Gudang Oven Kayu di Krasak Terbakar

Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Sektor Bangsri Resor Jepara segera mendatangi TKP kebakaran oven kayu di CV Central Antik, milik Sri Asmiati binti Kasmani (51) warga Dukuh Krasak Desa Bangsri Rt 02 /17 Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara, Jum’at (10-03-2017) pagi. Polsek Bamgsri langsung menuju ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran Kabupaten Jepara untuk segera meluncur ke TKP.

Kapolsek Bangsri AKP Timbul Taryono menerangkan, kebakaran diketahui pertama kali oleh Sri Wahyuni binti Kasmani (45) dan Dewita Anasofa (18) yang pertama kali melihat kepulan asap api yang berasal dari lokasi tempat pengopenan kayu saat berada diteras rumah. Kemudian memberitahukan kepada pemilik yang masih saudaranya tersebut dan bersama warga sekitar untuk membantu memadamkan api dengan peralatan dan air seadanya. Si jago merah berhasil ditaklukkan setelah dua unit pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Kebakaran berawal saat pada Jum’at, 10 Maret 2017 sekira pukul 09.30 WIB, sekitar 30 menit berselang mobil pemadam datang dan langsung berusaha memadamkan si jago meras di oven kayu, si jago merah dapat ditaklukan 10 menit kemudian,” terangnya.

Adapun, lanjut AKP Timbul, jenis kayu yang di oven, Jenis kayu Mindi dan Mahoni, sebanyak 6 kubik dan yang terbakar baru sekitar 2 kubik.

Diperkirakan korban mengalami kerugian ditafsir 4 juta rupiah. Oven kayu juga tidak diasuransikan dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” imbuhnya.

AKP Timbul Taryono mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap bencana kebakaran. Sejumlah hal yang harus diwaspadai ialah kabel-kabel listrik yang berpotensi terkelupas dan menimbulkan arus pendek. Arus pendek ini bisa memicu percikan api.(As)

Polisi Lakukan Olah Tempat Kejadian Perkara Korban Tersambar Petir

Tribratanewsjepara.com –  Kepolisian Sektor Keling Resor Jepara Polda Jateng, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) korban meningal dunia karena tersambar petir di areal perkebunan karet milik PTPN Balong Beji turut Desa Kaligarang Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, Kamis (09-03-2017), sekitar pukul 14.00 Wib. Korban meninggal dunia bernama Satimah Binti Gimin (58) warga Rt 15/05 Desa Kaligarang Kecamatan Keling Kabupaten Jepara.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Keling AKP I Dewa Gede Mahendra mengatakan, menurut keterangan saksi-saksi yang ada di lapangan, korban bersama sedang mengembala sapi miliknya dan saat itu cuaca mendung kemudian hujan deras disertai petir disekitaran lokasi korban mengembala tersebut. Saat terdengar bunyi petir bersamaan korban tergeletak dan kemudian saksi – saksi lainnya mendatangi korban dan korban sudah tidak bernyawa / meninggal selanjutnya saksi bersama-sama membawa korban pulang.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak kepolisian dan tim medis Puskesmas Keling melakukan pengecekan atau visum luar, korban mengalami lecet didada dan memar warna hitam atau hangus mengikuti alur kalung yang dipakai korban. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” tuturnya.

Kapolsek Keling juga menghimbau agar warga masyarakat berhati-hati saat turun hujan disertai petir, jangan berada di sawah, lapangan, taman Karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya. Jangan berlindung di bawah pohon, tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi yang mudah tersambar petir dan jika sedang mengendarai motor segeralah berhenti dan cari tempat berlindung yang aman. (As)