Perubahan Tarif SKCK sesuai dengan PP No. 60 tahun 2016 tentang PNBP di lingkungan Polri

Tribratanewsjepara.com – Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Polri yang merupakan revisi dari PP No. 50 Tahun 2010 tentang tarif dan jenis PNBP membuat adanya sejumlah perubahan. Termasuk didalamnya biaya penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK.

Biaya penerbitan SKCK yang semula Rp 10.000,- kini berdasarkan PP No. 60 Tahun 2016  yang telah resmi diundangkan tanggal 6 Desember 2016 ini berubah menjadi Rp 30.000,-.

PP No. 60 Tahun 2016 ini mulai berlaku tanggal 6 Januari 2017. Maka sesuai peraturan tersebut pemberlakuan tarif SKCK secara resmi mulai berlaku mulai 6 Januari 2017.

“Mulai 6 Januari 2017 tarif penerbitan SKCK secara resmi berubah dari Rp 10.000,- menjadi Rp 30.000,-. Hal ini merupakan tindak lanjut adanya PP No. 60 Tahun 2016 dan pembayaran tersebut nantinya juga akan disetorkan kepada kas negara 100%.”, jelas Kasat Intelkam, AKP Hari Jatmiko.

Dengan adanya perubahan tarif tersebut, Kasat Intelkam berharap pelayanan yang diberikan akan semakin baik dan masyarakat dapat memahami tentang kenaikan tarif penerbitan SKCK. (RM)

Pengaturan Lalu Lintas Polres Jepara, Bantu Seberangkan Anak Sekolah

Tribratanewsjepara.com – Seluruh personil jajaran Kepolisian Resor Jepara menempatkan anggotanya di setiap persimpangan atau penggal jalan dan depan sekolah untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan di wilayah Kabupaten Jepara.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat penggunaa jalan khususnya para pelajar. Anggota Polres dan Polsek yang sudah terploting di pos masing-masing melakukan Turlalin (pengaturan lalu lintas) dan menyeberangkan para siswa, selain itu juga mengingatkan kepada para siswa SD, SMP dan SMA yang notabenenya masih usia remaja dan anak-anak agar selalu berhati-hati terhadap orang asing, mengingat maraknya kejahatan terhadap anak.

“Kegiatan ini sangat di dukung oleh para Kepala Sekolah, mengingat rata-rata sekolah walaupun sudah mempunyai Satpam akan tetapi kehadiran Polisi lebih berkesan dan para siswa antusias terhadap kehadiran Polisi di jalan, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan karena merupakan salah satu prioritas perintah pimpinan” demikian ungkap Kasubbag Humas Polres Jepara melalui Paur Humas Aiptu Jamali.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH mengatakan, penempatan anggota dilapangan tersebut merupakan tugas rutin Polisi. Namun yang menjadi beda ialah, ketika jam masuk sekolah anggota akan berjaga di depan sekolah yang bersebarangan dengan jalan yang ramai. Tujuanya untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, sebab terkadang apabila tidak dibimbing anak-anak sekolah akan menyeberang sembarangan tanpa memperhatikan jalan di sekitarnya.

Kapolres Jepara menambahkan, untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, polisi selalu siaga 24 jam di tempat-tempat yang rawan kejahatan dan kepadatan lalu lintas. (AS)