CIPTA KONDISI : Polres Jepara Gelar Razia Rayonisasi Di Kalinyamatan

Tribratanewsjepara.com – Kepala Kepolisian Sektor Kalinyamatan Polres Jepara Polda Jateng memimpin pelaksanaan kegiatan rayonisasi Polsek Rayon selatan di jalan raya depan masjid At-Taqwa Kalinyamatan, Minggu (08-01-2016) malam. Rayonisasi dilaksanakan bersama anggota Polsek rayon selatan diantaranya Polsek Pecangaan, Kalinyamatan, Welahan, Mayong dan Nalumsari yang dimulai pukul 21.40 Wib.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Kalinyamatan Iptu Edy Purwanto menerangkan, sebelum kegiatan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan terlebih dulu diawali dengan apel untuk memberikan arahan dan penyampaian cara bertindak pada saat melakukan razia kepolisian. Anggota sudah kami bekali dengan arahan agar selalu humanis dengan senyum salam sapa dalam pemeriksaan dan selalu mengutamakan keselamatan.

Kegiatan rayonisasi ini dalam rangka cipta kondisi Pilkada Jepara. Selain itu juga, bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dengan sasaran Miras, Sajam, Handak, Narkoba, Curanmor, Curas, Premanisme, Terorisme dan kejahatan lainnya yang meresahkan masyarakat.

“Selama razia kami telah memeriksa sedikitnya enam puluhan kendaraan bermotor berbagai jenis yang melintas di jalan tersebut. Dan pihaknya melakukan tindakan tegas berupa Tilang kepada 8 pengendara yang tidak patuh dan taat terhadap peraturan berlalu lintas,” pungkasnya. (AS)

BEDAH ANGGARAN : Polres Jepara Gelar Sosialisasi dan Pendistribusian Anggaran DIPA

Tribratanewsjepara.com – Selesai melaksanakan apel pagi, Kapolres Jepara AKBP  M Samsu Arifin SIK MH didampingi Wakapolres Kompol A’an Hardiansyah SH menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi DIPA RKA-KL Polres Tahun 2017 dan penandatanganan pakta Integritas tahun 2017. Bertempat di aula Polres Jepara, pada Jum’at (9-1-2017) acara dimulai sekira pukul 08.30 WIB. Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran dan para bamin, para Kasium, para Kanit, perwakilan Bhabinkamtibmas, Kasubbag,  Paurmin dan  fungsi pengelolaan anggaran seluruh jajaran Polres Jepara.

Dalam arahannya Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menyampaikan, bahwa sosialisasi DIPA ini di sampaikan kepada Kabag, Kasat, Kapolsek dan Bamin untuk memberikan gambaran tentang alokasi penggunan Dana kegiatan dan Operasional Polres Jepara tahun Anggaran 2017, secara transparan tidak ada yang di tutup tutupi. Selain itu juga sebagai modal kita untuk bekerja di tahun 2017, agar digunakan dengan sebaik-baiknya dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Jepara memberikan penekanan dan arahan secara khusus agar meningkatkan etos kerja di tahun anggaran 2017 ini dan penyerapan anggaran dilaksanakan secara maksimal dan bertanggungjawab, sehingga tugas yang dilaksanakan untuk tahun 2017 ini dapat lebih baik dari tahun 2016.

DIPA yang ada merupakan dukungan anggaran Kepolisian untuk dipergunakan Polres Jepara dalam menjalankan kegiatan pelayanan kepada masyarakat, dengan dukungan anggaran dimaksud untuk meningkatkan kinerja kepolisian dalam bertugas sebagai pelindung, mengayomi, dan pelayan masyarakat, serta penegakan hukum guna menciptakan situasi Kamtibmas yang mantap di wilayah Kabupaten Jepara.

Pakta Integritas yang merupakan komitmen dari Pimpinan Polri dan didukung seluruh jajaran untuk mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel guna mendukung kegiatan kepolisian, khususnya untuk mewujudkan Kamtibmas melalui pelayanan, dengan memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman dan penegakan hukum, karena itu Kapolres Jepara menekankan agar dalam penyerapan anggaran semuanya dapat dipertanggung jawabkan.

