Polres Jepara Kawal Kunker Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Di Wilayah Jepara

img-20161025-wa0135 img-20161025-wa0165 img-20161025-wa0130 img-20161025-wa0129Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara Polda Jateng melaksanakan pengamanan rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Dr Ir Siti Nurbaya Bakar, MSc beserta rombongan di wilayah Kabupaten Jepara, Selasa (25-10-2016).

Menteri beserta rombongan tiba di Pendopo Kabupaten Jepara pada hari Senin tanggal 24 Oktober 2016 pukul 19.30 Wib dilanjutkan ramah tamah dengan Bupati/Wakil Bupati Jepara dan dilanjutkan menginap di Palm Beach Hotel Jepara.

Kegiatan kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di wilayah Kabupaten Jepara diantaranya adalah meninjau Desa Wisata Plajan dan pelepasan burung di area wisata akar seribu serta memberikan bantuan kepada desa wisata plajan berupa 2 Motor KLX 150, 20 sumur serapan dan bibit pohon sengon dan mahoni sebanyak 2.000 bibit untuk ditanam di tanah warga maupun lahan di area hutan Desa Plajan.

Dalam Sambutannya ibu Menteri menyampaikan beberapa hal, antara lain :

– Mengajak masyarakat utk dapat membangun ekonomi dari kekuatan rakyat sendiri, dengan cara memberdayakan masyarakat desa hutan, dengan berbagai macam kegitan antara lain untuk wisata, perkebunan, pertanian dll.

– Mengharapkan adanya pengembangan menejemen desa wisata Plajan, agar lebih dikenal dimasyarakat luas.

– Mengajak masyarakat di sekitar hutan utk melakukan kegiatan tanam pohon atau hutan rakyat.

– Menghimbau adanya kemudahan masyarakat dalam segala hal perijinan antara lain ijin usaha, ijin industri rumah tangga dan ijin legal kayu dll.

– Menghimbau kepada petugas penyuluh kehutanan agar meningkatkan kerjanya agar desa sekitar hutan lebih meningkat kesejahteraannya dengan memanfaatkan lahan di area hutan.

Usai kegiatan di Desa Plajan rombongan Memteri Lingkungan Hidup RI, pukul 11.00 s/d 11.45 Wib meninjau Sentra patung Mulyoharjo di CV Rimba Lestari dan memberi arahan antara lain :

1). Kementrian Kehutanan untuk menjaga kayu Indonesia agar tidak dimanfaatkan oleh negara asing menggunakan Sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK).
2). Dalam pengurusan SVLK pelaku industri jangan kawatir, akan di permudah terkait pengurusan perijinannya sesuai perintah Presiden ijin harus satu pintu, jangan ada pungutan yang tidak jelas.

Usai Isoma Menteri beserta rombongan meninjau pabrik meubel ukir Els Artsindo di Desa Ngabul Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara. Selanjutnya pukul 14.00 Wib, Menteri beserta rombongan perjalanan ke Semarang (Menuju Bandara). (as)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail