Belasan Motor Balap Liar Dikandangkan Polsek Pecangaan

img-20160927-wa0165 img-20160927-wa0159 img-20160927-wa0160 img-20160927-wa0158Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Sektor Pecangaan Resor Jepara bersama perangkat desa melaksanakan operasi balapan liar di jalan raya Desa Gemulung Kecamatan Pecangaan, Selasa (27-09-2016) sore. Aksi balap liar dilakukan hampir mencapai ratusan orang, sehingga sangat membahayakan dan menimbulkan keresahan warga.

Kapolsek Pecangaan AKP Bajuri menjelaskan, pelaksanaan operasi balap liar ini berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada kami. Selanjutnya saya mengumpulkan personil yang ada dan melakukan mapping terhadap lokasi untuk menentukan cara bertindak di lapangan agar kegiatan berjalan aman dan mendapatkan hasil maksimal, selesai arahan kami semua menuju lokasi balap liar sesuai dengan peranan yang telah ditentukan.

“Dalam operasi tersebut anggota yang berpakaian sipil berangkat mendahului dengan mengendarai mobil plat hitam, sedangkan personil yang berpakaian dinas mengikuti di belakang. Setelah sampai ujung jalan kendaraan plat hitam langsung memblokade jalan kendaraan dinas yang berada agak jauh di belakang juga langsung melintang menutup jalan. Mengetahui hal tersebut ratusan remaja langsung berlarian menjauhi petugas bahkan tak sedikit yang masuk ke sawah untuk meloloskan diri dari kami,” tutur Kapolsek Pecangaan.

“Tiga belas kendaraan berbagai jenis dan merk berhasil kami amankan dari lokasi balapan tersebut, semua sepeda motor diangkut dan dibawa ke Mapolsek Keling dan dilakukan tindakan hukum berupa Tilang dengan tempo sidang selama satu bulan. Hal ini diharapkan bisa memberikan efek jera kepada joki ataupun pemilik kendaraan,” ujarnya.

“Aksi balap liar dijalanan tersebut dilakukan oleh para remaja yang rata-rata mereka adalah pelajar. Padahal pihaknya sering kali blusukan ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan mengenai kenakalan remaja.

Oleh karena itu, kami menghimbau kepada orangtua dan pihak sekolah untuk ikut mengawasi, sepeda motor yang kerap digunakan untuk balap liar memiliki ciri yang mudah diketahui. Jika pihak orangtua dan sekolah mengetahui sepeda motor yang dikendarai oleh anak dan siswa memiliki ciri yang digunakan untuk balapan liar, bisa ditegur dan dicegah. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang sudah mau peduli dengan melaporkan aksi balap liar tersebut ke pihak kami,” imbuhnya. (As)

Sinkronisasi dan Samakan Persepai, BPBD Jepara Gelar Latihan Komando Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana

img-20160927-wa0097 img-20160927-wa0095Tribratanewsjepara.com

Kapolres Jepara, dalam hal ini diwakili oleh Kabag Ops Kompol Slamet Riyadi SS MH, Selasa (27-09-2016) pukul 10.30 s/d 13.00 wib menjadi narasumber pada acara Pembukaan Latihan Komando Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana di lingkungan Kabupaten Jepara. Pelatihan yang diselenggarakan oleh BPBD Jepara ini bertujuan agar semua pemangku kepentingan dalam penanganan komando darurat bencana diwilayah Kabupaten Jepara dapat tersinkronisasi dan mempunyai persepsi serta pemahaman yang sama, sehingga diharapkan penanganan tanggap darurat bencana bisa terlaksana secara cepat, tepat, efektif, efisien, terpadu dan akuntabel serta korban harta, benda dan jiwa bisa diminimalisir.

Pembukaan latihan dilaksanakan di Aula Lembaga pengembangan Wilayah Pantai (LPWP) UNDIP Kabupaten Jepara. Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Jepara KH.Ahmad Marzuki dan juga dihadiri oleh Kabag Ops polres Jepara Kompol Slamet Riyadi, Pasi Ops Kodim 0719/Jepara, BPBD propinsi Jawa tengah, BPBD Jepara dan Peserta Latihan dari SKPD terkait sekitar 40 Peserta.

