Antisipasi Kepadatan Arus Saat Weekend, Polsek Mayong Gelar Pamtur Lantas

img-20161029-wa0010 img-20161029-wa0009Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Sektor Mayong Resor Jepara Polda Jateng melayani masyarakat dengan menggelar anggota Polsek Mayong di penggal dan persimpangan jalan untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas saat masyarakat menjalankan aktifitas di pagi hari, Sabtu (29-10-2016). Anggota Polsek Mayong melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di penggal atau persimpangan jalan di wilayah Kecamatan Mayong yang rawan terjadinya kepadatan dan kecelakaan lalu lintas.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Mayong AKP Sutono SH menjelaskan anggota kami tempatkan di lokasi secara selektif prioritas karena keterbatasan personil, jadi lokasinya kita pilah-pilah mana yang mempunyai kerawanan cukup tinggi disitu kami tempatkan personil untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Pengaturan arus lalu lintas tersebut dilaksanakan untuk mencegah terjadinya kepadatan dan kemacetan serta kecelakaan sehingga arus lalu lintas menjadi lancar. (as)

150 Personel Polres Jepara Polda Jateng Laksanakan Apel Pagi Tahapan Kampanye Pilbup Jepara

img-20161029-wa0053 img-20161029-wa0020 Tribratanewsjepara.com – Jajaran Kepolisian Resor Jepara Polda Jateng melaksanakan Apel Pagi Sat Ops Mantap Praja Bumi Kartini 2016 dalam rangka pengamanan Tahap Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017 di Mapolres Jepara, Sabtu (29-10-2016) pagi.

150 personel Kepolisian Resor Jepara melaksanakan apel siaga dalam rangka pengamanan tahapan kampanye Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Jepara. Apel yang dipimpin langsung oleh Kasubbag Dalops Bag Ops Polres Jepara, AKP Samai selaku Kaposko.

Dalam arahannya, ia mengimbau agar personel melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan penuh keikhlasan dengan diniatkan ibadah. Walau hari ini tidak ada jadwal kampanye dari kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jepara, tetap lakukan kegiatan cipta kondisi dengan patroli dan pengamanan di kantor penyelanggara Pilkada dan Panwaslu dan Posko pemenangan masing-masing Paslon. Selain itu juga tingkatkan patroli di obyek vital seperti di pasar-pasar serta tempat yang menjadi pemusatan kegiatan masyarakat.

“Kepada seluruh personel, khususnya fungsi Intelijen diharapkan tetap memonitor perkembangan situasi sehingga apabila ada potensi gangguan Kamtibmas bisa segera dilakukan langkah-langkah antisipasif,” imbuhnya. (as)

 

img-20161029-wa0049img-20161029-wa0051

Minimalisir Ganguan Kamtibmas, Polsek Mayong Polres Jepara Gelar Blue Light Patrol

img-20161029-wa0004 img-20161029-wa0005 img-20161029-wa0006Tribratanwesjepara.com – Personel Polsek Mayong Resor Jepara Polda Jateng menyisir tempat-tempat yang dianggap rawan kriminalitas dan penyakit masyarakat (Pekat) melalui Blue Light Patrol, Sabtu (29-10-2016) dini hari. Kegiatan patroli yang dilaksanakan pada malam hari ditandai dengan menyalanya lampu rotator biru, mobil patroli berjalan dengan kecepatan kurang lebih 20 km/jam menyusuri rute patroli yang telah ditentukan.

Melalui Kapolsek Mayong AKP Sutono, Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menerangkan, Blue Light Patrol adalah suatu bentuk kegiatan preventif kepolisian dengan menempatkan keberadaan Polisi di tengah masyarakat untuk menekan dan mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas dengan melaksanakan patroli di tempat rawan kriminalitas, terutama di obyek vital dan di pusat keramaian.

“Kegiatan yang dimulai pukul 23.00 Wib, dilaksanakan wilayah Kecamatan Mayong dengan pola patroli dialogis. Pola ini dimaksudkan untuk lebih dirasakan kehadiran Polisi di masyarakat dengan cara menyalakan lampu rotator pada saat melaksanakan patroli (Blue Light Patrol), berhenti atau parkir dan berkomunikasi atau dialogis dengan masyarakat,” lanjut AKP Sutono.

“Pihaknya juga meningkatkan patroli di balai desa dan rumah bakal calon Petinggi di dua desa yang melaksanakan Pilpet tahun ini yaitu Desa Pelemkerep dan Mayong Lor. Selain itu juga memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada warga yang sedang ronda di Desa Jebol agar meningkatkan patroli dan kewaspadaan,” pungkasnya. (As)

Bhabinkamtibmas Polsek Kalinyamatan Polres Jepara bersama Tokoh Masyarakat Mengikuti Pengajian Umum

img-20161028-wa0133 img-20161028-wa0134Tribratanewsjepara.com – Bhabinkamtibmas Kepolisian Sektor Kalinyamatan Resor Jepara Polda Jateng, Brigadir Jaka Priyana dan Brigadir Khoirul Umam menghadiri pengajian umum dalam rangka khitanan massal dan santunan Yatama, Jum’at (28-10-2016) malam di depan Mushola Al-Ikhlas Parimono Bandungrejo Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Kedung AKP Sukarmo mengatakan kehadiran anggota Polisi dalam acara pengajian umum di Bandungrejo sebagai upaya untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan acara tersebut, sehingga masyarakat dapat mengikuti acara dengan khusyu’ dan tanpa adanya rasa was-was.

