Arsip Kategori: Ekonomi

PENGAMANAN GIAT SAFARI JUM’AT MUSPIDA JEPARA OLEH POLSEK NALUMSARI

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Pada hari Jum’at,Polsek Nalumsari Mengamankan kegiatan safari yang dilaksanakan Muspida Kabupaten Jepara yang bertempat di Masjid Baiturrahman Dk.Krajan Ds.Karangnongko Rt04/Rw02 Kec.Nalumsari, Kab.Jepara, 8/12/2017 pukul 11.30 wib s/d 13.45 wib.

Dalam kunjungan Safari Jum’at  tersebut Kapolsek Nalumsari AKP I Made Surawan,S.H. didampingi lima orang anggota polsek,Bhabin kamtibmas dan Bhabinsa Ds.Karang nongko melaksanakan pengamanan kegiatan itu,agar dapat  berjalan dengan tertib dan lancar. Kegiatan Safari Jum’at merupakan program unggulan dan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Bupati Jepara setiap hari Jum’at secara bergiliran diseluruh wilayah Kabupaten Jepara. Kegiatan Safari Jum’at tersebut dihadiri oleh Sekda Jepara, muspika kecamatan, Petinggi Desa Karangnongko,  Tokoh Agama H. Busiri Anwar dan Warga masyarakat Desa Karangnongko sekitarnya.

Selain melaksanakan sholat Jum’at bersama, Muspida Kabupaten Jepara juga mengecek dan mengontrol jalan-jalan yang rusak diwilayah Nalumsari untuk diperbaiki juga menghimbau masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan untuk membangun bangsa khususnya Ds.Karang nongko Kec.Nalaumsari. Diakhir acara Muspida Kabupaten Jepara yang diwakili oleh Sekda Kab.Jepara menyerahkan satu buah Portable amplifie, lima Kitab suci Al Qur’an,lima buah Sajadah dan dua buah bola voli kepada Takmir Masjid.

(HumasPolresJepara)

Peduli Kelestarian Alam, Perusda Jepara Tanam Pohon Kelapa

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id,  Jepara – Selain menjaga keamanan lingkungan, kita juga perlu peduli dengan lingkungan sekitar kita, dan siang  ini Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K, bersama Forkopimda Kab. Jepara dan Directur Perusda Jepara melakukan Kegiatan Penanaman Pohon Kelapa di Lahan Perusda yang bertempat di Desa Swawal Timur Kec. Pakis Aji Kab. Jepara, Selasa (28/11/2017).

Dalam Kegiatan tersebut Direktur Perusda mengatakan Bahwa di lahan Perusda Jepara Desa. Swawal Timur ada sekitar 2352 ( Dua Ribu Tiga Ratus Lima Puluh Dua ) pohon kelapa yang sudah ditebang 50 batang namun telah ditanam kembali 100 ( Seratus ) pohon, agar ada regenerasi pohon kelapa, selanjutnya sesuai rencana di lahan ini akan dikembangkan agro bisnis Wana Wisata, Resto, dengan nama Kelapa Park dan juga tempat penginapan untuk menambah PAD kita.

Tujuan pokok kegiatan penanaman ini untuk menggalang Kepedulian seluruh masyarakat dalam kelestarian lingkungan, serta untuk mewujudkan lingkungan yang hijau, indah, nyaman, sehat, asri dan sangat berguna untuk pedestrian alam dan lingkungan di bumi kita tercinta ini.

Dalam sambutannya Bupati Jepara menerangkan bahwa atas nama Forkopimda mengucapkan terima kasih kepada Direktur Perusda dan Staf, sesuai anjuran Presiden kita prihatin karena pohon kelapa kita sudah tinggi-tinggi, Presiden melalui para Kepala Daerah menyarankan agar pohon kelapa bisa dibuat regenerasi karena kebutuhan kelapa utk masyarakat sangat besar, sayang kalo lahan seluas lebih dari 100 ha ini  tidak dimanfaatkan.

