Antisipasi Barang Berbahaya, Kasi Propam Sidak Ruang Tahanan Polres Jepara

IMG-20160822-WA0163Tribratanewsjepara.com – Kasi Propam Polres Jepara, Ipda Pribadiono bersama KaSPKT melakukan inspeksi mendadak para penghuni ruang tahanan Polres Jepara, Senin (22-08-2016) sore. Sidak diruang tahanan untuk mengantisipasi adanya benda atau barang berbahaya yang dilarang berada didalam sel tahanan.

Kapolres Jepara melalui Kasi Propam Ipda Pribadiono menjelaskan pelaksanaan Sidak tahanan ini untuk memantau secara langsung, kondisi penghuni tahanan dan memeriksa kemungkinan kepemilikan barang-barang berbahaya. Hal ini sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi pada penghuni tahanan.

Hasil dari pengecekan ruang tahanan ditemukan 2 (dua) buah sarung 11 (sebelas) bungkus rokok berbagai merk, 3 (tiga) sachet anti nyamuk lotion, 2 (dua) buah korek api gas dan para tahanan tidak ada yang memakai baju khusus tahanan. Barang-barang hasil temuan tersebut diserahkan kepada petugas jaga tahanan untuk disimpan sebagai barang titipkan tahanan.

Dari hasil temuan tersebut, Kasi Propam memberikan arahan kepada petugas jaga tahanan agar dalam pelaksanaan tugas jaga tahanan sesuai
SOP dan meningkatkan kewaspadaan dengan dengan kontrol Tahanan secara
berkala. Dan Kasi Propam juga memberikan teguran keras kepada petugas piket jaga tahanan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. (As)

HUT Polwan Ke-68, Polwan Polres Jepara Belajar Bersama Anak-Anak TK Terpadu Muslimat NU

IMG-20160822-WA0165 IMG-20160822-WA0164Tribratanewsjepara.com – Puluhan anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Muslimat Nahdlatul Ulama Jepara, tampak sangat nyaman dan senang bermain sambil belajar bersama Polwan Polres Jepara, Senin (22-08-2016) pagi. Polwan Polres Jepara melaksanakan program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) dalam rangka menyongsong HUT Polwan Ke-68 Tahun 2016.

Selain bernyanyi, dihadapa para siswa dan ibu guru, para polwan Polres Jepara juga memberikan pemahaman dan penyuluhan tentang tugas dan fungsi polisi, hal ini dikandung maksud agar anak-anak lebih kenal dan dengan dengan kami (Polri), sehingga momok polisi yang menakutkan bisa hilang, terang Kanit Pamobvit Ipda Sri Retno.

Lebih lanjut, kami mengharapkan orang tua dan pendidik tidak lagi menakut-nakuti anak dengan kata-kata kalau nakal nanti dipanggilkan pak polisi. Karena ucapan seperti ini bisa menjadi momok yang tidak baik terhadap anak-anak.

“Anak-anak diajak untuk selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal atau baru dikenal, jangan mudah percaya apabila diberi makanan maupun minuman. Selain itu anak-anak juga diajak untuk tertib berlalu lintas di jalan, gunakan helm saat dibonceng atau naik sepeda motor. Karena helm berfungsi untuk melindungi kepala apabila terjadi musibah / kecelakaan, imbuhnya.

Selain di PAUD / TK Terpadu Muslimat Nahdlatul Ulama Kelurahan Demaan, kegiatan yang sama juga dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Panggang 2. (As)

 

195 PPL Hari Ini Dilantik Oleh Ketua Panwas Kabupaten Jepara

IMG-20160822-WA0184 IMG-20160822-WA0182Tribratanewsjepara.com – Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Jepara, Arifin SH melantik 195 Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) Kabupaten Jepara, Senin (22-08-2016) pagi. Pengambilan Sumpah, Pelantikan dan Pembekalan Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) Se Kabupaten Jepara pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara tahun 2017 digelar di Gedung Haji Kabupaten Jepara.

Dalam kesempatan tersebut, selain ketua Panwas Kabupaten Jepara, hadir pula Ketua Sekretariat Panwas Kabupaten Jepara Abdul Ghofur beserta anggota sekretariat, Ketua Panwascam Se Kabupaten Jepara beserta anggota dan rohaniawan serta anggota PPL yang dilantik.

