Arsip Kategori: Industri

Kapolsek Jepara Kota Hadiri Puncak Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional

IMG-20160907-WA0138 IMG-20160907-WA0137 IMG-20160907-WA0136 IMG-20160907-WA0116Tribratanewsjepara.com – Kapolsek Jepara Kota Resor Jepara AKP Sriyono (mewakili Kapolres Jepara) menghadiri Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-21 tahun 2016 di Gedung Wanita, Rabu (07-09-2016) pagi.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Jepara bersama unsur Forkopinda Jepara, Kepala BALITBANG ( Badan Peneletian dan Pengembangan ) Provinsi Jateng,  Kepala Sekolah se Kabupaten Jepara beserta perwakilan murid tiap Sekolah se Kabupaten Jepara.

Setelah penyampaian sambutan-sambutan dan pemberian penghargaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Bupati Jepara dan dilanjutkan percobaan alat uji konsentrasi oleh Bupati Jepara dan pemotongan pita untuk pembukaan Pameran Jepara Innovation dan Technologi.

Kapolsek Jepara Kota AKP Sriyono saat dimintai keterangan mengatakan peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ini memberikan penghargaan kepada orang yang memiliki inovasi dan kreasi teknologi. Hal ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kemampuan Iptek, yang diikuti dengan penguatan inovasi nasional untuk mendukung kemandirian dan daya saing bangsa Indonesia serta membangun iklim kondusif penguatan dan pengembangan inovasi sebagai outreach dari riset Iptek dalam penciptaan nilai tambah secara komersil, ekonomi dan sosial-budaya secara berkelanjutan; dan memberikan dorongan kepada para pelaku inovasi agar dapat terpacu dalam mewujudkan ide kreatif dalam penciptaan nilai tambah, baik sebagai individu maupun melalui kemitraan dan kerjasama antar unsur inovasi. (As)

 

Pengawasan supply and demand pada Kartel-kartel barang kebutuhan pokok di Pasar Jepara Satu Oleh Sat Reskrim Polres Jepara

Pengawasan suplay and demand bahan pokok
Pengawasan suplay and demand bahan pokok

682B6831 682B6833

Tribratanewsjepara.com – Salah satu isu dalam kebijakan pemerintah adalah kebijakan stabilisasi harga pangan. Karakteristik produk pangan yaitu harga yang fluktuatif dan produksi yang bersifat musiman guna mendukung perekonomian Nasional Satuan Reserse Kriminal Polres Jepara pada hari Kamis 01/08/2016, Melaksanakan pengawasan suplay and demand terhadap barang kebutuhan pokok di Pasar Jepara satu, dalam pelaksanaan tersebut dipimpin Kanit Tipiddkor IPDA R. ARIES SULISTIYONO, SH dan menjelaskan : Bahwa Pengawasan suplay and demand  terhadap barang kebutuhan bahan Pokok sebagai wujud ketaatan Polri terhadap pemerintah dan Undang undang dengan tujuan mendorong dan mendukung perekonomian yang stabil khususnya di wilayah Hukum Polres Jepara.

Dia melanjutkan, UU No 7/2014 tentang Perdagangan menyebutkan sanksi bagi pelaku usaha yang menimbun bahan kebutuhan pokok. Terdapat 18 jenis barang yang dikategorikan bahan pokok. Salah satunya adalah beras. ’’Sanksinya pencabutan izin usaha serta pidana kurungan lima tahun penjara dan denda hingga Rp 50 miliar,’’ ungkapnya.

Menurut dia, sanksi berat itu pantas diberikan kepada penimbun bahan pokok. Sebab, berkurangnya pasokan di pasaran telah membuat harga beras melambung sehingga meresahkan masyarakat. ’’Kami mendapat dukungan dari Pemerintah untuk memberantas penimbunan. Jadi, jangan main-main lagi. Sanksi berat bagi penimbun,’’ ujarnya.

Dalam pelaksanaan Pengawasan terhadap suplay and demand di Toko Hasil bumi  Jl. Pahlawan No A 10 Jepara yang menjual bahan-bahan pokok seperti beras, kedelai, tepung, gula pemilik toko hasil bumi  Sdri. NORA mengatakan : untuk suplay bahan pokok sangat bagus tidak ada kendala dalam persedian barang barahan pokok. dan pemilik toko Mitra anda yang menyediakan  bahan pokok seperti  tepung, gula, beras, kedelai untuk suplay normal.

