Kapolres Jepara : Kabar Penculik Anak di Jepara Hoax

Tribratanewsjepara.com – Belakangan di media sosial heboh kabar penculikan anak di bawa umur dan dijual organ tubuhnya. Isu ini ramai dibicarakan di Medsos dan dikabarkan terjadi di wilayah Kecamatan Donorojo dan wilayah lain di Kabupaten Jepara.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menyatakan, kabar penculikan anak yang beredar melalui pesan singkat berantai serta di dunia maya, tidak benar atau hoax.

“Saya yakinkan dan sudah cek, di Donorojo dan beberapa wilayah lain di Jepara, berita tersebut adalah berita hoax,” ujar Kapolres Jepara, Jum’at (24-3-2017) di kantornya.

Salah satu pesan berantai tersebut menyebutkan bahwa ada penculikan anak di RT 4 Rw 5 Dukuh Senggrong Desa Blingoh, Donorojo, Jepara, Minggu (19-3-2017) lalu.

Pesan itu menyebutkan, pelaku berpura-pura gila saat ditangkap dan sekarang di proses Polsek Donorojo.

Menurut Samsu, penyebar isu penculikan anak sengaja menaikkan isu tersebut dengan tujuan untuk membuat takut dan resah di kalangan masyarakat.

“Saya selaku pimpinan kepolisian di Jepara menyatakan tegas, sepanjang sepengetahuan saya dan para kepala kepolisian sektor, semuanya menjawab dan telah melakukan pengecekan, dan menjawab tidak ada,” kata dia.

Samsu mengimbau, agar orangtua tidak perlu khawatir dengan isu yang beredar. Meski demikian, ia tetap meminta masyarakat waspada dan tidak mudah percaya dengan kabar hoax.

Dia mengingatkan, bila hal itu memang ada, sebaiknya langsung dilaporkan ke Polisi. “Isu kasus penculikan anak ini menyebabkan keresahan dan ketakutan di masyarakat. Kalau ada kasus, di lempar saja ke penegak hukum” tuturnya.

“Jangan over reaktif dan menjadi panik. Klarifikasi dengan kepolisian, dengan warga di sana, betul atau tidak informasi tersebut sebelum mencerna informasi,” pungkasnya. (AS)

Jaga Wilayah Tetap Aman, Bhabinkamtibmas Polsek Keling Aktif Sambangi Poskamling

Tribratanewsjepara.com – Keamanan di suatu wilayah bisa tercipta tidak lepas dari peran serta semua komponen masyarakat terutama dengan sistem kemamanan keliling (Siskamling) atau ronda malam yang dilakukan oleh warga. Oleh karena itu, Bhabinkamtibmas Polsek Keling Polres Jepara selalu aktif mengecek dan bahkan ikut serta dalam Siskamling bersama warga, Kamis (23-3-2017).
Seperti yang dilakukan oleh Bripka Siswanto setiap malam yang selalu aktif di kegiatan Siskamling bersama warga. Dengan adanya Siskamling atau ronda malam bersama warga diharapkan wilayah hukum Polsek Keling akan tercipta situasi yang aman serta kondusif.
Setiap mendatangi pos ronda Bripka Siswanto selalu menyempatkan diri ikut dalam kegiatan ronda malam tersebut, seperti ikut keliling dalam menyambangi rumah penduduk dengan jalan kaki.
Selain ikut serta dalam pelaksanaan Siskamling, Bripka Siswanto tidak bosan-bosannya menyampaikan pesan- pesan Kamtibmas, juga memberikan penyuluhan kepada warga tentang kesadaran hukum. (AS)

Edarkan Narkoba, Sopir Angkota Diciduk Polisi

Tribratanewsjepara.com –  Seakan tak pernah ada habisnya, Satresnarkoba Polres Jepara Polda Jateng, kembali mengungkap kasus penyalahgunaan atau peredaran gelap Narkotika.

Kali ini, tersangka berinisial EY Als Panjul (35) warga Kelurahan Panggang, Jepara Kota yang berprofesi sebagai sopir Angkota diamankan petugas karena menyimpan 1 plastik paket sabu.

Tersangka EY ditangkap polisi di Pinggir jalan raya jurusan Jepara-Bangsri depan Alfamart turut Desa Srobyong Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara, pada Senin (18-03-2017) sekira pukul 17.30 WIB.

Kasat Narkoba Polres Jepara, AKP Supardiyono mengatakan, tersangka ditangkap karena memiliki Narkotika jenis sabu.

Dari tangan tersangka, jelas AKP Supardiyono, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 paket Narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 0.5 gram, 1 buah hp merk Nokia type RM 647 warna hitam beserta kartunya, 1 lembar kertas bukti transfer bank BRI, 1 unit KBM Mitsubishi Colt T 120 SS warna coklat tua/ muda K 1235 BC beserta STNK, 2 buah pipet kaca, seperangkat alat hisab (bong) yang terbuat dari botol bekas minuman kemasan, 1 pack sedotan plastik warna putih dan uang tunai sebesar 50 ribu rupiah.

“Tersangka di tangkap sewaktu sedang menunggu pembeli dan sewaktu dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti tersebut, Narkotika jenis sabu yang ditaruh di dashqbord mobil,” tutur AKP Supardiyono, Kamis (23-03-2017).

Untuk proses penyidikan lebih lanjut, tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Jepara. Tersangka terancam pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Tersangka dan barang bukti di bawa ke Polres Jepara untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya. (as)