Polsek Bangsri Sita Miras Saat Pengamanan Orkes Melayu Di Desa Banjaran

Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Sektor Bangsri Polres Jepara Polda Jateng melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat di rumah Ahmad Zaenuri Desa Banjaran RT 2 RW 13 Kecamatan Bangsri, Selasa (04/06/2017) siang.

Kapolres Jepara Akbp Yudianto Adhi Nugroho SIK melalui Kapolsek Bangsri, Iptu Basiran SH mengatakan, dalam setiap melakukan pengamanan kegiatan masyarakat utamanya hiburan musik dangdut, personel pengamanan melaksanakan kegiatan cipta kondisi untuk mendukung agar kegiatan pengamanan dapat berjalan dengan aman dan lancar. Cipta kondisi dengan melaksanakan razia kepolisian dengan sasaran minuman keras (Miras) di sekitar lokasi kegiatan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, kami menggandeng unsur pengamanan terkait seperti Koramil, Sat Pol PP dan Linmas.

“Personil kami sebar untuk melaksanakan swiping terhadap para pedagang yang ada di sekitar lokasi kegiatan masyarakat, memeriksa dengan teliti dan seksama agar tidak ada Miras terlewat dari pantauan. Karena tak jarang juga penjual kucing-kucingan dengan petugas.

“Dalam kegiatan cipta kondisi tersebut petugas kami berhasil mengamankan puluhan botol Miras jenis ciu. Selanjutnya barang buktinya kami amankan di kantor Polsek. Alhamdulillah selama pelaksanaan hiburan musik berjalan aman dan lancar,” imbuhnya. (AS)

 

melaporkan bahwa pertunjukkan orkes melayu romansa dirmh ahmaf zaenuri turur ds. Banjaran 2/13 sekesai dalam keadaan kondosif, personil sebanyak 26 anggita yg mengamnkan jalannha pertunjukkan telah kembali ke mako dalm keadaan lengkap, sehat dan selamat, selama jalannya pam anggita melakukan ops miras dan berhasi menyita 10 btl miras kenis ciu, berikut dokumentasinya

Kapolres Jepara Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat

Tribratanewsjepara.com – Polres Jepara kemarin melaksanakan upacara Korps Raport kenaikan pangkat TMT 1 Juli 2017, Selasa (4/7) sore. Dalam upacara ini dipimpin oleh Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK yang diikuti para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, para perwira staf Polres Jepara, selain itu juga turut hadir Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Jepara beserta pengurus dan anggota Bhayangkari yang suaminya naik pangkat.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK dalam amanatnya menyampaikan selamat atas kenaikan pangkat bagi personil yang melaksanakan kenaikan pangkat. Dengan kenaikan pangkat ini semoga bisa memberikan motivasi sehingga dapat lebih lagi dalam mendedikasikan tugas dan tanggung jawab, selain itu semoga juga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi diri maupun keluarga.

Setelah selesai memimpin upacara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK bersama Ketua Bhayangkari Cabang Jepara dan peserta upacara bersalaman untuk memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota yang naik pangkat.

Pada kesempatan terpisah, Kabag Sumda Kompol I Ketut Tutut menjelaskan, pada periode ini ada 6 personel Polres Jepara yang dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi. Rinciannya adalah dua kenaikan pangkat penghargaan karena memiliki satya lencana Bintang Bhayangkara Nararya dari Aiptu ke Ipda yaitu Ipda Yakub RH jabatan Kanit Binmas Polsek Tahunan dan Ipda Pamudji Raharjo personel Polsek Welahan. Sedangkan empat lainnya dari Bripka ke Aipda sebanyak 3 personel dan Bripda ke Briptu sebanyak 1 personel. (AS)

Tim Saber Pungli Jepara Dalami Kasus Pungutan Liar Sekolah

Tribratanewsjepara.com – Tim Saber Pungli Polres Jepara mengungkap kasus pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oknum guru di salah satu SMP negeri di Kabupaten Jepara. Berdasarkan informasi sementara, diduga ada pungutan yang dilakukan terhadap 25 orang tua siswa baru dengan total nilai mencapai Rp 61 juta.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK didampingi Kasatreskrim AKP Suharta mengatakan, informasi terkait adanya Pungli pada siswa baru tersebut didapatkannya beberapa waktu lalu. Setelah dilakukan penyelidikan, kemudian pada Senin (3/7) siang tim Saber Pungli mendatangi sekolah tersebut.

