Arsip Kategori: Ekonomi

Kapolres Jepara Gelar Press Release Pencanangan Polres Jepara Menuju WBK dan WBBM.

Berlokasi di Pendopo Kab. Jepara, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. bersama dengan unsur Forkopimda Kab. Jepara berkumpul untuk melaksanakan press release.

Press release yang dilaksanakan kali ini adalah dalam rangka Pencanangan Program Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi Polres Jepara yang dilaksanakan semenjak awal Januari 2018.

Pelaksanaan press release ini dimaksudkan bahwa pelaksanaan pencanangan zona integritas ini adalah sebagai salah satu bentuk komitmen dari Kepolisian Resor Jepara dalam mewujudkan dan menjaga birokrasi yang bersih di lingkungan Polres Jepara.

Pencanangan zona integritas tersebut sangat diapresiasi oleh Forkopimda Kab. Jepara hal ini disampaikan oleh Dandim 0719/Jepara yang akan mendukung keterbukaan informasu serta pelaksanaan pencanangan zona integritas Polres Jepara menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

(Humas Polres Jepara)

Kasat Lantas Sosialisasikan DIPA Kepada Anggota.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Untuk meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas, Satlantas Polres Jepara didukung DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) yang berasal dari Pajak dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Dan sebagai wujud transparansi anggaran yang diterima Satlantas Polres Jepara melaksanakan sosialisasi DIPA Tahun Anggaran 2018 ini di Ruang PPKO Mapolres Jepara, Sabtu (13/01/18).

Kasat Lantas Polres Jepara AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, S.I.K. memimpin kegiatan sosialisasi tersebut dan diikuti oleh KBO Satlantas dan Anggota Satlantas Polres Jepara. Selain bentuk transparansi kepada anggota, kegiatan ini juga mendasari atas Perkap Nomor 4 tahun 2014 tentang perubahan atas Perkap Nomor 22 tahun 2011 tentang administrasi pertanggung jawaban keuangan di lingkungan Polri.

Untuk dilketahui bersama bahwa Satlantas Polres Jepara untuk Tahun Anggaran 2018 ini mendapatkan anggaran sebesar Rp. 1.059.759.000,- atau naik sebesar Rp. 17.000.000,- dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp. 1.042.759.000,-.

Kasat Lantas mengatakan bahwa sosialisasi ini kita laksanakan untuk memberikan gambaran kepada anggota Sat Lantas Polres Jepara terhadap penggunaan dan pelaksanaan anggaran pada Satuan Lalu lintas Polres Jepara, disamping itu anggota wajib mengetahui dari DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) tersebut sehingga kita bisa menentukan langkah kegiatan kita kedepan nanti.

(Humas Polres Jepara)

Sosialisasi DIPA Sat Sabhara Tahun Anggaran 2018.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kasat Sabhara Polres Jepara AKP Usman Jumaidi bersama KBO Sabhara Polres Jepara IPTU Agus Nurhadi menyelenggarakan sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2018 dalam rangka transparansi anggaran DIPA Sat Sabhara Polres Jepara Tahun Anggaran 2018 kepada para anggota di ruangan PPKO Polres Jepara, Rabu (10/01/2018).
Dalam pengarahannya Kasat Sabhara menyampaikan bahwa Sosialisasi DIPA ini disampaikan kepada para anggota untuk memberikan gambaran kepada tentang alokasi penggunan dana kegiatan dan operasional Sat Sabhara Polres Jepara Tahun Anggaran 2018, secara transparan tidak ada yang ditutup – tutupi.
Ditahun 2018 ini DIPA Sat Sabhara Polres Jepara sebesar Rp 735.598.000,- dengan rincian untuk program Harwat Satwa Rp. 60.225.000,-, Turjawali Rp. 215.600.000,-, Quick Wins Rp. 308.210.000,-, PAM OBVIT Rp. 144.843.000,- dan TIPIRING Rp. 6.720.000,- atau mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2017.
KBO Sabhara Polres Jepara Iptu Agus Nurhadi menambahkan bahwa dengan adanya peningkatan anggaran DIPA Tahun 2018. Diharapkan agar anggota juga meningkatkan kinerja dalam melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing – masing setiap harinya.
(Humas Polres Jepara)

Api Cantrang Dilarang, Sat Polair Polres Jepara Lakukan Sosialisasi ke Nelayan.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Polemik pelarangan Alat Penangkapan Ikan (API) jenis cantrang atau pukat tarik (seine net) masih terus saja terjadi.

