Sat Reskrim Amankan Dua Penjambret.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Jangan berikan peluang kepada penjahat, seperti kejadian yang menimpa Sdri. Mutiara warga Kel. Panggang Kec./Kab. Jepara, Rabu (21/03/18).

Awalnya saat Sdri. Mutiara berniat untuk pergi ke Pantai Bandengan Jepara bersama dengan temannya dengan naik sepeda motor, ditengah perjalanan tepatnya di jembatan Sekembu Desa Mulyoharjo Kecamatan/Kabupaten Jepara terdapat dua orang laki – laki tidak berboncengan dengan sepeda motor menyapa

“Mbak…meh neng ndi?? (Mbak, mau kemana??)”.

Mendengar ada yang menyapa, oleh Sdri. Mutiara dan temannya menoleh kearah sumber suara namun dengan cepat dua orang laki – laki yang tidak dikenal tersebut menyambar dompet milik Sdri. Mutiara yang saat itu diletakkan di dasbor sepeda motornya.

Seketika Sdri. Mutiara dan temannya berteriak “jambreeeettt…”

Mendengar ada yang berteriak jambret Sdr. Wahyu (TNI AD) dan Sdr. Candra (Perangkat Ds. Mulyoharjo) yang saat itu sedang nongkrong di warung langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku penjambretan.

Melihat pelaku kedua pelaku yaitu MG warga Ds. Bandungrejo Kec. Karanganyar Kab. Demak dan AM warga Ds. Cangkring Kab. Demak masih berusia dibawah umur sehingga penanganan kasus diserahkan ke Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Jepara. Dan dari kejadian tersebut kami telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku yaitu Yamaha Bison warna Merah dan uang korban (Sdri. Mutiara) sebanyak Rp. 72.000,- (Tujuh Puluh Dua Ribu Rupiah)” ungkap Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta, S.H.

Kasat Reskrim juga menghimbau kepada masyarakat agar barang berharga selalu diletakkan di tempat yang aman dan tersembunyi, jangan berikan peluang kepada penjahat untuk beraksi.

(Humas Polres Jepara)

 

Kanit SPKT Cek TKP Penemuan Mayat di Saluran Irigasi

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Sesosok Mayat ditemukan warga di saluran irigasi Dkh Grobogan Ds. Kecapi Rt 42/08 Kec. Tahunan Kab. Jepara kemarin (21/03/ 2018).
Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Jepara yang dipimpin Aiptu Eko Setyo Budi melaksanakan cek TKP penemuan mayat tersebut.
Berdasarkan keterangan dari Hadi Mustiko 44 th  (saksi) sekira pukul 07.30 pada saat saksi akan berangkat bekerja melewati jalan disebelah selokan air tersebut melihat sesosok mayat yang mengapung di selokan air selanjutnya saksi  memberi tahu warga yang lain dan segera memberitahukan kejadian tersebut ke Kepolisian Resor Jepara dan BPBD Kab Jepara.
Sekira pukul 07.45 WIB Polsek Tahunan Beserta Piket SPKT Polres Jepara dan BPBD telah sampai dilokasi dan segera mengevakuasi korban.
Mayat tersebut kemudian di bawa Ke Puskesmas Tahunan setelah dilaksanakan visum luar oleh Dr Aton brilianto ditemukan kaku mayat positif, luka lecet ringan pada bibir bawah dimungkinkan karena benturan saat korban jatuh terperosok ke selokan air, korban meninggal dikarenakan kehabisan oksigen karena tenggelam, tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan pada tubuh korban.
(Humas Polres Jepara)

Tingkatkan Keamanan, Polsek Pecangaan Lakukan Blue Light Patrol

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Polsek Pecangaan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman di wilayah hukum Polsek Pecangaan, KA SPK dan anggota jaga melaksanakan patroli malam atau Blue Light Patrol pada hari Kamis tanggal 22 Maret 2018 pukul 00.30 wib.
Anggota melaksanakan patroli blue light di desa Troso menyambangi rumah bapak H Suwardi yang saat itu masih berada diteras rumah kemudian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Selanjutnya melaksanakan patroli di Bank Jateng Pecangaan, kegiatan tersebut demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Pecangaan.
Kapolsek Pecangaan AKP Bajuri menuturkan bahwa Blue Light Patrol atau patroli malam hari hingga dini hari dilaksanakan secara rutin, patroli tersebut memang difokuskan dilaksanakan pada waktu malam sampai dengan dini hari dengan mengoptimalkan tindakan preventif menyalakan lampu biru pada malam hari.
“Dengan adanya Blue Light Patrol diharapkan masyarakat mengetahui kehadiran Polisi disekitar mereka sehingga masyarakat akan merasa aman dan nyaman” jelasnya.
(Humas Polres Jepara)

Kegiatan Satgas Gakkum Operasi Mantap Praja Candi 2018 dan Satgas Nusantara Polres Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka terus ciptakan situasi kondusif jelang pelaksanaan Pilkada Jawa Tengah, kali ini Rabu (21/03/18), Satgas Gakkum Sat Reskrim Polres Jepara menghadiri kegiatan kunjungan Kerja Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Kantor Panwaslu Kab. Jepara.

Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Sdr. Masrukan Samsuri beserta rombongan, Sekwan Sdr. Noor Rochmad beserta rombongan, Ketua Panwaslu Kab. Jepara Sdr. Arifin S. Ag., M. Si beserta Komisioner Panwaslu Kab. Jepara serta perwakilan Tim Gakkumdu Jepara.

Dalam kesempatan tersebut Sdr. Ali Mansyur Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah juga menyampaikan bahwa Panwaslu merupakan pilar terdepan dalam menentukan langkah apa yang sudah dilakukan untuk menjaga sinergitas antar unsur terkait, organisasi masyarakat juga harus dirangkul supaya terjalin kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat demi terciptanya Pemilukada baik tertib dan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Satgas Gakkum Sat Reskrim Polres Jepara juga menyampaikan kegiatan yang dilakukan oleh Tim Gakkum Polres salah satunya yaitu melakukan patroli cyber di media sosial yang berkaitan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta berita hoax. Namun hingga saat ini belum ditemukan adanya akun di media sosial yang mengarah ke pelanggaran utamanya dalam hal Pemilukada.

(Humas Polres Jepara)

Himbauan Perairan Yang Dilakukan Polair Jepara Melalui Radio

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Upaya dalam memberikan himbaun kepada masyarakat nelayan/pesisir di wilayah Kabupaten Jepara, berbagai cara dilakukan oleh Sat Polair Polres Jepara agar dapat menyampaikan serta diterimanya himbauan-himbaun ke masyarakat dengan mudah dan cepat, salah satunya melakukan himbauan dengan cara on air  melalui radio swasta.

Seperti halnya yang dilakukan Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H bersama anggotanya, pada hari Rabu pagi (21/03/2018) telah melakukan himbauan perairan kepada masyarakat nelayan/pesisir Jepara dengan cara on air di Radio Tanora FM 98.1 MHz Jepara.

Saat dikonfermasi Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H menyatakan, himbauan yang dilakukan pihaknya dengan cara on air melalui radio Tanora terkandung maksud, supaya lebih mudah dan cepat di terima oleh masyarakat, khususnya masyarakat pesisir ataupun masyarakat nelayan Jepara terkait himbauan perairan yang disampaikannya.

Himbauan yang disampikan Kasat Polair diantaranya, mengajak masyarakat nelayan/pesisir untuk tertib serta mematuhi peraturan dengan melengkapi dokumen atau surat-surat kapal/perahu, mengenakan alat keselamatan disaat melaut, hindari narkoba atau miras serta mengajak supaya menjaga kondusifitas menjelang Pilkada dengan tidak mudah percaya terhadap berita Hoax.

“Selain menghimbau untuk tertib aturan, kami juga memperkenalkan Media Sosial (Medsos) serta nomor telepon kantor yang dipunyai Sat Polair Polres Jepara, dengan harapan supaya masyarakat nelayan/pesisir Jepara dapat mengakses serta memudahkan berkomunikasi dengan Polair,” pungkasnya.

(Humas Polres Jepara)

Sat Polair Polres Jepara Bentuk Posko FKPN

  Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat nelayan di wilayah Kabupaten Jepara, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara membentuk posko Forum Komunikasi Polair dengan Nelayan (FKPN) di wilayah pesisir Jepara, Rabu (21/03/2018).

Posko tersebut dibentuk dibeberapa tempat yang dijadikan tempat berkumpulnya para masyarakat nelayan Jepara, diantaranya di TPI Desa Kedungmalang, di balai pertemuan kelompok nelayan Desa Semat, di TPI Desa Dema’a, di TPI Ujungbatu Jepara serta di beberapa tempat yang lainnya.

Pembentukan posko FKPN oleh Kasat Polair Polres Jepara ini dengan ditandai berupa penempelan papan nama yang disaksikan oleh beberapa tokoh masyarakat, diantaranya Kepala Desa, ketua TPI, ketua kelompok nelayan serta para warga nelayan sekitar.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H. menjelaskan, dengan dibentuknya posko FKPN oleh pihaknya ini terkandung maksud untuk mempermudah sarana komunikasi masyarakat nelayan dengan Polair dan juga untuk tempat Quick Respon Polair bilamana terjadi permasalahan masyarakat nelayan Jepara.

Kasat Polair menambahkan selain itu dengan dibentuknya posko FKPN tersebut, juga sebagai wadah atau tempat dimana masyarakat nelayan Jepara bisa bermusyawarah untuk mencapai mufakat serta dijadikan tempat untuk menampung dan membahas permasalahan-permasalahan nelayan.

“Harapan kami melalui wadah ini supaya terjalinnya komunikasi yang baik dengan masyarakat nelayan, sehingga akan mempererat tali silaturahmi serta terbentuknya hubungan emosional yang harmonis antara Sat Polair dengan masyarakat nelayan Jepara,” jelasnya.

(Humas Polres Jepara)