Pilkada Berintegritas, KPUD Jepara Gelar Konsolidasi dan Pemantapan Penyelenggaraan Pilkada Jepara Tahun 2017

Tribratanewsjepara.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jepara melakukan konsolidasi dan pemantapan penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara tahun 2017 dengan tema “Pilbup berintegritas untuk masa depan Jepara”, Selasa (07-02-2017).

Acara yang digelar di Gedung Wanita RA Kartini Jalan HOS Cokroaminoto Jepara bertujuan untuk mengkoordinasikan Pilkada Serentak 2017, agar momentum lima tahunan tersebut berjalan aman, sukses dan berhasil.

Konsolidasi Penyelengaraan Pilkada dilakukan dengan Forkopinda Jepara, Panwaslih Kabupaten Jepara, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 16 Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 195 Desa dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dari 1.805 TPS serta tamu undangan lainnya lebih kurang 3.103 orang.

“KPUD Jepara sebagai penyelenggara dalam Pilkada Jepara tahun 2017 pada tanggal 15 Februari 2017 dalam pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan di tingkat PPS dan PPK. Dalam penyelenggaraannya harus Jurdil dan teliti agar integritas dapat terwujud”, tutur Ketua KPU Kabupaten Jepara, Haidar Fitri saat memberikan sambutan.

KPU akan mendistribusikan logistik, lanjut Haidar, ke PPK tanggal 10-11 Februari 2017, ke PPS tanggal 12-13 Februari 2017 dan ke TPS tanggal 14 Februari 2017 dan keamanan harus dijaga bagi petugas serta bekerja sama dengan pihak keamanan.

“KPPS memiliki peran yang sangat penting dalam TPS untuk melaksanakan pemilihan sehigga tidak ada permasalahan yang muncul serta netralitasnya harus dijaga”, tegas Haidar.

Ichwan Sudrajat, Plt Bupati Jepara juga menegaskan, Pilkada Kabupaten Jepara merupakan sorotan dari pemerintah pusat walaupun aman tetap kita tidak boleh terlena. Dalam pelaksanaan Pilkada Jepara untuk tingkat partisipasi masyarakat Jepara sangat penting dalam memilih Bupati dan Wakil Bupati Jepara pada lima tahun ke depan. Harapan Pemerintah Daerah Kabupaten Jepara dalam Pilkada Jepara dapat berjalan aman dan sukses.

Kapolres Jepara, AKBP M Samsu Arifin SIK MH menyampaikan, pelaksana Pilkada dari tingkat KPU sampai ditingkat TPS harus bersifat netral dan Jurdil namun bila ada penyimpangan konsekuennya dapat dipidanakan. Anggota Polri dalam Pilkada Jepara harus netral sehingga dapat menjaga dan mengamankan jalannya Pilkada Jepara yang aman dan damai.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menayangkan video kerusuhan dalam Pilkada Kota Palopo Sulawesi Selatan sehingga diharapkan hal serupa tidak terjadi di Jepara. (as)

Pencurian di Jepara : Numpang Cuci Kaki, Pemuda Ini Malah Larikan Sepeda Motor di Pakis Aji

Barang bukti yang diamankan

Tribratanewsjepara.com – Numpang cuci kaki, seorang pemuda justru mencuri kendaraan sepeda motor yang diparkir di teras rumah, Minggu (5-2-2017). Namun saat mengambil motor tersebut ada yang melihat dan pencuri itu pun langsung dipolisikan.

Sore itu sekitar jam 16.30 WIB tersangka ZA (22) warga Desa Kelet Kecamatan Keling masuk ke pekarangan rumah milik Bakri (53) Pakis Aji Rt 29/5 Jepara Jawa Tengah numpang cuci kaki, saat itu pemilik rumah baru saja pulang dari mencari rumput dan sepeda motor honda supra diparkir di depan rumah, kemudian korban duduk bersama isterinya.

Setelah selesai mencuci kaki pelaku duduk diatas motor borban sekitar 10 menit, lalu membuka tutup tengki mengecek bensin di tangki, langsung menstater langsung dibawa lari. Melihat motornya dibawa oleh orang yang tidak dikenal sontak, Bakri yang melihatnya mengejar sambil teriak “Maling!! Maling !!” dan menariknya untuk mempertahankan kendaraan miliknya. Selang beberapa saat banyak orang yg membantu menangkap pelaku, karena masa semakin banyak kemudian pelaku diamankan. Kemudian bersama saksi lainnya melaporkan kejadian pencurian ini ke Polsek Pakis Aji Polres Jepara untuk dipidanakan.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Pakis Aji Iptu Sumardi mengatakan kerugian material dari pencurian sepeda motor ini tiga juta rupiah.

“modus pelaku dengan mencari kelengahan pemilik”, tutur Iptu Sumardi.

Tersangka saat ini ditahan di Polres Jepara dengan barang bukti berupa sepeda motor Honda Supra tahun 2009 warna hitam K-5138-KL milik korban. (AS)

Cuaca Ekstrim, Kapolres Jepara Imbau Warga Tetap Waspada

Tribratanewsjepara.com – Cuaca ekstrim di wilayah pesisir Kabupaten Jepara yang menyebabkan intensitas hujan disertai angin kencang dan gelombang tinggi di laut membuat Kasat Polair AKP Hendrik Irawan SH blusukan sambangi kelompok nelayan.

Senin (06-02-2017), Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan bersama anggota melaksanakan sambang dan tatap muka dengan kelompok nelayan di Desa Bandungharjo Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara.

Dalam kesempatan tersebut, Hendrik menyampaikan, sosialisasi Quick Wins Kapolri Program I tentang penertiban & Gakkum bagi kelompok radikal dan anti Pancasila, Undang undang Perairan dan Narkoba. Selain itu juga memberikan pembinaan dan penyeluhan mengenai keselamatan berlayar, kelengkapan dokumen kapal dan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan.

Siswadi, atas nama Ketua kelompok nelayan mengucapkan, banyak terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Satpolair Polres Jepara terhadap kami sebagai Nelayan. “Keluhan dan aspirasi kami dari kelompok nelayan Desa Bandungharjo adalah agar nelayan cantrang dibersihkan dan TPI Desa Bandungharjo agar diaktifkan kembali,” tutur Siswadi. Selain itu pihaknya juga mengharapkan agar dari instansi terkait lainnya turun langsung untuk memberikan pembinaan kepada nelayan.

Di lokasi terpisah, Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH meminta kepada seluruh masyarakat yang berada di lokasi rawan bencana, untuk selalu waspada.

“Cuaca cepat sekali berubah apalagi sepanjang hari ini, terjadi angin kencang, maka warga harus waspada,” ujarnya kepada Tribratanewsjepara.com, Senin (06-2-17) sore.

Dari data yang dihimpun, sudah ada beberapa kecamatan yang terdampak akibat cuaca ekstrim ini, seperti di Kecamatan Jepara Kota, Kedung, Tahunan dan Batealit banyak pohon tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang. Di Kecamatan Keling juga terjadi tanah longsor beberapa waktu lalu.

Lanjut Kapolres Jepara, berharap kerja sama dari para aparat desa ataupun masyarakat untuk melaporkan setiap perkembangan yang ada kepada jajaran Polres Jepara maupun Pihak BPBD Kabupaten Jepara,” ungkapnya.

“Pihak kami juga selalu siap 1×24 jam jika ada laporan kejadian apapun itu terkait bencana untuk terjun langsung di lokasi,” pungkasnya. (AS)