Dalam sambutannya Bupati Jepara Ahmad Marzuki menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena ini sangat diperlukan, kita tidak tahu datangnya bencana jadi persiapan secara dini. Latihan ini sebagai persiapan dalam tanggap ujian bencana,  bilamana dialami daerah kita sehingga kita tidak bingung menghadapinya karena Jepara masuk peringkat 209 dari 500an kabupaten/ kota dengan tingkat resiko bencana, sehingga persiapan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana sudah ada.

Kabag Ops Polres Jepara Kompol Slamet Riyadi SS MH, dalam paparannya menyampaikan materi tentang tugas dan wewenang Polri sesuai dengan UU No 2 Tahun 2002 tentang Polri pasal 13 yaitu :

1. Sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat.

2. Menjaga Harkamtibmas.

3. Penegakan hukum.

Juga sesuai dengan  UU No 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana. Ada juga Perkap No 17 tahun 2009 tanggal  22 Desember 2009 tentang manajemen penanggulangan bencana.

Dengan dasar hukum tersebut Polri mempunyai tanggung jawab terhadap penanggulangan bencana.

Proses bencana dibagi menjadi 3, yaitu :

1. Pra bencana, artinya sebelum terjadi bencana Polri dan instansi lainnya seperti TNI, BPBD harus mengidentifikasi lokasi atau tempat yg terindikasi akan terjadinya bencana. Misalnya bencana tanah longsor ataupun banjir. Maka sebelum bencana tersebut terjadi maka harus dilakukan upaya preventif, yaitu dengan memberikan himbauan kepada warga tempat tersebut baik melalui kepala desa ataupun RT supaya waspada warga masyarakatnya. Dan membuat spanduk-spanduk himbauan bencana. Kemudian langkah lain menyiapkan lokasi tempat untuk pengungsian sementara, bagi para korban bencana.

2. Tanggap darurat bencana. Artinya bencana tersebut sedang terjadi dan upaya mengevakuasi korban bencana ke tempat yang aman untuk dijadikan tempat penampungan sementara. Termasuk mengamankan harta bendanya kalau masih bisa diselamatkan. Juga membuat dapur umum untuk makan para korban, membuat tenda besar sebagai tempat istirahat korban sementara. Menyiapkan obat-obatan dari dinas kesehatan, menyiagakan ambulance, PMI, pramuka, dan harus adanya komando pengendali lapangan yaitu yg yang komando pada saat bencana tersebut terjadi.

3. Pasca bencana artinya masa setelah selesai atau berakhirnya bencana yaitu upaya kita untuk mengembalikan para korban ke tempat semua kalau memang tempat tersebut sudah dianggap aman.

(As)

Seminar Napza GITJ Jerukrejo, Polsek Donorojo Berikan Sosialisasi Tentang Kenakalan Remaja dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

img-20160927-wa0135Tribratanewsjepara.com – Kepala Unit Pembinaan Masyarakat Kepolisian Sektor Donorojo Resor Jepara Bripka Mayon Yusuf diundang sebagai narasumber pada kegiatan Seminar Napza anak-anak GITJ Jerukrejo, Selasa (27-09-2016). Kanit Binmas  memberikan edukasi tentang kenakalan remaja dan sosialisasi bahaya Narkoba kepada anak-anak usia 9-11 tahun.

Tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan gambaran tentang bahaya kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan obat obat terlarang terutama pada usia dini. Diharapkan mampu memberikan pemahaman untuk menjaga generasi bangsa baik melalui kegiatan preemtif, preventif dan represif.

“Upaya pencegahan sangat diutamakan saat ini, bukan hanya petugas saja tapi peran berbagai unsur juga diharapkan. Kita berharap dengan penyuluhan yang diberikan, anak-anak akan semakin paham dan mawas diri terutama pada persoalan kenakalan remaja dan Narkotika apalagi ditengah perkembangan zaman dan teknologi sekarang ini,” tuturnya. (AS)

Sosialisasi P4GN tentang Penyalahgunaan dan Penanggulangan Narkoba di Balai Desa Pekalongan

img-20160927-wa0131 img-20160927-wa0129Tribratanewsjepara.com – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Jepara bersama dengan Kodim 0719 Jepara, Pengadilan Negeri Jepara, Bapermades Kecamatan Batealit dan Pajak Pratama Jepara bersinergi memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada warga masyarakat di Balai Desa Pekalongan Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara, Selasa (26-09-2016) pagi. Sat Resnarkoba Polres Jepara memberikan penyuluhan dan pembinaan tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada 50 warga masyarakat yang hadir pada rangkaian acara TMMD tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres Jepara melalui Kaur Binops Iptu Basiran SH menjelaskan sosialisasi Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada peserta di Balai Desa Pekalongan Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara menyampaikan materi mengenai jenis-jenis Narkoba dan Efek Samping atau dampak dari pemakaian Narkoba terhadap kesehatan tubuh manusia.

