Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Ketupat Candi 2018 Polres Jepara

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Bupati Jepara K.H Ahmad Marzuqi SE., Pimpin kegiatan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Kepolisian Ketupat terpusat “Ketupat Candi 2018”, bertempat di Alun-Alun Jepara, Rabu (06/06/2018) pukul 08.00 WIB.

Hadir dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 adalah Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., Forkopimda Kab. Jepara, Waka Polres Jepara Kompol Aan Hardiansyah SH, MH, para Kabag, Kasat dan Perwira Polres Jepara beserta seluruh peserta apel gelar pasukan dan para tamu undangan.

Sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Candi  2018, Bupati Jepara secara simbolis memasang pita Operasi kepada perwakilan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub.

Pada kesempatan tersebut Bupati Jepara membacakan sambutan Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito karnavian, Ph.D bahwa Operasi ini melibatkan sebanyak 173.397 personel pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemda serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya.

Terkait Operasi Ketupat Tahun 2018, Kapolri memberikan penekanan kepada seluruh personil terutama pada titik-titik rawan macet dan titik rawan kecelakaan, agar betul-betul melakukan pemantauan secara cermat.

Guna mengantisipasi potensi aksi terorisme, Kapolri juga menekankan kepada seluruh Kasatwil untuk terus meningkatkan kegiatan deteksi intelijen yang di imbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas (preemtif strike), melalui optimalisasi peran Satgas Anti Teror di Seluruh Polda Jajaran, di samping itu pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, mako Polri, serta aspek keselamatan personil pengamanan harus menjadi perhatian, perkuat pengamanan pada objek-objek tersebut dan laksanakan pendampingan personil pengamanan oleh personil bersenjata (buddy system).

Setelah Apel Gelar Pasukan dilanjutkan pemeriksaan kesiapan ranmor dinas yang akan digunakan guna mendukung jalannya Ops Ketupat Candi 2018 ini berjalan dengan maksimal oleh Kapolres Jepara bersama forkopimda Kab. Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Jelang Idul Fitri, Polres Jepara Musnahkan 4.000 liter Miras.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Pelaksanaan cipta kondisi yang dilakukan oleh Polres Jepara beserta Polsek Jajaran menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1439 H mendapatkan barang bukti yang salah satunya adalah miras (minuman keras). Dan hari ini Rabu (06/05/18) berlokasi di Halaman Belakang Mapolres Jepara telah berlangsung pemusnahan miras hasil pelaksanaan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Jepara Bp. Ahmad Marzuki, S.E., Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K., Kasdim 0719 Jepara, Ketua Pengadilan Agama Kab. Jepara, Kepala Satpol PP Kan. Jepara, Ketua MUI Kab. Jepara, Perwakilan kejaksaan Negeri Jepara, Perwakilan Kapolsek jajaran  dan Perwira Polres Jepara, Perwakilan Ormas Banser Kab. Jepara dan undangan yang hadir sekitar 50 orang.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan miras merupakan barang bukti hasil Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) sejak tanggal 12 April s/d 05 Mei 2018 dengan hasil keseluruhan 1.808 botol, 4.672,5 liter. Kegiatan ini merupakan representasi dari kegiatan yang selama ini dilaksanakan sebagai wujud atas tanggungjawab dan kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat untuk menjamin keamanan dan ketertiban.

Bupati Jepara Bp. KH. Ahmad Marzuki, S.E. dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan aprediasi yang sebesar besarnya kepada Polres Jepara yang telah berhasil melakukan operasi miras di wilayah Kab. Jepara. Dan semoga para pengusaha dan para peminum menjadi waras berhenti membuat dan mengkonsumsi miras karena miras berefek pada kerusakan moral penggunanya.

(Humas Polres Jepara)