Dalam sambutannya, Ketua Panwas Kabupaten Jepara menyampaikan dengan dilaksanakanya pelantikan PPL, program pengawasan sampai ke tingkat desa dapat terpantau. Tugas Panwas bukan untuk mencari-cari kesalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pemilukada Kabupaten Jepara namun untuk mengawal demokrasi agar berjalan tertib dan lancar. Pelanggaran yang terjadi di wilayah harus dilaporkan secara berjenjang mulai ke Panwascam dan selanjutnya ke Panwaskab.
Selain itu, Ketua Panwas Kabupaten Jepara juga menekan kepada PPL yang telah dilantik agar memiliki dedikasi tinggi dalam pelaksanaan demokrasi di Kabupaten Jepara, PPL antara satu dengan lainnya kemungkinan berbeda karena luas wilayah dan jumlah penduduk yang berberda pula. 
“PPL dan PPS harus menjalin komunikasi yang baik sehingga sinergitas antar petugas di tingkat desa dapat terlaksana. PPL harus melakukan pengawasan terhadap PPDP (Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih) dalam melakukan pendataan terhadap pemilih dan PPDP harus netral dan tidak punya kepentingan politik,” tegasnya. (As)

Gerakan Independen Nusantara Silaturahmi Ke KPUD Jepara Sampaikan Pesan Moral

IMG-20160822-WA0140Tribratanewsjepara.com – Ketua Gerakan Independen Nusantara, Habib Abdullah Al Hindwan bersama rombongan melaksanakan silaturahmi ke Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Jepara, Senin (22-08-2016) siang. Rombongan dengan maksud dan tujuan penyampaian Pesan Moral terkait tidak lolosnya pasangan Syamsul – Maya sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Jepara melalui jalur independen.

Rombongan Gerakan Independen Nusantara diterima oleh Ketua KPUD Jepara M. Haidar Fitri bersama anggota di ruang Joglo Kantor KPUD Jepara. Ikut dalam rombongan Gerakan Independen Nusantara diantaranya ada Mara’tus Sholiah, Mayadina Rohma Musyfiroh, Abdul Latif (Toga/kiyai), Lukman Hakim (Ketua tim independen dari sahabat SAYA), H. Sodiq (pengusaha), Uwahab (Pengusaha), H. Kohar (team Independen) dan Adib Khoiruzaman.

Dalam sambutannya, Habib Abdullah Al Hindwan menyampaikan sebagai Ketua gerakan ingin memberi masukan kepada KPU dan DPR secara tidak langsung untuk mempertibangkan secara aspek sosial setelah proses independen selesai, warga beranggapan persyaratan yang sulit menunjukan aturan yang dibuat oleh DPR yang dilaksanakan KPU menyulitkan bagi warga untuk mengusung dari jalur independen dan kurang mempertimbangkan aspek moral karena dari berbagai kelompok dan masyarakat dengan waktu yang singkat tidak bisa  mendapatkan hasil maksimal. Selain itu, meminta kepada KPU sebagai penyelenggara pemilihan secara langsung agar dapat menyeleksi calon sesuai dengan peraturan yang berlaku.
 
Atas penyampaian oleh Ketua Gerakan Independen Nusantara, Habib Abdullah Al Hindwan, Ketua KPU Jepara M. Haidar Fitri menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan dari rombongan ke kantor KPU Jepara dan secara rilis dari KPU sudah menjelaskan tentang tata cara pendaftaran melalui calon independen. Batas penyerahan syarat calon independen sesuai waktu dan ketentuan yang harus ada di dalam peraturan, KPU tidak bisa mengambil langkah yang tidak sesuai dengan peraturan karena akan batal demi hukum. (As)

Bawa Lari Anak Dibawah Umur, Seorang Pemuda Diamankan Polsek Nalumsari

IMG-20160822-WA0130Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Sektor Nalumsari Resor Jepara, mengamankan seorang pemuda berusia 25 tahun, berinisial RS, atas laporan telah membawa kabur seorang anak perempuan yang masih di bawah umur, Senin (22-08-2016) siang. RS ditangkap Reskrim Polsek Nalumsari saat berada di terminal Jetak Kabupaten Kudus, selanjutnya di serahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jepara.

