Penjual Kupon Togel Terancam 10 Tahun Penjara

Tribratanewsjepara.com – Aparat Polsek Kedung Polres Jepara Polda Jateng amankan MM (51) di dalam warung kopi Mat Muntik Desa Bulak Baru Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara, Rabu (31-05-2017) malam karena menjual kupon togel.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK melalui Kasubbag Humas AKP Sarwo Edy Santoso mengatakan, tertangkapnya MM berawal dari adanya laporan masyarakat jika ada penjualan judi Togel di waktu bulan puasa yang tempat jualannya berdekatan dengan masjid dan juga di depan sekolahan, yang sangat meresahkan atau mengganggu disaat pelaksanaan sholat tarawih.

Sarwo menyebutkan, ketika ditangkap, pelaku sedang melayani pemasangan judi togel. Dia pun tak bisa mengelak ketika polisi menemukan tiga buku kupon togel, uang tunai sebesar 74.500, dua bendel buku ramalan togel, satu lembar kertas karton hasil rekap keluaran nomor togel dan satu buah toples warna hijau yang digunakan untuk penyimpanan uang hasil penjualan judi togel.

Dalam pemeriksaan, lanjut Kasubag Humas, tersangka mengaku telah menjalankan bisnis haram ini selama 6 bulan dan menyadari bahwa perbuatan yang dilakukannya adalah melanggar hukum.

“Saat ini pelaku sudah diamankan berikut barang bukti guna penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatan itu, pelaku terancam hukuman hingga 10 tahun penjara. “Terkena Pasal 303 KUHP, maksimal 10 tahun penjara,” tutur Sarwo.

Sarwo juga meminta masyarakat untuk melaporkan jika menemukan penjudi ataupun penjual miras. “Laporkan jika masyarakat mencurigai adanya aktifitas terlarang, kami segera akan tindaklanjuti,” tegas Kasubbag Humas. (as)

Tingkatkan Kewaspadaan, Kapolres Jepara Lakukan Pemeriksaan Senjata Api

Tribratanewsjepara.com – Mengantisipasi hal tak diinginkan, Polres Jepara melakukan pemeriksaan senjata api (Senpi) inventaris dinas. Pemeriksaan yang dilakukan oleh orang nomor satu di jajaran kepolisian Polres Jepara ini, berlangsung di depan ruang Sarpras Polres Jepara, Jum’at (02-06-2017). Selain Kapolres, Kasi Propam, Kabag Ops, Kabag Sumda dan Kasubbag Sarpras turut hadir dalam pengecekan senpi dinas ini.

“Untuk mengetahui kondisi dan keberadaan Senpi sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan sebagai kelengkapan operasional dapat dipakai terutama menghadapi aksi amaliyah kelompok teroris juga kesiapan menjelang hari lebaran antisipasi kejadian Curras dengan sasaran perbankan dan mencegah adanya penyalahgunaan atau penggunaan Senpi yang tidak pada peruntukannya. Makanya, kami lakukan pemeriksaan,” ujar Kapolres Jepara, AKBP Yudianto Adhi Nugroho.

Dalam pemeriksaan tersebut, dilakukan pengecekkan dari sisi kondisi atau kelayakan dan kebersihan senjata serta penghitungan amunisi yang ada.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Jepara menegaskan, agar setiap personel yang menggunakan senjata api terutama larang panjang supaya berhati-hati dan selektif dalam menggunakan Senpi. “Harus betul-betul selektif dalam penggunannya. Kalau tidak dalam kondisi membahayakan terhadap petugas Polri itu sendiri atau membahayakan orang lain, jangan menggunakan Senpi ini,” pungkasnya. (as)

Cipta Kondisi Bulan Ramadhan, Polsek Keling Gelar Razia Gabungan Rayon

Tribratanewsjepara.com – Kamis (01-06-2017) malam, personil gabungan Polsek rayon utara (Polsek Keling, Donorojo, Bangsri dan Mlonggo serta Kembang) melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran pelaku terorisme, premanisme, Handak, Sajam, Narkoba serta C3 (Currat, Curras dan Curranmor) di jalan raya pertigaan terminal Sambong Oyot Kecamatan Keling.

Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK melalui Kapolsek Keling Ajun Komisaris Polisi IDG Mahendra menerangkan, cara bertindak dalam kegiatan ini adalah dengan cara menghentikan dan melakukan pemeriksaan terhadap pengendara dan kendaraannya. Petugas sedikitnya telah memeriksa tiga puluhan kendaraan yang melintas di jalan tersebut.

Mengandung maksud, lanjut Mahendra, sebagai bentuk pencegahan terhadap gangguan Kamtibmas seperti Curranmor, Curras, Currat dan balap liar khususnya pada bulan puasa Ramadhan.

“Namun sampai dengan pukul 23.00 WIB, dari hasil pemeriksaan petugas belum menemukan orang maupun barang sesusai sasaran yang menjadi target operasi, kami hanya melakukan penindakan berupa teguran lisan kepada beberapa pengendara kendaraan bermotor yang tidak mematuhi peraturan berlalu lintas, pungkasnya. (as)