Category Archives: Bagian Operasi

Tribratanewsjepara.com –  Sabtu (18-11-2017) pukul 09.00 WIB sebanyak satu  peleton personil Polres Jepara melaksanakan apel pagi pleton siaga sabtu –minggu dipimpin oleh Kabag ops polres Jepara  Kompol Jody Setyo Margono S.T.,M.SC. selaku Perwira Pengawas.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK melalui  Kabag Ops mengatakan, apel siaga untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung obyek wisata di wilayah Jepara. Untuk itu selesai apel pagi, personil dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melaksanakan patroli di obyek-obyek wisata utamanya pantai Kartini  di Dermaga Kartini dan Bandengan dipimpin Ipda Agus Umar selaku Perwira Pengendali. Dalam kegiatan patroli tersebut, anggota Polres Jepara mengimbau kepada para pengunjung tempat wisata agar selalu mengutamakan keselamatan dan selalu waspada terhadap pelaku kejahatan.

“Kehadiran anggota Polri pada tempat- tempat keramaian sebagai salah satu upaya untuk cegah tangkal aksi C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) dan premanisme serta ganguan Kamtibmas lainnya sebagai salah satu bentuk pengaplikasian Tugas Pokok Polri sebagai pemelihara Kamtibmas,” imbuhnya.

(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara Gelar Pelatihan Penanganan Unjuk Rasa.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Polres Jepara selalu siap siaga dalam setiap kegiatan apapun yang ada di masyarakat, salah satu contoh yaitu penyampaian pendapat/aspirasi (unjuk rasa) yang ada di wilayah hukum Polres Jepara. Dan untuk kali ini Polres Jepara menggelar Pelatihan Dalmas untuk menangani unjuk rasa yang melibatkan kekuatan dari Anggota Polres Jepara bersama Anggota Polsek Jajaran Polres Jepara yang berjumlah sekitar 250 personil, Rabu (08/11/2017).

Kegiatan pelatihan dengan mengambil lokasi di Pantai Kartini Kab. Jepara kali ini dilaksanakan dengan tujuan, untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam melaksanakan tugas-tugas pokok Kepolisian serta untuk melatih kekompakan gerakan-gerakan, teknik dorongan, cara membentuk formasi-formasi pertahanan dalmas agar dalam pelaksanaannya nanti di lapangan Pasukan Dalmas sudah menguasai dan lancar dalam melakukan gerakan-gerakan atau formasi yang sudah diajarkan tersebut.

Pelatihan Dalmas ini dilakukan untuk mempersiapkan pasukan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat atau pun Pemerintah Daerah untuk dapat membantu kegiatan yang diselenggarakan tersebut dengan harapan semua kegiatan dapat berjalan sukses dan lancar.

“Program latihan ini akan kami laksanakan secara rutin sehingga anggota baik dari Polres Jepara maupun Polsek Jajaran Polres Jepara semakin sigap dalam menangani permasalahan di masyarakat terutama aksi unjuk rasa” tutur Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K.

(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara Kawal Eksekusi Lahan Warga

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dipimpin oleh Kabag Ops Polres Jepara Kompol Jodi Setyo Margono, S.T, M.Sc. Polres Jepara melaksanakan pengamanan kegiatan eksekusi/pengosongan lahan di Ds. Karanggondang Kec. Mlonggo Kab. Jepara oleh Pengadilan Kab. Jepara. Rabu (25/20/2017).

Kegiatan eksekusi/pengosongan lahan ini harus dilakukan dengan langkah humanis dan dengan rasa kemanusiaan sehingga pihak yang ter-eksekusi dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada ujar Kompol Jodi Setyo Margono, S.T., M.Sc.

Ibu Hartini selaku Panitera Pengadilan Negeri Jepara mengatakan bahwa pelaksanaan eksekusi berdasarkan atas permohonan dari Bapak Marzuki (pemilik lahan) yang beralamat di Kel. Kauman Kec./Kab. Jepara yang telah mengajukan eksekusi/pengosongan bangunan atau benda yang ada di atasnya terhadap pihak yang ter-eksekusi dalam hal ini adalah Ibu Sri Murti. Dan dari kami (Pengadilan Negeri Kab. Jepara) telah memberikan tenggang waktu kepada Ibu Sri Murti namun hingga saat ini belum melakukan pengosongan sehingga saat ini kami lakukan langkah eksekusi/pengosongan lahan, dan akhirnya pelaksanaan eksekusi lahan tersebut berjalan aman dan lancar.