“Para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran dan para Bamin, Kasium dan fungsi pengelolaan anggaran harus tahu setiap jumlah anggaran yang dikeluarkan dan dalam kepentingan maupun kegiatan apa”, ujar AKBP Samsu Arifin SIK MH dalam arahannya.

Selanjutnya Kepala Bagian Perencanaan Kompol Suyatmi memaparkan tentang anggaran DIPA Polres Jepara TA 2017. Dalam paparannya, Kabag Perencanaan menyampaikan tentang DIPA Tahun Anggaran 2017 yang diterima Polres Jepara serta rencana pemanfaatan anggaran dan penyaluran ke Bag, Sat Fung dan Polsek jajaran sesuai rencana kebutuhan. “Bahwa Dipa Polres Jepara TA 2017 ini adalah merupakan anggaran negara, agar dalam penyerapan anggarannya dapat sesuai dengan rencana kegiatan dan jangan ada penyalahgunaan/penyimpangan anggaran,” paparnya. (AS)

Blue Light Patrol Polsek Mayong Sisir Perkampungan Cegah Gangguan Kamtibmas

  Tribratanewsjepara.com –  Kepala Kepolisian Sektor Mayong Resor Jepara Jawa Tengah AKP Sutono SH memerintahkan anggotanya untuk melaksanakan patroli Harkamtibmas pada waktu malam hari atau lebih dikenal dengan sebutan Blue Light Patrol dengan sasaran yakni pemukiman penduduk, objek vital dan daerah rawan baik kriminal maupun kecelakaan lalu lintas, Minggu (08-01-2017).

Blue Laight Patrol merupakan salah satu Program Kapolri yang harus di laksanakan demi terciptanya kondisi Kamtibmas yang aman dan tertib di kewilayahan. Tak lepas dari itu semua, maka personil Kepolisian Sektor Mayong yang bertugas melaksanakan patroli dengan menyisir area perkampungan dan obyek-obyek vital.

Perosnel Polsek Mayong tidak lupa dalam kegiatan patroli dialogis tersebut Kepolisian selalu memberikan himbauan-himbauan Kamtibmas serta melaksanakan koordinasi dan kerjasama untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Memberikan Binluh Kamtibmas kepada Satpam maupun warga yang sedang bertugas ataupun  ronda malam agar selalu waspada, serta jangan lengah dalam bertugas untuk mengantisipasi adanya tindak pidana kriminalitas. Diminta untuk peduli dan peka terhadap pengunjung dan pengguna fasilitas kereta api,” ujarnya.

Keberadaan Anggota Patroli tersebut sebagai upaya untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada warga. Patroli tersebut terus menerus dilakukan sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak dinginkan di tengah-tengah masyarakat baik siang maupun malam hari agar situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Diharapkan dalam pelaksanaan Patroli Dialogis dapat menekan kejadian kriminalitas di wilayah hukum Polres Jepara khusunya Polsek Mayong. (AS)

Unit Patroli Sabhara Polsek Pantau Obyek Vital di Hari Libur


Tribratanewsjepara.com – Meskipun hari Minggu merupakan hari libur, hal ini tidak berlaku bagi anggota Unit Patroli unit Sabhara Kepolisian Resor Jepara melaksanakan Patroli rutin ke Obyek-obyek Vital yang berada di wilayah Jepara, Minggu (08-01-2017).

Kegiatan Patroli ini dipimpin oleh masing-masing Kanit Patroli Polsek. Hal ini merupakan salah satu tugas pokok unit patroli Shabara Polsek yang setiap waktu / sesuai jadwal harus melaksanakan patroli untuk memeberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta sebagai upaya menjaga Harkamtibmas tetap kondusif di wilayah Jepara.

Kali ini Obyek Vital Nasional yang menjadi sasaran adalah PLTU Tanjungjati B Tubanan, kantor perbankan, SPBU dan objek wisata juga tak luput disambangi petugas.