“Kami lakukan operasi tangkap tangan dan menyita barang bukti yang ditemukan di sekolah tersebut. Mulai dari buku berisi catatan daftar nama siswa atau wali murid beserta jumlah yang disetor serta uang senilai Rp 61 juta,” katanya kepada pewarta saat konferensi pers di depan kantor Reskrim Selasa (05/07/2017) sore.

AKBP Yudianto mengatakan, dari informasi yang sebelumnya didapat anggota Saber Pungli tersebut melakukan penyelidikan dan hasilnya didapatkan ada proses Pungli. ”Ada oknum guru yang mengumpulkan beberapa orang tua murid dan melakukan pungutan itu dengan alasan untuk beli alat bantu. Ada 25 orang tua siswa dan masing-masing dipungut Rp 2,5 juta,” jelasnya.

Saat didalami lebih lanjut, hal tersebut tidak ada dasar hukum dan tidak ada keputusan dari wali murid secara keseluruhan. ”Karena itu, saat ini kami lakukan proses penyidikan dan memanggil beberapa pihak yang berkepentingan,” jelasnya.

Sampai sore kemarin, sudah ada 12 orang yang diperiksa. Semuanya merupakan panitia PPDB di sekolah tersebut. Dari 12 orang tersebut, diduga kuat mengerucut pada tiga nama yang bertugas sebagai panitia sekaligus yang mengumpulkan. Pihaknya juga masih mendalami apakah pungutan tersebut dilakukan agar siswa bisa masuk di sekolah tersebut atau hal lainnya. ”Masih kami dalami peran masing-masing,” ungkapnya.

Kabid SMP pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara Mustaqim saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengaku belum tahu persis kondisi yang terjadi. “Saya belum tahu kronologisnya seperti apa, jadi belum bisa memberikan keterangan,” katanya.

Untuk PPDB sendiri, Mustaqim menjelaskan, semua sekolah sudah diberi pemahaman jika PPDB dibiayai oleh dana BOS. Sudah pula dilakukan sosialisasi agar sekolah tidak melakukan pungutan. “Jika nantinya ada fasilitas yang diperlukan sekolah maka harus melalui persetujuan semua wali murid. Sifatnya juga tidak boleh memaksa, begitu pula dengan tenggang waktunya,” ungkapnya.

Meski begitu, Mustaqim menambahkan, jika nantinya pungutan liar tersebut terbukti maka dinas akan mengambil langkah sesuai prosedur. ”Penangananya nanti sesuai prosedur dinas,” imbuhnya.

Bupati Jepara Pimpin Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2017 di Nalumsari

Tribratanewsjepara.com – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2017 Kodim 0719 Jepara dimulai Rabu (5/4). Bupati Jepara menjadi Inspektur Upacara (Irup) yang dipusatkan di lapangan Desa Daren Kecamatan Nalumsari.

Bupati Jepara Ahmad Marzuki dalam sambutannya membacakan amanat dari Gubernur Jateng, hari ini kita dapat berdiri di sini untuk satu semangat dan aksi demi Ibu Pertiwi, dan demi masyarakat yang sejahtera berdikari dalam satu wadah NKRI.

Saya yakin dalam kebersamaan dan kegotong royongan yang terus kita kembangkan, banyak kemudahan yang kita dapatkan untuk mengatasi persoalan kini dan yang ada di depan. Bersama saatnya kini kita torehkan karya yang punya nilai kebaikan dan membahagiakan. Bersama kita uraikan benang kusut persoalan dengan solusi tepat dan mensejahterakan.

TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan, dll.

Saya selalu merasa senang atas kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotong royongan untuk kemaslahatan, sebagaimana TMMD. Membangun jalan dan jembatan bebarangen. Sudah banyak yang temoto dan sangat membantu aksesibilitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial, dan aktivitas lainnya. Kemudian memugar RTLH, membangun jambanisasi, ataupun sanitasi. Sangat baik untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sehat.

Sementara itu, Dandim 0719 Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki mengatakan, banyak sasaran kegiatan, baik fisik maupun non-fisik semuanya sudah terjadwal dengan baik. TMMD Tahap II Tahun 2017 dilaksanakan selama 30 hari ke depan, dimulai 4 Juli 2017 hingga 2 Agustus 2017.

Disampaikan, sasaran utama kegiatan fisik yang akan dilaksanakan antara lain adalah pengecoran jalan rabat beton di desa Daren panjang 170 M dan lebar 3 M, pembuatan saluran Air, Rehab rumah tidak layak huni 10 unit, pembuatan Poskamling 1 Unit, Pembuatan Jambanisasi 10 KK dan pembuatan SPAL 10 KK. Sementara sasaran non fisik yakni meliputi kegiatan pembekalan pengetahuan dan wawasan, peningkatan kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara serta bela negara.

Turut Hadir dalam kegiatan, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK bersama Forkopinda, Sekda beserta Pimpinan SKPD, Kepala dinas instansi terkait, Forkopincam Se Kabupaten Jepara, Petinggi beserta perangkat serta tokoh Agama, Pemuda dan Masyarakat desa setempat.

Usai upacara pembukaan TMMD, dilanjutkan penyerahan bantuan secara simbolis 10 jambanisasi, bantuan 10 rumah layak huni, 10 pembutan SPAL dan paket Sembako dilanjutkan peninjauan stand Pasar Murah. (as)

Kapolres Jepara Sambut Latja Taruna Akpol Detasemen 51 Adnyana Yuddhaga

Tribratanewsjepara.com – Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK didampingi oleh Kabag Sumda Kompol I Ketut Tutut beserta Kasatfung sambut kedatangan 18 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat I, angkatan 51 tahun 2017 Detasemen Adnyana Yuddhaga yang akan latihan kerja (Latja) di Polres Jepara. Menurut rencana kegiatan tersebut dilaksanakan selama 10 hari terhitung mulai dari tanggal 03 Juli sampai 12 Juli 2017.
Dalam latihan kerja Para Taruna AKPOL di Polres Jepara ini, delapan belas Taruna AKPOL dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan latihan kerja pada dua Fungsi Teknis Kepolisian yaitu Fungsi Sabhara dan Fungsi Lalu Lintas.
“Selamat datang Para Taruna dan Perwira Pendamping di Polres Jepara,” tutur Kapolres Jepara menyambut kedatangan peserta Latja Taruna Akpol di ruang PPKO Polres Jepara.
Agar, lanjut AKBP Yudianto, dalam melaksanakan tugas Latja dengan sebaik-baiknya untuk bekal nantinya dalam tugas sebenarnya. Para Taruna agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan di Polres Jepara, jaga sikap, jangan melakukan perbuatan yang merugikan almamater.
“Dalam melaksanakan tugas Latja harus dilaksanakan secara maksimal jangan hanya terkesan formalitas saja, apa yang sudah diperoleh di lembaga pendidikan agar diaplikasikan di lapangan,” tambahnya.
Kapolres Jepara menekankan, agar Para Taruna Akpol tertib dalam pelaksanaan latihan kerja di Polres Jepara, tidak melakukan pelanggaran, saling menghargai dengan anggota yang sudah efektif, melaporkan ke Perwira jika ada yang sakit.
Kapolres Jepara juga menjelaskan, bahwa latihan kerja yang dilakukan para Taruna Akpol ini adalah untuk mengasah keterampilan sekaligus menerapkan pengetahuan para Taruna, sehingga nantinya setelah dilantik menjadi anggota Polri, para Taruna ini sudah memahami betul akan tugas-tugas Kepolisian dan dapat bekerja secara profesional, modern dan terpercaya. (as)