“Degradasi hutan dan lahan, laju deforestasi akibat dari illegal logging, penjarahan hutan, alih fungsi lahan dan tindak kejahatan hutan lainnya menjadi berita dan pemandangan yang tak kunjung berakhir. Padahal segala kejahatan hutan mengakibatkan pemanasan global, kerusakan ekosistem dan kualitas lingkungan hidup, serta menurunnya kesejahteraan masyarakat saat ini dan generasi di masa mendatang. Untuk itulah melalui gerakan menanam pohon, mari kita hijaukan kembali bumi ini untuk kemakmuran generasi mendatang, karena hutan adalah paru-paru bumi yang sangat penting” ungkap Kapolres Jepara.

(Humas Polres Jepara)

 

Kapolres Jepara Hadiri Kegiatan Sosialisasi Pengawalan Dana Desa T.A.

 Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kepala Kepolisian Resor Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K, bersama dengan jajaran Forkopimda lainnya menghadiri kegiatan Sosialisasi Pengawalan Dana Desa se- Kabupaten Jepara Tahun Anggaran 2017 dan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Bupati Jepara dengan Kapolres Jepara tentang Pencegahan, Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Dana Desa di Pendopo Kab. Jepara, Selasa (21/11/2017).

Tampak hadir Bupati Jepara K.H. Ahmad Marzuki, SE., Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K, Kejari Jepara, PN Jepara, Kasdim 0719 Jepara, Kepala OPD se-Kab. Jepara, Muspika se-Kab. Jepara, Petinggi se-Kab. Jepara dan Bhabinkamtibmas sejajaran Polres Jepara ( kecuali Kelurahan ).

Adapun tujuan dilakukan pengawasan dan pengawalan dana desa yaitu untuk menertibkan pengelolaan dana desa di Desa se-Kab. Jepara. Sehubungan dengan hal itu akan dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Jepara dengan Kapolres Jepara tentang Pencegahan, Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Dana Desa.

“Kesepakatan bersama ini merupakan tindak lanjut MOU antara Mendagri, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dengan Kapolri terkait pengawalan dana desa, kemudian untuk kegiatan pengawasan dan pengawalan ini bukan semata untuk mencari-cari kesalahan, tetapi agar dalam penggunaan dana desa tersebut sesuai dengan sasaran dan untuk kesejahteraan masyarakat. Saya berharap kepada Bhabinkamtibmas apabila dalam penggunaan dana desa terdapat penyimpangan agar segera diingatkan untuk melakukan langkah pencegahan, supaya dalam pembangunan desa dapat berjalan dengan lancar” ungkap Bupati Jepara.

(Humas Polres Jepara)

 

 

 

Polsek Mayong Melaksanakan Pengamanan Keberangkatan FSPMI Kab. Jepara ke Semarang.

 

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Menjelang penetapan UMK (Upah Minimum Kabupaten) tahun 2018, dari Federal Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kab. Jepara masih belum menemui titik terang atas aksi damai yang telah dilaksanakan di Kantor Setda Kab. Jepara pada tanggal 30 Oktober 2017 yang lalu.

Dengan hal tersebut, pagi ini (Senin-20/11/2017) perwakilan dari buruh PT. SAMI (Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia) – JF (Jepara Factory) yang berjumlah kurang lebih 200 orang akan bergabung dengan buruh lain se Jawa Tengah untuk melaksanakan aksi damai di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang. Dimana sebelum berangkat ke Semarang, para perwakilan buruh yang tergabung dalam FSPMI Kab. Jepara berkumpul di depan pintu Gerbang PT. SAMI (Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia) – JF (Jepara Factory) turut Ds. Sengonbugel Rt. 03/03 Kec. Mayong Kab. Jepara.

Untuk tuntutan yang akan disuarakan di lokasi (Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang) nantinya akan sama dengan yang disuarakan saat aksi audensi yang dilaksanakan di Setda Kab. Jepara yaitu :

  1. Tolak Upah Murah
  2. Tolak dan Cabut PP No. 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan
  3. Tetapkan besaran UMK Kab. Jepara tahun 2018 berdasarkan KHL sebesar Rp 2.400.000.- (Dua Juta Empat Ratus Ribu Rupiah)

“Atas koordinasi yang telah kami (Polsek Mayong) lakukan dengan Koordinator Lapangan aksi yaitu Sdr. Yohannes dan Sdr. Eko Martiko bahwa aksi yang akan dilaksanakan di Semarang tersebut akan dilakukan dengan cara damai dan mengutamakan audensi serta rombongan aksi akan menggunakan armada 1 mobil pick up, 6 unit bus ukuran tanggung dan 10 unit SPM” jelas Kapolsek Mayong AKP KARMAN, S.H.