(Humas Polres Jepara)

 

Pemda Jepara Gelar Forum Komunikasi Memperteguh Kebhinekaan

Tribratanewsjepara.com – Merebaknya isu radikalisme dan intoleransi yang hadir saat ini, Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar Forum Komunikasi Antara Pemerintah dan Masyarakat memperteguh Kebhinekaan dengan tema “Peringatan Proklamasi Ke 72 Tahun 2017 Kita Bangkitkan Semangat Kebhinekaan Untuk Mewujudkan Jepara Yang Kondusif”. Acara yang digagas oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menghadirkan Forkopinda Kabupaten Jepara, Muspika Se Kabupaten Jepara dan tokoh agama serta tokoh masyarakat se Kabupaten Jepara di Pringgitan Pendopo Kabupaten Jepara, Senin (28/8/2017).
Bupati Jepara, Ahmad Marzuki dalam sambutannya mengatakan, bahwa Forum Komunikasi antara Pemerintah dan Masyarakat mempunyai manfaat yang sangat besar, apalagi komunikasi antar kita bersama. Dengan kita berkumpul untuk meningkatkan Kebhinekaan setelah kita diberikan anugerah dari Tuhan YME yaitu Kemerdekaan, sehingga kita harus selalu bersyukur dan mempertahankannya.
“Secara umum Kebhinekaan di Kabupaten Jepara sudah sangat baik, terutama toleransi antar umat beragama, tetapi tetap harus kita tingkatkan, pinta Marzuki.
Kapolres Jepara Polda Jateng, AKBP Yudianto Adhi Nugroho dalam paparannya menekankan, agar masyarakat mewaspadai pola ancaman terkait adanya kegiatan yang mencurigakan ataupun bertolak belakang dengan tradisi warga masyarakat. “Mari bersama sama kita menjaga ketenangan dan keamanan di Kabupaten Jepara dan jangan kita sudutkan kelompok-kelompok golongan lain, bila ada yang mencurigakan segera laporkan ke Polisi” pinta Yudi.
Lebih lanjut, Yudianto dalam paparannya menjelaskan bahwa peraturan pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 merupakan upaya pemerintah untuk mengatur terkait dengan keormasan agar tidak berlebihan tindakan sehingga mengakibatkan timbulnya perpecahan NKRI.
Selain Kapolres Jepara, turut hadir unsur forum komunikasi pimpinan daerah sebagai narasumber dalam diskusi panel yang digelar pihak penyelenggara yakni DPRD Kabupaten Jepara H Agus Sutisna, Dandim 0719 Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki, Ketua Pengadilan Agama Imam Syafi’i, Wakil ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Jepara, dan Kejaksaan Negeri Jepara Lukman. (as)

Masyarakat Jangan Terpengaruh Paham Radikal

Tribratanewsjepara.com – Dalam sosialisasi bidang ideologi yang bertajuk “Penangkalan Paham Radikalisme Menuju Makmur Masjidku Damai Negeriku”, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Jepara Polda Jateng, Ajun Komisaris Polisi Hadi Suprastowo mengatakan, penyebaran penangkalan paham radikalisme secara khusus untuk meningkatkan kerukunan kita, dan perlunya mewaspadai adanya Ormas-Ormas yang berseberangan dengan idiologi Pancasila.

Radikalisme adalah adanya satu kelompok yang ingin membentuk satu perubahan secara drastis pada segala sendi kehidupan dengan kekerasan. Mohon kepada masyarakat kalau di lingkungan ada kegiatan yang aneh maka segera mungkin respon dan melaporkan hal tersebut kepada Bhabinkamtibmas atau polisi yang dikenal dekat, pinta Hadi dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara, di Gedung NU Ranting Mlonggo, Minggu (27/8/2017) siang.

Pada acara yang dihadiri oleh Ketua NU Ranting Mlonggo, Rois syuriah NU, Wakil Ketua Rois NU Mlonggo, PCL TM NU Cabang Jepara, Pengurus MWC se Kecamatan Mlonggo, Pengurus Anshor IPPNU se Kecamatan Mlonggo, Pengurus Masjid se Kecamatan Mlonggo, Kasat Binmas juga menegaskan, agar bijak dalam bermedia sosial. “Jangan mudah membagikan kiriman yang belum tentu jelas isi kontennya, selalu cek dan ricek kebenarannya,” tutur Hadi.