Acara pengajian umum yang dihadiri sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Kalinyamatan dengan jama’ah kurang lebih 3.000 orang, baik masyarakat yang ada di sekitar Kecamatan Kalinyamatan maupun dari luar daerah dengan pembicara ustadz KH Anwar Zahid. (as)

 

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Welahan Polres Jepara Gelar Blue Light Patrol Di Obyek Vital

img-20161029-wa0001 img-20161029-wa0002Tribratanewsjepara.com – Kepala Kepolisian Sektor Welahan Resor Jepara AKP Usman Jumaidi pimpin patroli malam bertajuk Blue Light Patrol di seputaran Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Sabtu (29-10-2016) malam. Patroli menyasar pemukiman warga dan menyambangi obyek-obyek vital (Obvit), di antaranya perbankan, perusahaan, SPBU, gerai mesin-mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan pasar, mengantisipasi terjadinya tindak pidana pencurian dan pidana lainnya.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Welahan AKP Usman Jumaidi menjelaskan Blue Light Patrol adalah suatu bentuk kegiatan preventif kepolisian dengan menempatkan keberadaan Polisi di tengah masyarakat untuk menekan dan cegah terjadinya gangguan Kamtibmas dengan melaksanakan patroli di daerah rawan kriminalitas dan di tempat keramaian. Kegiatan yang dilaksanakan pada malam hari ini, menggunakaan mobil patroli dengan menyalanya lampu rotator biru dan berjalan dengan kecepatan dibawah 20 km/jam.

“Selain patroli, anggota Polsek juga memberikan pesan Kamtibmas kepada satuan pengamanan (Satpam) untuk tetap waspada dan selalu melaksanakan pengecekan di lingkungan kerja dan memberikan himbauan kepada warga yang masing nongkrong-nongkrong di pinggir jalan agar tidak mengkonsumsi Miras dan turut menjaga Kamtibmas. Hal ini juga selaras dengan Commander Wish Kapolri  Promoter untuk selalu menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif,” imbuhnya. (AS)

Seruan Moral PBNU Menyikapi Aksi 4 November

SAMSUNG CSC

Pesan Moral

Berpecah adalah Musuh Utama Ukhuwah: Jaga Ukhuwah untuk Indonesia yang Aman dan Damai

Bismillahirrohmanirrohim 

Alhamdulillahirobbilalamin, puji syukur kepada Allah SWT, Indonesia terus berkembang menjadi sebuah negara yang hidup berdasarkan kepada nilai-nilai luhur bangsa dimana masyarakatnya dapat hidup aman-tenteram saling menghormati, dan rukun berdampingan secara harmonis antara satu dengan yang lainnya.

Hari ini, Indonesia dikenal publik Internasional sebagai negara yang patut dijadikan percontohan dan teladan, terutama dalam menjadikan faktor kebhinnekaan (keanekaragaman) justru sebagai kekuatan. Bhinneka Tunggal Ika. Indonesia telah berhasil meletakkan hubungan agama dengan negara secara ideal.

Agama tidak lagi dipertentangkan dengan negara. Nilai agama melebur dengan budaya lokal yang baik, melahirkan spirit wathoniyah (nasionalisme yang tumbuh subur dengan berkembangnya nilai keagamaan). Sebagaimana yang disampaikan Hadlratussyaikh KH M. Hasyim Asy’ari, pendiri Jamiyyah Nahdlatul Ulama yakni:

حب الوطن من الإيمان

“Cinta tanah air adalah bagian dari Iman”

Tidak begitu halnya yang terjadi di beberapa negara, terutama di negara-negara Teluk ataupun di negara-negara sekuler.

Hari ini negara-negara teluk seperti Irak, Pakistan, Afghanistan, Suriah, Yaman dan lainnya, memasuki suatu babakan baru yang disebut sebagai “failed-state”, negara gagal, diakibatkan keliru menerapkan hubungan agama dan negara, sehingga keduanya dipertentangkan satu sama lain yang akibatnya menimbulkan kekacaubalauan.

Ratusan ribu bahkan jutaan manusia menjadi korban atas peperangan yang timbul akibat kesalahpahaman. Sementara di negara-negara sekuler yang hanya mengedepankan rasionalitas tanpa agama justru melahirkan titik balik suatu peradaban yang tidak lagi “memanusiakan manusia”.

Dewasa ini, kita tengah menghadapi suatu diskursus publik yang luas, terutama dalam penyikapan masyarakat atas pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Kepulauan Seribu, yang menimbulkan kontroversi di hampir seluruh kalangan. Bahkan sebagian kalangan mengatasnamakan “Aksi Bela Islam II” akan menggelar aksi besar tanggal 4 November mendatang.

