Gantung Diri Gegerkan Warga Ds. Ngetuk Kec. Nalumsari Kab. Jepara.

Tribratanews.jateng.polri.co.id, Jepara – Kemarin, Senin (05/02/18) pagi warga Ds. Ngetuk Kec. Nalumsari Kab. Jepara digegerkan dengan penemuan salah satu warga yang memilih mengakhiri hidup dengan bunuh diri.

Diceritakan oleh anak dari korban (Nur Ali) yaitu Kholilul Rahman, saat itu (Senin, 05/02/18) sekitar pukul 09.00 wib saya bersama bapak sedang asik ngobrol sambil menonton televisi. Namun selang beberapa waktu kemudian, bapak pergi kearah dapur.

Tidak merasa curiga kemudian Sdr. Kholilul Rahman meneruskan menonton televisi sambil bermain handphone. Sekitar pukul 10.00 wib Sdr. Kholilul Rahman berniat untuk pergi ke belakang, namun niat dari Sdr. Kholilul Rahman seketika hilang ketika melihat bapaknya (Nur Ali) dalam keadaan tergantung di dapur rumahnya.

Kapolsek Nalumsari AKP I Made Surawan, membenarkan adanya orang meninggal karena bunuh diri di wilayah hukumnya. Dari hasil keterangan saksi dan pemeriksaan tim medis dalam hal ini Puskesmas Nalumsari, bahwa korban yaitu Nur Ali yang beralamat di Dk. Gedangan Desa Ngetuk Kec. Nalumsari Kab. Jepara murni melakukan bunuh diri. Hal ini dikuatkan dengan adanya bukti bekas jeratan tali di leher korban, pada kemaluan korban keluar sperma serta keluar kotoran pada anus korban.

“Dan dari hasil penelusuran kami bahwa korban (Nur Ali) sempat mengeluh atas penyakit komplikasi yang dideritanya yang tak kunjung sembuh” tambah Kapolsek Nalumsari.

(Humas Polres Jepara)

Satgas Pangan Polres Jepara Melaksanakan Kegiatan Operasi Gabungan di Pasar Wilayah Hukum Polres Jepara

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Selasa (06/02/2018) Operasi gabungan yang berlangsung di pasar Bangsri, Jepara, melibatkan beberapa instansi terkait antara lain Dinas Perekonomian Setda Jepara, Disindag Pemkab Jepara, Bulog Sub Divre II Pati Gsp Rengging dan tim Satgas Pangan Polres Jepara.
Tujuan dilaksanakannya operasi gabungan ini guna menjaga harga kebutuhan pokok terutama harga beras Premium dan Medium di Pasaran tetap stabil. Dalam hal ini Pemkab Jepara  bekerja sama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kab. Jepara dan Bulog.
Disela-sela kegiatan operasi, mewakili Kasatgas Pangan Polres Jepara Iptu R. Aries Sulistiyono, S.H menghimbau kepada masyarakat untuk jeli dan paham terhadap harga pasaran bahan kebutuhan pokok khususnya di Pasar Bangsri, Jepara.
Perlu diketahui harga pasaran bahan pokok saat ini Beras Medium harga Rp. 8.500,-/kg, Beras Premium harga Rp. 11.000,-/kg, Gula Pasir Merk Kita Rp. 12.000,-/kg, Minyak Goreng Merk Family Rp. 11.000,-/Lt.
(Humas Polres Jepara)

