Category Archives: Ekonomi

Jum’at Beramal, Bhabinkamtibmas Desa Suwawal Polsek Mlonggo Bagikan Semako Kepada Warga Kurang Mampu

Tribratanewsjepara.com – Jum’at Beramal, Bhabinkamtibmas Desa Suwawal Polsek Mlonggo Polres Jepara menyadari bahwa sebagian rezeki yang diperoleh adalah milik orang lain. Untuk itu Bripka Sunoto menyisihkan sebagian rezekinya untuk membeli Sembako, yang selanjutnya akan dibagikan kepada warga yang kurang mampu.

Jum’at (5-5-2017) malam, Bhabinkamtibmas Polsek Mlonggo Bripka Sunoto bergerak menuju desa binaannya yaitu Desa Suwawal Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara untuk menemui sejumlah warga yang kurang mampu untuk menyerahkan bingkisan berupa paket Sembako.

Beberapa warga itu, diantaranya mbah Murni (70) warga RT1/1, mbah Kosim (75) warga RT 8/2, ibu Sugiyem (68) wara RT 2/1 dan ibu Yasuroh (65) warga RT 2/1 Desa Suwawal Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara.

“Apa yang kita laukan merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, untuk memberikan bantuan kepada mereka yang kurang mampu,” ungkap Kapolsek Mlonggo AKP Maryono melalui Bripka Sunoto.

Menurut Bripka Sunoto, beban hidup yang dihadapi warga itu karena beban ekonomi dikarenakan usianya sudah lanjut sehingga tidak mampu lagi mencari penghasilan lebih.

“Dan progran Jum’at Beramal ini sudah kontinyu dilaksanakannya setiap hari Jum’at dan sudah berjalan kurang lebih 3 bulanan. Harapannya, dengan adanya kegiatan Jum’at Beramal yang dilakukannya akan membuat masyarakat sekitar yang mampu mau peduli dan memperhatikan warga disekitar yang kurang mampu yang membutuhkan uluran tangan kita,” tutur Bripka Sunoto.

Warga sekitar mengucapkan banyak terima kasih karena sudah berkenan membantu warga yang kurang mampu dan mendoakan semoga Polisi semakin baik kedepannya,

Di tempat terpisah, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Mlonggo tersebut dan diharapkan untuk seluruh anggota Kepolisian dapat meningkatkan atau menunjukan rasa peduli dan siap memberikan pertolongan kapan saja dengan ikhlas bagi masyarakat yang membutuhkan. (AS)

Cegah Premanisme, Polair Polres Jepara Tempatkan Personel Di TPI Ujungbatu

Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Jepara Polda Jateng, menempatkan personilnya di tempat pelelangan ikan (TPI) Ujungbatu Jepara, Sabtu (06-05-2017) pukul 03.00 dini hari. Hal ini dilakukan dalam rangka antisipasi tindak premanisme dan gangguan Kamtibmas lainnya di lokasi pelabuhan dan TPI Ujung Batu pada saat pelelangan ikan serta pada saat proses bongkar muat hasil tangkapan nelayan.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugrogo SIK melalui Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasat Polair) AKP Hendrik Irawan SH mengatakan, setiap hari anggota Polair tiap ada kegiatan bongkar muat atau pelelangan ikan, Sat Polair pasti menempatkan personel untuk melakukan pengamanan dan pemantauan serta pengawasan.

Hal ini untuk meminimalisir ambang gangguan agar tidak menjadi gangguan nyata seperti perkelahian dan pencurian serta tindak premanisme dan potensi gannguan Kamtibmas lainnya. Dalam pelaksanaannya anggota berkoordinasi dengan pengelola dan dinas instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pengamanan.

“Dengan adanya petugas Polair yang berjaga di pelabuhan dan TPI kami sangat senang, terutama terhadap masyarakat Nelayan yang bongkar ikan, dikardnakan banyaknya alang-alang atau premanisme yang sangat meresahkan. Begitu pula kehadiran anggota Polair saat pelelangan ikan di TPI sangat dirasakan manfaatnya dikarenakan kegiatan pelelangan dapan berjalan dengan tertib,” tutur Kepala TPI Ujungbatu Lilik Kuwitardi.