Dalam setiap kegiatan Patroli, Kanit Patroli maupun anggotanya dialogis atau berbincang-bincang dengan Satpam perbankan atau SPBU ataupun pengelola obyek wisata. Bukan hanya sekedar berbincang-bincang semata unit patroli Sat Shabara Polres Jepara juga berkeliling di sekitar lokasi tersebut untuk memastikan situasi dilingkungan objek vital ataupun obyek wisata tetap aman.

Kegiatan Patroli ini pun dilaksanakan guna membangun kerja sama dan koordinasi dalam bidang Kamtibmas demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jepara. (AS)

Mengenal Unit KBR (Kimia Biologi dan Radio Aktif) Brimob Polri

Tribratanewsjepara.com – Detasemen KBR (Kimia, Biologi, dan Radioaktif) adalah salah satu detasemen yang berada dibawah kesatuan Gegana Korps Brimob Polri. Detasemen KBR memiliki kemampuan khusus dalam menangani bahan berbahaya yang mengandung bahan kimia, biologi dan radioaktif. Di dunia internasional KBR atau CBRN (Chemical, Biological, Radioactif and Nuclear) yang sering juga disebut WMD ( Weapon Mass Destruction)sudah menjadi perhatian dunia. Kimia, Biologi, dan Radioaktif yang selanjutnya disingkat KBR adalah bahan yang dapat menyebabkan terganggunya kesehatan atau mengakibatkan kematian, bila terkena atau digunakan pada manusia dan mahkluk hidup lain.

Sejarah
Detasemen KBR terbentuk berdasarkan Keputusan Kapolri No.Pol. : Kep / 13 / XII / 2009 tanggal 13 Desember 2009 tentang organisasi dan tata kerja satuan – satuan organisasi pada tingkat Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia lampiran “X” Korbrimob Polri, Sat I Gegana terdiri dari 5 Detasemen. Sebagai dasar hukum dalam pelaksanaan tugas,yang menjadi dasar detasemen KBR adalah Peraturan Kapolri (Perkap) No 14 Tahun 2010 tentang “Penanganan Ancaman Kimia Biologi dan Radioaktif”

Struktur Detasemen
Detasemen KBR dipimpin oleh kepala detasemen berpangkat AKBP dan mempunyai beberapa perwira sebagai pembantunya dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Ikatan terkecil dalam detasemen KBR adalah ikatan unit yang terdiri dari 15 personel. Personel Detasemen E/KBR dibekali dengan kemampuan penjinakan bom, deteksi bahan berbahaya KBR (Kimia, Biologi, dan Radioaktif) serta proteksi personel dari bahan berbahaya KBR.

Unit KBR merupakan unit yang berkedudukan di bawah Detasemen Satuan Brimob Polri di tingkat pusat maupun daerah yang beranggotakan 15 (lima belas) orang yang terdiri dari:

a. kepala unit (Kanit) : 1 orang;
b. petugas safety : 1 orang;
c. spesialis teknis : 1 orang;
d. tim entri : 4 orang;
e. petugas akses kontrol : 2 orang;
f. tim dekontaminasi : 4 orang;
g. petugas logistik : 1 orang; dan
h. petugas medis : 1 orang.

Standardisasi Personel dan Peralatan Unit KBR
Standardisasi Personel

Personel yang ditugaskan pada unit KBR harus memenuhi standardisasi sebagai berikut:

a. anggota Brimob Polri;
b. memiliki kemampuan pengetahuan KBR; dan

Kemampuan pengetahuan sebagaimana dimaksud di atas pada huruf b antara lain mengenai:

  1. bahan peledak;
  2. bom;
  3. switching;
  4. teknik dan taktik penjinakan bom;
  5. prosedur penjinakan bom;
  6. tindakan pertama TKP teror bom;
  7. bahan KBR;
  8. prosedur penjinakan bom atau rangkaian KBR;
  9. peralatan khusus KBR;
  10. teknik dan taktik dasar sterilisasi;
  11. dasar penjinakan bom;
  12. teknik dan taktik penanganan rangkaian KBR;
  13. teknik dan taktik dekontaminasi;
  14. teknik dan taktik penanganan kasus rangkaian KBR;
  15. pemeliharaan dan perawatan alat khusus KBR;
  16. dasar medis dan kesehatan lapangan;
  17. penelitian dan pengembangan KBR;
  18. penelitian dan pengembangan teknik dan taktik penanganan rangkaian KBR;
  19. penelitian dan pengembangan teknik dan taktik pemusnahan bahan KBR; dan
  20. penelitian dan pengembangan peralatan khusus KBR.

c. aktif berdinas di satuan unit KBR.