Iptu Basiran SH juga mengajak kepada seluruh peserta sosialisasi untuk menolak dan bersama-sama memerangi peredaran dan pemakaian Narkoba di lingkungan masyarakat tempat tinggalnya apalagi disini pernah terjadi penggrebekan bandar Narkoba oleh Badan Narkotika Nasional. Selain itu juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif diantaranya dengan memberikan informasi-informasi kepada kepolisian baik melalui Bhabinkamtibmas yang ada di desanya maupun melalui SMS, email mapun media lainnya.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya penggerak dalam menekan tindak pidana kasus penyalahgunaan Narkoba di wilayah hukum Polres Jepara, karena dari data penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan Narkoba yang dilakukan oleh Polres Jepara tiap tahunnya selalu meningkat drastis,” imbuhnya. (AS)

Bhabinkamtibmas Sambang Dialogis, Ajak Tokoh Masyarakat Desa Gemulung Perangi Paham Radikal

img-20160927-wa0109Tribratanewsjepara.com – Bhabinkamtibmas Polsek Pecangaan Resor Jepara Bripka Suwarno melaksanakan sambang dialogis atau Door to door System (DDS), Selasa (27-09-2016) siang. Door to door system atau sistem pintu ke pintu ke Petinggi Desa Gemulung Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara H. Sutrisno untuk menjalin kemitraan dan sinergitas dengan Polri.

Ketika sambang, Bripka Suwarno memberikan beberapa imbauan ataupun pesan Kamtibmas, di antaranya agar ikut berpartisipasi aktif mengajak warga dalam menjaga Kamtibmas di lingkungannya serta memberikan pemahaman yang benar kepada warganya agar tidak mudah terhasut atau mudah terpengaruh, seperti paham radikalisme dan meningkatkan Siskamling di lingkungan RTnya. Bila mengetahui atau melihat ada hal-hal yang mencurigakan untuk segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau kantor Polsek Pecangaan.

Selain itu, Bripka Suwarno juga berpesan dan menitipkan himbauan Kamtibmas kepada warga yang turut hadir di rumah Petinggi untuk menjaga dan mengawasi putra- putrinya agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas atau kenakalan remaja seperti balapan liar, sek pranikah, Miras maupun penyalahgunaan Narkoba. (AS)

Bhabinkamtibmas Polsek Bangsri Laksanakan Police Goes To School Di MTs Wakhid Hasyim

img-20160927-wa0118Tribratanewsjepara.com – Bhabinkamtibmas Polsek Bangsri Resor Jepara Brigadir Dana Ardiyanto melaksanakan pembinaan dan penyuluhan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Wakhid Hasyim Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara, Selasa (27-09-2016) pagi. Memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada adik-adik pelajar agar rajin belajar menuntut ilmu dan untuk menggapai cita-cita.

“Untuk itu, kami jajaran Polsek Bangsri mengajak adik-adik pelajar semua untuk menjauhi segala bentuk kenakalan remaja seperti merokok, minum minuman keras apalagi sampai terjerumus dengan narkoba serta patuhilah tata tertib berlalu lintas. Anak remaja seperti kalian ini dalam proses pencarian “jati diri”, tetapi hendaklah dalam pencarian jati diri itu tidak dengan hal–hal yang menjurus dalam kenakalan remaja, lakukan hal–hal yang positif,” tutur Brigadir Dana.

Bhabinkamtibmas Polsek Tahunan DDS Ke Rumah Warga Desa Semat

img-20160927-wa0087Tribratanewsjepara.com – Aiptu Dwi Prayitna, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tahunan Resor Jepara bersama Petinggi Semat melaksanakan program door to door system (DDS) di rumah warga di desa binaannya, Selasa (23-08-2016) siang. Door to door atau pintu ke pintu mendatangi salah satu rumah warganya H Mahrus warga Desa Semat Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara.