Hal senada juga disampaikan oleh Darso perwakilan Masyarakat Nelayan dan Nurkholis salah satu pengepul ikan, mereka sangat senang atas kehadiran anggota Polair. (As)

Sosialisasi Aksi Sapta Pesona

Kepada
Yth. Kapolres jpr

Tembusan :
1. Waka polres jpr
2. Kabag Ops res jpr
3. Kasat Intelkam

Ijin melaporkan komandan
Pada hari sabtu tgl 29 april 2017 pukul 14.00 s/d 16.00 wib di meeting room Hotel D’season Karimunjawa telah berlangsung kegiatan sosialisasi sadar wisata dan sapta pesona.

Hadir dalam acara tersebut antara lain:
1. Kabid pariwisata prov. Jateng Ir. Prambudi Tratrisno
2. Kepala dinas pariwisata kab. Jepara Denny Hendarko,S.Sos, M.M
3. Muspika karimunjawa
4. Para undangan dari pelaku wisata sekitar 30 orang.

Dalam sosialisasi tersebut bahwa perlunya sadar wisata atas dampak kemajuan pariwisata di karimunjawa seperti Dampak sosial dan budaya, dampak sampah dan ketersediaan air bersih yang dipengaruhi pesatnya wisatawan yg masuk ke wilayah karimunjawa. Perlunya menjaga ekosistem sumber daya alam karimunjawa yang menjadi daya tarik wisatawan serta perlunya sadar hukum sehingga tercipta situasi karimunjawa yang aman dan tentram sehingga menjadi kenangan yang baik oleh wisatawan untuk kembali ke karimunjawa.

Situasi berjalan amn dan lancar.

Dumm. Karimun1 kirim

Sosialisasikan DIPA RKA K/L Tahun Anggaran 2017, Anggaran Polres Jepara Naik 12 Persen

Tribratanewsjepara.com – Polres Jepara melaksanakan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) / Rencana Kerja dan Anggaran – Kementerian dan Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2017, dengan didampingi Tim dari Biro Perencanaan Polda Jawa Tengah dan Bidkeu Polda Jawa Tengah, Jumat (27/01/2017) di Aula Polres Jepara.

Tim pendamping berjumlah 4 personel yang dipimpin oleh Kabag Renprogar Rorena Polda Jateng, AKBP Yudi Priyono MH dengan anggota Tim dan Kasubbid APK Bidkeu AKBP Dra Titik Wahyuningsih juga bersama tim.

Kegiatan yang dibuka oleh Kapolres Jepara, AKBP M Samsu Arifin SIK MH itu, selain diikuti para pejabat Polres hingga Kapolsek jajaran juga menyertakan Forkopinda Jepara, LSM hingga awak media.

Dalam sambutannya Kapolres Jepara memaparkan tentang analisa dan evaluasi penggunaan DIPA Tahun 2016 dan DIPA Tahun 2017.

Anggaran Polres Jepara naik sebesar 12,005% dari Rp 61 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp 73 miliar pada tahun 2017. Kenaikan tersebut berdasarkan kebutuhan kegiatan untuk merespon dinamika masyarakat.

“Alokasinya akan dibagi dalam 8 program, seperti dukungan managemen, peningkatan Sarpras, pengawasan, perkembanagan strategi pengamanan, potensi keamanan, Harkamtibmas, penyelidikan dan penyidikan, serta bantuan hukum”, paparnya.

Kapolres Jepara, AKBP Samsu Arifin mengatakan, anggaran tersedot dalam jumlah besar untuk belanja pegawai sebesar 75,58% atau sekitar Rp 55,5 miliar. Alokasi anggaran untuk belanja barang 24,18% atau Rp 17,7 miliar dan belanja modal sebesar 0,24% atau Rp 177,8 juta. “Anggaran memang banyak untuk gaji pegawai. Alokasi belanja modal nanti untuk membeli scaner unit Intelkam Polsek sehingga nantinya juga pelayanan sidik jari bisa dilanyani di tingkat Polsek yang terkoneksi dengan sistem Inafis Reskrim Polres Jepara,” katanya dalam sosialisasi DIPA 2017 di aula Polres Jepara.