Kapolsek Nalumsari AKP Karman SH menjelaskan pada hari Sabtu tanggal 20 Agustus 2016 pukul 12.00 Wib orang tua korban datang ke Polsek Nalumsari untuk melaporkan / mengadukan bahwa anaknya yang bernama F N (15), menghilang dari rumah pada hari Jum’at pukul 11.30 Wib. Dan pada hari Senin tanggal 22 Agustus 2016 pukul 08.00 Wib korban F N dipulangkan untuk mengambil STNK serta BPKB sepeda motor yang dibawa oleh korban yang berada di rumah dan pelaku melarikan diri.

“Pelaku berhasil diamankan dan diserahkan ke Polres Jepara bersama dengan barang bukti berupa 1 (satu) buah sepeda motor Honda Beat warna putih biru dan 1 (satu) buah HP merk StrawBerry warna Silver Hitam. Namun karena lokasi kejadiannya berada di Kabupaten Kudus, informasi dari Kanit PPA Polres Jepara, tersangka dan barang bukti dilimpahkan penanganannya ke Polres Kudus,” imbuhnya. (AS)

Warga Sengonbugel Sampaikan Aspirasi Dana Desa Di Balai Desa

IMG-20160822-WA0125
Perwakilan warga Desa Sengonbugel saat menerima penjelasan dari Camat Mayong
IMG-20160822-WA0127
Bhabinkamtibmas memberikan himbauan kepada perwakilan warga di Balai Desa Sengonbugel

Tribratanewsjepara.com – Bhabinkamtibmas Polsek Mayong Brigadir Arif mengawal perwakilan tokoh masyarakat Dukuh Ngemplak dan Dukuh Cikal Desa Sengonbugel Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara ke Balai Desa Sengon Bugel, Senin (22-08-2016) pagi. Perwakilan sebanyak 11 orang diantaranya TPK (team pelaksana Kerja), Ketua LKMD, Ketua RW dan Ketua RT bermaksud untuk menanyakan Dana Desa tahun 2016.

Kapolsek Mayong AKP Sutono SH menjelaskan perwakilan warga Desa Sengonbugel diwakili Sukari menanyakan kepada Pemerintah Desa mengenai Dana Desa tahun 2016, sebanyak 660 juta yang dialokasikan ke RW II meliputi Dukuh Ngemplak alokasi dana sebesar Rp. 400.000.000,-, Dukuh Cikal sebesar Rp. 200.000.000 & Perumahan Sengon Indah Rp. 60.000.000 untuk pembangunan infrastruktur jalan atau betonisasi yang dijanjikan akan turun pada hari Senin tanggal 22 Agustus 2016 namun belum juga turun.

Lebih lanjut, di Balai Desa Sengonbugel perwakilan warga mendapat tanggapan dari Petinggi bahwa Petinggi sudah menanyakan ke Bapermades dan persyaratan yang diajukan sudah lengkap, namun baru masuk ke Bapermades baru 1-2 minggu yang lalu. Sedangkan untuk selanjutnya kapan dana desa bisa turun yang tahu adalah pihak kecamatan. Setelah mendapatkan penjelasan dari Petinggi, perwakilan bermusyawarah dan disepakati untuk bersama-sama menanyakan langsung ke Kecamatan Mayong. Namun sebelum perwakilan berangkat ke kecamatan mereka menyerahkan stample Ketua LKMD, Ketua RW II dan Ketua RT sebagai bentuk ketidak percayaan atas kepemimpinan Sdr. Waluyo sebagai Petinggi Desa Sengonbugel.

