Polres Jepara Kawal Pemasangan Tali Eret-eret Proyek SUTT Section III Kalinyamatan

IMG-20160906-WA0131 IMG-20160906-WA0130 IMG-20160906-WA0129Tribratanewsjepara.com –  Polres Jepara melaksanakan pengamanan proyek jaringan SUTT 150 Kv di section 3 wilayah Kecamatan Kalinyamatan, Selasa (06-09-2016). Pengerjaan penarikan jaringan  SUTT 150 Kv PLTU Tanjungjati – GI Sayung hari ini oleh PT Elektrika dari Yogyakarta adalah Pembuatan Skur di Tower 98 sebagai penahan mesin tarik yg ada di Desa Gemulung Kecamatan Pecangaan, Melaksanakan pekerjaan eret-eret antara Tower 98 s.d. Tower 94 dan melaksanakan penarikan kabel ground anti petir dari Tower 94 sd Tower 98.

Kapolsek Kalinyamatan Iptu Edy Purwanto menjelaskan puluhan personil gabungan dari Polres Jepara, Polsek Kalinyamatan, Satpol PP dan TNI melaksanakan pengamanan dilokasi proyek penarikan kabel SUTT disekitar tower tersebut. Malamnya juga tetap mendapatkkan penjagaan dari Polsek Kalinyamatan serta dilakukan patroli secara bergantian ke lokasi stager dan mesin pengulur serta penarik yang berada di kawasan proyek SUTT di Desa Gemulung Kecamatan Pecangaan dan Desa Banyuputih Kecamatan Kalinyamatan.

“Hari sebelumnya pekerja masih melakukan pekerjaan antara Tower 91 sampai Tower 87 di Desa Sendang. Namun untuk sementara waktu, karena permintaan dari pemilik lahan yang lahannya akan segera didirikan bangunan di lokasi tersebut maka pekerjaan penarikan Kabel konduktor dialihkan dulu di Tower 94 di Desa Banyuputih. Jumlah pekerja yang semula berjumlah 12 orang dan rencana besok pagi akan di lakukan penambahan sebanyak 6 orang lagi untuk mempercepat pekerjaan karena pihak PLN di kasih batas waktu pengerjaan sampai dengan tanggal 15 September 2016,” imbuhnya. (As)

 

Polwan Polres Jepara Ikuti Pelatihan Fungsi Teknis Kepolisian Bidang Penyidikan Pidana Anak dan Perempuan

IMG-20160906-WA0133Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara menggelar pelatihan kemampuan Polwan dalam menghadapi tindak pidana kekerasan terhadap perempuan dan anak, Selasa (06-09-2016) pagi. Puluhan personil Polisi Wanita jajaran Polres Jepara mengikuti pelatihan fungsi teknis kepolisian yang dibuka oleh Kapolres Jepara.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH menjelaskan kegiatan pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan serta pengembangan potensi para Polwan. Polwan semakin banyak dibekali ilmu untuk memahami situasi dan kondisi seseorang agar dapat memahami dan mengerti kemudian dapat menyelesaikan suatu masalah tersebut.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan, dengan diadakan pelatihan seperti ini, Polwan semakin dapat melindungi masyarakat, khususnya dalam hal penegakan hukum kekerasan terhadap korban anak yang meliputi Perdagangan Orang, Penyelundupan Manusia, Kekerasan termasuk KDRT, Susila (perkosaan, pelecehan, pencabulan) termasuk juga perjudian dan pelacuran, adopsi ilegal, pornografi dan pornoaksi serta kasus lain yang mana pelakunya adalah anak dan perempuan.