(Humas Polres Jepara)

 

Polisi Berbagi

Tribratanews.jateng.polri.go.id Jepara – Sebagian harta yang kita miliki adalah milik orang lain yang kurang mampu, pedoman itulah yang membuat Kapolsek Pakis Aji Polres Jepara Iptu Sumardi berbagi/memberikan bantuan kepada salah satu warga Desa Tanjung Kec. Pakis Aji Kab. Jepara, Selasa (24/10/2017).

“Mbah Mun (sapaan dalam keseharian dari Ibu Maimunah) sangat terkejut ketika melihat kedatangan dari petugas Kepolisian ke rumahnya (Mbah Mun) yang beralamat di Desa Tanjung Rt. 22/03 Kec. Pakis Aji Kab. Jepara. Namun keterkejutannya tersebut sirna dan menjadi haru ketika Kapolsek Pakis Aji memberikan bingkisan/bantuan yang berisi sembako kepada Mbah Mun” ungkap Mbah Mun.

“Melihat keadaan Mbah Mun yang sangat memprihatinkan tersebut, dan oleh kami tergerak hati untuk memberikan bantuan sekedarnya. Dan kami harap kegiatan sosial yang kami lakukan kali ini dapat juga menggerakkan hati dari orang luar sana untuk juga membantu orang – orang yang membutuhkan/kurang mampu karena dengan membantu orang yang membutuhkan/kurang mampu tersebut tidak akan pernah membuat harta kita habis melainkan akan bertambah dan dilipatgandakan harta kita” ucap Kapolsek Pakis Aji Iptu Sumardi.

(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara Operasi Pasar

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Pada hari Senin (23/10/2017) Polres Jepara beserta Instansi lain yaitu Bapeda Kab. Jepara, Satpol PP Kab Jepara, Disperindag Kab. Jepara, DKK Kab. Jepara, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Jepara melakukan kegiatan monitoring dan penegakan hukum di Pasar Tradisional Kab. Jepara.

Kegiatan tersebut diwakili anggota Sat Reskrim Polres Jepara, hal tersebut dilakukan agar meminimalisir adanya penjual barang-barang yang tidak layak komsumsi dan juga untuk menstabilkan harga sembako di pasaran.

Dalam operasi tersebut ditemukan garam yang tidak memenuhi standar minimal kelayakan konsumsi garam beryodium yaitu 30 ppm.

“Tujuannya Polri bersama dengan instansi lain melakukan langkah nyata dalam mendukung program Pemerintah dalam menstabilkan harga sembako pasar, sehingga harga sembako tidak melonjak” ujar Kapolres Jepara melalui Kanit 3 Sat Reskrim Polres Jepara Ipda Sutrisno.

(Humas Polres Jepara)

Jum’at Beramal, Bhabinkamtibmas Desa Suwawal Polsek Mlonggo Bagikan Semako Kepada Warga Kurang Mampu

Tribratanewsjepara.com – Jum’at Beramal, Bhabinkamtibmas Desa Suwawal Polsek Mlonggo Polres Jepara menyadari bahwa sebagian rezeki yang diperoleh adalah milik orang lain. Untuk itu Bripka Sunoto menyisihkan sebagian rezekinya untuk membeli Sembako, yang selanjutnya akan dibagikan kepada warga yang kurang mampu.

Jum’at (5-5-2017) malam, Bhabinkamtibmas Polsek Mlonggo Bripka Sunoto bergerak menuju desa binaannya yaitu Desa Suwawal Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara untuk menemui sejumlah warga yang kurang mampu untuk menyerahkan bingkisan berupa paket Sembako.