“Sekitar pukul 10.00 wib, perwakilan didampingi Petinggi dan Perangkat Desa Sengonbugel diterima langsung oleh Camat Mayong Rini Patmini AP bersama Kasi Pemerintahan Kecamatan Mayong Budi Agus Trianto. Bu Camat memberikan penjelasan kepada perwakilan warga bahwa untuk dana desa Sengonbugel masih dalam tahap penyelesaian permasalahan Pemerintah Desa Sengonbugel dan dana desa sudah ada, tinggal menunggu perintah dari Bupati Jepara. Sedangkan kasi Pemerintahan menambahkan berkaitan Dana Desa pasti cair, namun proses pengambilannya sudah diwanti-wanti dari Kabupaten untuk menunggu proses masalah pemerintahan Desa Sengonbugel dan Inspektorat sudah memeriksa berbagai pihak dan dibuatkan Berita Acara, yang kita tunggu hasil pemeriksaan tersebut karena sebagai Dasar Hukum apakah Waluyo masih layak untuk dilanjutkan sebagai Petinggi Desa Sengonbugel atau diberhentikan jadi masyarakat untuk bersabar dan kami pastikan uang tersebut tetap akan dicairkan,” imbuhnya. (AS)

Temukan Spanduk Provokatif, Polsek Kembang Berkoordinasi Dengan Panwascam

IMG-20160822-WA0133
Melakukan kordinasi di kantor Panwascam

IMG-20160822-WA0107 IMG-20160822-WA0106Tribratanewsjepara.com – Polsek Kembang Polres Jepara menindaklanjuti informasi temuan spanduk yang bersifat provokatif menjelang Pilkada Jepara 2017, Senin (22-08-2016) sekitar 09.30 Wib. Spanduk provokatif tersebut bertuliskan “WARGA JEPARA MENOLAK CALON BUPATI YANG TERSANGKUT KORUPSI” yang ditemukan didua lokasi berbeda.

Kapolsek Kembang AKP Budi Wiyono menerangkan anggota Polsek Kembang langsung bergerak untuk menindaklanjuti informasi temuan tersebut. Dari hasil pemantauan dan pengecekan anggota di lapangan, untuk sementara spanduk terpasang pada dua titik yaitu di sebelah utara lapangan turut Desa Jenggotan Rt 04/02 dan di jalan raya turut dukuh Seculik Rt 04/05 Desa Jenggotan Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara.

“Dari hasil pengecekan temuan tersebut Unit Intelkam, Bhabinkamtibmas dan Babinsa berkoordinasi dengan Panwascam, namun saat itu Panwascam masih mengikuti kegiatan pelantikan PPL di Kabupaten Jepara. Untuk tindak lanjut terhadap temuan tersebut menunggu hasil kordinasi dengan Panwaskab Jepara,” tuturnya.

Memperingati HUT Polwan, Bripda Endah Nurmalawati Menjadi Irup Di Madrasah Tsanawiyah Negeri Bawu

IMG-20160822-WA0082 IMG-20160822-WA0081Tribratanewsjepara.com – Menyongsong Hari Ulang Tahun Polisi Wanita Ke-68, Polwan Polsek Batealit Bripda Endah Nurmalawati menjadi Inspektur Upacara (Irup) saat Upacara Bendera di MTs Negeri Bawu, Senin (22-08-2016) pagi. Upacara bendera hari Senin diikuti oleh Kapolsek Batealit, Kepala Sekolah dan Dewan Guru serta ratusan pelajar sekolah tersebut.

Dalam amanatnya, Bripda Endah mengajak kepada adik-adik pelajar untuk menjauhi kenakalan remaja seperti tidak melakukan balapan liar, mengkonsumsi Miras dan tidak merokok. Selain itu juga disampaikan materi mengenai Kemanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran (Kamseltibcar) Lantas diantaranya adalah untuk selalu mengenakan helm SNI saat berkendara kendaraan bermotor roda dua.

Kapolsek Batealit AKP Hendro Asriyanto saat mendampingi Bripda Endah mengatakan Polsek Batealit melakukan tindakan preemtif dan preventif salah satunya adalah dengan dengan mengenalkan sosok Polisi khusunya Polwan di kalangan pelajar. Hal ini dikandung maksud agar sosok Polisi menjadi motivator bagi para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Agar bisa mencontoh dan menjadikan pencerahan dari Polwan sebagai bekal dalam menuntut ilmu untuk menggapai cita-citanya. (AS)

