Begini Kronologi Perampokan Rumah Pengusaha Di Jepara

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Tim Identifikasi Inafis Sat Reskrim Polres Jepara bersama anggota piket melaksanakan olah TKP pencurian disertai kekerasaan yang terjadi dirumah korban ibu Hartini (60), wiraswasta, warga Ds. Kelet Rt. 17/ Rw.03 Kec. Keling, Jepara.
Rabu dini hari (14/03/2018) sekira pkl 02.00 wib rumah Hartini dibobol oleh kawanan perampok yang berdasarkan kesaksiannya berjumlah 4 orang. Keempat pelaku tersebut mengenakan penutup wajah berwarna hitam dan membawa sejumlah benda tajam clurit serta linggis yang digunakan oleh para pelaku untuk mengancam Hartini.
Mereka mengancam hendak menghabisi nyawa Hartini apabila berteriak, sehingga tanpa perlawanan keempat pelaku mengikat tangan, kaki korban menggunakan tali rafia serta menutup mata dan mulut korban dengan menggunakan lakban. Mereka juga mengancam Hartini untuk menunjukkan letak barang berharga dirumahnya. Karena diliputi rasa takut yang begitu besar, ia pun terpaksa menunjukkan lokasi penyimpanan barang berharga miliknya kepada para pelaku.
Hanya berselang satu jam setelah berhasil menguras barang-barang berharga milik Hartini, para komplotan perampok tersebut segera pergi dari rumah meninggalkan Hartini tergeletak tak berdaya dirumahnya.
Dan setelah pkl 09.00 wib pagi barulah korban bisa ditolong oleh warga sekitar setelah berhasil merangkak ke depan pintu rumahnya untuk meminta pertolongan.
Atas kejadian ini korban kehilangan barang berharga berupa perhiasan, uang tunai, serta dua buah handphone dengan total kerugian sebesar 160 juta rupiah.
Dari hasil olah TKP tim Identifikasi Inafis Sat Reskrim Polres Jepara ditemukan congkelan tralis besi pada dapur rumah korban dan tralis besi tersebut dibuang dipekarangan belakang rumah, serta diperoleh sidik jari terduga milik salah seorang pelaku di lokasi kejadian. “Kami upayakan semaksimal mungkin mudah-mudahan bisa mengungkap identitas pelaku lewat scanning sidik jari latent yang tertinggal di TKP” ungkap Kanit Identifikasi Inafis Sat Reskrim Polres Jepara Aiptu Tarwidi, S.Pd, M.H.
Saat ini kasus yang menimpa Ibu Hartini sedang ditangani oleh Sat Reskrim Polres Jepara dan hingga kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
(Humas Polres Jepara)

Diguyur Hujan Terus-Menerus, Akibatkan Pondasi Rumah Warga Longsor

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Hujan yang terjadi di wilayah Jepara Selasa dini hari hingga pagi (13/03/2018), menyebabkan longsor di Ds. Jambu Rt 37/07, Kec. Mlonggo, Kab. Jepara. Akibat bencana ini,pondasi pekarangan rumah longsor dan brak dapur roboh milik Sdr. Kumaidi (46). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Kejadian itu bermula sekira pukul 01.00 Wib, korban di dalam rumah sedang tidur dan cuaca hujan deras. Tiba-tiba terdengar suara runtuhan, setelah korban cek keluar rumah, melihat pondasi longsor dan brak dapur sudah mengalami roboh, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian material kurang lebih Rp 7.000.000,-.

Sebagai anggota polri, khususnya sebagai anggota bhabinkamtibmas, perlu memberikan penanganan cepat terhadap kejadian dan memastikan bahwa tidak ada korban di TKP, dengan adanya pengamanan dari pihak kepolisian masyarakat bisa sedikit terbantu atas adanya kejadian longsor yang terjadi. Ungkap Brigadir Charief Dwi Haryono sebagai bhabinkamtibmas desa Jambu.