682B6841 682B6847

peraturan perundang undangan yang dapat menjerat para kartel kartel bahan pokok sebagai berikut :

  1. pasal 62 ayat (1) Juncto pasal 8 ayat (1) huruf a, e, f, Juncto pasal 9 ayat (1) Undang-undang RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen , bagi Pelaku yang sengaja menjual beras oplosan dari Bulog dapat diancam pidana maksimal lima tahun penjara atau denda senilai Rp2 miliar. Sebab, tindakan tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat
  2. Pasal 133 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman penjara tujuh tahun atau denda paling banyak Rp 100 miliar.
  3. Pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan juga akan dikenakan pada pelaku dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau denda Rp 50 miliar
pengawasan terhadap kartel-kartel penyedia barang bahan pokok
pengawasan terhadap kartel-kartel penyedia barang bahan pokok

682B6850 682B6852

Kapolres Jepara AKBP M SAMSU ARIFIN, S.I.K, M.H mengatakan Jadi para kartel kartel penyedia barang bahan pokok di Jepara jangan coba-coba melakukan penimbunan sebab Dalam maklumat nomor 1 tahun 2015 itu ada dua hal pokok yang dilarang dilakukan oleh para pedagang, Dua hal pokok itu adalah pelaku usaha dilarang menimbun atau menyimpan melebihi jumlah maksimal yang diperbolehkan atau di luar batas kewajaran, dengan maksud untuk memperoleh keuntungan sehingga mengakibatkan bahan pokok menjadi mahal atau melambung tinggi.

Pelaku usaha juga dilarang menyimpan barang kebutuhan pokok atau barang penting dalam jumlah atau waktu tertentu pada saat kelangkaan barang, gejolak harga, atau hambatan lalu lintas perdagangan tegasnya. (twd)

Penertiban Garam beryodium oleh Sat Reskrim Polres Jepara dan Pemda Kabupaten Jepara

Penertiban garam tidak beryodium di Pasar Tawar Karanggondang
Penertiban garam tidak beryodium di Pasar Tawar Karanggondang
Penertiban terhahadap garam tidak beryodium di pasar Tawar, Karanggodang, Mlonggo, Jepara
Penertiban terhahadap garam tidak beryodium di pasar Tawar, Karanggodang, Mlonggo, Jepara

IMG-20160829-WA0068 IMG-20160829-WA0069 IMG-20160829-WA0070

Tribratanewsjepara.com – Dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat terhadap garam konsumsi beryodium Pemda Kabupaten Jepara bekerja sama dengan Sat Reskrim Polres Jepara, melaksanakan penertibaan terhadap Garam konsumsi beryodium  Kapolres Jepara AKBP M SAMSU ARIFIN, S.I.K melalui  Kasat Reskrim Polres Jepara AKP SUWASANA, SH.M.H mengatakan : upaya penertibaan terhadap peredaran garam konsumsi beryodium adalah sebagai upaya Kepolisian dan Pemda Kabupaten Jepara untuk menjaga, mengawasi dan menertibkan mutu garam beryodium yang beredar di pasaran sebagaimana dimaksud dalamPeraturan Menteri Perindustrian Nomor 59/M-IND/11/2013 tentang perubahan peraturan Menteri Perindustrian No 10/M-IND/PER/2/2013 tentang penunjukan lembaga penilaian kesesuaian dalam rangka pemberlakuan dan pengawasan SNI garam konsumsi secara wajib, Hal ini juga di atur dalam Perda Kabupaten Jepara Nomor 2 tahun 2009 tentang Pengendalian Peredaran garam tidak beryodium.