Sementara itu, Ketua NU Ranting Mlonggo, Drs Sugiwanto dalam sambutannya mengatakan, jumlah masjid di Mlonggo sebanyak 52, hampir semua adalah NU nanti akan diadakan kegiatan pengajian keliling dari masjid ke masjid. “Pengajian dengan agenda salah satunya penangkalan paham radikalisme agar masyarakat jamaah NU paham dan mengerti untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,” tuturnya.

Dalam kesempatan terpisah, Kapolres Jepara Ajun Komisaris Besar Polisi Yudianto Adhi Nugroho mengatakan, masyarakat Kabupaten Jepara diminta tidak terpengaruh terhadap paham yang menyimpang seperti radikalisme. Dan hal tersebut harus diantisipasi. “Yang pasti kami tidak ingin sedikitpun adanya masuk paham radikalisme ke Jepara ini, dan kami akan terus melakukan penjagaan ketat,” ungkap Yudi.

“Pihaknya juga tidak segan menindak tegas bagi para penyebar paham radikalisme di Jepara ini. Hal itu dilakukan agar masyarakat tetap terjaga dan Kamtibmas di daerah ini juga berjalan dengan baik, pungkasnya. (as)

 

Tekek Mengaku Dapat Sabu Dari Kedungpane

Tribratanewsjepara.com – Akhmad Julianto alias Tekek dan komplotannya Rizki Busro alias Papua ditangkap Satres narkoba Polres Jepara. Mereka dikeler karena terbukti menjadi pengedar dan kurir narkotika jenis sabu-sabu.

Kepada polisi Tekek mengaku mendapatkan perintah mengedarkan dari kakaknya yang kini meringkuk di lapas Kedungpane, Semarang. “Saya ditelpon kakak saya dari LP Kedungpane, untuk mengambil paket narkoba yang telah dikirim ke Jepara lalu membagi-baginya dan mengantarkan sesuai pesanan,” katanya, Jumat (18/7/2017).

Setelah membagi-bagi paket yang didapatkan, ia lantas membaginya kedalam paket yang lebih kecil. Tekek mengaku, setiap gramnya ia beli dengan harga Rp 1 juta. Lalu dijualnya lagi denganharga Rp 1,5 juta dalam berat yang sama.

Ia mengatakan, kakaknya itu ditangkap oleh Polda Jateng pada April 2016, karena kasus narkoba. Namun, setelah meringkuk, Tekek mengatakan masih bisa berkoordinasi dengan saudaranya itu lewat telepon.

Setelah membaginya dalam paket-paket kecil, lalu ia menyuruh Papua untuk mengantarkannya, berdasarkan pesanan lewat telepon genggam. Untuk mengupah kawannya itu, Ketek memberi uang Rp 50 ribu kepada Papua.

“Kemarin itu sebelum ditangkap membeli 10 gram. Keuntungannya ya sekitar lima juta rupiah,” tambahnya.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adi Nugroho mengatakan, tersangka Papua ditangkap saat berada di SPBU Sengon, Mayong. Saat digeledah yang bersangkutan membawa bungkusan kecil sabu.

“Ketika dilakukan pengembangan, ternyata yang bersangkutan mendapatkan sabu-sabu dari Tekek. Kemudian penggeledahan di kediamannya, didapatkan barang bukti yang lebih banyak,” urainya.

Kapolres mengatakan, tersangka terancam hukuman minimal 20 tahun penjara. Mereka melanggar pasal 114 (1) subsider pasarl 112 (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dari tangan tersangka didapatka bukti berupa paket-paket sabu, timbangan, pipet dan plastik klip, serta sepeda motor. (aj-rb/as)

Hujan Gerimis Antar Pelepasan Enam Belas Anggota Polisi Pensiun di Jepara

Tribratanewsjepara.com – Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan enam belas anggota Polres Jepara Polda Jateng yang memasuki masa pensiun. Begitupun langit turut sedih mentitikkan hujan saat upacara berlangsung, Kamis (27/07/2017).