Sementara Kepala Tim Pendamping Rorena Polda Jateng, AKBP Yudi Priyono MH menerangkan bahwa DIPA RKA-K/L TA 2017 ini adalah merupakan anggaran negara, Ia pun menekankan agar penyerapan anggarannya dapat sesuai dengan rencana kegiatan dan jangan ada penyalahgunaan atau penyimpangan anggaran.

“Pelaksanaan sosialisasi ini diselenggarakan sebagai wujud transparansi anggaran kepada seluruh anggota dan masyarakat sebagai pengawas eksternal guna mendukung tugas-tugas Kepolisian”, jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas dan perjanjian kinerja oleh Kabag, Kasat, Kapolsek dan Kasi jajaran Polres Jepara serta menerima kertas kerja RKA KL dari tim pendamping Biro Perencanaan Polda Jateng. (AS)

Cegah Gangguan Kamtibmas, Kanit Sabhara Tingkatkan Patroli di Obyek Vital

Tribratanewsjepara.com – Kanit Sabhara Kepolisian Sektor Welahan Iptu Susiyanto beserta anggota melaksanakan patroli dialogis guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, seperti halnya kali ini dengan mengunjungi obyek vital perbankan, Rabu (26-01-2017).

Dalam kunjungannya tersebut, Iptu Susiyanto dialogis dengan nasabah bank, menghimbau agar senantiasa berhati-hati ketika membawa uang dalam jumlah banyak. Untuk kemanan, jika diperlukan untuk tidak segan meminta bantuan pengawalan dari pihak kepolisian.

Lebih lanjut dalam kesempatan itu, juga menghimbau Satpam untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap setiap nasabah bank yang dinilai mencurigakan. “Jika ada gerak gerik yang mencurigakan harap segera menghubungi pihak Kepolisian,” tutur Iptu Susiyanto.

Dalam kesempatan tersebut juga turut mensosialisasikan aplikasi layanan berbasis android “smile police” yang didalamnya ada aplikasi Panic Button yang langsung disambut hangat oleh nasabah yang tampak antusias untuk langsung mendonwloadnya.

Sementara itu, Kapolsek Welahan AKP Usman Jumaidi mengatakan, ini merupakan upaya yang dilakukan oleh Polsek Welahan untuk meningkatkan keamanan di area sekitar perbankan sehingga masyarakat khususnya nasabah dan pegawai bank dapat merasa aman dan nyaman.

dilokasi terpisah Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menuturkan, kegiatan ini untuk mendekatkan diri pada masyarakat, sehingga masyarakat merasa aman karena sudah ada polisi dimana-mana. (AS)

Gelar Aksi Damai, PMII Jepara Ajukan Tiga Tuntutan

Tribratanewsjepara.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jepara berserta Aliansi Mahasiswa Jepara melakukan aksi damai pada Senin (16-1-2017).

Dalam aksi ini jumlah massa sekitar 80 orang, dengan berjalan kaki serta perlengkapan berupa duplikasi keranda, baliho / pamlet dan pengeras suara.

Titik kumpul massa aksi bertempat di Sekretariat PMII Cabang Jepara Jalan KM Sukri yang juga digunakan sebagai tempat start.

Tuntutan yang diminta PMII cabang Jepara dan Aliansi Mahasiswa Jepara terhadap DPRD Jepara dan Pemerintah Kabupaten Jepara serta instansi terkait adalah menolak  tambahan penghasilan PNS 100℅ di Kabupaten Jepara, Penegakkan Perda pasar modern dan zonasi pembangunan di pantai.

Dalam aksi yang digelar di pelataran Kantor DPRD Kabupaten Jepara para demonstran membawa spanduk kertas dan duplikasi keranda mayat dengan bertuliskan toko modern sudah menggusur pasar kecil, nasib pasar tradisional, TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) menyakiti pegawai, hapuskan tambahan penghasilan pegawai, dan tolak kenaikan penghasilan pegawai.