“Pelatihan tersebut bertujuan untuk membekali dan memberikan pelatihan kepada Polwan tentang SOP menangani perempuan dan anak yang berhadapan dengan hukum, serta pencegahan tentang kekerasan yang terjadi kepada anak di Wilayah Kabupaten Jepara. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, Polwan Polres Jepara bisa mendukung program dan kebijakan Pemerintah melalui penguatan PPA,” imbuhnya. (As)

Polwan Polres Jepara Mengikuti Pelatihan Fungsi Teknis Kepolisian Bidang Penyidikan Tindak Pidana Anak dan Perempuan

Tribratanewsjepara.com – Selasa, 6/09/2016, Peningkatan kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat secara kuantitatif dan kualitatif dari tahun ke tahun, demikian pula kasus kejahatan yang dilakukan oleh anak dan remaja.  Dari korban kekerasan rumah tangga hingga kasus penyelundupan dan perdagangan manusia.  Penyelundupan dan perdagangan manusia saat ini telah berkembang menjadi makin luas dan terorganisir.

Penanganan kasus perempuan dan anak perlu diberikan dalam bentuk pendampingan, konseling dan penyediaan bantuan hukum karena sifatnya yang lebih sensitif.  Oleh karena itu Kepolisian Indonesia (Polri) membentuk Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA), dan pengembangan kemampuan serta pengetahuan Polwan dalam bidang ini harus terus ditingkatkan seiring makin kompleksnya kejahatan dan kasus kekerasan antar negara.

Kasat Reskrim AKP SUWSANA, SH. M.H menjelaskan Tugas pokok dari UPPA adalah melayani dan melindungi perempuan dan anak baik sebagai pelaku, korban atau saksi dalam tindak pidana perdagangan orang, kejahatan yang terkait dengan pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, pornografi, anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), penculikan, perjudian dan kejahatan lain, serta berperan sebagai pelindung dan penyidik yang secara umum wewenangnya sama dengan penyidik.
Dasar Hukum dalam UPPA dan pelayanan Penyidikannya sebagai berikut :
  1. UU NO. 2 TH 2002 tentang Kepolisian RI
  2. UU NO. 23 TH 2002 tentang Perlindungan Anak
  3.   UU NO. 13 TH 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban
  4. UU NO. 23 TH 2004  Tentang KDRT
  5.   UU NO. 13 TH 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban
  6. UU NO.21 TH 2007 tentang pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang  (PTPPO)
  7. PERATURAN KAPOLRI NO. 10 TH 2007 tentang OTK UPP
  8. UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Peradilan Anak

Unit PPA bertugas untuk memberikan pelayanan dalam bentuk perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kejahatan/kekerasan dan penegakan hukum terhadap pelakunya.

Dalam pelaksanaan tugasnya unit PPA menyelenggarakan :

Menerima laporan / pengaduan tentang tindak kejahatan / kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak yang meliputi :

  1. Kekerasan secara umum.
  2. Kekerasan dalam rumah tangga
  3. Pelecehan seksual
  4. Perdagangan orang
  5. Penyelundupan manusia
  6. Kasus-kasus yang melibatkan perempuan dan anak, baik kejahatan maupun kekerasan.
  7. Membuat laporan Polisi.
  8. Memberikan konseling.
  9. Merujuk / mengirimkan korban ke Pusat Pelayanan Terpadu ( PPT ) atau Rumah Sakit terdekat.
  10. Melakukan penyidikan perkara, termasuk permintaan Visum et Repertum.
  11. Memberikan kepastian kepada pelapor, bahwa akan ada tindak lanjut dari laporan / pengaduan.
  12. Menjamin kerahasiaan informasi yang diperoleh.
  13. Menjamin keamanan dan keselamatan pelapor maupun korban.
  14. Menyalurkan korban ke Lembaga Bantuan Hukum ( LBH ) atau Rumah Aman, apabila diperlukan.
  15. Mengadakan koordinasi / kerjasama dengan lintas fungsi / instansi, pihak yang terkait.
  16. Menginformasikan perkembangan penyidikan kepada pelapor.
  17. Membuat laporan kegiatan secara berkala sesuai prosedur / hierarki.

