POLSANAK : Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Bersama Anak RA-TK Baiturrahman

Tribratanewsjepara.com – Anak – Anak RA-TK Baiturrahman Desa Tahunan Kecamatan Tahunan yang berjumlah kurang lebih sekitar 35 orang beserta 12 orang Guru, hari ini Kamis (23-02-2017) bertempat di Mako Polres Jepada bersama Unit Dikyasa Satlantas Polres Jepara melaksanakan kegiatan mengenal Rambu Lalu Lintas, belajar dan bermain serta pengenalan tugas kepolisian.

Unit Dikyasa Sat Lantas Jepara mengadakan kegiatan rutin seperti ini dengan tujuan menanamkan budaya tertib lalu lintas sejak usia dini dan menghilangkan perspektif “strereotype Negative” sosok polisi era dulu dan polisi era sekarang yang lebih humanis, serta tercapainya himbauan/pesan keselamatan kepada orang tuanya dalam mendidik putra-putrinya sejak usia dini juga tercapainya disiplin dalam berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Jepara saat dimintai keterangan mengatakan, dalam rangka menciptakan budaya tertib lalu lintas sejak usia dini dan menghilangkan perspektif negatif sosok polisi era dulu dan polisi era sekarang yang lebih humanis, ini dilakukan juga untuk menanamkan kecintaan anak-anak kepada polisi. Selain itu dengan ditanamkan sejak dini, diharapkan para siswa ini kelak bisa lebih disiplin dan mematuhi segala pelaturan lalu lintas.

Selain itu juga, preemtiv educative ini dilaksanakan bermain sambil belajar juga memberikan pengetahuan kepada anak usia dini tentang sejumlah tanda atau rambu lalu lintas. Dengan harapan anak lebih mengenal bagaimana polisi dalam menjalankan tugasnya. Program seperti ini patut ditanamkan di setiap sekolah. Hal ini, kelak bisa menekan tingkat kenakalan anak sekolah, imbuh Kasat Lantas.

Kanit Dikyasa selaku panitia saat dikonfirmasi menuturkan, acara seperti ini sudah rutin dilakukan Unit Dikyasa Lantas Tanbu. Tujuannya dalam rangka mencapai grand strategy Polri guna mewujudkan citra Polantas yang semakin dipercaya masyarakat baik melalui orang tua/wali maupun anak-anak ini dimasa depan. (as/zazg)

Motivasi Warga, Bhabinkamtibmas Rutin Sambangi Poskamling

Tribratanewsjepara.com -Bhabinkamtibmas Desa Bugo Bripka Lanjar bersama Petinggi, Ketua RW dan Ketua RT melaksanakan sambang dialogis ke Poskamling Desa Bugo, Kamis (23-02-2017) malam.

Dikesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas melaksanakan Bintibmas ke Poskamling guna memberikan motivasi kepada warga agar lebih giat dalam melaksanakan piket ronda atau Siskamling, walau cuaca dingin menusuk tulang, Bhabinkamtibmas ini tetap mengontrol Poskamling demi keamanan masyarakat, selalu menanamkan rasa kemanusiaan tanpa kenal waktu, hujan atau malam dimanapun tetap dengan senyum salam sapa.

Lebih lanjut, Bhabinkamtibmas menghimbau kepada warga yang sedang ronda di Poskamling untuk selalu waspada dan hati-hati dalam melaksanakan penjagaan, apa bila melihat sesuatu yang mencurigakan, segera melaporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat. (as/zazg)

Polair Polres Jepara Sosialisasikan Program Quick Wins Kepada Nelayan

Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Jepara melaksanakan Sosialisasi Quick Wins Program 1 kegiatan penertiban dan penegakkan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila serta Program 6 dengan kegiatan Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik kepada nelayan di Desa Telukawur Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Jum’at (24-02-2017)

Kegiatan ini dihadiri oleh warga masyarakat Desa Teluk Awur yang tergabung dalam kelompok nelayan Sido Makmur yang diketuai oleh Bati Mastur dengan jumlah anggota kelompok 63 orang dan 40 perahu.

Kepala Satuan Polisi Perairan AKP Hrndrik Irawan SH saat dikonfirmasi mengatakan, Quick Wins ini merupakan program Kapolri yang harus dilaksanakan. Pada kesempatan ini Kanit Binmas Sat Polair mengingatkan, akhir – akhir ini paham radikalisme dan anti Pancasila mulai bermunculan di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini sangat membahayakan dan dapat memecahbelah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu dibutuhkan peran serta kita semua menangkal paham radikalisme dan paham anti Pancasila.

Jika, lanjut Kanit Binmas Polair, mengetahui adanya paham radikalisme dan paham anti Pancasila segera laporkan ke pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, memberikan sosialisasi tentang peraturan-peraturan yang ada diperairan Indonesia kepada para nelayan kapal perikanan serta tentang keselamatan-keselamatan kapal. Hal ini guna mencegah terjadinya kecelakaan laut serta meminimalisir pelanggaran kapal dan atau kapal bisa laik laut sesuai aturan yang ada sehingga situasi yang aman dan kondusif tercipta di perairan Jepara.

“Keaktifan dan partisipasi masyarakat sangat kami harapkan, agar bisa bersama-sama mencegah kasus penyelundupan barang berbahaya atau ilegal dengan cara meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan serta segera laporkan bila ada sesuatu hal yang mencurigakan,” terang AKP Hendrik. (as/zazg)