Dan dalam orasinya, perwakilan demonstran menyampaikan aspirasi, diantaranya adalah :
a. Bahwa Plt Bupati Jepara telah membuat kebijakan untuk menaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 100%, padahal kinerja Pegawai tidak sesuai dengan aturan.

b. Izin pasar modern sudah tidak sesuai dengan aturan yaitu untuk jam beroperasinya ( seharusnya buka jam 10.00 wib akan tetapi sebelum dari jam yang telah ditentukan banyak yang sudah buka ), masih ada pasar modern yang perizinannya sudah habis akan tetapi tetap beropersi, batasi izin pendirian pasar modern karena pasar modern membuat pasar tradisional rugi.

c. Izin usaha yang berada di bibir Pantai supaya diperketat sesuai dengan aturan yaitu 100 m dari bibir Pantai agar Pantai Jepara bisa terjaga dari Pengusaha yang ingin mendirikannya.

Dikarenakan perwakilan dari anggota DPRD tidak dapat bertemu dan hanya ditemuai oleh Sekretaris Dewan, peserta aksi damai tersebut membakar ban sepeda motor dan kayu di depan pintu masuk Kantor DPRD Kabupaten Jepara.

Yang selanjutnya rombongan aksi damai longmarch menuju ke Kantor Bupati Jepara dan singgah di simpang Tugu Kartini Jepara dan berorasi tentang aspirasi yang disampaikan.

Pukul 13.55 WIB peserta aksi sampai di Kantor Kabupaten Jepara menyampaikan aspirasi yang diwakili oleh Ketua Korlap yaitu :
a. Untuk merevisi tentang kenaikan gaji TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) karena tidak sesuai dengan kinerja pegawai.

b. Bahwa pelayanan Rumah Sakit belum maksimal, kasus penyakit HIV Jepara peringkat ke 5 se Jawa Tengah, tingginya kasus gizi buruk balita 2016 sejumlah 141 kasus.

c. Prioritaskan PAD (Pendapatan Asli Daerah ) untuk kebutuhan kesehatan, pendidikan serta kesejahteraan masyarakat.

d. Membentuk Tim SABER PUNGLI (Sapu Bersih Pungutan Liar) di Kabupaten Jepara demi meminimalisir pungutan liar dan praktik penyalahgunaan jabatan.

e. Bahwa Bpk. Plt. Bupati Jepara menjabat sementara akan tetapi membuat kebijakan yang luar biasa yaitu menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Dalam aksi damai di Kantor Bupati Jepara, puluhan peserta aksi damai juga meluapkan kekecewaanya dengan membakar ban sepeda motor bekas dan kayu karena pejabat yang dimaksud tidak bisa menemuai secara langsung.

Selama aksi damai berlangsung dengan aman dan lancar dengan pengamanan dan pengawalan dari Polres Jepara bersama unsur terkait lainnya.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menyampaikan terima kasih yang setinggi – tingginya kepada para para mahasiswa yang senantiasa menjaga kedamaian dan ketentraman dalam melaksanakan orasinya.

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi sikap para mahasiswa yang lebih tertib dalam menjalankan orasinya, mereka tidak anarkhis dan tidak menutup akses jalan, walau sempat membakar ban bekas namun semuanya dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar seperti yang kami harapkan,” pungkasnya. (AS)

Polisi Santuni Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu di Batukali

Tribratanewsjepara.com – 14 tahun mengabdi untuk bangsa dan negara, ikatan alumni Dikmaba (IKABA) Polri tahun 2002 TTNT-ASADE Polres Jepara melaksanakan giat bhakti sosial anak yatim piatu dan masyarakat yang kurang mampu di Desa Batukali Kecamatan Kalinyamatan, Minggu (15-01-2017).

Bakti sosial yang diilaksanakan pada Balai Desa Batukali ini berupa penyerahan tali asih kepada anak yatim dan Sembako untuk masyarakat kurang mampu.

