Polsek Mlonggo Dapat Laporan Beredar Cokelat Tercampur Material Logam dan Sampah

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Bhabinkamtibmas Desa Srobyong Mlonggo, mendapat laporan dari warga bahwa didapati sebuah cokelat yg tidak bermerek berisi logam (ring baut) dan sampah, Jum’at (05/01/2018)

Cokelat berbentuk kotak emas yg diproduksi oleh PELITA ENAK DAN LEZAT BANDUNG P. IRT NO. 2103204011879-18 mulanya di dapati di (MI) Matholibul Huda, Mlonggo yang dijual oleh Ibu Siti Maisaroh. Sekira pukul 10.00 Wib guru MI Mlonggo Bp. Syaiful Anam menanyakan hal tersebut karena telah mendapati jajanan cokelat yang berisi ring baut dan sampah. Ibu Siti Maisaroh menjelaskan pada bapak Syaiful Anam telah membeli cokelat tersebut di ruko pasar Mlonggo bernama Monalisa.

Selang beberapa menit kemudian Bhabinkamtibmas Desa Srobyong Brigadir Charief Dwi H, mengecek langsung ke toko Monalisa dan menanyakan dari mana cokelat itu didapatkan. Dari keterangan toko Monalisa bahwa cokelat tersebut didapat dari distributor jajanan dari kota Demak, namun dari pihak toko monalisa tidak mengetahui identitas distributor dari Demak tersebut.Bhabinkamtibmas menghimbau kepada masyarakat untuk berhati hati saat membeli makanan terutama yang tidak bermerk tidak memiliki ijin yang jelas.Untuk saat ini masih dalam penyelidikan anggota Polsek Mlonggo.
(HumasPolresJepara)

Pelayanan Prima Polsek Bangsri.

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Pagi ini adalah awal dari kegiatan untuk melayani masyarakat, salah satunya dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas. Dan oleh personil Polsek Bangsri Polres Jepara melakukan kegiatan pengaturan di sepanjang Jalan Raya Bangsri, Jum’at (05/01/18).

Pengaturan arus lalu lintas adalah salah satu bentuk pelayanan terhadap masyarakat yang terus ditingkatkan oleh jajaran Polres Jepara. Khusus untuk wilayah Polsek Bangsri telah terbagi dalam beberapa titik yang difokuskan pada titik – titik rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas dan kemacatan arus lalu lintas diantaranya pertigaan Krasak depan SD N 1,2,3 Krasak,  Pertigaan Ruko Bangsri,  Depan SMP N 1 Bangsri dan SD N 2,5 Bangsri.

“Pagi hari adalah waktu dimulainya aktivitas dari warga masyarakat, utamanya di jalan raya sehingga kehadiran personil Polri sangat diperlukan untuk membantu kelancaran lalu lintas. Dan untuk diketahui bahwa kegiatan pengaturan lalu lintas tersebut kami lakukan semata untuk menciptakan rasa nyaman didalam aktivitas masyarakat yang mulai padat yaitu mulai pukul 06.30 sampai dengan 07.30 wib” ungkap Kapolsek Bangsri  AKP Basiran, S.H.

(Humas Polres Jepara)