Antisipasi Rusuh Massa, Polres Jepara Gelar Gladi Kotor Sispamkota

IMG-20160822-WA0120 IMG-20160822-WA0119 IMG-20160822-WA0118Tribratanewsjepara.com – Kepolisian Resor Jepara melaksanakan Gladi Kotor Peragaan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di areal lapangan parkir pantai Kartini Jepara, Kabupaten Jepara, Senin (22-08-2016). Latihan Sispamkota adalah untuk menyamakan persepsi dalam pengamanan Pilkada khususnya rusuh massa, sehingga dalam pengamanannya sesuai dengan standar operasional prosedur.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) menjelang Pilkada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara serentak 15 Februari 2017 mendatang. Dalam peragaan diasumsikan penetapan pasangan calon yang mana salah satu pasangan calon menggunakan ijazah palsu, massa pendukung pasangan calon menanyakan ke KPUD Jepara perihal tersebut dan KPUD menyatakan ijazah yang digunakan pasangan calon tersebut adalah palsu. Setelah massa mendapat penjelasan dari pihak KPUD, massa tidak menerimakan dan terprovokasi, akhirnya terjadilah rusuh massa.

Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak kurang lebih 350 personel dari Kepolisian Resor Jepara, pada saat pelaksanaan Sispamkota sesungguhnya nanti akan diikuti oleh instansi terkait seperti Kodim 0719 Jepara, Satpol PP, Dishub dan Pemadam Kebakaran.

“Gladi kotor Sispamkota ini digelar untuk menentukan dan menyusun narasi, jadi narasi yang dilatihkan bisa saja berubah menyesuikan hasil analisa dan evaluasi latihan saat gladi kotor tadi, ” tutur Kepala Bagian Operasi Polres Jepara Kompol Slamet Riyadi SS, MH.

Polres Jepara Bekuk Bandar Sekaligus Pengedar Narkoba Di Hotel

IMG20160822110301 IMG20160822111144Tribratanewsjepara.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Jepara membekuk bandar sekaligus pengedar Narkotika, M (40) warga Desa Ngabul di dalam salah satu kamar hotel Bayfront Desa Teluk Awur Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara, Jum’at (19-08-2016) malam. Pelaku diamankan saat sedang berada di kamar hotel berawal saat Polres Jepara menerima laporan dari masyarakat tetang adanya transaksi Narkoba.

Menurut Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin SIK MH saat jumpa pers dengan awak media di ruang PPKO Polres Jepara, Senin (22-08-2016) menerangkan penangkapan pelaku berdasarkan laporan dari masyarakat, yang menyebutkan adanya transaksi Narkoba di hotel Bayfront Teluk Awur Kecamatan Tahunan. Atas dasar tersebut jajaran Narkoba di pimpin oleh Kasat Narkoba AKP Supardiyono Spd menindaklanjuti informasi tersebut dan langsung masuk ke dalam kamar hotel yang disebutkan dalam informasi.

Lebih lanjut, di dalam kamar hotel petugas dari Sat Res Narkoba mendapati pelaku yang merupakan target operasi pengedar Narotika Polres Jepara dan langsung melakukan penggeledahan. Di TKP petugas Sat Res Narkoba mendapatkan barang bukti berupa 22 paket Narkotika golongan I jenis sabu-sabu yang dibungkus dengan palstik warna merah muda, 17 paket Narkotika golongan I jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik warna kuning, 6 buah potongan sedotan plastik yang berisi sabu-sabu dan 3 paket besar Narkotika golongan I jenis sabu-sabu dengan berat total keseluruhan sekitar 35 gram sabu-sabu. Tidak hanya itu saja, di TKP petugas kami juga mengamankan 37 Narkotika golongan I jenis Extasy / Inex berlogo CK, warna merah muda, 1 buah timbangan digital merk Camry warna hitam, 7 pack palstik klip, 2 buah bong, 1 pipet kaca, 1 buah sedotan plastik, 1 buah korek gas, 2 buah HP merk Nokia warna hitam putih, 1 unit mobil merk Ford dan uang tunai sebesar 10.250.000,-.

“M terancam pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama dua puluh tahun dan pidana denda paling sedikit satu milyar rupiah dan paling banyak sepuluh milyar rupiah dan pasal 112 ayat (1) dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling laam dua belas tahun dan pidana denda paling sedikit delapan ratus juta rupiah dan paling banyak delapan milyar rupiah,” tutur Kapolres Jepara. (AS)