Pelarangan tersebut resmi berlaku setelah Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor : 2/PERMEN-KP/2015 tentang Larangan Penggunaan API Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri (Permen) tersebut, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara melaksanakan kegiatan sosialisasi ke masyarakat nelayan di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu Jepara pada hari Selasa (09/01/18). Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin KBO Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H. beserta personel yang menyasar pada kapal nelayan Cantrang Sri Rejeki 5 GT dengan nama nahkoda/jurumudi Roismail (38) yang merupakan warga Jobokuto Kec./Kab. Jepara.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H.menyampaikan bahwa dengan dikeluarkannya Permen Nomor: 2/PERMEN-KP/2015 bahwa penggunaan alat tangkap ikan jenis Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) atau di Jepara dikenal dengan jaring cantrang atau arat dilarang beroperasional. Dengan dilarangnya alat tangkap tersebut menimbulkan banyak polemik masyarakat nelayan, khususnya yang menggunakan alat tangkap jenis cantrang/arat sehingga berlakunya Permen tersebut diperpanjang sampai akhir bulan Desember tahun 2017.

“Dengan adanya kebijakan Peraturan Menteri (Permen) yang diberlakukan sampai akir Desember 2017 yang lalu tersebut, dari kami (Sat Polair) tidak langsung menindak secara hukum kepada nelayan yang kedapatan masing menggunakan alat tersebut. Namun langkah kami untuk mengantisipasi terjadinya polemik di lingkungan masyarakat nelayan Jepara, kami melaksanakan sosialisasi dengan memberikan pengertian tentang kebijakan tersebut masa berlakunya sudah berakhir dan saatnya beralih ke alat tangkap yang ramah lingkungan atau dengan meggunakan alat tangkap atau jaring bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai pengganti alat tangkap jenis cantrang/arat” pungkasnya (AKP Hendrik Irawan, S.H.)

(Humas Polres Jepara)

Transparansi Anggaran, Polair Polres Jepara Laksanakan Sosialisasi Dipa TA. 2018

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas, Sat Polair Polres Jepara didukung dengan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (Dipa) dengan tujuan supaya dalam pelaksanaan tugas sehari -hari dapat berjalan dengan maksimal serta terlaksananya kegiatan sesuai dengan rencana yang tertuang dalam dalam Rencana Kegiatan (Rengiat) Sat Polair tahun 2018.

Setelah pelaksanaan sosialisasi Dipa Polres Jepara dan jajaran yang dilaksanakan pada Kamis (04/01/18) oleh Rorena Polda Jawa Tengah di Gedung Serbaguna Polres Jepara, Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan S.H. melaksanakan tindak lanjut kegiatan tersebut yaitu memberikan sosialisasi Dipa untuk Sat Polair Polres Jepara untuk tahun anggaran 2018 kepada anggota yang dilaksanakan di Kantor  Sat Polair pada Senin (08/01/18).

Adapun maksud dengan dilaksanakannya sosialisasi Dipa tahun anggaran 2018 ini adalah supaya terbentuk transparansi atau keterbukaan dalam penggunaan anggaran  Dipa. Dan tampak hadir dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut, KBO Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H, para Kanit serta para Anggota.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H menyampaikan bahwa ditahun 2018 ini anggaran Dipa Sat Polair Polres Jepara mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 lalu yaitu menjadi Rp. 306.315.000,- dengan perincian sebagai berikut dukungan anggaran untuk kegiatan Bintibmas Rp. 4.800.000,- dukungan anggaran untuk kegiatan Turwali Rp.53.655.000,- dukungan anggaran untuk kegiatan Quick Wins Rp. 247.860.000,-. Dengan adanya peningkatan atau penambahan Dipa ini, Kasat Polair berharap supaya personel dalam pelaksanaan tugas sehari – hari agar lebih maksimal sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing – masing.