Ketua IKABA 2002 Polres Jepara, Bripka Dedy Ruliyanto mengatakan, kami menggelar tasyakuran sekaligus bhakti sosial sebagai wujud syukur dengan membagikan sembako kepada warga yang kurang mampu.

Dengan tasyakuran ini harapannya semoga tugas-tugas kami ke depan semakin baik dalam melayani masyarakat sebagai pelindung dan pengayom dan untuk menjadi polisi yang profesional, modern dan terpecaya, ujarnya.

Tujuannya selain untuk menjalin silaturahmi IKABA 2002 Polres Jepara juga untuk mendukung program Kapolres Jepara “Gerakan Peduli Sosial”.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH selaku pembina Ikaba 2002 Polres Jepara mengatakan, kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh anggotanya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terutama melalui kegiatan berbagi kepada penghuni panti dengan tujuan bersama yakni ingin berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan uluran tangan.

“Sekaligus kegiatan ini untuk membantu dan berbagi kasih dengan masyarakat, sesuai program Polres Jepara  “Gerakan Peduli Sesama (GPS),” tambahnya.

Petinggi Desa Batukali, Noor Arifin mengucapkan banyak terima kasih atas kegiatan bakti sosial yang digelar IKABA 2002 Polres Jepara di desanya. Kami mengharapkan kegiatan seperti ini terprogram sehingga mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sehingga tidak ada jarak. (AS)

Tarif PNBP Kendaraan Berubah, Pelayanan Fungsi Lantas Membaik

Tribratanewsjepara.com – Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk kendaraan akan mengalami perubahan tarif sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 Tentang lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Perkap Nomor 5 tahun 2012 Tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Perubahan tarif tersebut tertuang dalam peraturan pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tertanggal terbit 6 Desember 2016 dan berlaku 30 hari setelah diterbitkan, sekaligus menggantikan peranturan lama PP Nomor 50 Tahun 2010.

Dengan berlakunya PP 60/2016 ini, terdapat penambahan jenis PNBP yang mulai berlaku seperti tarif Pengesahan STNK, Penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor Pilihan, STRP dan TNRP (lintas batas) dan Penerbitan SIM golongan C1 dan C2.

Perubahan ini dikarenakan perlu adanya peningkatan fitur keamanan dari material STNK dan komponen pendukungnya, pembangunan sarana prasarana kantor, modernisasi peralatan komputerisasi Samsat, biaya perawatan peralatan dan dukungan biaya jaringan untuk fasilitas online, serta peningkatan dukungan anggaran untuk melaksanakan pelayanan STNK di Samsat. Polri menambahkan, kenaikan tarif juga diperlukan dalam rangka penyesuaian insentif untuk petugas pelayanan STNK agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelayanan. Biaya pelatihan dan sertifikasi kompetensi petugas pelayanan STNK yang mengalami kenaikan juga turut melatarbelakangi perubahan tarif PNBP yang memang belum pernah mengalami perubahan sejak tahun 2010.

Seiring perubahan tarif tersebut, POLRI melakukan peningkatan pengawasan pada pelayanan fungsi lantas yang terdiri dari crash program quick win yaitu pelayanan yang bersih dari praktek percaloan, tindak lanjut kebijakan anti pungli dari Presiden RI, penilaian indeks kepuasan masyarakat (IKM) oleh satuan kerja masing-masing (evaluasi oleh Menpan RB), penempatan personil Propam pada setiap pelayanan satpas, samsat, dan BPKB, serta Pengawasan Internal dan Eksternal Polri.
Adapun rencana peningkatan pelayanan terdiri dari pelayanan STNK online, pembangunan STNK online yang terintegrasi ke Korlantas Polri, Peningkatan kualitas SDM Pelayanan Fungsi Lantas, dan Sertifikasi Petugas Penerbit BPKB dan STNK.