Mencermati eskalasi dan perkembangan keadaan terkini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), bersama ini menegaskan:

  1.  Mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa. Pererat tali silaturahim antar komponen masyarakat. Berpecah adalah musuh utama dari ukhuwah. Ukhuwah adalah modal utama kita di dalam membangun suatu tatanan masyarakat yang aman, damai, adil, dan makmur. Jaga Ukhuwah Wathoniyah(persaudaraan setanah air) dan Ukhuwah Basyariyah (persaudaraan sesama manusia), agar Indonesia terbebas dari ancaman perpecahan.

واعتصموا بحبل الله جميعا ولاتفرقوا

“Berpegang teguhlah kalian semua pada tali Allah, dan jangan berpecah-belah (QS: Ali-Imran, 103)”

  1.  Kepada seluruh pengurus NU dan warga NU untuk secara pro-aktif turut menenangkan situasi, menjaga agar suasana yang aman dan damai tetap terpelihara dan tidak ikut-ikutan memperkeruh suasana dengan provokasi dan hasutan. PBNU melarang penggunaan simbol-simbol NU untuk tujuan-tujuan di luar kepentingan sebagaimana menjadi keputusan jamiyyah NU.
  1.  Mengimbau kepada aparat kepolisian untuk segera melakukan tindakan dan langkah sesuai dengan prosedur hukum dan perundangan yang berlaku, agar dapat memenuhi rasa keadilan masyarakat dengan tanpa mengabaikan asas praduga tak bersalah. Upaya ini harus dilakukan guna menghindarkan terjadinya yang cenderung menimbulkan kegaduhan dan anarki.
  1.  Kepada para pihak yang hendak menyalurkan aspirasi dengan berunjuk rasa, PBNU mengimbau agar tetap menjaga akhlakul karimah dengan tetap menjaga ketertiban, menjaga kenyamanan lalu lintas dan dapat menjaga keamanan masyarakat demi keutuhan NKRI.
  1.  Mari tengadahkan tangan mohon petunjuk dan berdoa semoga Indonesia selalu diberi kesejukan dan kedamaian dalam perlindungan, penjagaan dan pertolongan dari Allah SWT.

اللهم أنت السلام ومنك السلام وإليك يعودالسلام فحينا ربنا بالسلام وأدخلنا الجنة دارالسلام

حسبناالله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصي

Jakarta, 28 Oktober 2016/27 Muharram 1438

وَاللهُ الْمُوَفِّقُ إِلَى أَقْوَمِ الطَّرِيْقِ

وَالسَّــــــــــــــلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

DR KH Ma’ruf Amin

Rais Aam PBNU

 

KH Yahya C. Staquf

Katib Aam PBNU

Prof Dr KH Said Aqil Siroj, MA

Ketua Umum PBNU

DR HA. Helmy Faishal Zaini

Sekretaris Jenderal PBNU

 

Sumber : NU Online

Cipta Kondisi Tahap Kampanye Pilbup Jepara, Polres Jepara Gelar Razia Rutin Setiap Malam

img-20161028-wa0143 img-20161028-wa0141Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara Polda Jateng meggelar cipta kondisi dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan demi menciptakan rasa aman dan nyaman masyarakat Jepara. Kegiatan razia rutin ini diharapkan mampu menekan kejadian tindak kriminal yang ada di Kabupaten Jepara.

Gelar razia ini dilaksanakan setiap malam dengan mengadakan razia rayonisasi atau razia gabungan dengan Polsek yang telah ditentukan yang langsung dipimpin Kapolsek setempat yang pada hari dan jadwal yang sudah ditentukan.

Malam ini, Jum’at (28-10-2016) giliran Polsek Rayon Selatan yang melaksanakan razia gabungan dengan jadwal di wilayah Kecamatan Kalinyamatan dipimpin lanhsung oleh Kapolsek Kalinyamatan Iptu Edy Purwanto.

“Kegiatan ini adalah wujud pengabdian kami, kewajiban kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masayarakat Kabupaten Jepara khususnya Kecamatan Kalinyamatan dan mengantisipasi orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang ingin menumpang dalam kegiatan pesta demokrasi Pilkada Jepara,” ujar Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Iptu Edy Purwanto.

Iptu Edy Purwanto menambahkan, perintah kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dengan cara bertindak razia gabungan rayonisasi ini adalah tindakan yang nyata agar kita sebagai pengemban tugas pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat terwujud di tengah-tengah masayarakat Jepara.

Dalam kegiatan operasi kepolisian yang dilaksanakan di Jalan raya Jepara-Kudus depan masjid At-Taqwa Kalinyamatan sedikitnya telah melakukan pemeriksaan tujuh puluhan kendaraan bermotor sampai dengan akhir pelaksanakan pada pukul 22.30 Wib dengan hasil melaksanakan penindakan berupa tilang terhadap 6 pengemudi yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas. (AS)