Meriah, Ratusan Kapal Nelayan Ikuti Tradisi Lomban Jepara

Tribratanewsjepara.com – Tradisi syawalan di Jepara selalu dirayakan dengan menggelar Pesta Lomban, seperti yang digelar Minggu 2 Juli 2017. Tradisi ini digelar pada hari ke tujuh Idul Fitri ini sebagai ungkapan syukur masyarakat atas limpahan rejeki yang diberikan Tuhan YME.

Bupati Jepara, Ahmad Marzuki menjelaskan, prosesi diawali dengan mengarak kerbau yang akan dijadikan sesaji dari TPI Ujungbaru menuju ke rumah pemotongan hewan sehari sebelum pelaksanaan larungan. Sementara untuk larungan sendiri dilaksanakan pada keesokan harinya pukul 06:00 pagi dari TPI Ujung Batu menuju kesebelah utara pulau Panjang dan kembali ke Pantai Kartini. Prosesi larungan melibatkan ratusan kapal dari beberapa daerah seperti Mlonggo, Bangsri, Jepara bahkan beberapa kapal dari Kabupaten tetangga.

“Sedangkan pada malam hari sebelum prosesi larungan, digelar wayang kulit semalam suntuk, yang mana daging dari kerbau disajikan dan dibagikan kepada masyarakat sekitar. Prosesi larungan sesaji diawali dengan mengarak perahu kecil berisi kepala kerbau dan hasil bumi. Perahu ini kemudian dibawa ke tengah laut untuk dilarung. Ikut pula, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan jajaran Forkopinda Kabupaten Jepar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Jepara Ajun Komisaris Besar Polisi Yudianto Adhi Nugroho SIK menerangkan, ratusan personil Polres Jepara diterjunkan untuk mengamankan jalannya rangkaian tradisi Syawalan tahun ini. Sebanyak 600 personel gabungan dari Kodim 0719 Jepara, Sat Pol PP Kabupaten Jepara dan Dishub Kabupaten Jepara serta dinas instansi terkait lainnya diploting di berbagai lokasi pengamanan.

Lebih lanjut, setiap tahapan Pesta Lomban / Syawalan tidak luput dari pemantauan atau pengamanan kepolisian, dari mulai kirab kerbau menuju RPH sampai dengan pemotongan kepala kerbau, pertunjukan wayang kulit semalam suntuk, pengamanan sesaji yang untuk larungan sampai dengan prosesi larungan di laut. Festival Kupat Lepet Pesta Lomban di Pantai Kartini Jepara juga mendapat pengamanan ketat.

Dilaut, kami juga memaksimalkan pengamanan larugan sesaji karena ini yang sangat vital dan rawan terjadinya kecelakaan laut antar kapal yang mengikuti tradisi lomban. Kami menerjunkan seluruh kekuatan dari Sat Polair Polres Jepara dan Dit Polair Polda Jateng serta dinas instansi terkait lainnya untuk membantu jalannya larungan kepala kerbau.

“Selesai prosesi trasisi Lomban / Syawalan, seluruh personil dibagi habis untuk melaksanakan pengamanan di obyek-obyek wisata. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang berlibur atau berekreasi bersama keluarga di wilayah Jepara. Menurut pantauan petugas kami di lapangan terpantau sedikitnya 10.000 masyarakat dari berbagai daerah memadati Pantai Tirta Samudra Bandengan, begitu juga dengan pantai Kartini Jepara dan tak sedikit pula masyarakat yang menyeberang ke Pulau Panjang,” ujar Yudianto.