Melalui meningkatnya pelayanan tersebut, kini pembuatan SIM, pelayanan STNK, TNKB, dan BPKB dapat dilakukan secara online dan tidak berdasarkan domisili. Pembayaran PNBP (BPKB, STNK, dan TNKB) juga dapat dilakukan secara online melalui bank yang ditunjuk. Mutasi kendaraan bermotor juga dimudahkan dengan arsip elektronik dan data kendaraan bermotor yang sudah terintegrasi online se-Indonesia.

Cipta Kondisi Jelang Natal dan Pilkada, Polair Polres Jepara Gelar Pemeriksaan Di Pelabuhan ASDP Jepara

Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Jepara Polda Jateng melakukan upaya preventif berupa pencegahan terhadap tindak kriminal maupun kejahatan lain dengan melakukan pemeriksaan terhadap Kapal Motor Penumpang (KMP) Siginjai yang akan bertolak ke Pulau Karimunjawa, Senin (18-12-2016) pagi.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kasat Polair AKP Hendrik Irawan mengatakan, sebelum kapal berlayar dan menaikkan barang-barang penumpang di dermaga pelabuhan ASDP Kartini Jepara, anggota Sat Polair yang dipimpin Kasat Polair Polres Jepara Ajun Komisaris Polisi Hendrik Irawan SH melaksanakan koordinasi dengan pihak Syah Bandar dan Kapten Kapal khususnya untuk meminta ijin pemeriksaan di area pelabuhan dan KMP Siginjai. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendukung situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru serta Pilkada Jepara.

“Pemeriksaan ini adalah untuk mengantisipasi penumpang membawa barang berbahaya seperti senjata tajam, senjata api, bahan peledak. Dan meminimalisir peredaran gelap Narkoba dan barang berbahaya lainnya melalui jalur laut. Selama pemeriksaan di dalam galangan kapal tidak ditemukan hal-hal yang menjurus tindak pidana,” terangnya.

Selain itu, Kasat Polair juga memberikan sosialisasi program Quick Wins khususnya program ke 11 yaitu kegiatan penertiban dan penegakkan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila serta Program 6 dengan kegiatan Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik.

Pada kesempatan tersebut, Kasat Polair juga melakukan pemeriksaan dan dialogis dengan wisatawan mancanegara, memeriksa dokumen seperti visa dan kartu identitas. Dialogis memberikan himbauan Kamtibmas agar selalu hati-hati dan waspada terhadap situasi di sekitarnya jangan sampai menjadi sasaran maupun korban tindak kejahatan. (As)

Minimalisir Gangguan Kamtibmas, Polsek Kembang Polres Jepara Gelar Patroli Skala Besar

Tribratanewsjepara.com – Jajaran Polres Jepara Polda Jateng yang tergabung dalam wilayah Polsek rayon utara menggelar kegiatan kepolisian yang ditingkatkan yakni blue light patrol skala besar yang dilaksanakan secara serentak di Polsek Kembang, Selasa (13-12-2016) malam.

Anggota Polsek rayon utara dengan membawa mobil patroli melaksanakan apel di Mapolsek Kembang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kembang AKP Budi Wiyono SH.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Kembang AKP Budi Wiyono mengatakan, kegiatan patroli skala besar gabungan beberapa Polsek ini dikandung maksud sebagai bentuk pencegahan terhadap gangguan Kamtibmas seperti Curranmor, Curras, Currat dan balap liar.

Dalam pelaksanaannya Blue light patrol menyusuri rute yang telah ditentukan (lokasi rawan gangguan Kamtibmas dan Pekat), mobil patroli berjalan beriringan dengan kecepatan kurang lebih 20 km/jam dengan menyalakan lampu rotator.

“Kegiatan dimulai pukul 22.00 Wib diawali dengan pemberian arahan dan petunjuk pimpinan, dilaksanakan wilayah Kecamatan Kembang dengan pola rayonisasi. Pola ini dimaksudkan untuk lebih dirasakan kehadiran Polisi di masyarakat dengan cara menyalakan lampu rotator pada saat melaksanakan patroli (Blue Light Patrol). Selain itu juga menyambangi warga yang masih berada di pinggir jalan untuk menyampaikan himbuan Kamtibmas,” ujarnya. (As)