Polres Jepara Temukan Benda Tajam Saat Razia Di Lapas Kelas II A Jepara

Tribratanewsjepara.com –  Tim gabungan Kepolisian Resor Jepara, Jawa Tengah, melakukan razia Narkoba di Rumah Tahanan Klas II A Jepara, pada Rabu (25-01-2017) sore. Sasaran dalam razia ini adalah peredaran Narkoba dan barang berbahaya lainnya di dalam Lapas.

Razia kali ini dilakukan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Sejumlah petugas gabungan masuk secara tiba-tiba ke dalam Lapas dan memeriksa satu per satu bilik tahanan di Lapas, termasuk menggeledah barang bawaan narapidana.

Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Polres Jepara ini turut didampingi oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jepara bapak Slamet beserta staf.

Adapun dalam pelaksanaannya, razia dibagi menjadi beberapa kelompok yang memeriksa semua kamar dengan warga binaan sebanyak 208 orang yang mana tidak ditemukan adanya Narkoba di dalam Lapas.

Selain itu petugas Polres Jepara juga melakukan test urine kepada 3 warga binaan yang dipilih secara acak namun hasil dari test tersebut dinyatakan negatif.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH saat dimonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan sebagai antisipasi dan menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan di dalam Lapas sekaligus untuk menekan peredaran Narkoba khususnya di dalam Lapas dan menghindari tumbuhnya jaringan Narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan bahwa dalam kegiatan pemeriksaan di Lapas Jepara ditemukan beberapa benda yang seharusnya tidak berada di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Dalam penggeledahan ditemukan beberapa benda tajam seperti gunting, cutter, pisau, kawat, paku dan ketapel serta benda benda lain yang selanjutnya dilakukan penyitaan oleh Sat Reskrim, dengan terlebih dahulu di data oleh petugas Lapas” jelas Kapolres. (as)

Jalin Silaturahmi Dengan Warga, Bripka Suwarso Sambang Dialogis

Tribratanewsjepara.com – Guna terciptanya hubungan yang harmonis serta mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat dengan Polri. Bripka Suwarso, Bhabinkamtibmas Polsek Mayong melaksanakan door to door system atau sambang dialogis di Desa Pelang Kecamatan Mayong, Selasa (24-1-2017) pukul 12.30 WIB di kediaman tokoh Pemuda rumah bapak Sunaryo.

Dalam kegiatan sambangnya, Bripka Suwarso memberikan pembinaan dan penyuluhan Kamtibmas tentang antisipasi gangguan Kamtibmas seperti 3C (Curat, Curas, dan curanmor).

“Bhabinkamtibmas mengajak pemuda untuk sama-sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban agar selalu aman dan Kondusif di lingkungan masyarakat desa,” tuturnya.

“Diharapkan kepada pemuda agar dapat berperan aktif dalam menggiatkan kembali Poskamling
yang selama ini sudah aktif dan diharapkan disetiap RT/ Dusun ada, guna mencegah tindak kriminal maupun gangguan Kamtibmas lainnya yang bisa saja terjadi di lingkungan tempat tinggalnya,” imbuhnya.

Kapolsek Mayong AKP Sutono melalui Kanit Binmas Aiptu Minan Zuhri mengatakan, para Bhabinkamtibmas melaksanakan patroli dan sambang dialogis secara terus menerus di desa binaannya untuk meningkatkan tali silaturahmi sekaligus Binluh Kamtibmas mencegah tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat sehinga tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif. (as)

Debat Publik Paslon Bupati Jepara, Polres Kerahkan 300 Personel Pengamanan

Tribratanewsjepara.com

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jepara menggelar acara debat calon Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2017 Kedua atau yang dikenal istilah debat publik, Selasa (24-01-2017) pukul 19.30 WIB. Acara yang digelar di Gedung Wanita Jepara itu berlangsung tertib lancar dan seru.
Acara yang dipandu oleh Sigit Rudianto dari TVRI Semarang tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan penyampaian yel-yel dukungan dari pendukung kedua pasangan calon (Paslon). Forum Debat Publik mulai seru ketika kedua Paslon menyampaikan Visi dan Misi masing – masing sesuai dengan tema “Memajukan dan Menyerasikan Pembangunan Daerah Untuk Keutuhan NKRI “. Sorakan penonton berulangkali terdengar setiap kali para kandidat menyampaikan pandangan maupun memaparkan visi-misinya. Forum debat semakin menarik saat kedua Paslon saling mengajukan pertanyaan tentang visi-misi lawan politiknya.
“Debat publik merupakan salah satu tahapan Pilkada yang harus dilalui oleh masing-masing calon. Melalui forum debat publik yang mengeksplorasi visi-misi masing-masing kandidat, diharapkan kedua pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Jepara. Debat antar Paslon Bupati dan Wakil Bupati juga merupakan sebagai pendidikan politik kepada masyarakat,” tutur Ketua KPUD Kabupaten Jepara.
Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH saat menghadiri kegiatan dimaksud menyampaikan, melalui forum debat publik kedua ini diharapkan bisa membantu masyarakat pemilih untuk mengukur kapasitas calon, serta menilai visi-misinya sebagai referensi rasional dalam memilih saat Pilbub 15 Februari 2017 mendatang.
“300 personel gabungan dari Polres, Kodim dan Satpol PP kami siagakan untuk pengamanan debat paslon malam ini. emua anggota fokus pada pengamanan sesuai dengan ploting yang telah ditentukan,” tegas Samsu. (AS)