“Sedangkan untuk pelaksanaan tugas sehari-hari, personel kami (Sat Polair) masih belum sesuai dengan DSP (Daftar Susunan Personel) atau kekurangan personel sehingga dalam pelaksanaan tugas belum begitu maksimal. Sehingga untuk menghindari adanya duplikasi anggaran serta meningkatkan kinerja dalam pelaksanaan tugas, kami memaksimalkan personel yang ada untuk melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing, terutama  dalam pelaksanaan tugas atau kegiatan yang didukung dengan anggaran Dipa” terangnya.

(Humas Polres Jepara)

Sosialisasi Dipa TA 2018 Polres Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Diawal Tahun 2018 ini Polres Jepara juga melakukan buka buku anggaran baru. Dengan mengambil lokasi di Aula Serbaguna Polres Jepara telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi Dipa TA 2018 Satker Polres Jepara dan Penandatanganan Pakta Integritas, Kamis (04/01/18).

Tampak hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut antara lain rombongan dari Rorena Polda Jawa Tengah yang dipimpin oleh Renprogar Rorena Polda Jawa Tengah AKBP Yudi Priyono, S.H., SSTMK., M.H., Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., Waka Polres Jepara Kompol A’an Hardiansyah, S.H., Wakil Ketua DPRD Kab. Jepara, Kasat Pol PP Kab. Jepara, Ketua Pengadilan Agama Kab. Jepara, PJU Polres Jepara, Kapolsek Jajaran, Perwira Staf Polres Jepara, Anggota Polres Jepara mewakili masing – masing satuan dan fungsi, Wartawan, Perwakilan dari LSM.

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. dan memberikan sambutan bahwa dalam pelaksanaan sosialisasi ini adalah bentuk keterbukaan dari Kepolisian dalam hal ini Polres Jepara untuk membuka anggaran yang diterima selama tahun 2018 ini. Bahwa Polres Jepara untuk Tahun Anggaran 2018 ini menerima anggaran total sebesar Rp. 70.414.845.000,-, dimana anggaran tersebut terbagi oleh Bagian Perencanaan (Bag Ren) sebesar Rp. 46.840.000,-, Bagian Operasional (Bag Ops) sebesar Rp. 1.117.541.000,-, Bagian Sumber Daya (Bag Sumda) sebesar Rp. 8.840.638.000,-, Sat Sabhara sebesar Rp. 735.598.000,-, Sat Lantas sebesar Rp. 1.059.759.000,-, Sat Reskrim sebesar Rp. 1.030.682.000,-, Sat Intelkam sebesar Rp. 1.018.959.000,-, Sat Binmas sebesar Rp. 669.659.000,-, Sat Res Narkoba sebesar Rp. 475.024.000,-, Sat Polair sebesar Rp. 306.315.000,-, Sat Tahti sebesar Rp. 208.050.000,-, Sikeu sebesar Rp. 50.364.326.000,-, Siwas sebesar Rp. 58.500.000,-, Polsek Keling sebesar Rp. 267.107.000,- Polsek Kembang sebesar Rp. 267.717.000,-, Polsek Bangsri sebesar Rp. 268.077.000,-, Polsek Mlonggo sebesar Rp. 240.517.000,-, Polsek Jepara Kota sebesar Rp. 405.937.000,-, Polsek Tahunan sebesar Rp. 296.327.000,-, Polsek Kedung sebesar Rp. 307.427.000,-, Polsek Batealit sebesar Rp. 267.7171.000,-, Polsek Pecangaan sebesar Rp. 267.796.000,-, Polsek Mayong sebesar Rp. 307.396.000,-, Polsek Welahan sebesar Rp. 280.636.000,-, Polsek Nalumsari sebesar Rp. 292.236.000,-, Polsek Karimunjawa sebesar Rp. 192.696.000,-, Polsek Kalinyamatan sebesar Rp. 262.395.000,-, Polsek Pakis Aji sebesar Rp. 228.520.000,- dan Polsek Donorojo sebesar Rp. 228.520.000,-. Jika dibandingkan dengan anggaran yang diterima oleh Polres Jepara pada tahun 2017, ditahun 2018 ini anggaran Polres Jepara mengalami penurunan Rp. 3.133.838.000,- dari yang sebelumnya ditahun 2017 yaitu sebesar Rp. 73.548.683.000,-.

