Polres Jepara Polda Jateng Gelar Latihan Pengendalian Massa

Tribratanewsjepara.com – Guna meningkatkan kemampuan dalam menghadapi kontijensi atau rusuh massa, Polres Jepara Polda Jateng menggelar latihan pengendalian massa. Latihan yang diipimpin Kasat Sabhara AKP Usman Jumaidi tersebut dilaksanakan di halaman Polres Jepara, Selasa (6-5-2017) pagi.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK melalui Kabag Ops Kompol Slamet Riyadi saat memantau pelaksanaan latihan menjelaskan, kegiatan pelatihan Dalmas ini merupakan kegiatan rutin Satuan Sabhara Polres Jepara guna meningkatkan kemampuan dan keterampilan serta kesiapsiagaan personil dalam menghadapi aksi demonstrasi yang sewaktu – waktu dapat terjadi.

Masih dari Kompol Slamet, Latihan yang diinstrukturi oleh Kaur Bin Ops Sabhara Iptu Agus Nurhadi ini dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu Dalmas Awal, Dalmas Inti dan tim negosiator. Khusus tim negosiator terdiri dari anggota Polwan Polres Jepara.

Adapun materi yang diberikan kali ini adalah gerakan ditempat meliputi cara memegang tongkat dan tameng, langkah Dalmas serta membentuk formasi berlindung.

“Dengan adanya kegiatan latihan Dalmas ini diharapkan apabila ada unjuk rasa di wilayah Polres Jepara anggota sudah siap siaga. Sehingga meminimalisir terjadinya pelanggaran prosedur dalam pengendalian massa,” imbuh Kompol Slamet.

“Latihan tersebut merupakan agenda rutin yang dipersiapkan jika dibutuhkan dalam proses pengendalian massa,” tandasnya. (as)

Cegah Tindak Kejahatan Saat Ramadhan, Reskrim Polres Jepara Intensifkan Kring Serse

Tribratanewsjepara.com – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jepara, meningkatkan kegiatan “Kring Serse” untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas dan premanisme saat Bulan Ramdhan. Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Jepara Iptu Hadi Riyono SH pimpin apel Kring Serse di wilayah Polsek rayon utara, Senin (05-06-2017) malam.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK melalui Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta SH saat dimintai keterangan mengatakan, patroli malam atau kring serse ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya tindak kejahatan jalanan yang rawan terjadi serta kejahatan lainnya di wilayah hukum Polres Jepara khusunya jajaran Polsek Rayon utara pada malam hari.

“Apalagi ini bulan Ramadhan, yang mana biasanya tindak kriminalitas meningkat. Untuk mengantisipasinya, anggota Reskrim tersebut disebar ke beberapa lokasi rawan gangguan Kamtibmas seperti pertokoan, obyek vital perbankan dan SPBU untuk mencegah tindak kejahatan seperti todong, jambret, begal dan bentuk kejahatan lainnya,” lanjutnya.

“Masyarakat yang melakukan aktifitas pada malam hari untuk lebih berhati-hati dan waspada apabilah ketika keluar rumah menggunakan kendaraan, terutama sepeda motor serta barang bawaannya terlebih pada saat malam hari,” imbaunya. (AS)

Sambut HUT Bhayangkara ke 71, Kapolres Jepara Anjangsana Anggota Yang Sakit

Tribratanewsjepara.com – Tak hanya kepada anggota yang sehat dan aktif saja yang didekati, dirangkul dan dipedulikan oleh Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Jepara, anggota yang sakit menahunpun juga dikunjungi untuk berbagi kebahagiaan menyambut HUT Bhayangkara ke-71.

Anjangsana dipimpin oleh Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK dan diikuti oleh Kabag Sumda serta Ketua Cabang Bhayangkari beserta pengurus, Selasa (06-06-2017)

Kabag Sumda, Kompol I Ketut Tutut menuturkan, dalam rangkaian kunjungannya ke anggota yang sakit, selain memberikan tali asih dan bingkisan, Kapolres Jepara juga memotivasi serta mendoakan agar anggota lekas sembuh dan keluarga agar sabar dalam menerima cobaan.

“Anjangsana mengunjungi anggota yang menderita sakit menahun yaitu Aiptu Sudarno Perumnas Pengkol, Aiptu Karyono di Pecangaan dan Bripka Nur Rofi’i di Desa Sendang,” lanjutnya.

“Selain anjangsana, Kapolres Jepara juga mengikutsertakan tim medis dari Dokkes Polres Jepara untuk memeriksa kesehatan dan memberikan obat kepada yang dijenguk,” pungkasnya. (as)

Depresi Istri Punya PIL, Suami Tewas Gantung Diri

Tribratanewsjepara.com – Depresi karena terbakar cemburu, Iwan Jaswadi (39) warga Dukuh Sekoplok Desa Kaligarang Kecamatan Keling Kabupaten Jepara nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (06-06-2017).

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK melalui Kapolsek Keling AKP I Made Mahendra menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh ibunya Sukarwati (68) sekira jam 03.30 WIB di blandar kayu rumah.

Kepada petugas Polsek Keling, Sukarwati menuturkan, sebelum korban ditemukan gantung diri, pada pukul 01.00 WIB dirinya masih melihat korban melaksanan sholat Tahajud dan setelah sholat korban menulis surat di dalam kamar dan kemudian korban setelah menulis surat korban merokok di ruang tamu.

“Selanjutnya, pukul 02.00 WIB dirinya tidur di dalam kamar dan pukul 03.00 WIB  bangun dan mencari korban untuk diajak sahur. Setelah dicari di kamar dan di ruang tamu korban tidak ada, kemudian menyalakan lampu dapur melihat korban sudah tergantung,” terang Sukarwati.

“Melihat anaknya tergantung, Sukarwati langsung memeluk korban. Pada saat memeluk korban, badannya masih terasa hangat dan Sukarwati langsung mengambil gunting untuk memotong akan tetapi tidak bisa terpotong selanjutnya mengambil pisau ke dapur untuk memotong tali yang digunakan korban untuk gantung diri dan korban jatuh di lantai bersamaan dengan ibunya. Kemudian Sukarwati meninggalkan korban untuk mencari bantuan kepada tetangga,” ujar Kapolsek Keling, AKP Mahendra.

Menurut Mahendra, pemicu bunuh diri itu diduga karena rasa cemburu terhadap istri. Bahkan sebelum meninggal, korban sempat membuat surat wasiat yang ditulis pada secarik kertas. Isi surat tersebut diantaranya bertuliskan “semoga istriku yang paling aku sayang hidup bahagia, aku tidak bisa hidup tanpa istriku dan anakku”.

“Usai dilakukan visum luar oleh tenaga medis Puskemas Keling, jenazah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan dan atas kejadian tersebut keluarga korban menerima dengan ikhlas yang dibubuhkan dalam surat pernyataan,” pungkasnya. (as)