Cegah Pungli, Polres Jepara Bentuk Tim Pengawas dan Penertiban Pelayanan Publik Kepolisian

img-20161018-wa0151 img-20161018-wa0152Tribratanewsjepara.com – Kabag Sumda Polres Jepara Polda Jateng, Kompol I Ketut Tutut di dampingi Kasi Propam Ipda Pribadiono dan Kasi Pengawasan Iptu Sujito melakukan kontrol dan sidak di sejumlah tempat pelayanan masyarakat di Polres Jepara, Selasa (18-10-2016) siang.

Dalam sidak tersebut, Kabag Sumda mendatangi ruang pelayanan surat keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Sat Intelkam, kemudian dilanjutkan diruang pembuatan sidik jari di Satreskrim Polres Jepara, dan diruang pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta kantor bersama Samsat Jepara.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kabag Sumda mengatakan pihaknya membentuk satu tim khusus untuk melakukan pengawas, monitoring, penertiban pelayanan masyarakat di Polres Jepara. Hal ini tertuang dalam Surat Perintah Kapolres Jepara Nomor Sprin/1766/X/2016, tanggal 14 Oktober 2016. Tim ini kami bentuk untuk mencegah adanya pungutan liar (Pungli) serta praktek percaloan di lingkungan pelayanan publik Polres Jepara.

Dalam kegiatan Sidak, kami melakukan cara bertindak melakukan pemeriksaan prosedur pelayanan. Wawancara langsung dengan masyarakat di Kantor Pelayanan dan mengecek langsung petugas pelayanan dan memeriksa laci-laci petugas dan tas petugas.

“Kegiatan OPP yang dilaksanakan dengan hasil tidak ditemukan adanya anggota yang melakukan Pungli dan penyalahgunaan wewenang maupun pelamggaran disiplin lainnya,” tutur Kasi Propam Ipda Pribadiono. (as)

Pantau Situasi Kamtibmas Jelang Pilpet, Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Polres Jepara Laksanakan Sambang Desa

img-20161018-wa0117Tribratanewsjepara.com – Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Polres Jepara Polda Jateng, Bripka Wagiran melaksanakan sambang di Balai Desa Dongos guna memantau perkembangan situasi Kamtibmas jelang Pilpet, Selasa (18-10-2016) siang.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Kedung AKp Sukarmo mengatakan, sudah menjadi tugas pokok bagi setiap anggota bhabinkamtibmas untuk mengetahui setiap perkembangan situasi Kamtibmas di desa binaannya. Bhabinkamtibmas berdialogis dengan pejabat Petinggi dan perangkat desanya terkait situasi Kamtibmas menjelang Pilpet di Desa Dongos Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara.

Pejabat Petinggi Desa Dongos, menyampaikan, bahwa sampai saat ini situasi masih aman belum ada kejadian yang menonjol baik kriminal maupun gejolak mengenai Pilpet. Hal ini berkat sinergitas semua pihak terutama dari Polsek terutama Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Satpol PP Kecamatan. Kerjasama yang telah terjalin selama ini kiranya terus ditingkatkan agar iklim Kamtibmas terus terjaga dengan baik.

Bripka Wagiran juga menghimbau kepada pejabat Petinggi dan perangkat desa untuk terus meningkatkan Pos Kamling untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang bisa saja terjadi setiap saat. (as)

Ditemukan Adanya Pemasangan Alat Peraga Kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara Tahun 2017, Panwaslu Gelar Rapat Koordinasi

img-20161018-wa0101Tribratanewsjepara.com – Selasa (18-10-2016) pukul 09.30 s/d 10.30 Wib Polres Jepara Polda Jawa Tengah menghadiri rapat koordinasi Antisipasi Kegiatan Kampanye Pilkada Kabupaten Jepara Tahun 2017.

