Tribratanewsjepara.com – Akhmad Julianto alias Tekek dan komplotannya Rizki Busro alias Papua ditangkap Satres narkoba Polres Jepara. Mereka dikeler karena terbukti menjadi pengedar dan kurir narkotika jenis sabu-sabu.

Kepada polisi Tekek mengaku mendapatkan perintah mengedarkan dari kakaknya yang kini meringkuk di lapas Kedungpane, Semarang. “Saya ditelpon kakak saya dari LP Kedungpane, untuk mengambil paket narkoba yang telah dikirim ke Jepara lalu membagi-baginya dan mengantarkan sesuai pesanan,” katanya, Jumat (18/7/2017).

Setelah membagi-bagi paket yang didapatkan, ia lantas membaginya kedalam paket yang lebih kecil. Tekek mengaku, setiap gramnya ia beli dengan harga Rp 1 juta. Lalu dijualnya lagi denganharga Rp 1,5 juta dalam berat yang sama.

Ia mengatakan, kakaknya itu ditangkap oleh Polda Jateng pada April 2016, karena kasus narkoba. Namun, setelah meringkuk, Tekek mengatakan masih bisa berkoordinasi dengan saudaranya itu lewat telepon.

Setelah membaginya dalam paket-paket kecil, lalu ia menyuruh Papua untuk mengantarkannya, berdasarkan pesanan lewat telepon genggam. Untuk mengupah kawannya itu, Ketek memberi uang Rp 50 ribu kepada Papua.

“Kemarin itu sebelum ditangkap membeli 10 gram. Keuntungannya ya sekitar lima juta rupiah,” tambahnya.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adi Nugroho mengatakan, tersangka Papua ditangkap saat berada di SPBU Sengon, Mayong. Saat digeledah yang bersangkutan membawa bungkusan kecil sabu.

“Ketika dilakukan pengembangan, ternyata yang bersangkutan mendapatkan sabu-sabu dari Tekek. Kemudian penggeledahan di kediamannya, didapatkan barang bukti yang lebih banyak,” urainya.

Kapolres mengatakan, tersangka terancam hukuman minimal 20 tahun penjara. Mereka melanggar pasal 114 (1) subsider pasarl 112 (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dari tangan tersangka didapatka bukti berupa paket-paket sabu, timbangan, pipet dan plastik klip, serta sepeda motor. (aj-rb/as)