Kapolres Jepara AKBP M SAMSU ARIFIN, S.I.K, M.H mengatakan bahwa dengan pelatihan ini agar anggota Polwan mampu Memberikan rasa aman kepada perempuan dan anak yang menjadi korban kejahatan/kekerasan serta mampu Mengungkap kasus kejahatan/kekerasan yang terkait dengan perempuan dan anak sebagai pelaku dan Membangun dan memelihara sinergi dengan fungsi/lembaga terkait dalam pelayanan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban maupun penegak hukum terhadap perempuan dan anak yang menjadi pelaku kejahatan/kekerasan. (twd)

Kasat Polair Hadiri Kunker Komisi B DPRD I Jateng Bahas Permasalahan Nelayan

IMG-20160906-WA0089 IMG-20160906-WA0088 IMG-20160906-WA0087Tribratanewsjepara.com – Kepala Satuan Polisi Perairan Polres Jepara, AKP Hendrik Irawan SH bersama dengan instansi terkait menghadiri kunjungan kerja Komisi B DPRD I Jateng di Ruang Rapat 1 Setda Jepara, Selasa (06-09-2016). Kunjungan kerja rapat penyelesaian permasalahan Nelayan Jepara ( Ds. Ujung Watu Kec Donorojo) dengan Nelayan Kabupaten Rembang terkait dengan penggunaan alat tangkap dan teknis penangkapan ikan di perairan Ujungwatu Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara yang terjadi pada bulan Mei 2016 lalu.

Kapolres Jepara melalui Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan menjelaskan kunjungan kerja Komisi B DPRD I Jateng yang dipimpin oleh Yudy Sanucoko Wakil ketua Komisi B dihadiri oleh anggota Komisi B DPRD I Jateng, Asisten II Setda Kabupaten Jepara, DKP Provinsi Jateng, DKP Kabupaten Jepara, Camat Donorojo, Kasat dan Kaur Bin Ops Sat Polair Polres Jepara, Ka Pos Kamla TNI AL Kabupaten Jepara, Petinggi Desa Ujungwatu Kecamatan Donorojo, Ketua HNSI Kabupaten Jepara, Ketua Fornel Kabupaten Jepara dan 10 orang Perwakilan Nelayan Desa Ujungwatu Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara.

 

Dalam rapat yang digelar tersebut, banyak permasalahan yang dibahas diantaranya adalah
a. Bahwa Nelayan Kabupaten Rembang yang melaksanakan penangkapan ikan di perairan/laut Kabupaten Jepara memiliki permasalahan dengan nelayan Desa Ujungwatu Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara, terkait dengan penggunaan jaring alat tangkap ikan, dimana nelayan Rembang menggunakan jaring meses/ukuran 3 inch, sementara nelayan Jepara menggunakan jaring meses/ukuran 9 inch.

b. Secara teknis penggunaan alat tangkap/jaring tersebut berbeda, untuk nelayan Rembang menarik dengan menggunakan kapal, sementara nelayan Jepara mengangkat jaring secara bersama – sama.

c. Dengan adanya kedua perbedaan tersebut, nelayan Jepara merasa keberatan karena jaring yang digunakan lebih kecil dan dengan menarik jaring menggunakan kapal, ukuruan jaring akan lebih kecil lagi sehingga ikan-ikan yang kecil akan ikut terangkat, hal tersebut akan mengurangi habitat dan ekosistem sumber daya laut/ikan.

d. Nelayan Kabupaten Rembang keberatan mengganti ukuran alat tangkap ikan/jaring karena tidak meyalahi aturan (alat tangkap ramah lingkungan)

e. Dengan adanya permasalahan yang timbul, terjadi saling ancam antara kedua nelayan tersebut yang dapat menimbulkan konflik / perkelahian di laut.

Sebelumnya juga, pada tanggal 11 Mei 2016 di Ujungwatu Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara, telah dibuat kesepakatan antara kedua belah pihak nelayan untuk menggunakan alat tangkap ikan yang sama (9 inch), yang dihadiri oleh DKP Kabupaten Jepara, DKP Kabupaten Rembang, Polair Jepara, Polair Rembang, TNI AL Jepara dan TNI AL Rembang, namun dalam pelaksanaannya pihak nelayan Rembang tidak melaksanakan dengan alasan alat tangkap tidak menyalahi aturan Pemerintah, tutur AKP Hendrik Irawan.

