Sosialisasi DIPA Bag Ops Tahun Anggaran 2018.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kabag Ops Polres Jepara Kompol Jodi Setyo Margono, S.T, M.Sc., menyelenggarakan sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2018 dalam rangka transparansi anggaran DIPA Bag Ops Polres Jepara Tahun Anggaran 2018 kepada para anggota di ruang kerja Kabag Ops Polres Jepara, Rabu (10/01/2018).

Dalam pengarahannya Kabag Ops menyampaikan bahwa Sosialisasi DIPA ini disampaikan kepada para anggota untuk memberikan gambaran kepada tentang alokasi penggunan dana kegiatan dan operasional Bag Ops Polres Jepara Tahun Anggaran 2018, secara transparan tidak ada yang ditutup – tutupi.

Ditahun 2018 ini DIPA Bag Ops Polres Jepara sebesar Rp 1.117.541.000,- dengan rincian untuk Humas sebesar Rp. 17.400.000,- , Pembinaan Pelayanan fungsi Sabhara sebesar Rp. 14.412.000,- Peningkatan pelayanan keamanan dan keselamatan masyarakat di bidang Lantas sebesar, Rp. 379.210.000,- Pengendalian Operasi Kepolisian sebesar Rp. 706.519.000,- atau mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2017 dengan selisih Rp. 483.598.000,-.

Kabag Ops menambahkan bahwa dengan adanya peningkatan anggaran DIPA Tahun 2018. Diharapkan agar anggota juga meningkatkan kinerja dalam melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing – masing setiap harinya.

(Humas Polres Jepara)

 

Sosialisasi DIPA Sat Sabhara Tahun Anggaran 2018.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Kasat Sabhara Polres Jepara AKP Usman Jumaidi bersama KBO Sabhara Polres Jepara IPTU Agus Nurhadi menyelenggarakan sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2018 dalam rangka transparansi anggaran DIPA Sat Sabhara Polres Jepara Tahun Anggaran 2018 kepada para anggota di ruangan PPKO Polres Jepara, Rabu (10/01/2018).
Dalam pengarahannya Kasat Sabhara menyampaikan bahwa Sosialisasi DIPA ini disampaikan kepada para anggota untuk memberikan gambaran kepada tentang alokasi penggunan dana kegiatan dan operasional Sat Sabhara Polres Jepara Tahun Anggaran 2018, secara transparan tidak ada yang ditutup – tutupi.
Ditahun 2018 ini DIPA Sat Sabhara Polres Jepara sebesar Rp 735.598.000,- dengan rincian untuk program Harwat Satwa Rp. 60.225.000,-, Turjawali Rp. 215.600.000,-, Quick Wins Rp. 308.210.000,-, PAM OBVIT Rp. 144.843.000,- dan TIPIRING Rp. 6.720.000,- atau mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2017.
KBO Sabhara Polres Jepara Iptu Agus Nurhadi menambahkan bahwa dengan adanya peningkatan anggaran DIPA Tahun 2018. Diharapkan agar anggota juga meningkatkan kinerja dalam melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing – masing setiap harinya.
(Humas Polres Jepara)

SOSIALISASI DAFTAR ISIAN PENGGUNAAN ANGGARAN (DIPA) TA 2018 SAT INTELKAM POLRES JEPARA

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Satuan Intelkam Polres Jepara melaksanakan sosialisasi Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) TA. 2018 Sat Intelkam kepada anggota di Ruang Serbaguna Sat Intelkam, Jum’at (05/01).

Kasat Intelkam AKP Hari Jatmiko menjelaskan jumlah anggaran yang diterima oleh Sat Intelkam Polres Jepara dan uraian program kegiatan.

“Untuk DIPA Sat Intelkam Polres Jepara tahun 2018 Rp 1.018.959.000,-  apabila dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar Rp 1.004.507.000,- atau naik sebesar Rp 14.452.000,- yang dibagi antara lain program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Polri dan program pembangunan strategi keamanan dan ketertiban”, jelas Kasat Intelkam.

“Diharapkan dari anggota dapat memaksimalkan dalam penyerapan dan selalu berkoordinasi dengan Bag maupun Sie agar tidak terdapat duplikasi anggaran”, lanjut Kasat Intelkam.

Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut penekanan Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. untuk mensosialisasikan kepada Bag, Sat, Sie dan Polsek masing-masing pada kegiatan Sosialisasi DIPA TA 2018 Satker Polres Jepara dan Penandatanganan Pakta Integritas yang dilaksanakan di Aula Polres Jepara, Kamis (04/01).