Rakor Gakkumdu ini diadakan di Kantor Panwaslu Kabupaten Jepara Jalan KH Ahmad Fauzan No 15 Kelurahan Saripan yang dihadiri oleh Ketua Panwas Kabupaten Jepara beserta anggota, Anggota KPU Kabupaten Jepara, Kasat Intelkam Polres Jepara, Ndan Unit Intel Kodim 0719, Kasi Tata Pemerintahan Kabupaten Jepara, Kasi Trantib SatPol PP Kabupaten Jepara, BPMPPT, DPPKAD Jepara, Tim Kampanye Paslon Subroto dan Nur Yahman, Tim Kampanye Paslon Ahmad Marzuqi dan Dian Kristiandi.

Dalam sambutannya Ketua Panwaslu Kabupaten Jepara, Arifin, SH menyampaikan, rapat ini diselanggarakan karena ditemukan adanya pemasangan alat peraga kampanye pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara tahun 2017 sebelum jadwal masa kampanye dilaksanakan, sehingga dari pihak terkait perlu dipertemukan untuk membahas permasalahan tersebut. Diharapkan dengan adanya rapat koordinasi ini, muncul adanya kesepakatan dan kesepahaman bersama terkait dengan pemasangan APK sesuai aturan yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten Jepara.

Olis, anggota Panwaslu menambahkan, bahwa rapat ini dilaksanakan karena banyaknya laporan dari masyarakat terkait dengan alat peraga Kampanye sebelum saat masa kampanye. Dari Panwaslu akan berusaha melakukan giat pencegahan dari pada penindakan, giat pencegahan dianggap meminimalisir bentuk Pelanggaran dalam Pilkada Kabupaten Jepara tahun 2017.

Subchan Zuhri, anggota KPUD Jepara menyampaikan, tahapan yang saat ini berjalan adalah Coklit dan Penyusunan DPS. Jadwal masa kampanye dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2016 atau tiga hari setelah penetapan calon, penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2016. “Dalam pemasangan alat peraga harus sesuai dengan aturan dan Persetujuan dari KPUD Kabupaten Jepara,” tegasnya.

Kasat Intelkam Polres Jepara, AKP Hari Jatmiko, menyampaikan bahwa pemasangan alat peraga kampanye  dapat menjadikan masyarakat lebih mengenal pasangan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jepara, namun pemasangan alat peraga tersebut harus sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh KPUD Kabupayen Jepara. Dari masing-masing Tim Kampanye diharapkan apabila belum paham tentang aturan dari KPU Kabupaten Jepara agar tidak malu atau ragu untuk berkoordinasi dengan KPUD Kabupaten Jepara.

“Agar Tim Kampanye aktif berkoordinasi dengan pihak Kepolisian atau Satuan Intelkam terkait rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dari masing-masing paslon, pihak Kepolisian 24 Jam siap menerima pemberitahuan atau rencana laporan kegiatan dari masing tim Paslon untuk diterbitkan STTP. Apabila nanti akan dilaksanakan penertiban alat peraga kampanye oleh Sat Pol PP, agar berkoordinasi dengan Polres Jepara yang nantinya akan mendapatkan pendampingan sesuai dengan Sprint Operasi Mantab Praja Bumi Kartini,” tutur AKP Hari Jatmiko.

Dari hasil rapat tersebut disepakati bersama bahwa Panwaslu bekerjasama dengan KPU Kabupaten Jepara akan mengirimkan surat kepada masing-masing tim kampanye untuk menertibkan alat peraga kampanye yang telah terpasang 3×24 jam dari hari ini, apabila sampai hari Jum’at tanggal 21 Oktober 2016 tidak dilaksanakan penertiban oleh tim kampanye, maka dari Sat Pol PP Kabupaten Jepara beserta instansi terkait akan melakukan penertiban APK tersebut. (as)

Sambang Dialogis Di Pondok Pesantren Al Ihsom, Kapolsek Mayong Ajak Perangi Paham Radikalisme dan Intoleransi

img-20161018-wa0121Tribratanewsjepara.com – Kapolsek Mayong Polres Jepara Polda Jateng AKP Sutono melaksanakan sambang dialogis di Pondok Pesantren Al Ihsom Dukuh Gleget Desa Mayong Lor Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara, Selasa (18-10-2016) siang.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Mayong AKP Sutono menjelaskan, pihaknya melakukan sambang dialogis dalam rangka menjalin hubungan yang baik antara umaroh dan ulama dalam rangka cipta kondisi menjelang Pilpet di wilayah Kedung dan Pilkada 2017.