“Pertemuan tersebut merupakan dengar pendapat dari Komisi B dengan nelayan Jepara beserta instansi terkait untuk menjadi bahan rapat pertemuan lanjutan di Komisi B DRPD I Jateng guna mengkaji jenis dan alat operasional penangkapan ikan. Komisi B DPRD I Jateng akan mempertemukan kedua belah pihak nelayan di kantor DPRD I Jateng untuk menyelesaikan permasalahan, dengan catatan perwakilan yang hadir harus satu suara dengan kelompoknya, serta menghormati perilaku, aturan kearifan lokal,” imbuhnya. (As)

 

Polsek Karimunjawa Jaga Ketat Kunker Menteri Kelautan dan Perikanan RI Di Karimunjawa

IMG-20160906-WA0097 IMG-20160905-WA0138 IMG-20160905-WA0141Tribratanewsjepara.com –  Puluhan personel gabungan Polsek Karimunjawa Polres Jepara, Koramil Karimunjawa dan Pos TNI AL Karimunjawa dan Sat Pol PP Kecamatan Karimunjawa bersinergi melaksanakan pengamanan kegiatan kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti di wilayah Kepulauan Karimunjawa Kabupaten Jepara, Senin (05-09-2016). Rombongan tiba di Bandara Dewandaru Karimunjawa menggunakan pesawat Susi Air sekitar pukul 17.10 Wib dan disambut oleh Wakil Bupati dan Muspika Karimunjawa.

Kapolsek Karimunjawa Iptu Suranto mengatakan rombongan Menteri Kelautan dan Perikanan pada pukul 17.30 Wib tiba di penginapan dan pada pukul 20.00 ke lokasi temu wicara bersama dengan masyarakat Kecamatan Karimunjawa khusunya para Nelayan. Dalam sambutannya Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti menyampaikan beberapa hal untuk meningkatkan perekonomian khususnya nelayan Karimunjawa diantaranya adalah mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga dan melestarikan laut Karimunjawa, Meniadakan penangkapan ikan menggunakan jaring cantrang, masyarakat pesisir untuk menanam atau budidaya rumput laut. Pada pukul 22.00 Wib temu wicara selesai, rombongan Menteri Kelautan dan Perikanan RI meninggalkan lokasi temu wisara menuju ke penginapan untuk istirahat, namun sebagian ada yang menikmati pagelaran wayang kulit dengan lakon Dewa Ruci.

“Keesokan harinya Ibu Menteri melakukan aktifitas pribadi seperti snorkling dan bermain jukung, selanjutnya pukul 11.00 Wib Menteri Kelautan dan Perikanan menuju ke Bandara Dewandaru. Setelah makan siang sekitar pukul 13.00 Wib Ibu Menteri lepas landas meninggalkan Pulau karimunjawa,” imbuhnya. (AS)

Rikkes Berkala Gelombang II, 121 Personil Polres Jepara Diperiksa Tim Dokkes Polda Jateng

IMG-20160906-WA0106 IMG-20160906-WA0104 IMG-20160906-WA0103Tribratanewsjepara.com – Bidang Dokter dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan kesehatan berkala bagi anggota Polres Jepara dan Polsek jajaran, Senin (05-09-2016). Pemeriksaan kesehatan berkala dalam rangka memelihara dan meningkatkan kesehatan personel Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian.

Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH melalui Paur Dokkes Ipda Suakrdi mengatakan pemeriksaan kesehatan berkala ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setahun dua kali oleh Polda Jateng dan kali ini jajaran Polres Jepara mendapat jatah 121 anggota yang melakukan pemeriksaan kesehatan yang dikelompokan menjadi tiga kategori yaitu inten 1 umur 41 tahun ke atas, inten 2 umur 31 sampai 40 tahun, intens 3 30 tahun kebawah.

