Melalui Patroli Dialogis, Anggota Polair Polres Jepara Sambangi Nelayan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Guna mewujudkan situasi keamanan yang kondusif serta keselamatan terhadap warga nelayan Jepara terkait cuaca buruk/extrim yang saat ini terjadi, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara meningkatkan kegiatan patroli di wilayah perairan, salah satunya patroli di dermaga nelayan. Seperti yang dilaksanakan Anggota Sat Polair Polres Jepara Brigadir Eko Santoso, pada Selasa (23/01/2018).

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut Brigadir Eko Santoso menyambangi kapal nelayan KMN. Barokah Jati yang dinahkodai oleh Bp. Suwarto (40) warga Desa Ujungbatu Kec./Kab. Jepara bersama dengan 8 Anak Buah Kapal (ABK) yang sedang menyadarkan kapalnya di Dermaga Kartini Jepara.

Pada kesempatan itu Brigadir Eko Santoso menghimbau kepada para awak kapal nelayan supaya untuk sementara tidak melaut terkait dengan adanya cuaca buruk yang saat ini terjadi, hal ini untuk kepentingan keselamatan para nelayan serta mencegah terjadinya suatu hal yang tidak diinginkan.

“Selain melakukan himbauan, kami juga menjelaskan ke para awak kapal terkait dengan kondisi cuaca perairan Jepara pada saat ini, berdasarkan informasi cuaca Badan Meteorologi Klematologi dan Geofisika (BMKG) pada hari ini (Selasa, 23/01/2018) ketinggian gelombang laut mencapai 1.5 meter sedangkan kecepatan angin maksimal 20 knot. Diharapkan dengan himbauan serta penjelasan kami lakukan tersebut, dimengerti dan dipahami oleh kepada awak kapal sehingga terhindar dari musibah kecelakaan laut yang kemungkinan terjadi” jelas Brigadir Eko Santoso.

(Humas Polres Jepara)

Polisi Nalumsari Ungkap Kasus Curanmor

Tribratanews.jateng.polri.co.id, Jepara – Polsek Nalumsari telah berhasil lakukan ungkap kasus curanmor di rumah pelaku Ds. Pelang Rt 05 Rw 02 Kec. Mayong Kab. Jepara setelah melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat Ds. Jatisari Kec. Nalumsari Kab. Jepara, Rabu (24/01/2018) pukul 02.30 Wib

Sebagaimana pencurian terjadi pada saat pagelaran kegiatan masyarakat Orjen Tunggal  berlangsung di Ds. Jatisari Kec. Nalumsari Kab. Jepara Senin tanggal 18 Sepember 2016 sekira pukul 22.30 Wib pelaku  Mikail Reza alias temon Bin Suhartanto warga Ds. Sengon Bugel Rt 01 Rw 01 Kec. Mayong Kab. Jepara melakukan aksinya dengan mencuri Spm Suzuki FU

Sdr. Mikhail Reza alias Temon mengaku menjual motor hasil curiannya kepada Sdr. Akhsan alias Kawok Bin Abdul Kodir (Alm) warga Ds. Singorojo Rt 09 Rw 01 Kec. Mayong Kab. Jepara sebesar Rp. 700.000 dibayar sebanyak tiga kali Rp. 300.000, Rp. 300.000, dan Rp. 100.000. Kemudian Kanit Intelkam bersama Kanit Reskrim mengamankan Sdr. Akhsan alias Kawok Bin Abdul Kodir (Alm) ke Polsek Nalumsari untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari keterangan Sdr. Akhsan alias Kawok Bin Abdul Kodir (Alm) motor curian tersebut dijual di bulan November melalui media sosial Facebook An. Tiwi Oleng dengan mencantumkan No Hp Sdr. Akhsan alias Kawok Bin Abdul Kodir (Alm) dengan keterangan “Jual motor area Kudus-Jepara-Pati” Kemudian ada yang minat dan sms dan bertransaksi tejadi di terminal Jetak Kec. Kaliwungu Kab. Jepara, motor Suzuki Satria FU dijual dengan harga Rp. 1.700.000 dan kemudian motor dibawa oleh pembeli (warga Demak)

Warga Ds. Jatisari berencana akan mendatangi pelaku dan memberi pelajaran namun Polsek Nalumsari menghimbau “Jangan main hakim sendiri, serahlan permasalahan ini kepada pihak yang berwajib untuk di selesaikan. Jaga kondusifitas wilayah jangan ciptakan kegaduhan sehingga menimbulkan pertikaian” Ujar Kanit Intelkam (Ipda Yusron)

(HumasPolresJepara)

Hendak Mengajar, Seorang Guru MD Tertimpa Pohon

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kejadian nahas terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.00 wib di Alas Karet turut Ds. Kaligarang Kec. Keling kab Jepara. Seorang Guru yang bernama Saiful Rohman (25) yang hendak mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kec. Kembang Kab. Jepara mendadak tertimpa pohon hingga mengakibatkan Sdr. Saiful Rohman meninggal di lokasi kejadian.