Kapolsek Mayong juga berpesan kepada pengurus pondok pesantren untuk ikut berpartisipasi aktif mengajak para santri untuk menjaga Kamtibmas di lingkungan pondok pesantren serta memberikan pemahaman yang benar kepada para santri agar tidak mudah terhasut atau mudah terpengaruh oleh paham radikalisme. Bila ada permasalahan antar santri agar segera diselesaikan dengan kekeluargaan dan bila mengetahui atau melihat ada hal-hal yang mencurigakan untuk segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau kantor Polsek Mayong.

Pengasuh Ponpes Al Ihsom menyambut baik ajakan Kapolsek Mayong dalam memerangi Radikalisme maupun Intoleransi dilingkungan Pondok Pesantren dan sekitar. Paham radikal dan intoleransi serta ideologi anti Pancasila merupakan ancaman tersendiri bagi terpeliharanya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Polri melakukan upaya pencegahan dengan mengajak semua pihak termasuk Ponpes maupun tokoh agama dan masyarakat untuk memerangi aksi terorisme dengan mencegah perkembangan paham radikal dan intoleransi. (AS)

Samakan Persepsi Penanggulangan Masa Anarkhis, Dit Sabhara Polda Jateng Gelar Latihan Gabungan di Polres Jepara

img-20161018-wa0120 img-20161018-wa0095 img-20161018-wa0096 img-20161018-wa0098Tribratanewsjepara.com – Sebanyak 169 personel gabungan Polres Jepara, Kudus dan Demak mengikuti latihan gabungan penanganan aksi unjuk rasa dengan kekerasan / Unra anarkhis. Kegiatan dipusatkan di lapangan parkir Pantai Kartini Kabupaten Jepara diselenggarakan oleh Direktorat Sabhara Polda Jateng yang berlangsung selama dua hari mulai hari Senin sampai dengan Selasa (18-10-2016).

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kabag Ops Polres Jepara, Komisaris Polisi Slamet Riyadi mengatakan, selain untuk mengingat kembali gerakan gerakan Dalmas awal, tujuan dilaksanakannya latihan gabungan ini adalah untuk menyamakan persepsi tim Dalmas inti Polres tetangga dalam penanganan unjuk rasa anarkhis. Juga untuk persiapan menjelang Pilkades dan Pilkada serentak yang mana tahapannya saat ini sudah berlangsung.

“Latihan bertujuan untuk melatih kembali ingatan anggota dalam setiap tahapan atau langkah-langkah penanganan pengendalian massa agar profesional sehingga tidak menyimpang dari Standar Operasional Prosedur (SOP) pasukan Dalmas dalam menangani rusuh massa. “Dalam latihan penanggualangan rusuh massa ini, simulasi penanganan unjuk rasa anarkhis yang melibatkan banyak massa. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kesiapsiagaan polisi dalam menyongsong pesta demokrasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 2017 mendatang,” pungkasnya. (AS)

Merasa Sudah Tua dan Kebingungan Mengakhiri Hidup Dengan Gantung Diri Di Pos Ronda, Polsek Kembang Evakuasi Jasad Korban

img-20161018-wa0091 img-20161018-wa0083 img-20161018-wa0090Tribratanewsjepara.com – Polsek Kembang Resor Jepara Polda Jawa Tengah mendatangi lokasi orang meninggal dunia karena gantung diri di Desa Cepogo Kecamatan Kembang setelah mendapat laporan dari warga pada Selasa (18-10-2016) pagi. Korban bernama Joyo Legimin (77) warga Desa Cepogo Rt 05 Rw 10 Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara diketahui meninggal dunia dengan cara gantung diri di Pos Kamling yang ada di dekat rumah korban.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Kembang AKP Budi Wiyono menjelaskan, pada hari Selasa tanggal 18 Oktober 2016 pukul 05.15 Wib di Desa Cepogo Rt 05 Rw 10 Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara telah terjadi orang meninggal dunia karena gantung diri.

