Bupati Jepara Pimpin Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2017 di Nalumsari

Tribratanewsjepara.com – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2017 Kodim 0719 Jepara dimulai Rabu (5/4). Bupati Jepara menjadi Inspektur Upacara (Irup) yang dipusatkan di lapangan Desa Daren Kecamatan Nalumsari.

Bupati Jepara Ahmad Marzuki dalam sambutannya membacakan amanat dari Gubernur Jateng, hari ini kita dapat berdiri di sini untuk satu semangat dan aksi demi Ibu Pertiwi, dan demi masyarakat yang sejahtera berdikari dalam satu wadah NKRI.

Saya yakin dalam kebersamaan dan kegotong royongan yang terus kita kembangkan, banyak kemudahan yang kita dapatkan untuk mengatasi persoalan kini dan yang ada di depan. Bersama saatnya kini kita torehkan karya yang punya nilai kebaikan dan membahagiakan. Bersama kita uraikan benang kusut persoalan dengan solusi tepat dan mensejahterakan.

TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa. Semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan, dll.

Saya selalu merasa senang atas kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotong royongan untuk kemaslahatan, sebagaimana TMMD. Membangun jalan dan jembatan bebarangen. Sudah banyak yang temoto dan sangat membantu aksesibilitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial, dan aktivitas lainnya. Kemudian memugar RTLH, membangun jambanisasi, ataupun sanitasi. Sangat baik untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sehat.

Sementara itu, Dandim 0719 Jepara Letkol Inf Ahmad Basuki mengatakan, banyak sasaran kegiatan, baik fisik maupun non-fisik semuanya sudah terjadwal dengan baik. TMMD Tahap II Tahun 2017 dilaksanakan selama 30 hari ke depan, dimulai 4 Juli 2017 hingga 2 Agustus 2017.

Disampaikan, sasaran utama kegiatan fisik yang akan dilaksanakan antara lain adalah pengecoran jalan rabat beton di desa Daren panjang 170 M dan lebar 3 M, pembuatan saluran Air, Rehab rumah tidak layak huni 10 unit, pembuatan Poskamling 1 Unit, Pembuatan Jambanisasi 10 KK dan pembuatan SPAL 10 KK. Sementara sasaran non fisik yakni meliputi kegiatan pembekalan pengetahuan dan wawasan, peningkatan kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara serta bela negara.

Turut Hadir dalam kegiatan, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK bersama Forkopinda, Sekda beserta Pimpinan SKPD, Kepala dinas instansi terkait, Forkopincam Se Kabupaten Jepara, Petinggi beserta perangkat serta tokoh Agama, Pemuda dan Masyarakat desa setempat.

Usai upacara pembukaan TMMD, dilanjutkan penyerahan bantuan secara simbolis 10 jambanisasi, bantuan 10 rumah layak huni, 10 pembutan SPAL dan paket Sembako dilanjutkan peninjauan stand Pasar Murah. (as)

Kapolres Jepara Sambut Latja Taruna Akpol Detasemen 51 Adnyana Yuddhaga

Tribratanewsjepara.com – Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK didampingi oleh Kabag Sumda Kompol I Ketut Tutut beserta Kasatfung sambut kedatangan 18 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat I, angkatan 51 tahun 2017 Detasemen Adnyana Yuddhaga yang akan latihan kerja (Latja) di Polres Jepara. Menurut rencana kegiatan tersebut dilaksanakan selama 10 hari terhitung mulai dari tanggal 03 Juli sampai 12 Juli 2017.
Dalam latihan kerja Para Taruna AKPOL di Polres Jepara ini, delapan belas Taruna AKPOL dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan latihan kerja pada dua Fungsi Teknis Kepolisian yaitu Fungsi Sabhara dan Fungsi Lalu Lintas.
“Selamat datang Para Taruna dan Perwira Pendamping di Polres Jepara,” tutur Kapolres Jepara menyambut kedatangan peserta Latja Taruna Akpol di ruang PPKO Polres Jepara.
Agar, lanjut AKBP Yudianto, dalam melaksanakan tugas Latja dengan sebaik-baiknya untuk bekal nantinya dalam tugas sebenarnya. Para Taruna agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan di Polres Jepara, jaga sikap, jangan melakukan perbuatan yang merugikan almamater.
“Dalam melaksanakan tugas Latja harus dilaksanakan secara maksimal jangan hanya terkesan formalitas saja, apa yang sudah diperoleh di lembaga pendidikan agar diaplikasikan di lapangan,” tambahnya.
Kapolres Jepara menekankan, agar Para Taruna Akpol tertib dalam pelaksanaan latihan kerja di Polres Jepara, tidak melakukan pelanggaran, saling menghargai dengan anggota yang sudah efektif, melaporkan ke Perwira jika ada yang sakit.
Kapolres Jepara juga menjelaskan, bahwa latihan kerja yang dilakukan para Taruna Akpol ini adalah untuk mengasah keterampilan sekaligus menerapkan pengetahuan para Taruna, sehingga nantinya setelah dilantik menjadi anggota Polri, para Taruna ini sudah memahami betul akan tugas-tugas Kepolisian dan dapat bekerja secara profesional, modern dan terpercaya. (as)