Menurut Suntono (50) warga Ds.Jlegong Kec.Keling Kab. Jepara mengatakan bahwa kejadian bermula ketika saat itu di wilayah sekitar lokasi hujan lebat disertai angin kencang. Dan seperti hari – hari sebelumnya, nampak Sdr. Saiful sedang melintas dengan menggunakan sepeda motor vega dengan No. Pol. : K 6935 GL untuk bekerja. Namun selang beberapa saat terdengar suara pohon rubuh dan ternyata pohon tersebut menimpa Sdr. Saiful hingga mengakibatkan Sdr. Saiful meninggal dunia. Mengetahui kejadian tersebut kemudian saya menghubungi pihak keamanan dalam hal ini adalah Polsek Keling dan petinggi setempat.

Saat dikonfirmasi Tribrata News Jepara, Kasat Lantas Polres Jepara AKP I Putu Bagus Krisna Purnama, S.I.K. membenarkan adanya kejadian kecelakaan tunggal di wilayah Alas Karet turut Desa Kaligarang Kec. Keling kab Jepara yang mengakibatkan korban meninggal dunia yaitu Sdr. Saiful Rohman (25) warga Ds. Jlegong Kec.Keling Kab.Jepara. Dan dari hasil koordinasi yang telah kami lakukan dengan tim medis, bahwa untuk kondisi korban mengalami luka  robek di bagian dagu sebelah kiri, pendarahan telinga kanan dan telinga kiri. Dan saat ini korban telah diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan.

(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara dan Disdikpora Kab. Jepara Catatkan Rekor Baru di MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia)

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Sebanyak lebih dari 20.000 pelajar se Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya untuk memerangi narkoba pada acara Deklarasi Anti Narkoba yang digelar Rabu (24/01/2018) di Stadion Gelora Bumi Kartini Kab. Jepara.

Mereka pun tampak antusias mengikuti rangkaian acara diantaranya sosialisasi anti narkoba, penyematan pin anti narkoba kepada perwakilan pelajar serta mengucap janji anti narkoba hingga membuat surat pernyataan disertai tanda tangan sebagai komitmen anti narkoba. Dan pada puncak acara yaitu penyerahan piagam oleh Ibu Wida (perwakilan dari Muri) dimana kegiatan deklarasi dan pembuatan surat pernyataan anti narkoba tersebut dianggap oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) telah mencatatkan rekor baru yang melibatkan pelajar sebanyak 20.000 orang se Kab. Jepara.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BNNP  Brigjen Pol Tri Agus Heri Prasetyo, Ketua MURI yang diwakili oleh Ibu Wida, Gubernur Jawa Tengah yang diwakili Ka Disdikpora Jawa Tengah, Kapolda Jateng yang diwakili Dir Narkoba Polda Jawa Tengah Kombes Pol Dani Kustoni, S.H., S.I.K., M.Hum., Bupati Jepara Bp. Ahmad Marzuki, S.E., Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. beserta unsur Forkopimda lainnya, Ketua MUI Bp. Mashudi M.Ag., OPD Kab. Jepara, Ka Dinas/Intansi terkait, Muspika se Kab. Jepara, Ketua NU Kab. Jepara, Ketua Muhammadiyah Kab. Jepara, Kepala Sekolah SMA/SMK/MA dan SMP/MTS se Kab. Jepara, Pelajar SMA sederajat serta pelajar SMP sederajat yang berjumlah lebih dari 20.000 orang.

Usai kegiatan Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. mengatakan bahwa penyalahgunaan narkoba terbukti telah merusak masa depan Bangsa di Negara manapun. Daya rusak yang ditimbulkan sangat luar biasa diantaranya merusak karakter manusia, merusak fisik dan kesehatan masyarakat serta dalam jangka panjang berpotensi besar mengganggu daya saing dan kemajuan bangsa.

“Kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menyamakan persepsi dalam upaya mencegah dan menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba yang dimulai dari lingkungan keluarga kita masing – masing. Hidup sehat tanpa narkoba merupakan langkah yang harus kita lakukan dengan membangun budaya saling asah, asuh dan asih dalam keluarga, karena dari situ awal dari dimensi pencegahan dan dimensi rehabilitasi, dan dari situ pula awal dari upaya untuk menyelamatkan pengguna narkoba secara nasional” jelas Kapolres Jepara.

(Humas Polres Jepara)

Bhabinkamtibmas Rapat Monitoring Rencana Pembangunan Desa Bandengan

Tribratanews.jateng.polri.co.id, Jepara –,Bhabinkamtibmas desa Bandengan Bripka Tego Budiawan Polsek Jepara Kota,melaksanakan kegiatan monitoring  Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) tahun 2019, Desa Bandengan, rapat berlangsung pukul 20.30 WIB hingga pukul 22.30 WIB, Selasa (23/01/2018)

Dalam kegiatan Musrenbangdes Bandengan dihadiri Sekcam Jepara, Ketua BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ketua RT dan RW, Kelompok Nelayan, Gapoktan, dan mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di desa bandengan.

Sekcam Jepara Eko Uddiyono mengatakan  semua usulan dalam rapat ini akan kami tampung  untuk usulan yang nominalnya sedikit bisa dimasukkan ke RKPDes sehingga pembangunan bisa menggunakan APBDes, sedangkan untuk usulan pembangunan yang besar bisa disampaikan di Musrenbangdes.

Kepala desa Bendengan H Sumadi menyampaikan laporan pelaksanaan pembangunan  tahun 2017 bahwa pembangnan fisik dan non fisik yang berasal dari DD,ADD, Bantuan Keuangan (Bankeu Khusus, Bantuan Keuangan provinsi, Bankeu Kabupaten) dan dana bagi hasil pajak dan restribusi daerah bahwa pembangunan fisik terdapat 29 (dua puluh sembilan) kegiatan/proyek yang sudah selesai 100% dan untuk pembangunan non fisik terdapat 8 (delapan) kegiatan yang sudah dilaksanakan 100%

Ketua penyelanggara Musrenbangdes H Susanto menjelaskan pada pelaksanaan musrenbangdes Tahun anggaran 2019 ini menampung usulan kegiatan fisik dan no fisik tahun 2019, yang akan dibawa ke musrenbangcam dan musrenbangkab dan hasil yang telah disepakati telah disetujui 3 (tiga) kegiatan fisik dan 2 kegiatan non fisik yang akan dibawa  ke musrenbangcam dan musrenbangkab, yang mana kewenangan disetujui atau tidaknya itu dari kabupaten Jepara karena anggaran dari APBD dan Banprov.

(HumasPolresJepara)

Kapolres Jepara Sosialisasikan Program Pemerintah RBP.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Untuk diketahui bahwa Pemerintah telah menjalankan program reformasi birokrasi nasional sejak tahun 2010. Hingga saat ini pelaksanaan reformasi birokrasi nasional telah memasuki tahap kedua yang ditandai dengan disusunnya Road Map Reformasi Birokrasi 2015-2019 melalui PERMENPAN No. 11 Tahun 2015. Dalam Road Map tersebut ditetapkan 3 (tiga) sasaran dan 8 (delapan) area perubahan reformasi birokrasi 2015-2019.

Ketiga sasaran Reformasi Birokrasi adalah 1. Birokrasi yang bersih dan akuntabel; 2. Birokrasi yang efektif dan efisien; serta 3. Birokrasi yang memiliki pelayanan publik berkualitas. Ketiga sasaran tersebut juga ditetapkan target 2019 pada masing-masing indikator.

Dalam hal ini Polres Jepara juga menerapkan program reformasi birokrasi dalam instansinya.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. mensosialisasikan salah satu program Pemerintah tersebut ke Anggota Polres Jepara dalam Apel Pagi yang dilaksanakan pada Rabu (24/01/18).

Dalam arahannya, Kapolres Jepara menyebutkan bahwa dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi tahap ke dua ini bertujuan untuk terwujudnya birokrasi yang mempunyai pelayanan public yang berkualitas serta terwujudnya birokrasi yang efektif dan efisien.

“Saya juga memerintahkan para Kabag, Kasat, Kasi serta Kapolsek Jajaran Polres Jepara untuk mensosialisasikan program Pemerintah ini yaitu Reformasi Birokrasi Polri kepada Anggotanya masing – masing sehingga pada pelaksanaannya, program Pemerintah ini dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan” tambah Kapolres Jepara.

(Humas Polres Jepara)