Anti Pungli Anggota Provos Polres Jepara Melaksanakan OTT terhadap Kantor Pelayanan Sidik Jari dan SKCK Polres Jepara

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Anggota Provos Polres Jepara melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) Dalam rangka pengawasan pengamanan personil untuk mengantisipasi terjadinya Pungli (Pungutan Liar) terhadap personil Polres Jepara diawal Tahun 2018 ini, Rabu (10/1/2018).

Sebagai suatu bentuk tugas dan tanggung jawab anggota provos, Bripka Sudarto dan Brigadir Wisnu melaksanakan pengecekan dan kontrol kantor pelayanan pada Sidik Jari dan SKCK. Untuk mengawasi layanan pembuatan sidik jari dan penerbitan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) anggota provos rutin melaksanakan patroli di kantor pelayanan guna meminimalisir adanya temuan terkait dugaan pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh petugas Kepolisian dalam proses pembuatan sidik jari dan penerbitan SKCK.

Jika ada anggota Polri yang melanggar terkait pelanggaran administrasi atau terbukti melakukan pungutan liar akan kami berikan sanksi dan tindakan tegas, ujar Kasipropam Polres Jepara Iptu Syaifuddin, A.Md.

(Humas Polres Jepara)

Tekan Angka Kejahatan Dimalam Hari, Polsek Bangsri Lakukan Patroli Blue Light

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Dalam rangka menciptakan situasi serta kondisi yang aman dan kondusif, Polsek Bangsri Polres Jepara melaksanakan Blue Light Patrol atau patroli dengan menyalakan lampu rotator berwarna biru di wilayah hukum Polsek Bangsri. Kegiatan difokuskan di titik-titik rawan kejahatan serta obyek vital, Rabu (10/01/2018).

Kapolsek Bangsri AKP Basiran, S.H, mengatakan Blue Light Patrol atau patroli malam hari dengan menyalakan lampu rotator warna biru rutin dilaksanakan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya tindak kejahatan khususnya di malam hari hingga dini hari.

Menurutnya, patroli memang difokuskan dilaksanakan pada waktu malam sampai dini hari dengan mengoptimalkan tindakan preventif, menyalakan lampu biru pada malam hari. “Dengan blue light patrol masyarakat akan mengetahui adanya kehadiran Polisi sehingga akan merasa aman dan nyaman,” ungkapnya.

“Diharapkan dengan rutin dilaksanakannya patroli malam hari ini mampu mencegah terjadinya tindak kejahatan seperti pencurian, perampokan serta balap liar”, tambahnya.

(Humas Polres Jepara)

Kebersamaan Bhabinkamtibmas Polsek Mayong dengan Warga.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Inilah salah satu bentuk kebersamaan dari Anggogta Bhabinkamtibmas Polsek Mayong Polres Jepara Brigadir Nur Arif S. Dan untuk kali ini Selasa (09/01/18), kebersamaan dari Brigadir Nur Arif S. diwujudkan dengan melaksanakan kegiatan kerja bhakti bersama dengan warga Desa Mayong Kidul Kec. Mayong Kab. Jepara yang tak lain merupakan desa binaannya.

Dalam pelaksanaan kegiatan kerja bhakti dihadiri pula Ketua LKMD Desa Mayong Kidul, Ketua RT/RW, Perangkat Desa. Dari masing – masing warga yang melaksanakan kerja bhakti tersebut nampak bersemangat dalam melakukan penurunan genteng atap Balaidesa Mayong Kidul yang akan direhap karena kondisinya sudah mulai rusak.

“Bahwa keikutsertaan kami dalam kegiatan kerja bhakti tersebut adalah merupakan bentuk kedekatan dari Bhabinkamtibmas dan perangkat desa dengan warga sekitar, selain itu juga mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan yang telah terpupuk di desa ini sejak lama. Selain itu, disela – sela pelaksanaan kerja bhakti, kami sebagai aparat keamanan juga menyampaikan pesan – pesan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang salah satunya dengan pelaksanaan program siskamling (sistem keamanan lingkungan) dan juga kami berusaha membantu warga mencari solusi di setiap permasalahan yang dihadapi warga” ungkap Brigadir Nur Arif Susanto saat dikonfirmasi.

(Humas Polres Jepara)

Api Cantrang Dilarang, Sat Polair Polres Jepara Lakukan Sosialisasi ke Nelayan.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Polemik pelarangan Alat Penangkapan Ikan (API) jenis cantrang atau pukat tarik (seine net) masih terus saja terjadi.

Pelarangan tersebut resmi berlaku setelah Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor : 2/PERMEN-KP/2015 tentang Larangan Penggunaan API Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri (Permen) tersebut, Satuan Polisi Perairan Resor Jepara melaksanakan kegiatan sosialisasi ke masyarakat nelayan di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujungbatu Jepara pada hari Selasa (09/01/18). Pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin KBO Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H. beserta personel yang menyasar pada kapal nelayan Cantrang Sri Rejeki 5 GT dengan nama nahkoda/jurumudi Roismail (38) yang merupakan warga Jobokuto Kec./Kab. Jepara.

Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H.menyampaikan bahwa dengan dikeluarkannya Permen Nomor: 2/PERMEN-KP/2015 bahwa penggunaan alat tangkap ikan jenis Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) atau di Jepara dikenal dengan jaring cantrang atau arat dilarang beroperasional. Dengan dilarangnya alat tangkap tersebut menimbulkan banyak polemik masyarakat nelayan, khususnya yang menggunakan alat tangkap jenis cantrang/arat sehingga berlakunya Permen tersebut diperpanjang sampai akhir bulan Desember tahun 2017.

“Dengan adanya kebijakan Peraturan Menteri (Permen) yang diberlakukan sampai akir Desember 2017 yang lalu tersebut, dari kami (Sat Polair) tidak langsung menindak secara hukum kepada nelayan yang kedapatan masing menggunakan alat tersebut. Namun langkah kami untuk mengantisipasi terjadinya polemik di lingkungan masyarakat nelayan Jepara, kami melaksanakan sosialisasi dengan memberikan pengertian tentang kebijakan tersebut masa berlakunya sudah berakhir dan saatnya beralih ke alat tangkap yang ramah lingkungan atau dengan meggunakan alat tangkap atau jaring bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai pengganti alat tangkap jenis cantrang/arat” pungkasnya (AKP Hendrik Irawan, S.H.)

(Humas Polres Jepara)

Ismail di Temukan Meninggal Gantung Diri diPohon Jengkol

 Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Bahwa pada hari Selasa tanggal 09 Januari 2018 sekira jam 18.00 wib kanit reskrim polsek kembang Res Jepara aiptu tambar beserta anggota reskrim lainnya dibantu bhabinkamtibmas dan anggota jaga SPK telah melaksanakan cek TKP orang Meninggal Dunia akibat Gantung diri di Pohon Jengkol Ds. Pendem Rt. 04 / IX Kec. Kembang Kab. Jepara .

Adapun Identitas korban MD adalah Ismail Bin Suntani, umur 36 Tahun, alamat Ds. Pendem Rt. 04 / IX Kec. Kembang Kab. Jepara dan berikut Saksi – saksi dari kejadian tersebut:1. Sugiyati Binti Sahli, umur 52 Th ,2. Iis Sofianti Binti,3. Kemijan umur 30 th, kemudian 4. Sahid Bin Suntani, 23 Th,dan 5. Andi Junaidi Bin Wahyudi, 36 Tahun semuannya merupakan tetangga korban yang beralamat Ds. Pendem Rt. 04 / IX Kec. Kembang Kab. Jepara.

Kronologi kejadian tersebut berawal Sekira Pukul. 17.30 wib korban berpamitan kepada saksi 1 untuk menengok pohon Jengkol yang berada yang berada di kebun sebelah Utara rumah korban yang berjarak kurang lebih 20 meter dan setelah kurang lebih setengah jam korban tak kunjung pulang selanjutnya saksi 1 bersama saksi 2 mencari korban di pohon Jengkol tersebut dan korban ditemukan sudah dalam keadaan menggantung di pohon Jengkol tersebut, selanjutnya saksi 1 berteriak minta tolong kemudian saksi 3 dan saksi 4 datang ke TKP dan saksi 3 memanjat pohon jengkol tersebut untuk memotong tali nilon yang digunakan untuk menggantung selanjutnya korban di gotong oleh saksi 3 dan saksi 4 ke rumah korban, selanjutnya perangkat Desa Pendem menghubungi Polsek Kembang melalui Bhabinkamtibmas setelah mendapatkan informasi tersebut Polsek Kembang berkordinasi dengan Puskesmas Kembang dan menuju ke TKP bersama-sama dan selanjutnya di periksa oleh dr. Tetin Sri Suhartini bersama Polsek Kembang. Dan hasil pemeriksaan korban murni meninggal dunia dengan cara gantung diri dan tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan hanya ada bekas jeratan tali pada leher dengan panjang kurang lebih 28 Cm, mengeluarkan air mani pada kemaluan korban.

Kemudian petugas Membuat Surat Pernyataan kluarga korban untuk tidak di lakukan Otopsi dan dibuatkan berita acara penyerahan jenazah.Adapun barang Barang Bukti Tali Nilon sepanjang 2,5 Meter sudah diamankan oleh petugas dan di tubuh korban tidak ditemukan bekas penganiayaan.
(Polsek Kembang/HumasPolresJepara)