Upacara pelepasan purna tugas berlangsung di depan loby Polres Jepara. Prosesi upacara dipimpin langsung Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho.

Prosesi diawali dengan pengalungan bunga dilanjutkan dengan tradisi pedang pora. Anggota polisi yang purna tugas beserta istrinya masing-masing berjalan diantara barisan pemegang pedang. Setelah melewati prosesi pedang pora, para polisi yang pensiun ini kemudian diarak keliling kota Jepara menggunakan kereta kuda.

Kapolres Jepara, AKBP Yudianto menuturkan, upacara ini kami laksanakan sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih atas pengabdian serta loyalitas mereka selama bertugas menjadi anggota Polri. Menurutnya purna tugas bagi anggota Polri ini artinya mereka adalah orang-orang yang berhasil melaksanakan tugasnya. Ini adalah sebuah “Prestasi” dan “Kebangggaan” baik buat Keluarga, Instansi, dan rekan sejawat.

Selain itu, AKBP Yudi juga mendo’akan kepada para purna agar selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan.  Semoga loyalitas dan pengabdian selama berdinas mendapatkan pahala dari Allah SWT dan berpesan agar selalu menjaga tingkah laku.

AKP (Purn) Timbul Taryono perwakilan anggota yang purna tugas mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres Jepara dan seluruh keluarga besar Polres Jepara atas dukungan dan kerjasama selama aktif berdinas menjadi anggota Polri.

Sementara, AKP Sutono yang beralih tugas di Akademi Kepolisian, juga mengucapkan terimakasih atas bimbingan di Polres Jepara semoga ke depan bisa lebih dalam bekerja di tempat baru.

Tekan Aksi Kriminalitas, Polres Jepara Gelar Operasi Jaran

Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Jaran Candi 2017 di ruang PPKO Polres Jepara, Rabu (25-7-2017).

Latpraops dipimpin langsung Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK dengan didampingi Kabag Ops Polres Jepara dan diikuti oleh pejabat dan perangkat operasi Jaran Candi sebanyak 30 personel serta Kapolsek Jajaran Polres Jepara.

Kegiataan ini dimulai dari pukul 09.00 WIB yang diawali dengan sambutan Kapolres Jepara kepada peserta Latpraops Jaran Candi 2017.

Dalam sambutannya, Kapolres Jepara AKBP Yudianto menekankan, agar dalam pelaksanaan operasi ini terlaksana dengan baik dan maksimal sehingga apa yang telah menjadi target operasi dapat terpenuhi. Selain itu, Kapolsek juga harus ikut andil dalam keberhasilan operasi Jaran tahun ini.

“Operasi Jaran Candi 2017 akan dilaksanakan selama 20 hari kedepan mulai tanggal 27 Juli s/d 15 Agustus dengan ujung tombak Reskrim dan lebih mengedepankan fungsi penegakan hukum serta didukung Satgas preemtif dan preventif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabag Ops Kompol Slamet Riyadi menambahkan, sasaran Operasi Jaran Candi 2017 yaitu sasaran orang seperti preman, sasaran barang seperti Sajam/Senpi, barang curian dan tempat-tempat Rawan Police Hazard (kerawanan polisional di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan).

“Tujuaanya untuk mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas khususnya tindak pidana pencurian. Diharapkan dalam Operasi Jaran kali ini dapat menekan angka tindak pidana khususnya Curat, Curas dan Curanmor serta membuat efek jera bagi para pelaku,” terang Kompol Slamet. (as)

Inovatif, Kasat Binmas Jepara Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah

Tribratanewsjepara.com – Kewajiban seorang muslim kepada sesama umat islam yang telah meninggal adalah merawat jenazahnya. Cara merawat jenazah yang disyari’atkan Islam diantaranya adalah memandikan, mengkafani, mensholati dan kemudian menguburkan. Namun karena hukumnya Fardu Kifayah menjadikan sebagian orang tidak serta merta mempelajari dan memahaminya dengan benar, bahkan sedikit sekali yang mampu melakukannya secara benar sesuai syariat.

Fardu Kifayah adalah sesuatu yang wajib dilakukan, namun apabila ada sebagian orang melakukan maka menggugurkan kewajiban muslim yang lain, tetapi jika sama sekali tidak ada maka semua mendapat dosa. Maka melihat bahwa ibadah mengurus jenazah merupakan salah satu ibadah yang wajib, Kasat Binmas Polres Jepara merasa perlunya mengadakan “Pelatihan Perawatan Jenazah” kepada Bhabinkamtibmas.