Adapun Ketentuan Pidana diatur dalam perundang-undangan sebagai berikut :

  1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3209);
  2. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1982 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3214);
  3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1984 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3274);
  4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 100, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3495);
  5. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 99, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3656);
  6. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3821);

Dengan dasar hukum diatas Polres Jepara dan dinas Terkait di Pemda Jepara sedang melaksanakan  penertiban yang dilaksanakan pada hari Senin 29/08/2016 di Pasar Tawar turut Desa Karanggodang, Kec. Mlonggo Kabupaten Jepara, dalam penertiban tersebut Petugas Sat Reskrim Polres Jepara mendapati Garam Konsumsi yang tidak beryodium sebanyak 7 merek antara lain :

  1. Merek DJ-Dut
  2. Merek Ngedangdut
  3. Merek Bintang Virgo
  4. Merek Palapa
  5. Merek 38-93
  6. Merek 99-62

Menurut Kabid Pemsodbud Kabupaten Jepara Bapak RONJI, SE, MM  Garam konsumsi beryodium adalah produk makanan yang komponen utamanya natrium klorida (NaCl) dengan penambahan kalium yodat (KIO3).Yodium tidak bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh manusia sehingga membutuhkan asupan terus menerus dari bahan makanan yang masuk ke tubuh. Secara umum, hampir semua makhluk hidup yang sudah bertubuh kompleks membutuhkan yodium, terutama untuk menjaga kelenjar tiroid (thyroid). Kelenjar tiroid (kelenjar gondok) adalah salah satu kelenjar endoskrin terbesar terletak pada leher tepat dibawah laring (rongga pernafasan). Kelenjar tiroid bertugas untuk mengatur kecepatan pembakaran energi, memproduksi protein serta mengatur dan menghasilkan hormon sehingga ketika kelenjar ini kekurangan unsur yodium, tubuh akan merangsang kelenjar tiroid untuk bekerja lebih keras yang mengakibatkan pembekakan kelenjar tiroid atau yang umum disebut penyakit gondok dengan ciri-ciri tonjolan besar pada leher. (twd)

Pertemuan Koordinasi Dan Sosialisasi Pemanfaatan Limbah PLTU Tanjung Jati B

IMG-20160816-WA0158Tribratanewsjepara.com – Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Jepara Kompol Slamet Riyadi SS MH menghadiri pertemuan koordinasi dan sosialisasi pemanfaatan limbah PLTU TJB, Selasa (16-08-2016) siang. Acara pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang pertemuan Gedung TJBPS pada PLTU TJB Desa Tubanan Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara.

Kabag Ops Polres Jepara Kompol Slamet Riyadi SS MH menjelaskan kegiatan pertemuan yang dibuka oleh Deputi Manager Lingkungan PLTU TJB ini dihadiri oleh GM PLN Ari Basuki, Kabag Ops Polres Jepara, Direktur Perusda Kabupaten Jepara Muhadi, PT. JUB dan warga pengangkut limbah sebanyak 30 orang. Tujuannya adalah agar tidak terjadi konflik sosial dikemudian hari masalah pengangkutan limbah PLTU.

Dalam sambutannya, Kabag Ops menyampaikan Polri selalu memantau perkembangan situasi guna mengantisipasi potensi konflik, segala bentuk pelanggaran dalam hal pemanfaatan limbah akan dilaksanakan penegakkan hukum. Menghimbau segala bentuk peraturan maupun kesepakatan agar dipatuhi dan dilaksanakan, sehingga Sitkamtibmas tetap kondusif,” tuturnya. (As)

Kapolsek Tahunan Hadiri Krida Pembangunan Di Desa Kecapi

IMG-20160809-WA0138 IMG-20160809-WA0137Tribratanewsjepara.com – Kepala Kepolisian Sektor Tahunan AKP Budi Santosa bersama jajaran Muspika Tahunan menghadiri acara Krida Pembangunan di Desa Kecapi, Selasa (09-08-2016) pagi. Tema acara ini adalah Promosi dan Pencanangan Sentra Industri Kecil Meubel Almari.

“Saya berharap ada persaingan sehat antar warga dalam pembuatan almari untuk maju bersama, dengan kemerdekaan ini sentra industri kecil almari dapat memperbaiki perekonomian meubel almari dan menjaga kwalitas agar daya saing eksport meningkat. Dan saya doakan semoga produksi di sentra industri kecil almari dapat maju, murah sandang pangan,” ucap Kapolsek Tahunan AKP Budi Santosa menirukan sambutan Bupati Jepara. (AS)

Polsek Keling Pastikan Stock Kebutuhan Pokok Selama Ramadhan Aman

IMG-20160622-WA0092Tribratanewsjepara.com – Polsek Keling melaksanakan pemantauan stock kebutuhan pokok masyarakat di wilayah Kecamatan Keling, Rabu (22-06-2016) siang. Pemantauan kebutuhan pokok masyarakat agar tidak terjadi penimbunan oleh pedagang nakal.