Beliau juga ikut serta bergotong royong kerja bakti bersama warga membersihkan puing-puing kayu dan genteng yang roboh.

Selain itu Brigadir Charief  tidak lupa mengingatkan untuk tetap waspada di rumah yang berdekatan dengan TKP, guna terjadinya kejadian yang sama. Masyarakat diminta untuk tetap waspada. Karena cuaca yang tidak menentu bisa saja terjadi kejadian yang sama.

(Humas Polres Jepara)

Pengaturan Lalu Lintas Di Pagi Hari Merupakan Awal Pelayanan Kepada Masyarakat

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Rabu pagi (14/03/2018). Welahan merupakan salah satu wilayah yang ada di Kabupaten Jepara, selain itu juga menjadi perbatasan antara Kabupaten Jepara dan Kabupaten Demak.
Setiap pagi arus lalu lintas sangatlah padat, hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat yang hendak bekerja terutama pekerja pabrik maupun angkutan yang mengantarkan pelajar  ke sekolah.
Adapun wilayah yang sering terjadi penumpukan adalah di traffic light perempatan kalipucang, hal ini diantisipasi oleh anggota Polsek Welahan yang melaksanakan PH pagi guna mengendalikan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan ataupun laka lantas.
Selain itu wilayah pengaturan pagi di Pertigaan Pasar juga tak kalah ramai dimana masyarakat yang hendak melaksanakan transaksi jual beli, disana juga membutuhkan kehadiran Polisi untuk mencegah laka lantas ataupun kemacetan.
Kapolsek Welahan AKP Rismanto SH, MH membenarkan bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas yang dilaksanakan setiap hari pada pagi hari yang bertujuan untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat, pengaturan sebagai arus lalu lintas supaya lancar dan membantu warga masyarakat dan anak anak sekolah yang ingin menyebrang jalan supaya terhindar dari kecelakaan lalu lintas.
(Humas Polres Jepara)

Kapolsek Nalumsari Berikan Himbauan Hindari Berita Hoax

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Kapolsek Nalumsari AKP I Made Surawan SH beserta Kanit Intelkam Ipda Yusron melaksanakan himbauan kepada Ketua Ponpes Assyfa Muhammadiyah KH. Heri Huzaery Ds. Blimbingrejo Rt 4/4 Kec. Nalumsari Kab. Jepara, keamarin siang Selasa (13/03/2018)
Dalam kesempatan kali ini Kapolsek Nalumsari menindaklanjuti merebahnya berita hoax yang saat ini banyak di media sosial. Sehingga menggiring masyarakat untuk beropini negatif.
Kapolsek Nalumsari berpesan “Masyarakat harus berfikir cerdas dalam menanggapi berita di media sosial, cek kebenarannya terlebih dahulu sebelum percaya. Jangan mudah percaya oleh berita yang belum tentu kebenarannya” Ujar Kapolsek Nalumsari.
(Humas Polres Jepara)

Sat Lantas Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2018

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2018 Sat Lantas Polres Jepara melaksanakan giat razia kepolisian di Jalan Raya Jepara Kudus masuk wilayah Pecangaan Selasa, (13/03/18).
Razia kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Lantas IPDA Ahmad Bujana. kegiatan ini dilakukan dalam menciptakan suasana Jepara tetap kondusif.
“Razia kali ini menyasar terhadap pengguna sepeda motor, sejumlah 62 pelanggaran kami lakukan penilangan sebab tidak lengkap surat maupun kelengkapan sepeda motornya” ungkap Kanit Turjawali saat kami hubungi.
Razia juga menyasar pada pengguna roda empat khususnya angkutan barang (mobil box), disamping pemeriksaan surat- surat kendaraan juga barang yang dibawa dengan sasaran senjata tajam, bahan peledak, Narkoba dan barang- barang yang dilarang lainya. “Selain untuk menciptakan situasi yang kondusif, juga untuk mempersempit ruang gerak tindak kejahatan” jelasnya.
Kegiatan Operasi Keselamatan Candi 2018 ini harapannya kepada masyarakat untuk partisipasi dan dukunganya agar kamseltibcar lantas wilayah Jepara tetap aman dan kondusif, serta untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
(Humas Polres Jepara)