Aiptu Dwi Prayitna menjalin komunikasi sekaligus memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada warga yang dikunjungi. Selain itu juga memberi pesan-pesan Kamtibmas, terutama mengingatkan tentang keamanan lingkungan dan sosialisasi peraturan berlalu lintas di jalan raya. (AS)

Antisipasi Kelangkaan Gas Melon, Polsek Kedung Lakukan Pengawasan Terhadap Agen dan Pengecer

img-20160927-wa0115Tribratanewsjepara.com – Kepala Kepolisian Sektor Kedung Resor Jepara, AKP Sukarmo bersama jajarannya melakukan pengawasan gas LPG di pasaran mulai dari agen hingga ke pengecer, yang ada di wilayah Kecamatan Kedung, Selasa (27-09-2016).

”Kami tidak ingin kecolongan ada kelangkaan gas elpiji 3 Kg di lapangan, untuk itu aktif melakukan pengawasan di lapangan,” tutur AKP Sukarmo.

Kegiatan ini juga untuk melakukan pemantauan kemungkinan penyelewengan para agen gas guna mengeruk keuntungan terkait dengan pengoplosan tabung gas isi 3 Kg yang diisikan ke tabung gas isi 12 Kg.

Terkait hal ini Kapolsek Kedung juga menyampaikan himbauan kepada para agen dan pengecer gas, bila menemukan pengoplosan atau penyimpangan tersebut, Polsek Kedung tidak segan – segan akan menangkap dan memproses secara hukum

Terpisah, Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH merespon positif dengan apa yang dilakukan jajarannya, yang melakukan pengawasan terhadap pendistribusian gas elpiji di pasaran bertujuan untuk antisipasi adanya penyimpangan dari pihak tertentu sehingga terjadi kelangkaan elpiji dipasaran. Kedepan jajarannya akan saya instruksi sampai ke tingkat Polsek untuk melakukan pengawasan secara periodik guna memastikan pendistribusian elpiji aman walaupun belum ada laporan penyimpangan. Sekarang Elpiji sudah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat sehingga perlu pengawasan agar masyarakat tidak resah. (AS)

Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Binluh Kamtibmas Di Balai Desa Dongos

img-20160927-wa0091Tribratanewsjepara.com – Bhabinkamtibmas Polsek Kedung Resor Jepara, Bripka Wagiran melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada ibu-ibu rumah tangga di Balai Desa Dongos, Selasa (27-09-2016) pagi. Puluhan ibu rumah tangga berkumpul di Balai Desa Dongos dalam rangka mengikuti Program Keluarga Harapan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Jepara.

Brigadir Wagiran dalam kesempatan tersebut memberikan himbauan Kamtibmas agar warga masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminalitas dan jangan sampai memancingnya. Semisal menggunakan perhiasan yang berlebihan, jangan memarkir kendaraan di sembarang tempat, pastikan bila hendak tidur atau bepergian pastikan rumah sudah dalam keadaan terkunci. (AS)

Kapolsek Jepara Kota Gelar Apel Konsolidasi Usai Pengaturan Arus Lalu Lintas

img-20160927-wa0070Tribratanewsjepara.com – Kepala Kepolisian Sektor Jepara Kota Resor Jepara, AKP Sriyono memimpin apel pagi di halaman Mapolsek Jepara Kota, Selasa (27-09-2016) pagi. Apel Pagi diikuti oleh Kasium, Kanit Reskrim dan Kanit Intelkam serta anggota Polsek Jepara Kota termasuk PNS Polri.

Kapolsek Jepara Kota AKP Sriyono, saat memberikan pengarahan beliau menyampaikan hasil arahan Kapolri melalui sarana Vicon dan memotivasi anggota agar terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jepara Kota, apalagi akan mendekati pemilihan Petinggi.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga mengingatkan agar dalam pelaksanaan tugas rutin sehari-hari sesuai dengan tugas pokok dan tanggungjawab masing-masing unit kepolisian dan jangan lupa lakukan analisa dan evaluasi secara berjenjang untuk emningkatkan pelayanan kepada masyarakat. serta jaga kekompakan sesama rekan dan jangan sampai ada anggota yang melakukan pelanggaran ataupun perbuatan tercela. (AS)