Sat Polair Polres Jepara Bagi-Bagi Bendera Ke Nelayan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Memupuk rasa cinta terhadap tanah air atau negara, merupakan salah satu yang terus ditingkatkan oleh Satuan Polisi Perairan Resor Jepara, guna menanamkan rasa cinta serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Di daerah pesisir Kabupaten Jepara sebagaian besar masyarakatnya berkehidupan sebagai nelayan serta berlatar belakang pendidikan yang kurang atau minim, dengan adanya hal tersebut Sat Polair Polres Jepara mengajak masyarakat nelayan atau pesisir untuk meningkatkan rasa cintanya terhadap tanah air, dengan memasang bendera merah putih di atas kapal atau perahu.
Seperti kegiatan yang dilakukan KBO Sat Polairud Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H bersama Personel membagikan bendera merah putih kepada masyarakat nelayan/pesisir untuk dipasang di atas kapal atau perahu, Kamis (04-01-2018) di Ds. Panggung Rt.11/03 Kec. Kedung Kab. Jepara, hal ini dilakukan dengan tujuan supaya masyarakat nelayan/pesisir lebih menghargai bendera merah putih serta lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kepala Satuan Polisi Perairan Resor Jepara AKP Hendrik Irawan, S.H menjelaskan, kegiatan yang dilakukan pihaknya merupakan upaya guna menyadarkan atau mengajak masyarakat nelayan/pesisir lebih menghargai simbol negara yaitu bendera merah putih, selain itu juga untuk meningkatkan kecintaan terhadap tanah air yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kami sering kali menjumpai kapal maupun perahu nelayan yang benderanya sudah tidak layak atau rusak, bahkan ada yang tidak memasang bendera merah putih sekalipun, hal ini membuat kami sangat perihatin melihatnya karena bendera tersebut merupakan simbol Negara dan diperebutkan atau di perjuangkan para pahlawan dengan tumpah darah.
Atas dasar itu kami membagikan bendera merah putih kepada masyarakat nelayan untuk dipasang diatas kapal maupun perahu, supaya masyarakat nelayan lebih menghargai jasa para pahlawan serta  meningkatkan kecintaan terhadap Bangsa dan Negara Indonesia” terang AKP Hendrik Irawan, SH.
Selain kegiatan bagi-bagi bendera, Sat Polairud Polres Jepara juga membagikan buku Undang-undang Perikanan dan Kelautan kepada masyarakat nelayan Desa Panggung yang tergabung dikelompok nelayan AL FALAQ, hal ini mengingat para masyarakat nelayan Desa Panggung masih sangat awam pengetahuannya dengan adanya Undang-undang tersebut. Dengan adanya pembagian buku Undang-undang Perikanan dan Kelautan, diharapkan masyarakat nelayan Desa Panggung dapat mempelajarinya serta memahami sehingga terhindar dari permasalahan hukum yang ada.
Disela-sela kegiatan tersebut, KBO Sat Polair Polres Jepara Iptu Lukman Fuadi, S.H memberikan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) kepada masyarakat nelayan Desa Panggung terkait alat keselamatan berlayar pada saat melaut atau menangkap ikan, dengan membagikan alat keselamatan Life Jacket kepada masyarakat nelayan, diharapakan pada saat melaut atau menagkap ikan supaya mengenakan alat keselamatan guna menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan.
(Humas Polres Jepara)

Seorang Pekerja Tewas Tertimpa Tanah Padas Galian Batu

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Seorang pekerja serabutan(buruh) Muhammad Rifai Bin Jumain (28) warga Ds. Pancur Rt 29 Rw 06 Kec. Mayong Kab. Jepara meninggal akibat tertimpa tanah padas.

Kejadian mengenaskan tersebut terjadi kemaren siang Kamis, (04/01/2018) sekira pukul 14.00 Wib di lokasi penambangan/galian batu gunung blok sepacet turut Ds. Pancur Rt. 31/ 06 Kec. Mayong, Kab. Jepara milik/pengelola Sdr. Mahmud (43) warga Ds. Pancur Rt. 55/11 Kec. Mayong Kab. Jepara.

Menurut keterangan saksi bernama Rosidi (55) dan Khamim (34) mengatakan bahwa pada hari Kamis 04 Januari 2018 sekira pukul 08.00 s/d 12.00 wib kami berdua bersama korban mulai bekerja di lokasi penambangan batu belah / batu gunung, korban mengambil batu dari tebing dengan cara mencongkel dengan nenggunakan alat berupa betel dan palu, sedangkan kami memecah batu, kemudian sekira pukul 13.00 wib kami bersama korban bersama mulai bekerja lagi dan sekira pukul 14.00 wib pada saat korban sedang berusaha mengambil batu yang masih berada di tebing dengan cara menggunakan alat betel dan palu, tiba-tiba tanah padas yg berada diatasnya runtuh dan menimpa kepala korban yang mengakibatkan korban terjatuh dalam posisi terlentang” ungkap Rosidi

Secara terpisah Kapolsek Mayong AKP Karman, S.H membenarkan kejadian yang terjadi di wilayahnya. Korban meninggal dunia langsung di tempat kejadian karena terkena benda keras yaitu tanah padas yang runtuh dari ketinggian 3 meter dari permukaan tanah dan menimpa kepala korban hingga korban jatuh telentang dengan posisi kepala di barat ” terang Kapolsek.

Kanit Intelkam dan Kanit sabhara serta piket SPK membawa team medis dari Puskesmas Mayong I (pancur) mendatangi lokasi kejadian dan keterangan dari dr. Hadi bahwa korban meninggal karena luka di bagian tengkorak kepala bagian kiri remuk, dada sebelah kanan mengalami lebam, tangan kanan lecet – lecet dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, ungkapnya.

Setelah itu jenazah dibawa pulang oleh keluarga dengan dibantu warga masyarakat sekitar, selanjutnya jenazah akan dibawa pulang kerumah orang tuanya dan dimakamkan di Ds. Kajar Kec. Dawe Kab. Kudus. Atas kejadian tersebut dari pihak keluarga korban telah menerimakan dan tidak akan menuntut kepada siapapun (pemilik tambang/galian) dan kejadian tersebut dianggap sebagai musibah.

(Humas Polres Jepara)

Gelar Pasukan Ops Mantap Praja Tahun 2018 Polres Jepara.

 
Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Hari ini Jumat (05/01/18), Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Tahun 2018 telah dilaksanakan di halaman Mapolres Jepara dengan tema “Polri Yang Promoter Siap Mengamankan Pilkada Serentak Tahun 2018”.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kab. Jepara atau yang mewakili, OPD Kab. Jepara, Wakapolres Jepara Kompol A’an Hardiansyah, S.H., Pejabat Utama Polres Jepara, dinas/instansi terkait serta tamu undangan lainnya. Sedangkan untuk peserta upacara adalah satu pleton perwira staf Polres Jepara, satu pleton pasukan dari Kodim 0719/Jepara, satu pleton Sat Lantas Polres Jepara, satu pleton Sat Sabhara Polres Jepara, satu pleton gabungan Bintara Staf Polres Jepara, satu pleton Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Jepara, satu pleton gabungan Reskrim, Intelkam dan Resnarkoba, satu pleton Satpol PP Kab. Jepara, satu pleton PNS polres Jepara serta satu pleton Linmas.
Dalam amanatnya, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.I.K. selaku Irup menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini dilakukan untuk mengetahui sampai sejauh mana kesiapan, kelengkapan sarana dan prasarana serta seluruh pendukung Operasi Mantap Praja Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018.
 
“Dan demi mendukung kelancaran jalannya tahapan pilkada tersebut, tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri semata, tetapi seluruh instansi terkait dan stakeholder lainnya. Untuk wilayah Kab. Jepara, Polres Jepara akan menerjunkan sebanyak 530 personil dan di back-up Anggota TNI, Satpol-PP, Linmas maupun unsur terkait lainnya” jelas Kapolres Jepara.
 
(Humas Polres Jepara)

Jum’at Sehat, Polsek Tahunan Gandeng Semua Instansi

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh serta mengurangi ketegangan dalam rutinitas kerja, personil Polsek Tahunan bersama jajaran Koramil, Kecamatan, UPT Disdikpora dan UPT Puskesmas melaksanakan olahraga bersama di Patung Tiga Pejuang Wanita di Bundaran Ngabul Kecamatan Tahunan Jumat (05/01/2018).

Kegiatan diawali dengan senam bersama mengingat begitu pentingnya berolahraga bagi kesehatan. Dengan berolahraga sirkulasi darah akan menjadi lancar, tubuh akan terasa segar sehingga bisa dipergunakan bekerja dengan baik. Seperti yang dijelaskan Kapolsek Tahunan Akp Sama’i , hal ini sangat berguna selain menjalin kekompakan dan sinergitas antar instansi, kegiatan positif ini memberikan manfaat langsung pada kesehatan tubuh

Kegiatan selanjutnya yaitu ramah tamah dengan diiringi hiburan musik, mengingat setiap harinya selalu disibukkan dengan berbagai kegiatan dan tugas rutin sehari–hari.
(HumasPolresJepara)

Sempat Dilaporkan Hilang, Reza Akhirnya Kembali ke Pelukan Keluarganya

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Reza Nur Arifin (13) sempat dilaporkan hilang, https://tribratanews.jateng.polri.go.id/2018/01/04/3-hari-tidak-pulang-kerumah-keluarga-melapor-ke-kantor-polisi/ ,namun sekarang sudah kembali ke pelukan keluarganya. Reza (13), Pelajar warga Ds. Pulodarat Rt 15/02 Kec. Pecangaan Kab. Jepara yang sempat dilaporkan hilang selama 3 Hari di Polres Jepara, akhirnya ditemukan.

Hal ini disampaikan KA SPKT Polres Jepara Ipda Sri Retno Biyanti, S.H melalui Banit SPKT Bripka Eko Sidik pada Kamis (04/1/2018). Di mana anak tersebut pulang kerumah dengan sendiri setelah pergi ke solo bersama temannya yang bernama Sahrul Firdaus.

Berdasarkan pengakuan Reza, kata Bripka Eko Sidik Anggota SPKT Res Jepara, saat dia meninggalkan rumah pada Minggu 31 Desember 2017, dia pergi ke Solo bersama temannya Sahrul Firdaus dan pada saat ingin pulang tidak mempunyai uang sehingga nebeng Truk untuk sampai ke Jepara, Kamis (04/1/2018) sekira pukul 12.00 Wib Siang tadi.

Saat dihubungi terpisah, Kakak Kandung Reza, Sholikhatun (34), membenarkan bahwa adiknya itu sudah kembali ke rumah. Sholikhatun berterima kasih atas banyaknya perhatian dari berbagai pihak yang telah memberikan bantuan mencari adiknya.

“Iya Reza sudah di rumah. Alhamdulillah saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu keluarga saya. Saat ini adik saya sedang istirahat,” ujar Sholikhatun
(HumasPolresJepara)