Asal mulanya, lanjut Kapolsek Kembang, pada hari Senin tanggal 17 Oktober 2016 pukul 17.30 Wib, korban pamit dengan keluarganya yang bernama Purwati (keponakan korban) dengan mengatakan “Nak, ini uang Rp. 100.000,00(seratus ribu rupiah) tolong dibawa, nanti kalau saya mati bisa digunakan” kemudian korban juga mengatakan kepada keponakannya yang bernama Nurudin, apabila korban meninggal, supaya Nurudin yang memikulnya. Sehingga saat itu semua keluarga curiga korban akan melakukan sesuatu dan malam hari semua anggota keluarga menjaga korban dirumah, dan pada saat Adzan Subuh korban pamit akan melaksanakan sholat berjamaah di mushola sehingga diijinkan oleh keluarga, namun setelah selesai sholat subuh korban tidak kembali ke rumahnya dan setelah dicari, korban sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri di Pos Kamling yang ada di dekat rumah korban.

Selanjutnya beberapa saat kemudian di bantu warga sekitar, korban diturunkan dan di bawa ke rumah duka. Korban gantung diri menggunakan tali nilon warna kuning dengan panjang 1,7 M berdiameter 0,5 Cm dan handuk warna putih. Atas peristiwa tersebut, keluarga korban menerimakan atas musibah tersebut dengan membuat surat pernyataan penolakan autopsi yang ditandatangani oleh keluarga korban. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga dengan dibuatkan berita acara untuk dimakamkan. (As)

Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Polres Jepara, Lakukan Pembinaan Terhadap Pelajar Yang Bolos Sekolah

img-20161018-wa0070 img-20161018-wa0079Tribratanewsjepara.com – Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Polres Jepara Polda Jateng, Bripka Wagiran melaksanakan razia terpadu kepada pelajar Matholiul Huda Bugel Kedung yang melanggar tata tertib sekolah, Selasa (18-10-2016) pagi. Razia terpadu terselengara berkat kerjasama antara Polsek Kedung dengan Koramil Kedung, Satpol PP Kecamatan Kedung dan para dewan guru Mts /MA Matholiul Huda Bugel Kedung.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Kedung AKP Sukarmo mengatakan, raziaterpadu tersebut dimaksudkan untuk menertibkan para pelajar berseragam yang membolos berkeliaran di luar jam sekolah tanpa alasan yang jelas, juga mengantisipasi mereka tak bergabung ke sejumlah kelompok yang mengarah pada kegiatan negatif.

Razia terpadu yang digelar kali ini, mengamankan 12 siswa yang kedapatan bolos sekolah atau tidak masuk sekolah di sejumlah tempat. Kedua belas siswa, selanjutnya didata dan diberikan arahan dan pembinaan oleh Tim terpadu supaya tidak terulang kembali.

Kapolsek Kedung AKP Sukarmo menambahkan, pembinaan generasi muda sangat penting sejak dini di lakukan agar menciptakan generasi muda yang mumpuni di berbagai bidang dengan adanya pengawasan dari semua pihak baik pihak sekolah disaat jam pelajaran maupun pengawasan dari pada orang tua ataupun masyarakat saat berada diluar lingkungan sekolah. (AS)

 

Antisipasi Kepadatan Arus Lalu Lintas, Polsek Mayong Gelar Penjagaan dan Pengaturan Lalu Lintas

img-20161018-wa0017 img-20161018-wa0020 img-20161018-wa0027 img-20161018-wa0030Tribratanewsjepara.com – Personel Polsek Mayong Polres Jepara Polda Jateng diterjunkan ke jalan untuk melakukan pengatuan arus lalu lintas pagi di ruas dan penggal jalan raya utama seperti di depan SDN Pelang, PT Yazaki, Perempatan Mayong dan lokasi lain yang membutuhkan kehadiran Polisi, Selasa (18-10-2016) pagi.