Personel yang memenuhi standar sebagaimana dimaksud di atas wajib memperoleh asuransi selama bertugas aktif di unit KBR.

Standardisasi Peralatan

Standardisasi peralatan unit KBR meliputi peralatan:

a. perorangan

Peralatan perorangan merupakan peralatan yang digunakan oleh tim entri di dalam melaksanakan tugas khusus penanganan bahan atau rangkaian KBR dengan menggunakan sistem manual (hand-entri). (Total ada 14 alat / item)

b. unit.

Peralatan unit adalah peralatan yang digunakan oleh unit KBR dalam melaksanakan tugas penanganan bahan atau rangkaian KBR dan tugas-tugas lainnya yang berhubungan dengan ancaman KBR. terdiri dari alat khusus: (Total keseluruhan ada 60 jenis)

a. deteksi;
b. proteksi;
c. dekontaminasi; dan
d. pendukung.

Kapolres Jepara Jadi Pembina Upacara Di SMA Negeri 1 Jepara

Tribratanewsjepara.com – Upacara wajib setiap hari Senin yang biasa dilakukan oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Jepara di sekolah, pada umumnya dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah atau guru. Namun, ada yang tak biasa pada kegiatan upacara yang digelar pada hari Senin ini (9-1-2017). Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH hadir menyambangi dan bertindak sebagai pembina upacara bendera di sekolah SMA Negeri 1 Jepara sebagai bentuk program Police Go to School.

Dengan tujuannya untuk menanamkan jiwa nasionalisme, patriotisme serta sikap patuh hukum peraturan perundangan-undangan. Kepada para generasi penerus, serta sebagai penambah motiviasi belajar para siswa/siswi untuk menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, dan bertaqwa, mampu bermanfaat bagi masyarakat bangsa dan negara.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menjelaskan, bahwa kunjungan ke sekolah dengan menjadi pembina Upacara dilaksanakan untuk mengingatkan para siswa/siswi tentang pentingnya tertib berlalulintas, bijak dalam penggunaan media sosial serta menjauhkan diri dari Narkoba.

Selain itu juga para siswa dan siswi diberikan motivasi agar selalu giat dan serius dalam belajar di sekolah, karena masa depan bangsa banyak tergantung dari prestasi siswa/siswi yang sedang menempuh pendidikan saat ini.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH dalam amanatnya, para pelajar diharapkan mampu menjaga kesatuan sesama pelajar agar tidak terjadi perselisihan yang berujung dengan tawuran. Para siswa mampu menjauhkan diri dari kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan Narkoba. Sebab Narkoba sama sekali tidak menimbulkan efek positif baik bagi kesehatan maupun fisik. Namun para pelajar yang terlibat Narkoba akan hancur masa depannya. Generasi penerus bangsa harus bebas Narkoba, agar lebih hebat dan sehat secara jasmani serta rohani,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan, saat ini banyak pengaruh buruk yang mengintai para remaja. Diharapkan kepada guru pembimbing agar lebih mengoptimalkan pengawasan terhadap para murid agar tak terjerumus kepada hal-hal yang dapat merugikan masa depan mereka.

Selain itu, Kapolres juga mengajak para guru dan murid untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dimana saja berada. “Sebab semua itu merupakan tanggungjawab kita bersama,” tandasnya.

Para guru dan siswa/siswi SMA Negeri 1 Jepara yang sekolahnya dikunjungi Kapolres Jepara merasa bersyukur karena Polri sangat mempedulikan masa depan siswa dan sisiwi sekolah, semoga kegiatan ini dapat terus berlangsung agar ke depan para pelajar semakin termotivasi dalam belajar dan menjauhkan diri dari pergaulan negatif. (as)