Mewakili Karorena Polda Jawa Tengah, AKBP Yudi Priyono, S.H., SSTMK., M.H. selaku Kabag Renprogar Rorena Polda Jawa Tengah mengatakan bahwa agar dalam penggunaan anggaran, digunakan sebagaimana mestinya dan jangan sekali – kali main anggaran. Dalam pengelolaan anggaran ini agar dari instansi eksternal juga melakukan pengawalan sehingga dapat bersama – sama mengetahui penggunaan anggaran. Dan untuk diketahui bersama bahwa untuk Polda Jawa Tengah menerima anggaran total sebesar Rp. 3,930 T pada tahun 2018 yang nantinya terbagi diinternal Polda Jawa Tengah dan juga Polres Jajaran Polda Jawa Tengah. Sedangkan untuk sumber anggaran adalah rupiah murni yang didapat dari pajak dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) yang berasal dari Lantas, Intel dan Pam Obvit.

Usai acara sambutan, dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas yang dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang diikuti perwakilan dari masing – masing bag, sat dan sie serta Polsek Jajaran Polres Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Polsek Nalumsari Beri Himbauan Pengusaha tidak Gunakan Gas Elpiji 3 kg

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Personel Polsek Nalumsari Res Jepara telah melaksanakan sidak kepada para pelaku usaha yang menggunaan Gas LPG 3 Kg yang tidak termasuk usaha mikro di Wilayah Kec. Nalumsari Kab. Jepara di pimpin oleh Kapolsek Nalumssari, Rabu (03/01/2018)

Terdapat beberapa sasaran sidak diantaranya Peternakan ayam PT. CEMERLANG UNGGAS LESTARI yang beralamat, ds. Karang nongko RT. 01/05, pemilik : Ir. Andi Ardianto dengan hasil tidak ditemukan penggunakan gas LPG 3 kg, Gas LPG yang digunakan yaitu Gas LPG 12 kg dan untuk konsumsi/penggunakan Gas LPG 12 kg, 130 Tabung gas per 2 Minggu (selama panen)

Sasaan juga ditujukan kepada pemilik Catering Alma dengan pemilk siti aminah alamat Ds Daren RT. 04/05 Kec. Nalumsari Kab. Jepara dengan hasil tidak ditemukan penggunakan gas LPG 3 kg, Gas LPG yang digunakan yaitu Gas LPG 12 kg dan konsumsi/penggunakan Gas LPG 12 kg, 5 tabung gas per bulan.

Selain itu penjual makanan juga menjadi sasaran sudak seperti mie ayam dan bakso bola Sri rejeki abadi cab. Kudus milik Bp. Anto di Ruko ds. Daren Rt. 03/02 menggunakan gas LPG 5,5 kg dan untuk konsumsi Gas elpiji tiap hari 3 tabung .

Kapolsek/Kanit intelkam memberikan himbauan kepada pemilik/pelaku usaha agar tidak menggunakan gas LPG 3 kg dan menggunakan sesuai aturan yang diberikan.
(HumasPolresJepara)

Bhabinkamtibmas Polsek Pakis Aji Kawal dan Pantau Langsung Penggunaan Dana Desa Tahun 2017.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Bripka Dwi Awan Wijayanto selaku Bhabinkamtibmas Desa Plajan serta Aiptu Joko Suhaji selaku Bhabinkamtibmas Desa Tanjung melaksanakan pengecekan langsung pemanfaatan Dana Desa Tahun 2017 Tahap II di wilayah Desa Plajan serta Desa Tanjung Kecamatan Pakis Aji Jepara, kemarin Jumat (29/12/2017).

Dimulai di Desa Plajan, Bhabinkamtibmas Bripka Dwi Awan Wijayanto memeriksa kualitas dan kuantitas pengaspalan jalan desa serta pembangunan senderan. Kemudian di Desa Tanjung, Bhabinkamtibmas Aiptu Joko Suhaji juga memeriksa kualitas dan kuantitas pengaspalan jalan serta betonisasi jalan desa.