Cegah Laka Laut, Ini Yang Dilakukan Kasat Polair Polres Jepara

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna antisipasi dan mencegah terjadinya laka laut serta mewujudkan terciptanya situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara menggiatkan patroli dialogis di sejumlah tempat yang dimungkinkan rawan akan terjadi hal tersebut, diantaranya di pelabuhan penyeberangan, tempat wisata pantai serta tempat yang lainnya.
Seperti halnya yang dilakukan Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H turun langsung ke lapangan bersama anggotanya guna melaksanakan giat patroli dialogis disejumlah tempat, diantaranya di dermaga Kartini Jepara serta tempat wisata Jepara Ourland Park (JOP), kemarin Senin (05/02/2018).
Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan menjelaskan, pihaknya melaksanakan kegiatan patroli di dermaga kartini pada saat kapal penumpang KMC. Express Bahari 9C akan bertolak ke Karimunjawa, dalam giat tersebut Kasat Polair menemui nahkoda KMC. Express Bahari 9C  adalah Bapak Amir, guna menyampaikan himbauan supaya hati-hati ketika berlayar serta menyiapkan alat keselamatan yang ada di kapal terkait cuaca perairan saat ini kurang bersahabat.
 “Selesai dari dermaga Kartini, patrol dialogis kami lanjutkan ke tempat obyek wisata Jepara Ourland Park (JOP) dengan menyambangi pihak keamanan (Security) serta para wisatawan. Dalam giat ini kami menjumpai pengunjung/wisatawan dari Ponpes TASYWIQUL QUR’AN Desa Garung Lor Kec. Kaliwungu Kudus yang sedang bermain di pantai JOP, pada kesempatan itu kami menghimbau para pengunjung tersebut supaya berhati-hati ketika bermain serta jangan sampai mandi di laut dikarenakan cuaca kurang bersahabat.
Hal ini kami lakukan guna antisipasi dan mencegah terjadinya laka laut ataupun musibah orang tenggelam serta mewujudkan rasa aman dan nyaman terhadap para penumpang kapal serta para pengunjung pada saat berwisata bersama keluarganya,” pungkasnya.
(Sat Polairud Polres Jepara)

Pengecekan Sungai Dan Tanggap Bencana di Musim Hujan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara -Welahan, Senin 05 februari 2018 hujan deras beberapa hari ini menyebabkan meningkatnya volume air di beberapa daerah aliran sungai di wilayah kecamatan Welahan, ditambah pada hari ini hujan yang terus turun mengakibatkan beberapa jalan umum terdapat genangan air sedikit diatas mata kaki.
Meskipun begitu, dapat menimbulkan beberapa gangguan dan bahaya bagi masyarakat, terutama pada saat berkendara, dimana jalan berlubang yang tertutup air dapat menyebabkan kecelakaan.
Oleh karena itu masyarakat dihimbau berhati-hati dalam berkendara agar tidak terjadi kecelakaan, selanjutnya Kapolsek Welahan beserta anggota lainya melaksanakan pengecekan Kalianyar kecamatan Welahan namun situasi terpantau masih aman.
Pihak Kepolisian akan terus memantau situasi kondisi dan bekerja sama dengan pihak kecamatan dan pemerintah desa untuk tetap waspada dan tanggap bencana.
(Humas Polres Jepara)

Kapolsek Turun Ke Jalan Atur Arus Lalin Bersama Anggota Saat Banjir

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Banjir yang menenggelamkan Jalan Raya Jepara Kudus tepatnya di KM 21 Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara yang diantisipasi oleh Jajaran Polsek Mayong  melalui giat pengaturan dan rekayasa lalu lintas pada, Senin (05/02/18) siang.
Kapolsek Mayong AKP Karman, SH memerintahkan anggotanya antisipasi melalui kegiatan kepolisian.
Meluapnya air kali di pinggir jalan Raya Jepara Kudus tepatnya di KM. 21 depan polsek mayong  akibat tingginya curah hujan cukup tinggi , berdampak naiknya air di jalan dan perumahan masyarakat.
Aktivitas ini terjadi sejak pagi hari mulai luapan 20 cm hingga 40 cm saat ini. Hal ini menyebabkan rumah yang ada d pinggir jalan depan Polsek Mayong terendam sebagian dan jalan utama Jepara Kudus Km. 20,5 depan pom bensin atlantis Mayong sampai Km.  21 depan polsek mayong tidak bisa dilewati kendaraan.
Sampai dengan hari Senin sore sekitar jam 15.00 wib  Kapolsek Mayong AKP Karman, SH  bersama anggotanya melakukan tindakan Kepolisian turun ke jalan mengatur lalu lintas yang tergenang air.
”Saat ini terjadi kemacetan panjang, karna jalan masih tergenang air dengan ketinggian mencapai 60 cm dan harus bergantian jalannya sambil di pandu anggota di pinggir maupun di tengah jalan yang sedang melaksanakan pengaturan” ungkap AKP Karman, SH.
Ditambahkannya, di depan Mapolsek Mayong pukul 18.30 Wib, air sudah mulai surut dan arus lalu lintas sudah mulai lancar, namun demikian agar anggota seluruhnya tetap waspada dan siaga guna antisipasi daerah yang rawan banjir di wilayah hukum polsek mayong, “tegas Kapolsek.
(Humas Polres Jepara)