Beberapa warga itu, diantaranya mbah Murni (70) warga RT1/1, mbah Kosim (75) warga RT 8/2, ibu Sugiyem (68) wara RT 2/1 dan ibu Yasuroh (65) warga RT 2/1 Desa Suwawal Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara.

“Apa yang kita laukan merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, untuk memberikan bantuan kepada mereka yang kurang mampu,” ungkap Kapolsek Mlonggo AKP Maryono melalui Bripka Sunoto.

Menurut Bripka Sunoto, beban hidup yang dihadapi warga itu karena beban ekonomi dikarenakan usianya sudah lanjut sehingga tidak mampu lagi mencari penghasilan lebih.

“Dan progran Jum’at Beramal ini sudah kontinyu dilaksanakannya setiap hari Jum’at dan sudah berjalan kurang lebih 3 bulanan. Harapannya, dengan adanya kegiatan Jum’at Beramal yang dilakukannya akan membuat masyarakat sekitar yang mampu mau peduli dan memperhatikan warga disekitar yang kurang mampu yang membutuhkan uluran tangan kita,” tutur Bripka Sunoto.

Warga sekitar mengucapkan banyak terima kasih karena sudah berkenan membantu warga yang kurang mampu dan mendoakan semoga Polisi semakin baik kedepannya,

Di tempat terpisah, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota Bhabinkamtibmas Polsek Mlonggo tersebut dan diharapkan untuk seluruh anggota Kepolisian dapat meningkatkan atau menunjukan rasa peduli dan siap memberikan pertolongan kapan saja dengan ikhlas bagi masyarakat yang membutuhkan. (AS)

Cegah Premanisme, Polair Polres Jepara Tempatkan Personel Di TPI Ujungbatu

Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor Jepara Polda Jateng, menempatkan personilnya di tempat pelelangan ikan (TPI) Ujungbatu Jepara, Sabtu (06-05-2017) pukul 03.00 dini hari. Hal ini dilakukan dalam rangka antisipasi tindak premanisme dan gangguan Kamtibmas lainnya di lokasi pelabuhan dan TPI Ujung Batu pada saat pelelangan ikan serta pada saat proses bongkar muat hasil tangkapan nelayan.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugrogo SIK melalui Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasat Polair) AKP Hendrik Irawan SH mengatakan, setiap hari anggota Polair tiap ada kegiatan bongkar muat atau pelelangan ikan, Sat Polair pasti menempatkan personel untuk melakukan pengamanan dan pemantauan serta pengawasan.

Hal ini untuk meminimalisir ambang gangguan agar tidak menjadi gangguan nyata seperti perkelahian dan pencurian serta tindak premanisme dan potensi gannguan Kamtibmas lainnya. Dalam pelaksanaannya anggota berkoordinasi dengan pengelola dan dinas instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pengamanan.

“Dengan adanya petugas Polair yang berjaga di pelabuhan dan TPI kami sangat senang, terutama terhadap masyarakat Nelayan yang bongkar ikan, dikardnakan banyaknya alang-alang atau premanisme yang sangat meresahkan. Begitu pula kehadiran anggota Polair saat pelelangan ikan di TPI sangat dirasakan manfaatnya dikarenakan kegiatan pelelangan dapan berjalan dengan tertib,” tutur Kepala TPI Ujungbatu Lilik Kuwitardi.

Hal senada juga disampaikan oleh Darso perwakilan Masyarakat Nelayan dan Nurkholis salah satu pengepul ikan, mereka sangat senang atas kehadiran anggota Polair. (As)

Sosialisasi Aksi Sapta Pesona

Kepada
Yth. Kapolres jpr

Tembusan :
1. Waka polres jpr
2. Kabag Ops res jpr
3. Kasat Intelkam

Ijin melaporkan komandan
Pada hari sabtu tgl 29 april 2017 pukul 14.00 s/d 16.00 wib di meeting room Hotel D’season Karimunjawa telah berlangsung kegiatan sosialisasi sadar wisata dan sapta pesona.

Hadir dalam acara tersebut antara lain:
1. Kabid pariwisata prov. Jateng Ir. Prambudi Tratrisno
2. Kepala dinas pariwisata kab. Jepara Denny Hendarko,S.Sos, M.M
3. Muspika karimunjawa
4. Para undangan dari pelaku wisata sekitar 30 orang.

