Dirgahayu Polisi Wanita Indonesia Ke-68

POLWANTribratanewsjepara.com – Hari ini, Kamis (01-09-2016), Polisi Wanita Indonesia (Polwan) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68.

Dilansir Wikipedia, Polwan lahir pada 1 September 1948.

Berawal dari Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, tatkala Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) menghadapi Agresi Militer Belanda II, terjadi pengungsian besar-besaran. Pria, wanita, dan anak-anak meninggalkan rumah mereka untuk menjauhi titik-titik peperangan.

Untuk mencegah terjadinya penyusupan, para pengungsi harus diperiksa oleh polisi, namun para pengungsi wanita tidak mau diperiksa apalagi digeledah secara fisik oleh polisi pria.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Indonesia menunjuk SPN (Sekolah Polisi Negara) Bukittinggi untuk membuka Pendidikan Inspektur Polisi bagi kaum wanita.

Setelah melalui seleksi, terpilih lah enam orang gadis remaja yang kesemuanya berdarah Minangkabau dan juga berasal dari Ranah Minang, yakni Mariana Saanin Mufti, Nelly Pauna Situmorang, Rosmalina Pramono, Dahniar Sukotjo, Djasmainar Husein, dan Rosnalia Taher.

Ke enam gadis remaja tersebut secara resmi pada 1 September 1948 mulai mengikuti Pendidikan Inspektur Polisi di SPN Bukittinggi. Sejak saat itu dinyatakan lahirlah Polisi Wanita atau Polwan.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH beserta Staf dan Bhayangkari mengucapkan :

Selamat Hari Polwan Ke-68, Jaya dan Majulah Polwan Indonesia…!

Gelar Operasi Cipta Kondisi, Polsek Kalinyamatan Periksa Puluhan Kendaraan Bermotor

IMG-20160901-WA0008 IMG-20160901-WA0005 IMG-20160901-WA0001 IMG-20160901-WA0000Tribratanewsjepara.com – Kepala Kepolisian Sektor Kalinyamatan Iptu Edy Purwanto memimpin pelaksanaan kegiatan rayonisasi. Rayonisasi di jalan raya depan Pasar Kalinyamatan, Rabu (31-08-2016) pukul 22.00 s/d 23.25 Wib bersama anggota Polsek rayon selatan diantaranya Polsek Pecangaan, Welahan, Mayong dan Nalumsari dan 2 anggota lalu lintas.

Kapolsek Kalinyamatan Iptu Edy Purwanto menerangkan sebelumnya diadakan apel untuk memberikan arahan, sasaran dan target operasi serta cara bertindak pada saat melakukan razia. Anggota sudah kami bekali dengan arahan agar selalu humanis dengan senyum salam sapa dalam pemeriksaan dan selalu mengutamakan keselamatan.

“Selama razia kami telah memeriksa sedikitnya lima puluhan berbagai jenis kendaraan yang melintas di jalan tersebut. Setiap obyek kami periksa dengan teliti baik surat-surat kendaraan maupun penumpang dan barang-barang yang ada di kendaraan. Dan pihaknya juga melakukan tindakan tegas kepada 10 pengendara yang tidak patuh dan taat terhadap peraturan berlalu lintas. Razia ini merupakan kegiatan cipta kondisi agar tercipta situasi Kamtibmas yang mantap sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktifitas,” ujarnya. (As)