Kanit Dikyasa dan Dishubkominfo Kab Jepara Pasang Rambu Batas Kecepatan

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Jepara IPDA Sarmo, SH. melaksanakan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara berkaitan dengan pemasangan rambu rambu batas kecepatan dalam kota. Selasa (13/03/2018).
Pemasangan tersebut dilakukan guna mencari cara yang tepat agar di jalan-jalan arah maupun menuju dalam kota Jepara tidak melebihi batas kecepatan 50 km/jam sehingga untuk menekan angka dan fatalitas kecelakaan lalu lintas.
Kanit Dikyasa mengatakan ada beberapa titik yang kita pasangi rambu rambu batas kecepatan diantaranya di jalan Soekarno Hatta arah Kudus maupun Semarang dan di Jalan Jepara Bangsri, dengan pemasangan ini diharapkan masyarakat pengguna jalan mematuhi rambu rambu tersebut.
(Humas Polres Jepara)

Kanit Dikyasa IPDA Sarmo Hadiri Rapat Andalalin Pembangunan Perumahan Graha Buaran Asri Mayong

Tribratanewsjateng.polri.go.id, Jepara – Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Jepara IPDA Sarmo, SH menghadiri kegiatan rapat dalam rangka studi analisis mengenai dampak lalu lintas ( andalalin ) terkait pembangunan Perumahan Graha Buaran Asri Mayong, Selasa 13/03/2018.
Kanit Dikyasa IPDA Sarmo, SH dalam hal ini mewakili Kasat Lantas Polres Jepara AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, SIK mengatakan saat setelah rapat andalalin bahwa analisis (lalulintas) ini sangat penting dan bertujuan untuk memprediksi dampak (lalulintas) yang ditimbulkan suatu pembangunan/ pengembangan pusat kegiatan atau infrastruktur, setelah rapat dilanjutkan survey lapangan.
Sementara Kasat Lantas Polres Jepara AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, SIK mengatakan kenapa perlu diprediksi, karena untuk mengakomodasikan perubahan yang terjadi akibat pengembangan baru sehingga (pemerintah) dapat menentukan kebijakan mengenai tata guna lahan mempertimbangkan kondisi lalu lintas, jumlah dan lokasi akses, serta alternatif peningkatan/perbaikan. berguna juga bagi pengembang/ investor untuk menentukan kelanjutan bidang usahanya. Tuturnya.
(Humas Polres Jepara)

Diduga Mencuri Burung, Pria Ini Diikat Dan Diamuk massa

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara –  Kanit SPKT Polres Jepara bersama Piket Fungsi telah berhasil mengamankan amuk masa, 1 (satu) tersangka yang diduga melakukan pencurian burung peliharaan di jalan KM 5 Jepara- Kedung tepatnya di Desa Mantingan. Kec. Tahunan. Kab. Jepara, Selasa (14/03/2018).
KA SPKT Polres Jepara Ipda Sri Retno Biyanti, S.H. melalui Kanit SPKT Aiptu Purnomo mengatakan, pihaknya menindak lanjuti laporan dari warga masyarakat Desa Mantingan Kec. Tahunan Kab. Jepara
“Kurang lebih pukul 08.00 Wib petugas jaga mendapat laporan melalui via telpon adanya tersangka yang diduga telah mencuri burung. Setelah petugas mendatangi TKP  tersangka sudah dalam keadaan tangan dan kaki diikat oleh tali plastik dan dipukuli oleh masa selanjutnya Kanit SPKT bersama tokoh masyarakat untuk melerai masa agar tersangka dapat diamankan oleh Anggota Polres Jepara untuk selanjutnya diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. (Pungkasnya)
(Humas Polres Jepara)