Dalam sosialisasi tersebut bahwa perlunya sadar wisata atas dampak kemajuan pariwisata di karimunjawa seperti Dampak sosial dan budaya, dampak sampah dan ketersediaan air bersih yang dipengaruhi pesatnya wisatawan yg masuk ke wilayah karimunjawa. Perlunya menjaga ekosistem sumber daya alam karimunjawa yang menjadi daya tarik wisatawan serta perlunya sadar hukum sehingga tercipta situasi karimunjawa yang aman dan tentram sehingga menjadi kenangan yang baik oleh wisatawan untuk kembali ke karimunjawa.

Situasi berjalan amn dan lancar.

Dumm. Karimun1 kirim

Sosialisasikan DIPA RKA K/L Tahun Anggaran 2017, Anggaran Polres Jepara Naik 12 Persen

Tribratanewsjepara.com – Polres Jepara melaksanakan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) / Rencana Kerja dan Anggaran – Kementerian dan Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2017, dengan didampingi Tim dari Biro Perencanaan Polda Jawa Tengah dan Bidkeu Polda Jawa Tengah, Jumat (27/01/2017) di Aula Polres Jepara.

Tim pendamping berjumlah 4 personel yang dipimpin oleh Kabag Renprogar Rorena Polda Jateng, AKBP Yudi Priyono MH dengan anggota Tim dan Kasubbid APK Bidkeu AKBP Dra Titik Wahyuningsih juga bersama tim.

Kegiatan yang dibuka oleh Kapolres Jepara, AKBP M Samsu Arifin SIK MH itu, selain diikuti para pejabat Polres hingga Kapolsek jajaran juga menyertakan Forkopinda Jepara, LSM hingga awak media.

Dalam sambutannya Kapolres Jepara memaparkan tentang analisa dan evaluasi penggunaan DIPA Tahun 2016 dan DIPA Tahun 2017.

Anggaran Polres Jepara naik sebesar 12,005% dari Rp 61 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp 73 miliar pada tahun 2017. Kenaikan tersebut berdasarkan kebutuhan kegiatan untuk merespon dinamika masyarakat.

“Alokasinya akan dibagi dalam 8 program, seperti dukungan managemen, peningkatan Sarpras, pengawasan, perkembanagan strategi pengamanan, potensi keamanan, Harkamtibmas, penyelidikan dan penyidikan, serta bantuan hukum”, paparnya.

Kapolres Jepara, AKBP Samsu Arifin mengatakan, anggaran tersedot dalam jumlah besar untuk belanja pegawai sebesar 75,58% atau sekitar Rp 55,5 miliar. Alokasi anggaran untuk belanja barang 24,18% atau Rp 17,7 miliar dan belanja modal sebesar 0,24% atau Rp 177,8 juta. “Anggaran memang banyak untuk gaji pegawai. Alokasi belanja modal nanti untuk membeli scaner unit Intelkam Polsek sehingga nantinya juga pelayanan sidik jari bisa dilanyani di tingkat Polsek yang terkoneksi dengan sistem Inafis Reskrim Polres Jepara,” katanya dalam sosialisasi DIPA 2017 di aula Polres Jepara.

Sementara Kepala Tim Pendamping Rorena Polda Jateng, AKBP Yudi Priyono MH menerangkan bahwa DIPA RKA-K/L TA 2017 ini adalah merupakan anggaran negara, Ia pun menekankan agar penyerapan anggarannya dapat sesuai dengan rencana kegiatan dan jangan ada penyalahgunaan atau penyimpangan anggaran.

“Pelaksanaan sosialisasi ini diselenggarakan sebagai wujud transparansi anggaran kepada seluruh anggota dan masyarakat sebagai pengawas eksternal guna mendukung tugas-tugas Kepolisian”, jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas dan perjanjian kinerja oleh Kabag, Kasat, Kapolsek dan Kasi jajaran Polres Jepara serta menerima kertas kerja RKA KL dari tim pendamping Biro Perencanaan Polda Jateng. (AS)