Antisipasi Banjir di Wilayah Kalinyamatan

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Setiap musim penghujan di wilayah Batukali Kec. Kalinyamatan Kab. Jepara menjadi desa terakhir yg menjadi tempat pengiriman air dan sampah, sedangkan untuk infrastruktur pengelolaan air yang ada  sudah tidak mumpuni karena di samping bangunan sudah tua juga tidak bisa menampung debit air maupun sampah  pada saaat ini,  termasuk tumbuhan enceng gondok menyebar hampir di semua bentangan sungai, sehingga dapat menahan laju air saat musim hujan yang berdampak bisa merendam persawahan di beberapa desa hingga ke Kec. Welahan diantaranya Desa Gua Sobokerto, Desa Sidigede, Desa Karanganyar sedangkan untuk Wilayah Kalinyamatan sendiri  meliputi Desa Sendang,  Desa Manyar Gading, Desa Bandung Rejo dan   Desa Batukali, Senin (23/10/2017).

“Kami telah melakukan koordinasi dengan Pemdes Batukali, bahwa Pemerintah Desa Batukali melakukan pembuatan filter yang berfungsi menahan sampah yang terbawa air di jembatan sisi timur Desa Batukali yang terbuat dari Jeruji besi, menyiapkan tenaga relawan untuk mengangkat sampah yang tertahan di filter sehingga dapat meminimalisir terjadinya banjir” ucap Bhabinkamtibmas Desa Batukali Bripka Albert.

Hal ini dikuatkan dengan pernyataan Kapolsek Kalinyamatan AKP Edi Purwanto yang telah melakukan koordinasi dengan DPU Kab. Jepara untuk menyiagakan escavator dan truk sampah pada saat turun hujan yang dapat berpotensi datangnya banjir.

(Humas Polres Jepara)

Polres Jepara Operasi Pasar

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Pada hari Senin (23/10/2017) Polres Jepara beserta Instansi lain yaitu Bapeda Kab. Jepara, Satpol PP Kab Jepara, Disperindag Kab. Jepara, DKK Kab. Jepara, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Jepara melakukan kegiatan monitoring dan penegakan hukum di Pasar Tradisional Kab. Jepara.

Kegiatan tersebut diwakili anggota Sat Reskrim Polres Jepara, hal tersebut dilakukan agar meminimalisir adanya penjual barang-barang yang tidak layak komsumsi dan juga untuk menstabilkan harga sembako di pasaran.

Dalam operasi tersebut ditemukan garam yang tidak memenuhi standar minimal kelayakan konsumsi garam beryodium yaitu 30 ppm.

“Tujuannya Polri bersama dengan instansi lain melakukan langkah nyata dalam mendukung program Pemerintah dalam menstabilkan harga sembako pasar, sehingga harga sembako tidak melonjak” ujar Kapolres Jepara melalui Kanit 3 Sat Reskrim Polres Jepara Ipda Sutrisno.

(Humas Polres Jepara)

Propam Polres Jepara Periksa Kelengkapan Anggota

Tribratanews.jateng.polri.go.id, Jepara – Tim Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Resor Jepara, menggelar pemeriksaan kelengkapan anggota. Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Jepara Iptu Muhamad Syaifudin, A.Md didampingi anggotanya di halaman Mapolres Jepara setelah pelaksanaan apel pagi, Senin (23/10/2017).

Hal ini dilakukan untuk menjaga performance dan sikap tampang personel Polri. Pemeriksaan meliputi kelengkapan pribadi yaitu KTP, KTA, SIM, STNK serta Surat Ijin Pemegang Senjata Api (Senpi) bagi yang bawa Senpi. Sikap tampang anggota meliputi potongan rambut, kerapian baju, kerapian kaos kaki, dan sepatu serta kelengkapan atribut seragam Polri semua diperiksa.

Itu semua agar anggota Polri bisa menjaga kerapian dan wujudkan karakter Polri yang tegas dan humanis. Apalagi masyarakat menyenangi Polri yang berpenampilan menarik dan gagah namun tetap humanis. Kasi Propam mengatakan bagi anggota yang belum mempunyai kelengkapan tersebut agar segera melengkapinya.

Langkah tersebut merupakan upaya penegakan pengawasan disiplin ke dalam, mengingat Polri adalah panutan masyarakat, sehingga setiap anggota harus berpenampilan yang baik dan rapi untuk menarik simpati masyarakat.

Selain itu, anggota Polri merupakan alat Negara penegak hukum. Disiplin adalah modal awal untuk berlaku baik. Pemeriksaan Propam ini untuk menjadikan anggota Polri lebih baik dan tidak salah langkah dalam bertugas.

(Humas Polres Jepara)