Sinergitas TNI, Polri Dan Masyarakat Membantu Rumah Warga Yang Roboh Rata Dengan Tanah

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Polsek Jepara Kota, Adanya situasi cuaca hujan disertai angin yang sedang terjadi di beberapa wilayah Kab. Jepara menyebabkan rumah Bp. M Sodik warga Rt 03 RW 03 kel. Bapangan Kec. Jepara Kota roboh rata dengan tanah.

Atas kejadian tersebut warga sekitar kejadian menghubungi Bhabinkamtibmas kelurahan Bapangan.

Setelah mendapat laporan adanya rumah warga yang roboh, Anggota Polsek Jepara Kota dipimpin oleh Kanit Binmas Aiptu Hery segera mendatangi tempat kejadian dan bersama anggota Koramil 01 dan warga masyarakat bekerjasama ikut membantu membersihkan bangunan yang roboh tersebut.

Kejadian terjadi pada hari selasa (06/02/2018) sekitar pukul 07.30 WIB, Saat itu korban sedang duduk-duduk di teras depan rumahnya tiba-tiba terdengar suara gemeretak dari rumahnya seketika korban menyuruh istrinya untuk menyelamatkan diri namun korban tidak sempat menyelamatkan diri sehingga tertimpa bangunan rumahnya dan tetangga sekitar mendengar adanya suara rumah yang roboh kemudian warga sekitar membantu menolong korban dan korban hanya mengalami luka ringan untuk kerugian ditaksir sekitar 20 juta rupiah. Ungkap Hery.

(Humas Polres Jepara)

Bhabinkamtibmas Memberikan Arahan Kepada Siswa Yang Membolos

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Bhabinkamtibmas Desa Suwawal Bripka Sunoto, S.H membina beberapa siswa yang kedapatan bolos sekolah di warung yang ada didekat SMP N 1 Mlonggo milik Sdr. Maftukin. Selasa (06/02/2018).
Kapolsek Mlonggo AKP Maryono membenarkan adanya beberapa siswa yang kedapatan bolos saat jam pelajaran sedang berlangsung.
“Beberapa Siswa kedapatan sedang berkumpul di sebuah warung saat jam pelajaran sekolah masih berlangsung, mereka langsung kita bina agar tidak bolos sekolah lagi,” ungkap Bhabinkamtibmas Bripka Sunoto, S.H.
Siswa yang kedapatan bolos tersebut diberikan pembinaan dan diberikan pengertian mengenai pentingnya pendidikan bagi masa depan mereka. Selain itu, Bripka Sunoto, S.H juga berkoordinasi dengan pihak sekolah agar memperketat pintu keluar sekolah, sehingga tidak ada lagi anak sekolah yang bolos saat jam sekolah.
Dalam hal ini, pihak Kepolisian akan terus menjalin kerja sama dan terus membantu pihak sekolah untuk melakukan razia kepada para siswa yang bolos, hal ini diharapkan akan memberikan efek jera kepada para siswa. Apalagi para siswa merupakan rentan dimanfaatkan oknum-oknum tidak bertanggungjawab, misalkan terjerumus pada aksi kriminalitas, narkoba atau tawuran, tambahnya.
(Humas Polres Jepara)