Lebih lanjut, Ipda Sukardi menerangkan pemeriksaan kesehatan berkala ini dimulai dari tahapan pendaftaran bagi anggota, kemudian pemberian formulir, pengambilan sampel darah dan urine, pengecekan fisik seperti tinggi badan dan berat badan, observasi tanda-tanda vital seperti cek tekanan darah dan nadi, pengecekan EKG, observasi treadmill. Selain untuk deteksi dini terhadap berbagai jenis penyakit atau kelainan kesehatan, juga untuk memantau kondisi kesehatan anggota Polri guna pemeliharaan, perlindungan dan pembinaan dalam mencegah serta mengurangi penyakit degeneratif yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas.

“Apabila nantinya dalam hasil pemeriksaan diketahui ada anggota Polri yang menderita penyakit tertentu, akan diberikan penjelasan dan diserahkan kepada pihak BPJS selaku pihak penjamin untuk selanjutnya dilaksanakan upaya perawatan dan penyembuhan,” imbuhnya. (AS)

Polair Polres Jepara Sosialisasikan Program Quick Wins Kepada Nelayan

IMG-20160906-WA0064 IMG-20160906-WA0061Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan Polres Jepara Polair Polres Jepara melakukan patroli di wilayah pesisir Kabupaten Jepara, Selasa (06-09-2016) siang. Patroli laut memberikan pembinaan ketertiban masyarakat (Bintibmas) kepada nelayan antisipasi masuknya para pelaku penyelundupan maupun tindak kejahatan lainnya melalui jalur laut.

Kasat Polair Polres Jepara AKP Hendrik Irawan SH mengatakan secara rutin pihaknya mengelar patroli peraian dengan memberdayakan sarana Kapal Patroli yang dimiliki untuk memberikan sosialisasi tentang peraturan-peraturan yang ada diperairan Indonesia kepada para nelayan kapal perikanan serta tentang keselamatan-keselamatan kapal. Hal ini guna mencegah terjadinya kecelakaan laut serta meminimalisir pelanggaran kapal dan atau kapal bisa laik laut sesuai aturan yang ada sehingga situasi yang aman dan kondusif tercipta di perairan Jepara.

“Dengan adanya sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat nelayan tidak melakukan penangkapan ikan secara ilegal (Illegal Fishing) serta tidak menangkap ikan dengan menggunakan bom ikan maupun alat tangkap ikan yang dilarang seperti pukat harimau karena akan merusak habitat bawah laut, tuturnya.

“Keaktifan dan partisipasi masyarakat sangat kami harapkan, agar bisa bersama-sama mencegah kasus penyelundupan barang berbahaya atau ilegal dengan cara meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan serta segera laporkan bila ada sesuatu hal yang mencurigakan,” harapnya.

Kegiatan ini juga secara langsung mendukung program prioritas Kapolri “Promoter” dan melaksanakan salah satu program tersebut yaitu dengan sosialisasi Program ke-11 Quick Wins yaitu kegiatan penertiban dan penegakkan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila serta Program 6 dengan kegiatan Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik. (AS)

 

 

Promoter : Polsek Kalinyamatan Gelar Pengaturan Lalu Lintas

IMG-20160906-WA0040 IMG-20160906-WA0039Tribratanewsjepara.com –  Kepolisian Sektor Kalinyamatan Resor Jepara melaksanakan pengaturan arus lalu lintas (AG) pagi di seputaran jalan utama wilayah hukum Polsek Kalinyamatan yang dirasa membutuhkan kehadiran anggota kepolisian, Selasa (06-09-2016). Pengaturan lalu lintas pagi digelar rutin oleh Kepolisian Sektor Kalinyamatan setiap pagi dengan maksud untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan khususnya pengendara sepeda motor dan pejalan kaki juga untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas pada saat arus lalu lintas mencapai titik puncak keramaian yaitu pada jam 06.30 s/d 07.30 Wib.