Dari hasil monitoring diketahui masih terdapat kekurangan dalam realisasi pembangunan seperti panjang pengaspalan yang kurang dari rencana yang telah dianggarkan. Selain itu juga masih ada pembangunan yang belum selesai 100%. Laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa juga belum diselesaikan penyusunannya.

Bhabinkamtibmas Desa Plajan maupun Desa Tanjung selalu menghimbau dan mengingatkan agar pembangunan desa yang menggunakan Dana Desa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, jangan sampai ditemukan adanya upaya penyalahgunaan anggaran yang mengharuskan penegak hukum melakukan tindakan penegakan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang pada akhirnya dapat mengganggu kinerja Pemerintah Desa setempat.

(Humas Polres Jepara)

4 Lampiran

Berjalan Kaki Bhabinkamtibmas dan Babinsa Pantau Hasil Pembangunan Dana Desa Bulungan 2017

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Brigadir Aris Kristanto, Bhabinkamtibmas Polsek Pakis Aji bersama Babinsa Koramil Mlonggo memantau langsung hasil pembangunan yang menggunakan Dana Desa Tahun 2017 di Desa Bulungan, kemarin Jumat (29/12/2017). Kegiatan tersebut merupakan upaya monitoring dan evaluasi penggunaan Dana Desa Tahap II Tahun 2017.

Dengan berjalan kaki, Bhabinkamtibmas dan Babinsa mengecek satu per satu jenis kegiatan pembangunan di desa Bulungan yang menggunakan Dana Desa Tahun 2017. Dengan cermat dan teliti Brigadir Aris Kristanto mengecek kualitas dan kuantitas pembangunan, memastikan hasil riil pembangunan sesuai dengan rencana pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah desa setempat.

Namun saat melaksanakan kegiatan monitoring tersebut di setiap titik pembangunan terdapat temuan diantaranya adalah tidak adanya papan informasi pembangunan maupun prasasti pembangunan, kegiatan pembangunan belum sepenuhnya selesai dan bahkan ada yg belum dikerjakan sama sekali, masih terdapat tumpukan material batu. Selain itu terdapat selisih kekurangan luas hasil pembangunan dengan rencana pembangunan. Kemudian laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa juga belum selesai 100%.

Terkait temuan tersebut Bhabinkamtibmas dan Babinsa mengarahkan dan mengingatkan agar pemerintah desa segera menyelesaikan tanggungjawabnya terkait penggunaan Dana Desa Tahun 2017. Segera memperbaiki kekurangan pembangunan sebelum pergantian tahun, agar tidak ada lagi temuan yang menjadi indikasi penyalahgunaan Dana Desa Tahun 2017.

(HumasPolresJepara)

Kapolsek Pakis Aji Bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa Laksanakan Monitoring & Evaluasi Penggunaan Dana Desa

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kapolsek Pakis Aji Iptu Sumardi memimpin pelaksanaan monitoring dan evaluasi penggunaan Dana Desa Tahap II tahun 2017 kemarin Rabu (27/12/2017) di Desa Suwawal Timur, Kawak dan Slagi bersama Bhabinkamtibmas Polsek Pakis Aji Bripka Risa Ahmad Afandi dan Babinsa Koramil Mlonggo Serma Hasyim serta tim monitoring dari Kantor Kecamatan Pakis Aji.
Kegiatan dimulai dengan mengecek kondisi riil pembangunan jalan desa dengan sistem betonisasi di Desa Suwawal Timur, kemudian dilanjutkan menuju ke Desa Slagi serta Kawak yang juga melaksanakan pembangunan jalan dengan menggunakan Dana Desa.
Saat melaksanakan kegiatan monitoring tersebut Kapolsek juga menyampaikan himbauan kepada Tim Monitoring Kecamatan Pakis Aji agar melaporkan hasil monitoring sesuai dengan kondisi riil di lapangan sehingga dapat dilakukan evaluasi saat memeriksa laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa, sehingga apabila ditemukan ketidaksesuaian ataupun kekurangan dapat segera diperbaiki, untuk mencegah adanya temuan penyalahgunaan Dana Desa yang dapat masuk ranah tindak pidana korupsi.
(Humas Polres Jepara)