Kaposlek Keling AKP IDG Mahendra menerangkan kami (Polsek Keling) telah menerjunkan personil ke lapangan untuk melakukan pemantauan kebutuhan pokok masyarakat dan pengecekan makanan dan minuman kadaluarsa ke pasar-pasar dan toko-toko menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437H. Hal ini untuk memastikan stock bahan makan pokok di wilayah Kecamatan Keling aman sampai dengan paska Lebaran nanti dan pastinya tidak ada pedagang nakal yang melakukan penimbunan.

“Kanit Intelkam Polsek Keling Aiptu Abdul Jamal bersama anggota melaksanakan pengecekan stock gas elpiji di pangkalan-pangkalan yang ada di Kecamatan Keling. Selain itu juga melakukan pengecekan terhadap makanan dan minuman kadaluarsa di toko-toko dan swalayan,” imbuhnya

IMG-20160622-WA0093 IMG-20160622-WA0150

Kapolda Jateng Hadiri Peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas Di Karimunjawa

share
Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono melakukan penanaman pohon di komplek PLN Legon Bajak Karimunjawa

IMG-20160530-WA0028Tribratanewsjepara.com -Senin (30/05) pagi sebuah pesawat Helicopter Polisi mendarat di bandara Dewadaru Karimunjawa. Heli tersebut mengangkut Forkopinda Tingkat 1 diantaranya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan Danrem Makutarama.

Kapolsek Karimunjawa AKP Sarwo Edy Santosa, SH menerangkan bahwasannya tujuan rombongan Forkopinda tingkat satu ke karimunjawa adalah untuk meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berdaya 4,4 MW yang terletak di Dusun Legon Bajak RT/RW 02/03 Desa Kemujan Kecamatan Karimunjawa.

Setibanya di bandara rombongan disambut oleh Manajer Distribusi PT. PLN (Persero), Sekda Kab. Jepara, Camat Karimunjawa, Kapolsek Karimunjawa dan Danramil Karimunjawa. Dari bandara rombongan langsung menuju ke lokasi peresmian di legon bajak untuk meresmikan PLTMG. Selain itu Forkopinda tingkat satu juga melakukan penanaman pohon di sekitar kantor PLN Legon Bajak, terang AKP Sarwo.

Manajer Distribusi PT.PLN (Persero) dalam sambutannya menyampaikan dengan diresmikannya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berdaya 4,4 MW diharapkan mampu mengalirkan listrik kerumah warga maupun fasilitas umum di Kecamatan Karimunjawa sampai 24 Jam nonstop.

Sekitar pukul sepuluh rombongan bertolak kembali menuju ke bandara Ahmad Yani Semarang, tutup AKP Sarwo.

Puluhan Karyawan PLTU Tanjung Jati B Mendapat Sosialisasi P4GN Dari Polres Jepara

IMG-20160525-WA0099 IMG-20160525-WA0100Tribratanewsjepara.com – Polres Jepara melalui satuan reserse Narkoba menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada karyawan PLTU Tanjung Jari B Tubanan Jepara pada hari Rabu (25/05) yang lalu di aula komplek PLTU Tanjung Jati B.

Kaur Bin Ops SatuanReserse Narkoba IPTU Basiran, SH sebagai pemateri dalam sosialisasi tersebut diantaranya memberikan materi tentang jenis-jenis Narkoba dan Efek Samping atau dampak dari pemakaian Narkoba.

IPTU Basiran, SH juga mengajak kepada seluruh peserta sosialisasi untuk menolak dan bersama-sama memerangi peredaran dan pemakaian Narkoba di lingkungan masyarakat tempat tinggalnya. Selain itu juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif diantaranya dengan memberikan informasi-informasi kepada kepolisian baik melalui Bhabinkamtibmas yang ada di desanya maupun melalui SMS, email mapun media lainnya.