Kapolsek Kalinyamatan Iptu Edy Purwanto menyampaikan pelaksanaan pelayanan pagi berupa pengaturan arus lalu lintas oleh Polsek Kalinyamatan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan keberadaan Polisi di pagi hari disaat mulainya aktifitas masyarakat sangatlah merasa dibantu, sehingga kelancaran lalulintas bisa terjaga dan kerawanan kriminalitas berkurang, menjadikan masyarakat betul-betul bisa merasa nyaman beraktifitas. Juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, ketika hendak beraktivitas sehari-hari supaya lebih meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati di jalan, mengingat lalu lintas yang padat di pagi hari.

“Kegiatan ini juga sebagai implementasi Program Promoter Kapolri khususnya program ke- 7 ”Penguatan Harkamtibmas”, termasuk melaksanakan upaya-upaya preventif diantaranya adalah meningkatkan intensitas patroli backbone, blue light patrol pada malam hari dan pengamanan setiap kegiatan masyakarat,” imbuhnya. (AS)

Beri Rasa Aman, Sat Polair Siaga Di Dermaga Kapal Express Bahari Pelabuhan Kartini Jepara

IMG-20160906-WA0059 Tribratanewsjepara.com – Satuan Polisi Perairan Polres Jepara melaksanakan pengamanan dan pemantauan keberangkatan kapal motor cepat Express Bahari di dermaga penyeberangan Kartini, Selasa (06-09-2016) pagi. Kapal motor cepat Express Bahari yang bertolak ke pulau Karimunjawa mengangkut 176 penumpang yang beberapa diantaranya turis mancanegara.

Kepala Satuan Polisi Perairan Polres Jepara AKP Hendrik Irawan SH menjelaskan keberadaan atau kehadiran anggota Polri di lapangan sangat penting dan diharapkan sekali oleh masyarakat. Tak terkecuali anggota Sat Polair kami hadirkan di tengah-tengah masyarakat di pelabuhan Kartini Jepara.

“Harapan kami dengan adanya personil Sat Polair di pelabuhan dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat atau wisatawan yang berlayar ke pulau Karimunjawa. Dan tentunya untuk mengantisipasi adanya tindak kriminalitas di sekitar pelabuhan,” imbuhnya. (AS)

Cegah Laka Lantas, Polsek Mlonggo Lakukan Pengaturan Lalu Lintas di Depan Sekolah

IMG-20160906-WA0048 IMG-20160906-WA0047Tribratnewsjepara.com – Dalam menjaga keamanan dan kelancaran berlalu lintas dijalan, Polsek Mlonggo Resor Jepara menggelar anggotanya untuk melakukan pelayanan kepolisian di pagi hari dengan mengatur arus lalu lintas dan meminimalisir kecelakaan lalu lintas. Pengelaran Anggota Polsek Mlonggo setiap pagi yang berada di tempat rawan macet dan rawan kecelakaan mulai pukul 06.30 sampai dengan pukul 07.30 Wib.

Kapolsek Mlonggo AKP Maryono mengatakan saat pagi hari terutama antara jam 06.30 sampai dengan 07.30 Wib arus lalu lintas sangat padat sekali, utamanya yang menuju ke arah Jepara Kota.  Oleh karena itu, seluruh anggota Polsek Mlonggo melaksanakan pengaturan lalu lintas di titik atau penggal jalan yang telah ditentukan seperti di depan sekolah. Diharapkan dengan hadirnya personil Polisi di tengah-tengah masyarakat dapat membantu dan memperlancar arus lalu lintas dan membantu masyarakat didalam melakukan aktifitasnya sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman.

“Masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas di jalan raya, perhatikan jarak dan waktu tempuh agar tidak tergesa-gesa. Lakukan pengecekan kelengkapan dan kelaikan kendaraan serta surat-surat secara berkala,” imbaunya. (AS)