Pelatihan digelar di Masjid Kholilurrohman Polres Jepara dengan nara sumber dari Kemenag Kabupaten Jepara, Rabu (26-07-2017) pagi.

“Tiap Bhabinkamtibmas ini dibekali dengan teori dan praktik fikih jenazah. Materi disampaikan oleh Penyuluh Agama Ahli Muda Kantor Kemenag Kabupaten Jepara Ustadz H Badrudin SAg MH. Tak hanya soal proses pengurusan jenazah, tetapi juga mencakup tuntunan serta doa menghadapi mereka yang tengan sakratul maut,” terang AKP Hadi Suprastowo.

“Tujuannya adalah, selain melaksanakan tugas pokok Polri, Bhabinkamtibmas diwajibkan mengetahui ilmu kemasyarakatan yang lain salah satunya adalah pengetahuan cara cara merawat jenazah diantaranya adalah memandikan, mengkafani dan mensholatan sehingga dapat bersinergi dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan,” imbuh Hadi.

“Pelatihan ini dimulai sekitar pukul 09 pagi sampai sekitar pukul 12 siang. Ada tiga materi yang diajarkan nara sumber dan menjadi fokus dalam pelatihan bagi Bhabinkmatibmas yaitu tindakan terhadap orang yang menghadapi kematian, cara memandikan jenazah dan cara mengkafani jenaza,” lanjutnya.

“Materi mengenai perlakuan kepada seorang muslim yang dalam sakaratul maut. Sebelum sampai ke materi cara perawatan jenazah, peserta pelatihan juga harus tahu apa saja yang orang muslim wajib lakukan kepada saudara saat menjelang kematin. Kemudian materi dilanjutkan dengan tatacara merawat jenazah sampai dengan melakukan simulasi, sehingga tidak hanya teori yang didapatkan dalam pelatihan ini tetapi juga praktek,” tutur H Badrudin, nara sumber dari Kemang Jepara saat memberikan materi.

“Salah satu alasan pentingnya diadakan Pelatihan Perawatan Jenazah adalah memberikan bekal kepada Bhabinkamtibmas dalam hidup bermasyarakat. Karena hukumnya yang Fardu Kifayah membuat jarang sekali orang bisa melakukan perawatan jenazah, apalagi yang sesuai dengan syariat islam. Meskipun ada, kebanyakan dari mereka juga sudah berusia tua, oleh karena itu sangat penting memberikan pelatihan untuk membekali Bhabinkamtibmas dengan pengetahuan perawatan jenazah,” imbuh Badrudin. (as)

Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan, Polsek Keling Gelar Razia Gabungan

Tribratanewsjepara.com – Kepala Kepolisian Sektor Keling Polres Jepara Polda Jateng AKP IDG Mahendra memimpin pelaksanaan kegiatan rayonisasi Polsek Rayon utara di jalan raya Pertigaan Sambungoyot, Sabtu (22-7-2017) malam. Rayonisasi dilaksanakan bersama anggota Polsek rayon utara diantaranya Polsek Donorojo, Keling, Kembang, Bangsri dan Mlonggo yang dimulai pukul 22.00 Wib.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Keling AKP IDG Mahendra menerangkan sebelum kegiatan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan terlebih dulu diawali dengan apel untuk memberikan arahan dan penyampaian cara bertindak pada saat melakukan razia kepolisian. “Anggota sudah kami bekali dengan arahan agar selalu humanis dengan senyum salam sapa dalam pemeriksaan dan selalu mengutamakan keselamatan. Kegiatan rayonisasi ini bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dengan sasaran Miras, Sajam, Handak, Narkoba, Curanmor, Curas, Premanisme, Terorisme dan kejahatan lainnya yang meresahkan masyarakat,” tuturnya.

“Selama razia kami telah memeriksa sedikitnya tiga puluhan berbagai jenis kendaraan bermotor yang melintas di jalan tersebut diantaranya memeriksa kendaraan mobil baik pribadi dan umum serta angkutan barang sebanyak 20 unit dan sepeda motor 5 unit,” imbuhnya. (AS)