Melalui Kapolsek Mayong AKP Sutono SH, Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH mengatakan, tujuan dilakukan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan dan kemacetan lalu lintas serta kecelakaan lalu lintas.

Pengaturan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Mayong Resor Jepara dipimpin oleh Kapolsek Mayong dengan menempatkan personelnya di beberapa titik rawan macet dan Laka Lantas untuk melaksanakan program tetap pagi yakni penjagaan dan pengaturan lalu lintas.

Kapolsek Mayong AKP Sutono SH yang memantau langsung pelaksanaan tugas anggota dilapangan, menambahkan, selama pengaturan tersebut, situasi lalu lintas di dua jalur tersebut di dominasi kendaraan roda dua dan roda empat, walaupun kepadatan arus terjadi di jalur jalan yang menuju arah Kota Jepara namun arus lalu lintas tetap lancar. (AS)

Kanit Binmas Polsek Batealit Polres Jepara Hadiri Rapat Koordinasi Pemilihan Petinggi Desa Pekalongan

img-20161017-wa0139Tribratanewsjepara.com – Kepala Unit Pembinaan Masyarakat Polsek Batealit Resor Jepara Polda Jateng Aiptu Suwarno mengikuti rapat koordinasi Pemilihan Petinggi Desa Pekalongan Kecamatan Batealit di balai Desa Pekalongan, Senin (17-10-2016) malam.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Batealit diikuti oleh Ketua Panitia Pemilihan Petinggi Desa Pekalongan H Sodiq Musenah,  anggota panitia pemilihan Petinggi Desa Pekalongan, Ketua Panwas beserta anggota, Ketua Rt dan Rw se Desa Pekalongan.

Kapolsek Batealit AKP Hendro Asriyanto melalui Kanit Binmas Aiptu Suwarno mengatakan rapat koordinasi membahas tentang teknis penetapan bakal calon Petinggi menjadi calon Petinggi dan tata tertib kampanye.  (AS)

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Mayong Gelar Blue Light Patrol Sambangi Balai Desa Yang Melaksanakan Pilpet

img-20161018-wa0004 img-20161018-wa0001 img-20161018-wa0002 img-20161018-wa0003Tribratanwesjepara.com – Personel Polsek Mayong Resor Jepara Polda Jateng menyisir tempat-tempat yang dianggap rawan kriminalitas dan penyakit masyarakat (Pekat) melalui Blue Light Patrol, Selasa (18-10-2016) dini hari. Kegiatan yang dilaksanakan pada malam hari ini, menggunakaan mobil patroli Police Backbone dengan menyalanya lampu rotator biru dan berjalan dengan kecepatan dibawah 20 km/jam.

“Pada saat melintas di jalur patroli, angota Polsek Mayong melihat pemuda yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Melihat hal tersebut, Blue Light Patrol Polsek Mayong berhenti dan melaksanakan dialogis dengan pemuda yang sedang nongkrong. Memberikan himbauan kepada warga yang masih nongkrong-nongkrong di pinggir jalan agar tidak mengkonsumsi Miras dan turut menjaga Kamtibmas dan tidak melakukan pelanggaran hukum serta balap liar,” turut Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Kapolsek Mayong AKP Sutono.

“Juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman dengan adanya kehadiran polisi kepada seluruh masyarakat pengguna jalan, terutama saat melintas di penggal-penggal jalan wilayah hukum Polsek Mayong.
Dengan adanya kegiatan Blue Light Patrol ini diharapkan dapat membuat masyarakat pengguna jalan merasa lebih aman dan tenang dalam berkendara serta dapat mematuhi peraturan lalulintas yang ada, sehingga meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” imbuhnya. (AS)